Perusahaan keluarga nyaris bangkrut, keuangan menipis lantaran terbiasa hidup mewah.Nabila harus menerima takdir Siska menolak dijodohkan dengan pak tua mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal. Demi keluarga dia rela berkorban, dia rela di gadaikan, dinikahkan dengan pak tua mesum ituh yang terkenal kaya raya. Namun ituh tidak menujukan dirinya, sebelum hari penikahan mereka tiba. Sosoknya yang misterius dan selali sembunyi di balik kamera,akhirnya terungkap saat ia menikahi Nabila dengan cara hormat. " Kk-kamu.... masih muda? " tanya Nabila dengan polosnya. " kamu kira saya sudah tua gituh? " Nabila menggeleng panik. " tapi kata kaka siska, kamu orang tua yang mesum dari keluarga Gunawan yang terkenal. "Ituh hanya rumor palsu tentang saya, kamu jangan percaya rumor sebelum kamu liat langsung sendiri buktinya. "Apakah Nabila yang selalu menderita bisa hidup bahagia setelah menikah dengan suaminya Devan? Ataukah Siska akan menjadi duri dalam penikahan Nabila dan Devan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Pernikahannya tidak meriah, tidak ada banyak tamu yang datang, tidak ada makanan apapun yang dihidangkan, ijab qobul singkat, bubar, Nabila dibawa pergi oleh suaminya setelah ijab qobul selesai dikumandangkan.
Lionel Devan Gunawan, Atau yang dikenal dengan nama Devan. begitu yang Nabila ingat tentang nama suaminya.
Laki-laki mapan itu langsung membawanya ke rumah besar yang berisikan satpam, penjaga kebun, dan pengurus rumah. lalu kemudian, Nabila dan Devan akan mulai tinggal di sana.
" Kuharap kamu bisa terbiasa dengan rumah baru, karena aku tidak mau tinggal bersama keluargamu"
Dada Nabila terasa tercubit menangan pertuturan itu." Mengapa? mereka orang tuaku, sekarang mereka juga jadi orang tuamu."
Devan menghela nafas kasar." Jangan salah sangka, Aku hanya ingin menjaga diriku sendiri dari bahaya ular yang ada di dalam sana."
Nabila memiringkan kepala." Apa menurutmu, keluargaku seperti ular?"
Devan tersenyum sinis." Gayamu yang yang polos bikin membuatku ingin memukulmu sampai menangis setiap malam. diam dan jangan banyak tanya."
Devan berlalu dari sana, meninggalkan Nabila yang mematung dan terbayang malam pertama mereka. dia yang menangis dalam keadaan tubuh lebam akibat dipukuli.
Apakah begini tabiat asli suaminya? dia suka memukul wanita apa lagi di ranjang? Itu Mengapa.... Walaupun dia setampan itu, tapi dia tidak pernah menikah menikah pada usianya sudah tua.
Padahal, bila yakin, dengan menampakan wajah dan isi kantongnya, akan ada banyak wanita yang mengantri untuk diperistri.
Lalu, mengapa ia menunggu Perjodohan tidak jelas semacam ini hanya untuk menikah? Nabila mendengkus. jawabannya jelas hanya satu.
Mana ada wanita yang mau dipukuli setiap malam oleh pria tampan yang berstatus menjadi suaminya? Mungkin, kecuali dirinya yang bisa pasrah saja, kalau dia melawan, bisa jadi Devan akan membatalkan bantuan yang akan Ia berikan kepada keluarganya.
******
Malam pun tiba. Nabila Hanya duduk dengan gelisah di pinggir ranjang, menunggu sang suami yang tak kunjung masuk kamar. jam pulang dan mengenalkannya pada semua pengurus rumah, Devan mengurung dirinya sebuah ruangan, Iya tidak keluar, bahkan untuk makan Siang maupun makan malam.
Lama menunggu, Devan tetap tak kunjung datang. Nabila pun bangkit masih mengenakan piyama tidurnya yang berupa celana katun panjang dan kemeja panjang, bila menuju ruangan Devan berada.
Pintu diketuk, Nabila terdiam. Gimana caranya memanggil suaminya? Abang, Akang, KangMas, kakak, atau Om Devan?
Panggilan terakhir seperti bisa membuat Nabila langsung dimasukkan rumah sakit selama seminggu.
Pintu di hadapannya tiba-tiba saja terbuka. depan berdiri di hadapan sambil menatap datar.
"Ada apa? "
"Kamu.... sudah makan? " Nabila bertanya sembari mencoba senyum di bibirnya.
"Belum. "
"Kalau begitu, kamu harus makan dulu. ini sudah malam. "
"Devan membuang muka" jangan pedulikan aku," katanya sembari berbalik, hendak menutup pintu dan meninggalkan Nabila begitu saja, anak SMA itu menarik tangan Devan dan membuat mereka kembali bertatapan.
"Jangan begitu, kalau kamu sakit, Nanti kamu malah enggak bisa kerja lagi, sekarang kamu makan dulu ya, abis itu istirahat, keadaannya dilanjut besok aja."
Devan mendekatkan wajahnya" Apa kamu berkata begini, karena menantikan malam pertama kita, Hm?
Wajah Nabila memerah, kepalanya sontak menundukkan dan hal itu membuat Devan tersenyum tipis.
"Dasar bocah mesum! "
"Aku nggak mesum! " bantah Nabila tidak terima.
"Lalu, kenapa wajahmu merah begitu, malu? membayangkan sesuatu tentang kita diatas ranjang?"
Nabila tidak bisa menjawab, bajunya berwarna merah layaknya tomat. Gadis itu sontak mendongak dan menatap Devan kesal. salah satu lagi sifat Devan yang membuatnya tidak laku laku di pasaran.
Menyebalkan!
"Nyebelin" tampilan langsung menarik tangan Devan agar lekas turun menuju meja makan.
" Pokoknya makan dulu, habis itu kamu mau kerja sampai mati juga nggak peduli aku!" teriaknya yang sudah kesel Bukan main dengan suaminya.
Sedangkan Devan merasa harga dirinya hilang sudah karena ditarik-tarik oleh anak SMA yang tadi pagi dinikahi oleh Nya. walaupun begitu Ia hanya bisa menghela nafas kasar dan pasrah saja.
Jujur Saja, Dia sedang malas berdebat setelah mengetahui apa kerugian yang akan diadakan karena memutuskan untuk menolong keluarga Atmawijaya .
"Na? "
"Apa? "
" Kamu bukan anak kandung Farah dan Bambang, bukan? Serang Devan tepat ketika mereka sampai di ruang makan.
Nabila terdiam beberapa saat." Memang kenapa kalau aku bukan anak kandung mereka?"
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa jadiin favorit ya, biar bisa dapat notifikasi saat novel ini up. Dan jangan lupa like, vote, dan komentar yang positif. Terimakasih, kalau mau ngasih kritik dan saran juga boleh, itu bagus. Jadi saya tahu mana yang salah dan mana yang benar. Salam hangat dari saya. 🤗
Oh iya, kalau mau lebih dekat dengan sang penulis, teman-teman bisa Follow ig aku @Aisyahsnisa.07atau fb aku Aisyahanisa
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...