NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Cinta Satu Malam Bersama Mafia 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Contest / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 5
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Tiga persahabatan Laras, Clarisa dan Maria telah menikah dengan pasangan masing - masing hingga di karuniai anak - anak yang tampan dan cantik.

Alviana anak dari pasangan Alvonso dan Laras seorang sekretaris menjalin hubungan dengan bosnya bernama Arlan seorang pria CEO dan tanpa di ketahui oleh Alviana ternyata CEO tersebut ternyata seorang ketua mafia yang sangat kejam tidak segan membunuh orang yang berkhianat selain itu ternyata pria tersebut musuh bebuyutan kakaknya Alvonso. Akankah hubungan berlanjut ke jenjang pernikahan atau kandas di tengah jalan?

Ada juga Liani seorang sekretaris bekerja di kantor Harlan, seringnya bertemu merekapun saling jatuh cinta walau jarak usia terlampau jauh tapi tidak diperdulikan oleh mereka berdua.

Akankah hubungan Liani dan Harlan sampai ke jenjang pernikahan atau kandas di jalan? ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni dan Kelahiran Laras

Hari ini mereka reuni di rumah Alvonso mengingat usia kehamilan Laras tinggal menunggu waktu.

Para Wanita Mamanya Alvonso, Laras, Clarisa dan Maria duduk di ruang tamu sedangkan untuk pria Alvonso, Ronald dan dokter Kennath sibuk di dapur dan ke tiga anaknya sedang membuat program baru.

Beberapa pelayan yang menelan saliva secara kasar karena dapur yang tadi tersusun rapih dan bersih kini tampak seperti kapal pecah ulah ketiga pria tampan.

Mereka di suruh duduk di meja bertugas untuk menanyakan nama bumbu masakan dan kegunaannya maklum mereka bertiga tidak hapal nama - nama bumbunya.

Akhirnya selesai sudah makanannya. Mereka mandi karena badannya bau asap masakan juga badan lengket. Sedangkan para pelayan membereskan dapur seperti kapal pecah.

Kini mereka sudah berada di meja makan. Masing - masing mengambil makanan hasil masakan suaminya dan juga dua sahabat suaminya.

Laras, Clarisa dan Maria mengambil makanan agak banyak maklum ibu - ibu hamil terlebih baru pertama kali bagi mereka memakan masakan buatan suami dan dua sahabatnya.

Alvonso, Ronald dan dokter Kennath mengambil sedikit takut tidak habis mengingat kemarin masakan mereka asin, manis dan hambar.

Mamanya Alvonso mengambil sedikit mengingat Mama Alvonso kalau anaknya Alvonso dan anak angkatnya tidak pernah masak apalagi Ronald. Karena Mama Alvonso sudah mengenal mereka bertiga sejak mereka Sekolah Menengah Atas.

Ke tiga anaknya yang sudah pernah mencoba masakan daddynya dulu waktu di negara Nederlands enak membuat ke tiga anaknya mengambil lumayan banyak maklum sekarang umur mereka sudah menginjak 10 tahun.

Mereka semua menunggu ke tiga wanita hamil makan. Tampak Laras, Maria dan Clarisa makan dengan lahap hingga baru tersisa setengah barulah mereka makan.

( "***Kenapa istriku dan kedua sahabatnya makan dengan lahap rasanya saja manis begini dan ada yang lumayan enak ikan bakar gurami." batin Alvonso).

( " Rasa apa ini kok asin hanya ikan bakar gurami aja yang enak, tapi kenapa istriku makan dengan lahap apakah anakku menyukai manis?" batin dokter Kennath ).

( " Aku itu paling benci masak lihatlah ke dua tanganku yang mulus jadi ada noda bekas cipratan minyak, kalau di suruh nembak atau bunuh orang aku itu paling jago tapi kalau di suruh masak mendingan beli deh, lain kali aku ngga mau di suruh masak." batin Ronald*** ).

Ke tiga anaknya Alvonso memang menyukai masakan manis karena itu mereka makan dengan lahap. Dulu waktu di Nederlands daddy masak dengan rasa manis karena itulah mereka sengaja mengambil makanan banyak.

( " Aduh ke dua anakku dan Ronald kalian sengaja yach ingin bunuh Mamah dah tahu Mamah dah tua takut diabetes lha ini masa semua masakkan rasanya manis semua, mendingan makan ikan bakar rasanya pas tidak terlalu manis." batin Mama Alvonso ).

Mereka makan secara diam tanpa bersuara dan tidak butuh lama ikan bakar gurami habis dalam hitungan detik dimakan oleh mamanya Alvonso dan ke tiga pria tampan.

Selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu. Mereka saling mengobrol dan tertawa, mansion yang agak sepi mendadak menjadi ramai dengan suara tawa membuat suasana mansion menjadi lebih hidup. Persahabatan terjalin tidak ada konflik dan saling percaya terhadap pasangannya.

" Auch.." rintih Laras sambil mengusap perutnya terasa kram dan ketiga bayinya menendang - nendang di perut Laras membuat seperti benjolan.

" Kenapa sayang?" tanya Alvonso panik dan membantu mengusap perut Laras.

" Perutku sakit sayang, ketiga anak kita saling menendang." ucap Laras

cup

Alvonso mengecup perut Laras sambil mengusap - ngusap perut Laras.

duak

Alvonso langsung menjauh mukanya karena mukanya di tendang oleh anak - anaknya walau tidak begitu keras tapi Alvonso cukup terkejut hal itu membuat para sahabatnya terkejut melihatnya.

" Kenapa Al?" tanya dokter Kennath

" Mukaku ditendang sama anak - anakku, aku jadi kaget." ucap Alvonso polos

" What?" teriak mereka berdua serempak

Alvonso hanya mengangguk kepala sedangkan Laras hanya tersenyum. Alvonso mengelus perut Laras.

" Ke tiga anakmu mungkin lagi sebel kali Al karena kan kamu sukanya usil?" tanya dokter Kennath asal pasalnya dokter Kennath suka kesel sifat Alvonso yang hobbynya usil, untung sudah di anggap saudara kalau bukan sudah di kirim ke kandang beruang miliknya.

" Masa sih ketiga anakku bisa sebel sama daddynya yang tampan ini." ucap Alvonso narcis.

Mereka semua menggelengkan kepala melihat sikap percaya diri Alvonso.

" Auch... sakit." ucap Laras perih

Dokter Maria mendekati Laras kemudian meminta suami Laras Alvonso untuk membawanya ke kamar untuk mengeceknya.

Sampai di kamar mereka, Maria mulai mengecek perut Laras. Sedangkan Alvonso duduk di sebelah Laras.

" Sepertinya mau melahirkan lebih kita berangkat ke rumah sakit." pinta dokter Maria.

" Ok." jawab Alvonso

Alvonsopun menggendong Laras ala bridal style sampai di depan ruang keluarga meminta Ronald mengantarnya ke dokter diikuti oleh dokter Kennath sedangkan untuk Maria dan Clarisa mereka tinggal di Mansion milik Alvonso karena untuk menemani ke tiga anaknya Alvonso dan mereka juga lagi hamil jadi tidak boleh pergi ke rumah sakit.

Ronald mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi karena Laras berteriak kesakitan sedangkan tangan Alvonso yang berkulit putih menjadi agak merah karena kuatnya cengkraman Laras istrinya.

Alvonso tanpa disadari airmatanya jatuh karena Alvonso sangat bersyukur disaat Laras akan melahirkan Alvonso ada di sisinya sedangkan waktu dulu Laras melahirkan bayi 3 Al, Alvonso tidak menemaninya karena tidak tahu dimana Laras berada.

Akhirnya mereka sampai juga di rumah sakit. Sampai depan lobby dokter Kennath membuka pintu mobil dan menutupnya kemudian berbalik arah untuk membuka pintu mobil untuk Alvonso.

Alvonso langsung turun dari mobil sambil menggedong Laras diikuti oleh dokter Kennath di sampingnya sedangkan Ronald melajukan mobilnya kembali ke tempat parkir.

Alvonso membawa Laras masuk ke ruangan UGD dan menunggu di luar bersama sahabatnya dokter Kennath dan tidak berapa lama muncullah Ronald.

Ke tiga pria tampan duduk di depan ruang ugd. Banyak para gadis abg dan wanita juga dokter dan perawat wanita melihatnya tanpa berkedip dan saling berbisik.

Alvonso, Ronald dan dokter Kennath tidak perduli karena sifat mereka dari dulu seperti itu di tambah sekarang mereka bertiga sangat mencintai istri mereka dan tidak mau bermain api.

oek oek

Terdengar suara bayi pertama, jantung Alvonso sangat berdebar karena baru terdengar satu suara bayi

oek oek

oek oek

Terdengar suara dua bayi bersahutan memenuhi ruangan ugd. Alvonso berharap bunyi suara bayi ke tiga dan tidak berapa lama kemudian

oek oek

oek oek

oek oek

Terdengar suara ketiga bayi Alvonso saling bersahutan seperti suara konser musik bayi.

Alvonso sangat senang ketiga bayinya sudah lahir dan tidak sabar untuk melihat ketiga anaknya. Alvonso berharap ke tiga anak mirip dirinya lagi karena Alvonso merasa bangga ketiga anaknya Alvonso junior, Alvian dan Alviana mirip dirinya. Egois memang tapi itulah Alvonso merasa senang kalau bayinya mirip dengannya.

1
ainul qomariyah
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Izzuan Omar
bis
Yayuk Triatmaja: terima kasih banyak
total 1 replies
Diana Dwiari
Wah, ada ramon lelaki nya imel
Diana Dwiari
Padahal clara yg mendorong,, jahatnya
Yuliana Dewi in
rocky katanya tertembak menyamatin arlan. ini malah rocky tertabrak lalu hilang????
Yayuk Triatmaja: Nanti diceritakan
total 1 replies
Isayanti Hernanur
baguslah ceritanya saya suka
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
TriSa
bab ini dijadiin adegan drama series, seru banget, pasti dpt rating tinggi, emak2 pasti ikutan mewek 😍
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
sangidah
bagus critanya
Lisna
Ceritanya bagus
Yayuk Triatmaja: terima kasih
total 1 replies
Maizuki Bintang
bgs
Venni Rahmadhani
bgus keren sayang nya karma 7turunan hee😂 ,
Wahyuni
sangat suka dan senang dengan karya kak author......sudah banyak yang dibaca karena ceritanya sangat menarik........ditungguh karya karya yang lain kak...tetap semangat 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yusmiati Pratiwi
ini novel emang bener bener novel fantasi author.... gpp thor menghibur kok.... lanjut thor... ganbatte
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
hl
max psychopat polos soal hubungan badan.lebih baik harlan pisah saja.biar mereka berdua cari kebahagiaan dan jodoh yg baik
Salsa Mughinal hayati09
semangat terus sih, cuma dikit tegang
Susila Wati
Clara tersangkany
Susila Wati
langsung jos kembar setengah lusin.bisa buka tim voli tuh🤩🤩🤩😍😍😍🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yayuk Triatmaja: wkwkwk
total 1 replies
Susila Wati
kalo kmu licik Bona umurmu tkkn pnjang
Susila Wati
hebat Arlan mengambil kesempatan dlm sempritan.🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Susila Wati
dalangny siska
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!