NovelToon NovelToon
My Ex Brother In Law

My Ex Brother In Law

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:892
Nilai: 5
Nama Author: MeNickname

Rasa yang tidak seharusnya ada itu kian tumbuh pada Carol, dari sebuah kekaguman berubah menjadi cinta. Carol mengubur semua itu dalam-dalam karena cinta itu tidak akan pernah bisa dia gapai. Sampai suatu hari dimana ternyata semesta seperti memberinya sebuah kesempatan. Dan Carol tidak mau menyia-nyiakannya, dia berjuang mendapatkan sesuatu yang sebelumnya terasa sangat mustahil itu. Dia mengambilnya meski harus menghadapi banyaknya sudut pandang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Andrew Lawson adalah cinta pertamanya. Selain karena tampan menurutnya Andrew adalah pria yang sangat perhatian. Sedari Carol remaja Andrew selalu memanjakannya dia juga selalu memperlakukan Carol dengan sangat manis oleh sebab itulah Carol sampai menaruh hati padanya.

Namun Carol juga tidak bisa menutup mata bahwa Andrew adalah kakak iparnya. Perlahan, dia mencoba untuk mengubur perasaan itu.

Namun semesta seakan memberinya kesempatan, delapan tahun menikah rumah tangga Andrew dan kakaknya-Calie tidak pernah mendapatkan kenyamanan satu sama lain itu semua karena pernikahan ini terjadi karena sebuah perjodohan yang akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai secara damai. Itulah kenapa keluarga mereka masih berhubungan baik.

Termasuk dengan Carol yang tetap selalu manja pada Andrew. Saat kakaknya resmi berpisah Carol yang saat itu baru lulus sekolah menengah mulai melancarkan aksinya dia selalu berusaha untuk berkomunikasi dengan Andrew setiap hari dengan berbagai alasan.

Dan Andrew juga tidak pernah merasa keberatan, mereka selalu bertukar pesan.

Sampai suatu hari Calie datang menemui Andrew, karena dia tahu adiknya yang keras kepala itu akan lebih nurut pada Andrew daripada kepada dirinya dan Helena. Calie meminta tolong pada mantan suaminya untuk membujuk Carol supaya mau melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah.

Dan the power of Andrew. Akhirnya setelah banyak drama penolakan Carol tiba-tiba bersedia untuk kuliah dengan satu imbalan penting dari Andrew yaitu setelah lulus dia harus mendapatkan pekerjaan di perusahaan Andrew.

Yang itu artinya Carol akan lebih sering bertemu dengan Andrew. Kesempatan yang sangat besar bukan? Carol tentu senang, oleh sebab itulah dia kuliah dengan giat setiap hari. Bahkan lulus dengan nilai sempurna.

...----------------...

Keesokan harinya Carol bangun pagi-pagi sekali, dia menyantap sarapan seadanya lalu bergegas pergi ke kantor.

Di sini dia di fasilitasi dengan baik oleh Andrew dari mulai tempat tinggal hingga transportasi. Masih seperti dulu pria itu selalu memberikan yang terbaik untuknya.

Suasana kantor pagi ini ternyata masih lengang, Carol melangkah masuk sambil menyapa beberapa petugas keamanan dengan ramah. Langkahnya membawanya masuk ke dalam lift dan meluncur ke lantai ujung gedung ini.

Gadis itu keluar dari lift dengan ceria, di tangannya dia membawa dua gelas kopi panas yang sebelumnya dia beli di salah satu outlet yang buka selama dua puluh empat jam.

Lagi dan lagi Carol masuk ke ruangan kerja Andrew. Dia duduk di sofa sambil bertumpang kaki menunggu pria itu datang.

Cukup lama Carol menunggu sampai akhirnya pintu itu terbuka dari luar, menampakan batang hidung mancung dari pria dewasa yang begitu di kaguminya.

"Carl?"

"Yes, i am."

"Apa yang kau lakukan disini?" tanya Andrew yang menatapnya lekat.

"Tatapan ini, oh tidak aku merasa lemas. Bagaimana bisa aku berpaling." Carol membatin.

"Carl?" tanya Andrew lagi, karena gadis itu malah mematung.

"Ya, ya?"

"Kutanya sekali lagi apa yang kau lakukan disini?"

"Mengantar kopi." jawabnya sambil menunjuk paperbag yang sedari tadi tergeletak di meja.

"Kopi?" tanya Andrew lagi. Dia menatap cup kopi yang sedari tadi digenggam Carol.

"Kau juga minum?"

"Tentu saja, aku selalu mengawali hariku dengan kopi."

Andrew terkekeh, "Jadi gadis kecil dengan minuman boba favoritnya sekarang sudah mulai menyukai kopi?"

Carol pun tersenyum mendengarnya dia mendekat dan berdiri tepat di hadapan Andrew, "Kalau begitu apa kau sudah mulai sadar bahwa aku bukanlah gadis kecil itu lagi? Bahkan minuman favoritku sudah berubah sekarang."

Andrew menelan ludah, dia sudah salah berbicara.

"Kau tetap gadis kecil itu dan aku adalah kakak iparmu. Right?"

Carol menggelengkan kepala, dia meraih punggung tangan Andrew, "No! Umurku akan dua puluh dua tahun bulan depan. Jadi kumohon mulailah lihat aku sebagai.."

"Selamat pagi, presdir!"

Andrew langsung mehempaskan tangan Carol yang membuat Carol melotot tak percaya. Wanita itu lagi.

"Ya ampun maaf. Saya pikir.."

"Ya, Jenn. Carol bilang beberapa pekerjaannya tidak selesai, kau bantu dia ya." Andrew secepat kilat memotong ucapan Jenn. Jangan sampai wanita itu berspekulasi terlalu jauh.

Mendengar itu Jenn tersenyum tipis, "Maaf Tuan, padahal sudah saya bilang jika ada yang tidak dia mengerti dia boleh menghubungi saya."

"Tidak apa-apa, sekarang bantu dia ya."

"Baik Tuan. Kalau begitu ayo Carol kita akan mengerjakannya bersama-sama."

Carol melangkah keluar, dia melewati Jenn begitu saja karena kesal wanita itu selalu muncul tiba-tiba.

Sementara Jenn masih berdiri di tempatnya, "Apa hari ini anda butuh kopi,Tuan?"

"No, thank you. Sudah ada kopi disini." tunjuknya pada sebuah paperbag diatas meja.

Melihat itu raut wajah Jenn berubah masam, dia yakin kopi itu pasti bawaan Carol karena tadi dia sempat melihat Carol menggenggam sebuah cup kopi.

"Baiklah, kalau begitu saya permisi."

Andrew mengangguk kecil, dia membiarkan sekertarisnya keluar sampai tidak sadar saat sebelah tangan Jenn terkepal kuat.

"Aku sudah mengagumi Andrew sejak lama. Lalu sekarang tiba-tiba ada j4lang titipan yang berpikir untuk merebutnya dariku? Kau salah orang!" batin Jenn marah.

1
MamDeyh
Duda gk zelaaas
MamDeyh
Ribet bgt sih.. Tinggalin aja. Ngapain jg jd merendahkan diri buat cowok.😒
Ruwi Yah
menarik alur ceritanya semangat updatenya kak
Ruwi Yah
sebagai atasan kamu harus tegas ndrew jangan sampai sikapmu disalah artikan oleh sekretaris seksimu
Ruwi Yah
sekali kali jual mahal dikit Carl
MamDeyh
Km jd kelihatan murahan dg begitu.. Kalo mau membuktikan dia apakah ada perasaan dg pergi menjauh. Bukan kek wanita ...😒
Ruwi Yah
masih nyimak alur ceritanya
Ruwi Yah
lanjut
Ruwi Yah
Terima kasih upnya kak
MamDeyh
Lanjuut
Ruwi Yah
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!