Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
05
"Perempuan itu, mengapa Rey benar-benar mengundang nya untuk datang ke konser? Apa bagusnya pengemar bodoh seperti nya," umpat Samuel yang kemudian buru-buru menyelesaikan pekerjaan nya.
Sementara itu di sisi lain.
Naya sedang sibuk membereskan rumah, meskipun cukup lelah mengerjakan semuanya sendiri, namun dia tidak bisa membiarkan rumah itu terlihat kotor dan berdebu,jika tidak, Samuel pasti akan menghukum nya.
Namun siapa sangka, hari ini mama Zena datang berkunjung ke rumah itu tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
Ding dong ... Ding dong ... Ding dong ...
Suara bel rumah yang tiba-tiba berbunyi membuat Naya seketika kaget dengan suara bell yang kuat.
"Astaga, sebentar!" ucap Naya yang kemudian membawa kemoceng di tangan nya sambil berjalan cepat menuju pintu.
Tidak butuh waktu lama,ia pun tiba di pintu utama rumah tersebut dan kemudian memegang gagang pintu dengan pelan lalu membuka nya.
Terlihat mama Zena yang berdiri di depan pintu rumah itu, seperti biasa dengan stelan elegan dan terlihat cantik meskipun sudah paruh baya.
"Ta ... Tante, si ... Silahkan masuk," ucap Naya gugup.
Ini adalah kedua kalinya Naya bertemu dengan mama Zena, pertama di pernikahan mereka, dan kedua ya hari ini, rasanya cukup cangung memikirkan betapa galak nya wajah mama mertua nya itu.
Mama Zena menatap Naya dari ujung kaki sampai ujung kepala, dia melihat setelan kuno Naya dan juga kemoceng yang ada di tangan menantu nya itu.
"Kau mengerjakan pekerjaan rumah?" tanya mama Zena sambil menujuk kemoceng yang di genggam erat oleh Naya.
"Iy ... Iya," jawab Naya gugup.
Mama Zena melangkah masuk ke dalam rumah yang terlihat sangat bersih itu, sementara Naya kembali menutup pintu.
"Naya, mengapa kau mengerjakan pekerjaan rumah? Di mana pembantu? Dan Kenapa kau tampil seperti pembantu di sini?" tanya mama Zena tak habis fikir.
"Aaa ... Anu Tante ..." Naya benar-benar tidak bisa mengatakan apa-apa, karena dia khawatir salah bicara nanti Samuel akan membuat dia mati berdiri.
"Tunggu-tunggu, panggil aku ma, bukan tante oke, aku ini bukan tante mu, jangan gugup katakan apa yang seharusnya kau katakan aku tidak suka orang yang berbohong," jelas mama Zena yang tergolong dalam kategori wanita tegas, itu sih terlihat dari gaya berpakaian serta wajah galak nya.
"Tidak ada apa-apa ma, semuanya aku kerjakan sendiri karena memang aku tidak punya pekerjaan, dan juga belum menemukan pembantu," ucap Naya terpaksa berbohong kepada ibu mertua nya.
Mama Zena terdiam mendengar ucapan Naya barusan, dia tau Naya saat ini sedang membohongi nya.
Baik lah, jangan kerjakan lagi, ayo ikut aku duduk dan mengobrol," ucap mama Zena memegang pergelangan tangan Naya dan kemudian membawa nya menuju sofa ruang tamu untuk berbincang.
Naya terlihat minder dan cangung karena penampilan dan kecantikan mama mertua nya yang bahkan tidak bisa dia tandingi.
"Naya, aku minta kau untuk membantu Samuel agar dia segera melupakan Aurel, karena aku ingin kalian bisa segera punya anak," ucap mama Zena kepada Naya.
"Apa ma? Anak?" Naya tersentak kaget mendengar ucapan mama mertua nya yang tiba-tiba membahas soal anak di depan Naya, ia bahkan tidak pernah berharap Samuel menyentuh nya.
"Iya, jika tidak, papa nya Samuel akan menyerahkan seluruh kekayaan nya kepada anak anak dari istri muda nya, karena anak dari istri muda papa nya Samuel sudah memiliki seorang anak," jelas mama Zena yang membuat Naya melongo kebingungan.
"Maaf ma, aku tidak mengerti," jelas Naya lagi.
"Baik dengar kan aku, Naya, Samuel adalah putra ku, putra satu-satunya yang aku miliki, namun dia bukan putra satu-satunya suamiku, karena papa nya Sean punya istri muda, dan seorang anak laki-laki yang sudah lama menikah dan baru-baru ini papa nya Samuel sangat bahagia karena sudah memiliki satu cucu dari anak tiri ku itu, dan sekarang posisi Samuel terancam, karena papa nya hanya akan memberikan warisan kepada anak dari istri muda nya yang sudah memberikan dia cucu meskipun itu cucu perempuan, jadi mohon tolong Samuel Naya," ucap mama Zena panjang lebar kepada Naya.
"Ma, mama tau sendiri bagaimana sikap Samuel kepada ku, aku mungkin tidak akan bisa membantu nya,dia saja sangat membenciku, mungkin mama sendiri juga tau kalau Samuel menikahi ku hanya karena dendam nya,"ucap Naya sambil menunduk merasa tidak sanggup atas permintaan dari mama Zena.
"Naya, sampai kapan kau harus menerima perlakuan Samuel yang sangat membenci mu? Mama tau kau pasti bisa mengambil hati Samuel kau bisa membuat dia perlahan jatuh cinta kepada mu kan? Mama mohon Naya," ucap mama Zena memegang kedua tangan Naya dengan sangat erat, dan penuh harapan.
"Bagaimana caranya ma? Aku tidak yakin aku bisa, kak Samuel hanya mencintai kakkau, bukan aku ma, dan dia tau aku adalah penyebab kepergian kak Aurel, mustahil cinta datang dari orang yang menghancurkan kebahagiaan nya sendiri," jelas Naya menolak dengan tegas.
"Jika belum mencoba, siapa yang akan tau Naya, mama tau kau adalah anak yang baik, lima bulan, mama kasih kasih waktu lima bulan untuk kau berusaha, jika masih gagal dalam waktu lima bulan, kau boleh menyerah," tutur mama Zena lagi dengan sangat antusias dan memaksa.
Naya cukup mengerti, bagaimana perasaan seorang ibu yang ingin anak nya tetap berada dalam posisi yang aman, apalagi dia adalah putra pertama dari istri pertama yang seharusnya mendapatkan bagian warisan paling banyak, seorang ibu pasti ingin anak nya hidup lebih baik dari dirinya, karena ibunya melakukan hal yang sama kepada almarhum kakak nya.
"mama akan membantu mu, kau juga harus mulai mengubah penampilan mu, kau ini cantik, hanya saja tidak tau berdandan dan pakaian mu juga, itu-itu saja, kau ini seorang istri dari CEO kaya, kau harus tau bagaimana berpenampilan menarik dan cantik," ucap mama Zena memegang pipi Naya sambil tersenyum.
Terlihat raut wajah mama Zena yang sangat penuh harapan jika Naya akan bisa membantu sang putra.
"Gunakan mata mu, dan juga jantung yang ada dalam tubuh mu," ucap mama Zena menatap mata dan dada Naya.
Naya membulatkan mata nya, menatap mama Zena dengan tatapan kaget seolah tidak percaya dengan ucapan mama Zena yang ternyata tau semua tentang diri nya.
"Jantung? Kenapa? Kenapa mama tau semuanya?" tanya Naya kaget dengan mata yang berkaca-kaca.
"Naya, aku tau semuanya dari ibu mu, pada saat kecelakaan dokter baru tau kalau jantung mu juga bermasalah, dan karena itu lah kakak mu juga memberikan jantung nya untuk mu," jelas mama Zena.
Naya tidak menyangka jika ibu nya akan menceritakan semua itu kepada mama mertua nya, sejujurnya ini adalah sebuah rahasia yang seharusnya tidak boleh di dengar oleh siapa pun termasuk Samuel, jika Samuel tau Aurel juga memberikan jantung nya kepada Naya mungkin kebencian itu akan menjadi berlipat-lipat ganda.
****
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,