fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab. 5 dungeon part #1
Ke esokan hari nya tiba.
Saat fadli terbangun dari tidur nya ia berkata, "status open," layar ( Mana : 1500, hp. 5000. Skil penilai lv 2. Skil penguat lv satu ). "Ternyata tidak ada yang berubah. Statusku masih sama seperti kemarin, hanya saja sekarang semua terisi penuh. Mana dan hp ku aman, sekarang aku harus belanja dulu untuk pergi ke dungeon." Sambung nya lagi. Ia lalu berdiri dan segera pergi ke pasar terdekat.
Di pasar fadli berbisik pada diri nya sendiri, "uang aku masih banyak ada 5000 keping perak. Hei.. kei apa kamu bisa mencatat keuanganku juga?" Tanya fadli. Kei... ( menjawab, tentu saja bisa, 5000 keping petak tercatat,). "Bagus sekarang belanja dulu," kata fadli dalam hati nya terseyum.
Ia lalu pergi ke toko senjata terlebih dahulu. Di toko itu fadli mencari sebuah pedang untuk dirinya. Ia melihat sekeliling pedang, prisai, dan barang lain berjajar sangat rapih.
"Paman aku mau beli pedang. Tapi aku tidak mau yang penjang tidak mau juga yang pendek. Aku ingin pedang yang pas untuk diriku," jelas fadli pada paman penjual itu.
"Begitu ya.. hem.. tunggu sebentar. Tubuh kamu tidak terlalu besar. Tapi otot kamu lumayan juga. Kalau begitu pedang yang ini saja," kata paman itu sambil mengambil salah satu pedang.
Melihat pedang itu fadli terseyum ia lalu berkata, "pedang yang sangat bagus,"
Kei... ( lapor:" pedang di depan adalah pedang terkutuk. Dia bisa mengambil mana sesuka nya,)"
Mendengar laporan dari kei fadli terlihat sangat ragu untuk membeli nya. Ia lalu bertanya lagi kepada kei, "apa mana aku bisa mengimbangi pedang itu?"
"Entahlah," jawab kei.
"Baiklah paman aku beli berapa harga nya?" Tanya fadli terseyum.
"Ah.. ini murah saja hanya 1 keping emas. Atau 1000 keping perak," jawab paman itu.
"Apa ini yang paling murah paman,?" Tanya fadli memastikan.
"Ini nomer dua paling murah. Ada satu lagi sih harga nya cum 100 keping perak, tuh yang berkarat itu di dekat tong," jelas paman itu.
"Paman apa aku bisa mengambil nya. Pedang berkarat itu, 1000 keping perak aku beli pedang kuning ini, bonus nya pedang itu bagaimana?" Tanya fadli menawar.
"Hem.. tidak boleh aku membeli pedang itu 50 keping perak, meski pun tidak ada yang mau beli aku tidak peduli dan akan terus menyimpan pedang nya sampai laku," jelas paman itu.
"Hahahaha... kamu memang pedangan beneran ya paman. Baiklah 1070 keping perak bagaimana? 2 pedang," tanya fadli.
"Setuju bungkus," jawab penjual itu.
Fadli lalu menerima pedang berwarna kuning itu dan mengambil pedang berkarat itu.
"Lapor, pedang kuning mengambil mana anda 100. Lalu pedang berkarat itu menghabiskan 400 mana," kata kei di telepati.
Fadli langsung membuka status nya ia terkejut melihat. Mana nya bekurang 500 dari yang 1500 sekarang mana yang ia miliki hanya 100 saja. "Kei apa ini dua pedang ini maksud nya apa?" Tanya fadli bingung melihat status nya. "Itu artinya kamu bisa memakai pedang ini selama kuning selama 5 menut saat di gunakan bertarung. Dan pedang berkarat itu 1 menit saat di gunakan bertarung. Setelah waktu habis mana anda akan di serap lagi, kuning 100 karat 400," jelas kei.
Mendengar penjelasan itu fadli sangat bingung. Ia pun memilih tidak peduli dan segera pergi membeli makanan. Ia membeli daging cukup banyak, ia juga membeli beberapa roti, setelah itu membeli tenda. Ia pun memasukan semua nya ke tas sihir
Kei... "Lapor, keuangan kita tersisa 3030 keping perak. Makanan yang ada beli menghabiskan 1000 keping perak lali senjata 1070 keping perak,"
Fadli hanya diam saja namun ia mengucapkan terima kasih pada kei karena sudah mau mencatat keungan nya. Setelah itu ia pun pergi ke dungeon. Sesampai nya di gerbang ternyata dungeon itu di jaga prajurit kerajaan.
"Silakan berikan kartu petualang anda," perintah prajurit itu.
"Ya ini," jawab fadli memberikan kartu petualang nya.
"Yakin peringkat F mau masuk dungeon sendiri?" Tanya prajurit itu memastikan.
"Ya tidak masalah soal nya aku petualang penyendiri," jelas fadli.
Prajurit itu tidak peduli. Ia lalu mencatat naman fadli dan bertanya lagi, "berapa hari di dalam dungeon?"
Fadli menjawab ," 3 hari saja,"
"Kalau begitu silakan masuk. Jika 5 hari anda belum kembali melapor ke sini maka anda di nyatakan meninggal," jelas prajurit itu.
Fadli mengangguk dan masuk ke dalam.
Kei.. " lapor, kita sudah berada di dalam dungeon aktipkan kekuatan penilai.. ada moster yang mendekat, sembunyi, melawan, kabur?"
Mendengar itu fadli langsung sembunyi. Moster itu pun menampakkan diri.
Kei.." lapor, goblin emperor goblin tingkat tinggi, saran jangan di lawan dan bersembunyi saja."
Mendengar perintah kei. Fadli langsung mengeluarkan pedang berkata, "aktipkan skil penguat aku akan menebas nya dengan pedang ini,"
Kei.. "okay.."
Fadli langsung berlari ia lalu meloncat dan menebas goblin emperor itu. Namun tidak ada sedikit goresan. Melihat itu fadli terkejut ia langsung lari ketakutan.
Kei..:" lapor goblin emperor berhasil di di kalahkan,"
"Hah..?" Kata fadli bingung. Ia lalu berbalik dan melihat goblin emperor itu terbelah menjadi dua.
"Gila... padang nya kuat banget," kata fadli dalam hati nya.
Kei..:" lapor, mana terhisap drastis kini tersisa 862. Saran istirahat dahulu sampai mana kembali penuh,"
"Baik kei.. tapi goblin ini harus kita apakan?" Tanya fadli.
Kei..," dekati goblin nya aku akan menganalisis nya, "
"Baik..." jawab fadli. Ia lalu mendekati goblin emperor itu dan membiarkan kei menganalisis sebentar.
Kei.. " lapor, menganalisis selesai... ambil batu merah di kepala nya. Setelah itu tinggalkan monster nya akan hangus dengan sendiri nya,"
Fadli pun mengeluarkan pisau kecil nya dan segera mengambil batu itu. Setelah itu ia pun pergi melanjutkan perjalanan sambil mencari tenpat istirahat.
Setelah 2 jam berjalan akhir nya ia menemukan sekelompok petualang. Ia menghampiri mereka dan bertanya, "kalian sedang istirahat?"
"Benar.. kami mau mendirikan tenda di sini. Ini adalah area aman," jelas ketua dari 4 petulang itu.
"Aku ingin minta bantuan kalian. Aku akan tidur selama 6 jam di sini. Jadi aku ingin meminta kalian menjaga aku. Tentu saja aku akan memberikan imbalan," jelas fadli.
Kei..." negosiasi yang bagus,"
"Bagaiman ketua apa kita harus membantu nya," tanya anggota dari sekelompok petualang itu.
"Boleh saja kebetulan kami juga akan istirahat selama 10 jam di sini. Tapi apa yang akan kamu berikan?" Tanya ketua petualang itu.
Fadli mengeluarkan 100 keping perak dan berkata, "ini 100 keping perak bagaimana?"
"Setuju," jawab ketua itu sambil menyalami fadli.
Fadli pun segera mendirikan tenda dan langsung tidur setelah makan roti.
Kei.." lapor, keuangan tersisa. 2930 keping perak, eh... tuan sudah tidur cepat sekali. Pemulihan mana di mulai,...."
Beberapa jam kemudian fadli akhirnya terbangun. Ia membuka status nya dan melihat mana yang ia miliki sudah penuh lagi. Ia membuka tenda dan melihat ketua sedang berjaga sendirian.
"Kamu sudah bagun ya," tanya ketua itu.
"Benar tidur yang sangat menyenangkan," jawab fadli sambil keluar sari tenda.
"Baru 5 jam. Perjanjian kita adalah 6 jam. Aku akan menjaga kamu sebentar lagi," jelas ketua itu.
"Hahaha tanggung jawab sekali," kata fadli sambil membereskan tenda.
Setelah membereskan tenda fadli pun makan roti dan daging kering dahulu.
"Oh iya tadi aku bertemu dengan goblin emperor," kata fadli tiba- tiba.
Mendengar dia terkejut, " apa goblin emperor? Mana mungkin moster itu ada di lantai 7 dan itu adalah bos moster," jelas ketua.
"Begitu ya..." kata fadli terseyum.
Kei.." lapor, yang tadi kita temui memang goblin emperor. Pasti ada jebakan sihir teleportasi di lantai 7 atau ada yang sengaja mengirimkan nya ke atas,".
Mendengar pejelasan kei fadli pun memilih diam dan lanjut makan. Ia lalu berdiri dan berkata, "aku mau lanjut ketua,"
Mendengar itu ketua menjawab, "belum 6 jam. Apa ada hal lain yang kamu inginkan,"
"Astaga, tanggung jawab sekali. Kalau begitu, bos lantai satu apa?" Tanya fadli.
"Hanya sekumpulan goblin kecil saja. Tapi kamu harus hati- hati karena kamu sendirian. Lalu jangan pernah mendekati para petualang dunia lain tadi mereka masuk bersama komandan kerajaan," jelas ketua petulang itu.
"Makasih banyak informasi nya. Itu sudah cukup, kalau begitu aku pergi dulu," kata fadli mulai berjalan menuju bos dari lantai satu.
Fadli berjalan santai tanpa membawa senjata. Ia lalu berbisik pada diri nya sendiri, "begitu ya, mereka semua juga datang ke dungeon ini," ia pun melanjutkan perjalanan menuju ke ruangan bos lantai 1.