NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Olshop sukses Jaya

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olshop sukses Jaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi Nyonya Pratama

Pagi itu, suasana di KUA terasa berbeda bagi Arga dan Clara.

Meskipun mereka berdua tahu bahwa ini semua hanyalah sandiwara, namun suasana sakral dan tatapan orang-orang di sekitar membuat jantung mereka berdebar tak karuan.

Arga tampil rapi dengan kemeja batik biru tua yang dipinjam dari temannya, celana bahan hitam, dan sepatu pantofel yang baru saja dia semir sampai berkilau. Wajahnya yang tegas dan tatapannya yang dingin membuatnya terlihat sangat gagah dan dewasa.

Di sebelahnya, Clara tampak luar biasa cantik. Ia mengenakan gaun sederhana berwarna krem yang menonjolkan lekuk tubuhnya yang indah. Rambutnya diikat rapi ke belakang, menyisakan beberapa helai rambut yang menjuntai manis di sisi wajahnya. Tidak memakai banyak riasan, kecantikan alaminya sudah cukup memukau siapa saja yang memandang.

"Tenang saja, ini cuma formalitas," bisik Arga pelan saat mereka duduk menunggu giliran. "Nanti aku yang jawab semua pertanyaannya."

Clara hanya mengangguk kecil, tangannya gemetar hebat memegang tas tangan kecilnya. "Aku tahu, Mas... tapi tetap aja deg-degan."

Arga menoleh, menatap wajah pucat wanita itu. Tanpa sadar, tangannya bergerak meremas lembut tangan Clara yang dingin.

"Jangan takut. Ada aku di sini," ucapnya lembut.

Hanya kalimat singkat itu, namun entah mengapa mampu menenangkan seluruh saraf Clara yang tegang. Ia menatap Arga, dan untuk pertama kalinya ia melihat senyum tipis terukir di bibir pria itu. Senyum yang sangat jarang muncul, namun sangat menenangkan.

Prosesi akad nikah berjalan singkat dan khidmat. Penghulu yang merupakan teman baik Arga mengucapkan ijab kabul dengan lancar.

"Saya terima nikahnya dan kawinnya Clara Wijaya binti Wijaya, dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."

Suara Arga terdengar lantang, tegas, dan penuh wibawa.

"SAH!"

Serempak semua orang yang hadir mengucapkan kata itu.

Clara merasakan sesuatu yang aneh mengalir di seluruh tubuhnya. Seperti ada arus listrik yang menyentuh hatinya. Dalam sekejap mata, statusnya telah berubah. Ia bukan lagi Clara Wijaya, pewaris tunggal yang manja. Ia kini adalah Clara Pratama. Istri dari Arga Pratama.

Setelah urusan administrasi selesai, mereka keluar dari gedung KUA di bawah teriknya matahari pagi.

"Nah, selamat menempuh hidup baru ya, Bro! Ciee yang udah jadi kepala keluarga!" ledek temannya, Rian, sambil menepuk punggung Arga keras-keras.

Arga hanya tertawa kecil, lalu melirik ke arah Clara yang masih diam mematung. "Makasih, Yan. Beres urusannya ya."

"Sip! Urusan surat-surat bakal kelar hari ini juga. Kalian bisa pulang sekarang," kata Rian lalu pamit undur diri.

Kini tinggalah mereka berdua di depan gedung itu. Keheningan kembali menyelimuti.

"Sudah selesai," ucap Arga memecah kesunyian. Ia memasukkan buku nikah berwarna merah itu ke dalam saku celananya dengan hati-hati. "Resmi sekarang."

Clara menunduk, memainkan ujung jarinya. "Iya... resmi."

"Yuk pulang, Nyonya Pratama," panggil Arga.

Panggilan itu lagi. Clara mendongak cepat, mendapati Arga sudah berjalan mendahuluinya menuju sebuah mobil tua yang sudah siap.

"Mas Arga..." panggil Clara pelan.

Arga berhenti dan menoleh. "Ada apa?"

"Tadi... tadi Mas Arga serius banget," ujar Clara ragu-ragu. "Sampai aku kira... sampai aku kira Mas Arga beneran mau nikahin aku."

Arga terdiam sejenak, matanya menatap Clara dalam-dalam. Ada kilatan aneh di sana yang tidak bisa dibaca oleh Clara.

"Kalau aku bilang... aku memang serius?"

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!