NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 5.

"Tuan!"

Nick membuka ruang khusus Jack, untuk melaporkan penyelidikannya mengenai tempat tinggal gadis, yang telah tidur dengan Jack.

"Ada apa?" tanya Jack, yang tengah melihat ponselnya.

"Aku telah menemukan tempat tinggal gadis itu, dia ternyata bekerja di perusahaan Sebastian!" lapor Nick.

"Panggil dia ke kantor ku!"

"Baik, Tuan!"

Jack bangkit dari duduknya, lalu kembali ke ruang kantornya.

Tidak butuh lama, Nick masuk ke ruang kantornya dengan seorang karyawan wanita.

"Apakah kamu yakin dia gadis yang tidur denganku di kamar itu?" tanya Jack merasa ragu melihat penampilan gadis yang di bawa Nick.

"Iya, benar! aku sudah memastikan dengan mendatangi apartemennya!" jawab Nick dengan pasti.

"Siapa namamu?" tanya Jack dengan tatapan dingin, memandang gadis itu dari atas kepala sampai bawah kaki.

"Nama saya Vera Wesley, Tuan!" jawab gadis itu, yang tidak lain ternyata sahabat pengkhianat Esther.

"Apa memang benar kamu semalam, yang tidur denganku di kamar itu?" tanya Jack, masih dengan nada yang ragu memandang tajam Vera.

"Benar, Tuan!" jawab Vera menganggukkan kepalanya.

Waktu tadi ia di beritahu Nick, ia tidak percaya, kalau Esther ternyata tidur malam itu dengan Ceo perusahaan tempat ia bekerja.

Tentu saja ia sangat kesal sekali mengetahui, kalau Esther begitu beruntung dapat tidur dengan Ceo Sebastian grup.

Baru saja Esther datang dari desa, seketika langsung mendapatkan jackpot.

Jack Sebastian, Ceo yang memiliki kekayaan nomor satu di ibukota.

Ia pun tidak ingin Esther mendapatkan keuntungan itu.

Ia sudah lama mencari pria kaya selama ini, sejak ia tinggal di ibukota, untuk menjadi donaturnya.

Siapa sangka, sahabat yang ia panggil ke ibukota justru mendapatkan ikan yang cukup besar.

Pria kaya berstatus seorang Ceo, yang selama ini ia dengar rumornya, pria dewasa yang sangat sulit di taklukkan.

Untung saja Esther telah kembali ke desa, jadi aku yang menggantikan posisinya! bisik hati Vera tersenyum senang.

Jack yang mendengar jawaban Vera, yang terdengar langsung mengiyakan, dengan nada yang terdengar begitu senang.

Jack mengamati Vera, dan merasa kurang yakin dengan sikap Vera, karena mengingat gadis yang tidur dengannya itu paginya melarikan diri.

"Apakah kamu yakin, kalau kamu yang malam itu tidur denganku?!" tanya Jack mengamati lagi respon Vera.

"Benar, Tuan!!"

Jack melihat ke jemari tangan Vera, karena diantara tidak sadarnya karena pengaruh obat perangsang, ia menyematkan cincinnya pada jemari gadis itu.

Dengan memberi cincin itu, ia akan dapat mengenali siapa gadis yang sudah tidur dengannya.

"Mana cincin yang ke berikan padamu?" tanya Jack melihat jemari Vera.

Mata Vera nyaris membulat mendengar apa yang ditanyakan Jack, karena pertanyaan sangat mengejutkannya.

Ternyata Jack memberi Esther sebuah cincin, yang tentu saja tidak ada padanya.

Sial! umpatnya nyaris gugup, dan gemetar.

Ia memutar otaknya untuk berpikir mencari alasan tentang keberadaan cincin, agar Jack percaya dengan penjelasannya.

"Oh, sa.. saya menjatuhkannya tidak sengaja, saat pulang malam itu ke apartemen!" jawab Vera seadanya.

"Benarkah?" Jack semakin ragu pada Vera, "Cincin itu harta warisan Ibukku, untuk calon menantunya! cincin itu bernilai tujuh puluh juta!"

Hahhh?!!! Vera nyaris jatuh terduduk mendengar apa yang dikatakan Jack.

Cincin di jari Esther saat ini bernilai lima puluh juta, sungguh cincin yang sangat berharga.

Vera semakin kesal pada Esther, yang sangat beruntung memiliki cincin yang sangat mahal.

Ia harus segera menghubungi orang tuanya, untuk mendapatkan cincin itu dari Esther, dan jangan sampai Esther mengetahui nilai dari cincin tersebut.

"Bagaimana cincin itu bisa jatuh dari jarimu, aku merasa cincin itu sangat ketat saat aku masukkan ke jemarimu!"

Vera menjadi semakin gugup, dan ia menjadi sedikit takut ketahuan telah berbohong pada Jack.

Vera memutar otaknya untuk berpikir, agar Jack tidak lagi membahas tentang cincin tersebut.

Ia perlahan memasang senyumannya, dan dengan suara yang terdengar lembut dan manja, ia nekat melangkah mendekati Jack.

"Tuan, anda bisa melihat jemari ku sangat ramping, mungkin karena malam itu keadaan kita sama-sama melayang, Tuan jadi merasa cincin itu tersemat dengan erat pada jariku!"

Vera mengulurkan jemarinya, untuk ia perlihatkan pada Jack, sembari melangkah semakin dekat pada Jack.

Tangan Vera akhirnya menyentuh tangan Jack, tapi detik berikutnya, tiba-tiba tubuhnya jatuh terjerembab ke lantai dengan kencangnya.

Bruk!!!

"Akh!!!"

Vera mengaduh kesakitan, sampai matanya terpejam menahan sakit, yang sangat ngilu pada tulang bokongnya.

Melihat Jack tiba-tiba mendorong Vera dengan kasar, Nick pun sadar, kalau Vera sepertinya bukan gadis yang tidur dengan Jack malam itu.

Jack merasa tidak nyaman begitu mencium aroma pada tubuh Vera, aroma yang membuat hidungnya terasa sangat sakit.

"Nick! apa kamu yakin, kalau dia gadis yang malam itu bersama ku?!" tanya Jack merasa tidak yakin dengan Vera.

Ia ingat malam itu sangat menyukai gadis itu dekat dengannya, bahkan diantara rasa melayang pada dirinya, ia mencium tubuh gadis itu dengan perasaan yang semakin melayang.

"Benar, Tuan! hanya dia satu-satunya yang tinggal di apartemennya!" jawab Nick, yang sedikit kurang yakin, setelah melihat apa yang tadi dilakukan Jack pada Vera.

"Beri dia kompensasi, karena sudah menolongku malam itu! dan suruh dia jangan pernah terlihat lgi di depan mataku! kalau tidak, dia akan menyesal!!" kata Jack dengan tegas.

"Baik, Tuan!" jawab Nick.

Ia kemudian menarik lengan Vera untuk segera berdiri dari lantai.

Dengan menahan rasa sakit pad pinggulnya, dengan langkah setengah di seret, Vera di bawa Nick keluar dari dalam ruangan Jack.

"Nona, kalau kamu masih tetap ingin bekerja di perusahaan Sebastian! jangan pernah lagi terlihat di depan Tuan Sebastian!!"

Nick memberikan sebuah kartu kepada Vera, "Ini isinya seratus juta, kompensasi untuk Nona, karena sudah menolong Tuan Sebastian malam itu!"

Vera menerima kartu tersebut, lalu pergi dari sana dengan masih menahan sakit pada bokongnya.

"Apakah Ceo Sebastian grup memiliki kelainan? kenapa dia tiba-tiba mendorongku dengan begitu kasar?" gumam Vera sembari melangkah.

"Mungkinkah karena kelainannya, membuat dia sangat sulit ditaklukkan wanita selama ini?" gumam Vera lagi bertanya-tanya pada dirinya sendiri.

Saat ia berpikir melihat sikap dingin Jack, dan cara Jack yang tiba-tiba mendorongnya, ia pun teringat dengan Esther.

Tangannya buru-buru mengambil ponselnya dari saku bajunya, lalu menghubungi ke dua orang tuanya di desa.

"Pa! apakah kalian sudah melihat Esther kembali ke desa?" tanyanya setelah panggilan ponselnya di terima Ayahnya.

"Kami belum melihatnya!"

"Pa! Esther mencuri cincin Bos tempat aku bekerja! kalian harus mengambilnya, cincin itu sangat mahal, harganya tujuh puluh juta!!"

"Hah?!! mahal sekali!!"

"Iya! kalian harus mendapatkannya, jangan sampai Esther menjualnya!!"

"Baik!!"

Panggilan ponselnya kemudian ia tutup, setelah mendengar Ayahnya akan mengambil cincin tersebut dari Esther.

Vera tersenyum puas, ia akan mengatur waktu untuk dapat cuti beberapa hari, agar dapat menikmati hasil penjualan cincin yang ada pada Esther.

Bersambung..........

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!