NovelToon NovelToon
ANTARA KAU DAN DIA

ANTARA KAU DAN DIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Cinta Seiring Waktu / Romansa pedesaan
Popularitas:634.8k
Nilai: 5
Nama Author: Cublik

Intan Rasyid sudah terikat pertunangan, tak lama lagi akan melangsungkan pernikahan, tetapi hubungan dari hasil perjodohan itu tak lantas dapat menggeser sebuah nama terukir dalam sanubari selama sepuluh tahun lamanya. Intan mencintai dalam diam pria telah berpunya.

Sampai sosok pria sangat jauh dari kriterianya tiba-tiba hadir, membawa warna baru bagi kehidupan monoton, berhasil menjungkirbalikkan dunianya.

Hal yang semula ia kira sempurna ternyata memiliki banyak kekurangan, membuatnya gamang antara dua pilihan – memutuskan pertunangan yang berarti melibatkan dua keluarga besar, atau mempertimbangkan kegigihan pria tak mengenal lelah mengejar cintanya.

Pada akhirnya, siapa yang akan dipilih oleh Intan, sang tunangan atau malah pria teramat menyebalkan, menurutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cublik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berontaknya hati : 21

“Kak, kau salah paham, kami tak bermaksud abai, hanya saja _”

“Diam kau, Lanira! Aku tak cakap denganmu! Sadarlah akan posisimu!” bentak Intan lantang.

Lanira bergeming, badannya seketika kaku, tidak berani menatap kakak sepupunya.

“Intan, sabar sekejap. Kita bicarakan dengan kepala dingin, ya?” bujuk pria yang baru saja meletakkan kantong plastik di atas lemari sepatu.

“Kau kira aku sekarang tengah berapi-api, emosi tingkat tinggi sampai tak bisa diajak bicara baik-baik, apa?” Intan memalingkan wajah, menggelengkan kepala, menatap kecewa.

“Bukan begitu, sayang!”

“Berhenti memanggilku sayang kalau kelakuanmu layaknya pria tak bertanggungjawab, Kamal!” Intan berkata dengan nada datar, tatapan hambar, senyum sinis.

“Intan, mari kita bicarakan secara pribadi!” Kamal hendak menarik lengan sang tunangan, tapi keduluan si wanita mundur menghindari.

“Kenapa mesti pribadi, sementara kalian bertiga terlibat dalam hal tadi? Menelantarkan aku di barisan ruko telah tutup dalam keadaan hujan petir, mengapa?”

“Tak ada yang menelantarkan kau, Intan. Rania, Lanira sama sekali tidak terlibat, mereka hanya sedang ingin makan martabak telur, sebagai Abang, sudah kewajibanku memenuhi keinginannya bukan?” ia masih mencoba menjelaskan, tapi penjelasan barusan menambah geram hati wanita terlanjur kecewa.

“Baik.” Intan mengangguk, jemarinya saling mengepal di sisi tubuh. “Kau memang sosok sempurna teruntuk keluargamu, tapi penuh cacat terhadap calon wanita masa depanmu. Sekarang aku paham, dan mungkin sudah saatnya menjawab beberapa lamaran telah kau ajukan. Kamal Nugraha, ayo kita akhiri hubungan aneh ini.”

Lanira membekap mulutnya, Rania sampai berpegangan pada railing tangga, sama-sama terkejut mendengar kalimat tajam itu. Mereka tidak menyangka kalau Intan Rasyid begitu gamblang memutuskan tali pertunangan.

“Jangan kekanakan, Intan Rasyid!” suara Kamal merendah, dia tarik lengan berbalut baju setengah basah.

Intan menurut, mengikuti langkah Kamal yang membawanya ke ruangan kerja di lantai satu.

Pintu sudah ditutup, dua orang berdiri saling berhadapan, berjarak terbentang tiga langkah dewasa.

“Tolong mengertilah, jangan karena masalah kecil lantas kau asal cakap, memutuskan hubungan hampir mencapai garis finish, yaitu pernikahan. Kita lah dewasa, banyak cara untuk menyelesaikan masalah, bukan dengan mengedepankan emosi sesaat,” Kamal menatap dengan sorot lemah.

Intan masih bungkam, bukan membenarkan, tetapi ingin mendengar lebih banyak lagi pembelaan Kamal Nugraha.

“Aku akui diri ini salah. Lalai menjagamu, mengutamakan memenuhi keinginan Rania dan Lanira terlebih dahulu, namun bukan berarti aku tak peduli.” Kamal maju satu langkah, Intan masih berdiri pada posisinya, menatap penuh netra sang tunangan.

"Sayang, aku benar-benar minta maaf. Kedepannya, takkan terulang lagi hal semacam tadi, kau maafkan 'kan?" pandangannya penuh harap.

"Semudah itu kau memintaku untuk memaafkan hal nyaris fatal, Kamal?"

“Intan, dari sekian banyak kebaikan telah kulakukan, apa tak tampak olehmu hanya dikarenakan satu kesalahan?” ia mengingatkan, mengungkit banyak hal telah dilakukan.

“Sampai matipun aku tetap ingat. Kau tak perlu khawatir, diriku bukan tipe manusia kacang lupa kulitnya,” ujarnya tajam.

“Bukan seperti itu maksud_”

Intan menyela. “Kalau tak macam itu, lantas bagaimana? Kalimatmu tadi memiliki makna seperti seseorang mengharapkan imbalan atas apa yang telah dia lakukan, berikan. Kamal, terima kasih, aku sangat teramat berterima kasih atas bantuanmu demi menjaga nama baik keluarga Rasyid, menutupi perasaan ini supaya tak tampak macam wanita gila disebabkan mencintai suami dari kakak sepupunya sendiri. Akan tetapi, bukan berarti kau bisa seenaknya sendiri!”

"Aku tak mengungkit balas budi, tak pula mengorek-ngorek alasan dibalik pertunangan kita dua tahun lalu, yang ingin aku tekankan – jangan bertingkah kekanakan, Intan _”

“Kekanakan katamu?” Intan berdecih, menatap tidak percaya pada pemuda menghela napas berat. “Seandainya saja terjadi apa-apa denganku tadi, apa kau juga akan mengatakan hal serupa? Kau punya adik perempuan kan, macam mana kalau posisi kami ditukar?”

Kamal Nugraha mengusap kasar rambutnya. “Jangan bawa-bawa nama orang lain, Intan. Ini masalah kita berdua _”

“Ya karena orang lain kau jadi abai! Karena orang lain pula aku hampir mengalami hal mengerikan kalau saja tak ada kakak baik hati yang iba kepadaku! Kau mengerti tak sih?!”

"Masalahnya hal yang kau bayangkan itu tidak terjadi _”

"Apa kau baru akan memprioritaskan aku setelah diri ini mengalami pelecehan, iya?” Intan memandang tanpa kompromi.

"Kau salah paham lagi, tolong dengarkan aku _”

“TAK MAU!” Intan menggeleng kuat. “Sekarang giliran kau yang harus mendengar. Sudah letih aku memaklumi, memaksakan diri memberikan kepercayaan sepenuh hati. Nuha … apa aku bagimu?”

Intan teringat pernyataan gamblang seseorang beberapa waktu lalu.

Daripada sepasang kekasih, kalian lebih mirip kakak beradik. Kau menatap bersahabat, dan dia memperlakukanmu layaknya sosok saudara.

“Pertanyaan apa itu, Intan?” Kamal mengernyitkan dahi, merasa aneh.

“Jawab saja! Aku ini apa bagimu?!”

“Calon istriku, ibu dari anak-anak kita kelak.”

“Bohong! Sikapmu tak menunjukkan kalau aku ini wanita masa depanmu!” suara Intan menuntut, tatapannya penuh selidik.

“Intan Rasyid, kita sudah sama-sama dewasa, dan hal ini telah disepakati, dibicarakan sebelum hari pertunangan kita dulu. Mengapa tiba-tiba kau meragu?”

“Bagaimana aku bisa mempercayai seorang nahkoda bila hatinya masih sepenuhnya dikuasai satu nama, dan karena sosoknya … kau melupakan aku yang jelas-jelas memiliki status sebagai tunangan.” Intan maju, tidak memberikan kesempatan bagi Kamal menyela.

“Martabak telur tadi bukan kesukaan Rania, melainkan Lanira, kan?”

Kamal terpaku, sorot matanya tak setenang tadi.

“Aku tebak, kau sedang memainkan peran bak pahlawan kesiangan. Ingin mendamaikan pasangan suami istri tengah bertengkar, karena kau tak sanggup melihat sorot sendu di mata wanita cinta pertamamu. Betul kan, Kamal Nugraha …?”

.

.

Bersambung.

1
novel destiny
kan kan kan, ka cublik tuh kalo bikin cerita ada ajah yg suka bikin tremor 😭😭😭
ternyata lanira melakukan hal itu, karna dia pun udah ga kuat buat berpijak sendirian 😭😭😭
buat kamal, selamat akan keegoisan dan sikap plin plan mu, akhirnya tak dapat apa2 yg bisa diraih 😎
jumirah slavina
apaan sih Ang.. gak usah...
jumirah slavina
jangan mau Ntannn... biar aja dia penasaran setengah hidup

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
Kucing Anggora : Intan tak kn pernah bisa menguras harta'ku., krn harta'ku gak akan pernah habis walaupun dia kuras tiap hari

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina
buahahahahaaaaaaa., dan kamu adalah Jin Iprit..

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
wkwk duh2 emang ga ada2 aja si gondrong mah 🤣....lanjut kak
Syirfa Ratih
ini cerita papa kafka & bunda selina ada gk sih🤔
Cublik: Khusus mereka gak ada, Kak.
Ada di cerita Sahira, tapi cuma sedikit
total 1 replies
jumirah slavina
jawab donk Angg...

Kucing Anggora : tidak perlu persiapan apa² cukup restu kalian saja., hotel ada dr Torikin., makanan ada dari Sera., baju ada dari sAdis.

Sidiq family : Astaghfirullah

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
zhelfa_alfira
hanya anak bontot yang boleh blokir donatur yang lain ngak boleh bisa2 nya keluar nama dari KK...😁🤣🤣🤭
FiaNasa
ternyata duta istiqfar si biang kerok ini sangat dirindukan papa kafka😀😀😀seharusnya papa kafka senang karna libur disumbang pahala sama Angga,,skrg Angga masih menyumbang pahala sama kluarga intan😀😀😀
Marliyanilintangpratama
dan gayung lope pink yah kau.. 🤣🤣
Cublik: /Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
mmg agak laen si angga inintp bikin kangen mmg sih ..jgn kaget krn serelah ini gebrakan proses lamaran yg qkan bikin jantungqn 😄😄
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
terbakar ga tuh hatimu kucing. hayu party qt semalam suntuk merayakan nya 💃💃💃💃
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
dasar ya si Anggara pea durhaka lho blokir trus no hp papa Kafka 😂😂 katanya Anggara pea hrs cepat nikah biar tenang hidup papa Kafka tp skrng Anggara pea jarang pulang kok papa Kafka malah kangen sih jd gimana nih kok gak konsisten sih papa Kafka ini😉😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
suka hatimulah kucing. asal senanglah hatimu
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
pagiw langsung terkekeh2 aq dibuat si kucing
Diah_Kustantie ✨💛
Aq pun juga jatuh hati sama gondrong intan 😎
Mommy'ySnowy 💕
bangga kalee lah tlah d lamar sang wanita stlh d tolak 75x🤣🤣 bner² patut intan sayangii org mcem anggara ini... bgtulah rsanya d cintai dgn barbar...🥰🥰🥰
mamaqe
gara2 sendal jepit 4jt
dewi rofiqoh
Papa kafka kangen direcoki anggara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!