NovelToon NovelToon
Lepaskan Aku, Tuan Jason

Lepaskan Aku, Tuan Jason

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO Amnesia / Pelakor / Dijodohkan Orang Tua / Romansa Fantasi / Konflik etika / Selingkuh
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Min Ara wanita yang di jodohkan dengan Jeon Jason, lelaki tampan yang mempunyai kharisma kuat yang merupakan seorang putra tunggal dari keluarga Jeon.

Sebagai syarat lelaki itu mendapatkan seluruh hak warisnya, Jason harus menikah dengan Ara.

Ara mengira kehidupannya akan bahagia dengan menjadi istri Jeon Jason, tetapi semua itu hanya ada dalam angannya saja. Jason yang berstatus suaminya itu, tidak lebih dari seorang iblis yang selalu menyakiti hatinya.

Ara tidak bisa mengelak perasaannya yang mulai terjebak di dalam lingkaran yang di buat Jason, tetapi itu semua adalah sebuah kesalahan besar baginya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05| Kekasihnya

05| Kekasihnya

Ara sedang berkutat dengan bahan-bahan yang di belinya tadi sebelum pulang ke rumah, ia akan membuat sup daging untuk Jason sebagai menu makan malam mereka.

Ara menghirup aroma harum dari masakannya, ia berharap Jason akan menyukai masakannya.

Setelah beberapa saat, Ara menata semua yang sudah di masaknya di atas meja makan lengkap dengan minumannya.

Ara menunggu kedatangan Jason, ia melirik jam sudah pukul sembilan lebih. Seharusnya Jason sudah berada di rumah sejak dua jam yang lalu, hati Ara mulai gelisah dan ia mengingat perkataan Jason tadi kepada Heori.

“Apa dia benar-benar pergi ke apartemen Heori?” gumam Ara sambil menatap masakannya yang sudah mulai dingin.

Ara mendengar suara deru mobil, ia beranjak dari duduknya dan melangkah keluar. Ia melihat mobil Jason memasuki halaman depan rumah, tak selang beberapa lama mesin mobil mati.

Jason pun keluar dari mobilnya dengan jas yang tersampir di bahunya, Ara ingin menghampiri Jason, tapi ia mengurungkan niat saat melihat lelaki itu mengitari mobilnya dan membuka pintu mobil. Lalu keluarlah wanita yang namanya sudah di ketahui oleh Ara, ia Heori.

“Jas—."

Jason mengabaikan Ara dan memasuki rumahnya sambil memeluk pinggang Heori, Ara sempat melihat Heori menatap remeh ke arahnya. Ara memejamkan kedua matanya dalam-dalam, Ara kembali masuk ke dalam rumah dan melihat Jason sedang berciuman dengan Heori di sofa ruang tamu. Ara melewati mereka memasuki kamar yang ia tempati.

Ara mengunci pintu kamarnya dan menundukkan kepalanya, air matanya kembali jatuh. Ia tidak tahu sudah seberapa banyak air matanya yang keluar, ia tidak tahu seberapa banyak hatinya merasakan luka ketika ia bersama Jason.

“Ara,” bisik seseorang membuat Ara yang meringkuk di dekat pintu mendongakkan kepalanya.

Ara melihat sesosok yang sangat ia rindukan menatapnya sedih, Ara bangkit dan mendekati sosok itu. Tangan Ara terulur untuk menyentuh wajahnya, namun belum sampai ia menyentuhnya sosok itu telah menghilang. Ara menjerit keras.

“Jangan pergi!” teriak Ara histeris.

Tak lama kemudia Jason datang dengan mendobrak pintu kamar Ara. Ara terkejut saat melihat Jason bersama Heori di dekat pintu kamarnya.

“Apa kau sudah gila berteriak malam-malam begitu?” tanya dingin Jason kepada Ara yang masih menangis.

Ara tidak menjawabnya, jiwa terasa menghilang. Ia tidak bisa menahannya lagi, tak lama kemudian Ara pun tumbang ke lantai. Jason menatap jengah dan melangkah memasuki kamar Ara. Ia berjongkok dan tangannya terulur untuk menyentuh kepala Ara.

“Hei bangun! Jangan berpura-pura!” Jason menepuk pipi Ara dengan keras, tapi tak ada respon dari Ara. Jason mengernyit bingung dan menyingkirkan rambut Ara yang menutupi wajahnya.

“Menyusahkan saja!” kesal Jason mengangkat tubuh Ara dan menaruhnya di atas ranjang, setelah itu Jason dan Heori keluar dari kamar Ara.

“Kau menginaplah di sini dan tidur di kamar tamu di bawah tangga!” perintah Jason kepada Heori yang tengah menggandengan mesra lengan lengan.

“Aku ingin tidur bersamamu, sayang,” ucap manja Heori membuat Jason tersenyum sinis.

“Kau boleh menginap di sini asalkan tidur di kamar tamu atau tidak sama sekali!” putus Jason membuat Heori mengerucutkan bibirnya.

Jason melepaskan tangan Heori di lengannya, dia melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju ke kamarnya.

...***...

Ara terbangun dari tidurnya dan ia merasakan kepalanya sangat pening. Ara bangkit dari tidurnya dan melangkah keluar, ia tidak membersihkan diri terlebih dahulu.

Ara melangkah ke halaman belakang rumah yang terdapat kolam renang di sana. Ara menatap air kolam yang berwarna biru itu, langit masih gelap dan semua orang masih belum bangun. Perlahan tapi pasti Ara mulai mendekati kolam renang itu, ia menatap pantulan dirinya di dalam air.

“Aku mengiginkanmu, tapi kau sudah jauh dariku. Aku sangat merindukan sikap hangatmu dan tatapan penuh cinta darimu,” gumam Ara sebelum dia melompat ke dalam kolam renang.

Byur!!!

Ara menenggelamkan dirinya di dalam kolam renang itu. Tapi, seseorang menarik tubuhnya.

“Kau sudah gila?” bentak Jason yang baru saja menarik tubuh Ara dari dalam kolam renang.

Ara terbatuk, karena air masuk ke dalam dan baju mereka berdua sama-sama basah.

“Kalau kau ingin bunuh diri jangan di sini! Tapi, di tempat yang jauh agar aku tidak perlu repot-repot melihat wajahmu!” kesal Jason sebelum beranjak pergi meninggalkan Ara yang masih terbatuk.

Sebenarnya Ara tidak ingin bunuh dirinya, ia terbiasa melakukan hal itu. Jika, mengingat sosok tadi yang menghilang dalam bayangan. Dengan begitu Ara dapat mengingat jelas semua kenangannya bersama sosok tersebut.

...***...

Ara sudah rapi dengan baju kerjanya, ia melihat Jason dan Heori sedang sarapan berdua di meja makan. Ara melangkah ke arah dapur, ada sesuatu yang ketinggalan di sana dan ia harus membawanya.

Ara mengambil sebuah kotak yang dia simpan di lemari es, dia tersenyum kecil menatap kotak itu. Isinya adalah sebuah kue kesukaan dari sosok tadi malam. Jason mengernyitkan dahinya saat melihat sebuah senyum di bibir Ara. Ia cukup penasaran dengan isi kotak yang di pegang Ara.

“Sayang, kita jadi nonton 'kan nanti malam?” tanya manja Heori menyadarkan Jason dan membuat Ara mengalihkan pandangannya ke arah mereka.

“Tentu, sayang,” balas Jason sambil mengusap puncak kepala Heori.

Ara memejamkan matanya saat di rasa matanya mulai memanas.

“Kau istri Jason 'kan?” tanya Heori menghalangi langkah Ara yang hendak keluar dari dapur.

Jason hanya menatapnya dan menaikkan sebelah alisnya.

“Maaf, aku harus pergi!” balas Ara dengan wajah datarnya, ia akan pergi ke suatu tempat sebelum berangkat ke kantor dan ia harus cepat-cepat ke sana.

“Kenapa buru-buru begitu?” tanyanya membuat Ara menahan emosinya. Ia tidak ingin berdebat dan ia sudah tidak ada waktu lagi untuk meladeni Heori.

“Aku ingatkan dengan tegas! Meskipun kau adalah istri sah Jason, tapi kau tidak bisa memilikinya! Jason adalah kekasihku dan kami saling mencintai. Setelah Jason resmi mendapatkan warisannya, dia akan menceraikanmu dan menikahiku!” ujarnya sambil menepuk pipi kanan Ara.

Ara memejamkan matanya dan mulai tersenyum. Cukup sudah ia diam saja, Ara sudah tidak bisa menahannya lagi.

“Tapi, kau tidak akan mendapatkan restu dari kedua orang tua Jason!” balas Ara membuat Heori yang sudah melangkah ke arah Jason kini berbalik menatap ke arahnya.

“Kau jangn terlalu bermimpi nona! Jason tidak mencintaimu seperti dia mencintaiku,” ujarnya.

Jason bangkit dari duduknya dan menghampiri keduanya. Ia merengkul mesra bahu terbuka Heori dan mengecup pipi Heori di hadapan Ara.

“Kau dengar baik-baik perkataan dari kekasihku ini! Dalam waktu dekat kau akan ku ceraikan!”

Bersambung...

1
Piyah
ara lebayy
Mita Paramita
jason lagi akting baik yaaa🤨 curiga ada udang dibalik batu 🤣🤣🤣
Piyah
lanjut
Piyah
dialognya kurang banyak
Ara putri
mampir kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!