NovelToon NovelToon
Universe Network

Universe Network

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Zombie / Fantasi
Popularitas:638
Nilai: 5
Nama Author: Candra S

Beberapa bulan setelah Leon lulus dari SMA, gurunya menawarkan Leon untuk bekerja di villa sang guru. Setahun setelah itu, Leon berhasil menembus tahap pemurnian qi level satu, dan secara resmi dijadikan murid oleh sang guru. Pada malam peresmian murid, gurunya memberikan sebuah bola hitam misterius kepada Leon. Keesokan harinya, kehidupan Leon mulai berubah secara drastis!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candra S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendirikan Restoran 2

"Bagaimana menurutmu?"

Suara Leon terdengar bangga setelah dia memperlihatkan bangunan yang akan dijadikan sebagai restoran kepada Viona.

"Secara keseluruhan sangat bagus pak."

Leon mengangguk. Tentu saja, dia menghabiskan 540.000 dollar untuk membelinya!

"Apa anda sudah merencanakan renovasi interior gedung pak?"

"Saya berencana untuk melihat toko perabotan setelah ini. Anda tahu tempat yang bagus?"

"Hmm... Bagaimana rencana anda terkait interiornya?"

"Konsep restoran kita adalah sebuah restoran sederhana, jadi tidak perlu renovasi secara besar-besaran...."

Leon kemudian menjelaskan gambaran yang diinginkan kepada Viona.

"Kalau begitu saya tahu tempat yang mungkin sesuai dengan keinginan anda pak."

Di tempat tujuan, Leon melihat-lihat berbagai perabotan dan furniture yang tersedia bersama sang manager toko.

"Karena anda masih mengira-ngira, bagaimana kalau menyempurnakan pekerjaan dengan tim desain interior kami pak? Maka waktu dan progres pekerjaan akan selesai lebih awal."

"Berapa lama waktu yang dibutuhkan?"

"Jika tim survei dapat langsung menyurvei lokasi, saya berjanji akan selesai besok. Kemudian lusa, kita dapat mulai memasang perabotan sesuai dengan rancangan yang ada."

Leon berpikir sejenak sebelum menyetujui proposal sang manager.

Waktu sudah pukul lima sore ketika Leon dan Viona, diikuti dua orang dari bagian tim survei tiba di restoran. Yang artinya, kedua orang itu akan bekerja lembur. Karena Leon sudah membayar mereka melalui sang manager, Leon tidak merasa sungkan. Namun setidaknya Leon ingin membalas kebaikan mereka.

"Kami akan menyediakan hidangan yang nantinya akan disediakan restoran ini. Kalian dapat bekerja dengan leluasa. Namun pastikan hasilnya sempurna."

"Tu-tunggu, benarkah pak Leon?"

Makanan pokok lebih dari 90% penduduk di kota Erulean adalah suplemen gado. Suplemen gado adalah makanan batangan yang diekstrak dari campuran antara daun gado dan sedikit potongan buah gado, yang dijual dengan harga 30 sen.

Leon sudah membelinya dari kios bibi Reina dan rasanya sangat sangat tidak enak. Bibi Reina memberitahu bahwa suplemen gado biasanya dicampurkan ke dalam sup air garam. Namun bahkan dengan melakukan hal itu, Leon masih tidak sanggup menghabiskan satu batang suplemen gado.

Tentu kalangan menengah ke atas akan mencampurkan suplemen gado ke dalam sup dengan bumbu rasa yang lebih baik. Meskipun demikian, Leon yakin dia masih tidak akan bisa menikmatinya.

"Apa kalian tidak ingin menjadi yang pertama mencicipi hidangan kami?"

"Kami sangat bersedia pak! Jangan khawatir, kami pastikan tidak ada kesalahan apapun dalam pengukuran kami."

Terdapat satu set kompor dengan panci tanam berbentuk kotak di dapur. Walaupun sebelumnya bangunan ini tidak digunakan sebagai restoran, tentu masih ada barang-barang yang ditinggalkan yang berguna bagi keperluan restoran.

Namun tidak ada peralatan kecil seperti mangkuk, piring, pisau, dll. Oleh karena itu, dengan berpura-pura pergi ke gudang, Leon mengeluarkan beberapa peralatan dari dalam inventory dan kembali ke dapur.

"Apa pancinya sudah bersih?"

"Sudah pak!"

"Kalau begitu kamu bisa melihat dan mempelajari apa yang saya lakukan."

Leon mulai mengajari Viona apa yang akan mereka jual di restoran ini. Meskipun dia adalah manager, tidak ada salahnya mengetahui proses pembuatan makanan.

Lalu apa yang Leon rencanakan untuk dijual?

Tentu saja sesuatu yang murah, mudah, dan cepat, yaitu mie instan dengan merk indahmie!

Indahmie bahkan populer di negara lain di bumi, terutama rasa mie goreng. Karena itu, untuk saat ini, Leon berniat menjual dua menu. Yaitu indahmie rasa mie goreng, dan yang lainnya adalah indahmie rasa kari.

Namun ada suatu masalah. Berdasarkan informasi yang Leon dapat hingga saat ini, satu-satunya sumber yang menyediakan produk hewani merupakan negara Innosia. Selain itu, produk berupa telur, maupun hewan hidup sangat terlarang demi keegoisan negara mereka. Jadi, Leon tidak dapat menyediakan telur untuk saat ini. Sebagai gantinya, Leon berniat untuk menyediakan bakwan sayur sebagai tambahan dalam porsi mie.

"Ini adalah produk mie yang disebut indahmie. Karena proses memasaknya sederhana, kita akan membuat hal lain terlebih dahulu. Bantu aku memotong-motong sayuran ini."

Leon memperkenalkan bungkusan indahmie kepada Viona, sebelum mengarahkannya untuk mencacah sayuran yang akan digunakan dalam campuran adonan bakwan sayur.

Terkesan dengan keseriusan Viona yang mencatat segala informasi termasuk takaran dan lain sebagainya, Leon mengangguk puas.

Hanya ada dua panci tanam dalam kompor listrik tersebut. Panci sebelah kiri Leon isi dengan air, sedangkan yang kanan Leon isi dengan minyak makan.

"Satu porsinya adalah dua bungkus mie dan empat bakwan sayur."

Selain itu, Leon berniat menyediakan satu gelas teh manis panas per porsi, selain dari air minum yang disediakan secara gratis.

"Bagaimana dengan mie dengan bungkus yang berwarna kuning pak?"

"Berbeda dengan jenis hidangan ini yang kering, mie dengan bungkus kuning itu berkuah. Proses memasaknya tidak jauh berbeda. Saya akan mengajarimu nanti."

Leon sudah menyesuaikan takaran bahan untuk adonan bakwan sayur dalam satu baskom berukuran sedang. Bahkan dengan porsi bakwan sayur dalam piring tambahan, masih banyak adonan yang tersisa. Tapi tidak masalah, mereka dapat menggorengnya lagi nanti untuk dibawa Viona dan dua orang tim survei pulang. Jika memang berlebih, Leon dapat menyimpannya ke dalam inventory. Waktu benar-benar dibekukan di sana, jadi itu masih akan tetap segar selama tersimpan di dalamnya.

"Waaah.... Ini sangat enak pak Leon!"

"Nikmati makanannya. Menu ini dinamakan indahmie mie goreng."

Di luar porsi mie dan empat bakwan sayur, ada satu piring dengan bakwan yang menumpuk. Jadi keempatnya tidak perlu khawatir tidak cukup.

"Setelah saya cukup menabung, saya akan membawa istri dan anak-anak kemari!"

Salah satu pria itu berbicara sambil menikmati rasa yang diberikan mie goreng.

"Hahahaha, terimakasih. Rencananya, satu porsi itu akan kami jual dengan harga seratus dollar."

"Benarkah? Ini sangat murah dibandingkan restoran lain. Apakah anda tidak akan rugi?"

"Jangan khawatir."

Tentu saja Leon tidak akan rugi. Bahkan, dia akan memperoleh keuntungan puluhan kali lipat!

Bagaimana tidak? Harga emas yang dijual di serikat bebas adalah seratus dollar per gram. Artinya, hanya dengan satu porsi hidangan, Leon dapat membeli satu gram emas dari serikat bebas!

Tentu semua itu akan dia lakukan setelah bisnisnya berjalan lancar. Sebelum itu, dia harus menghemat anggarannya demi menjaga pengeluaran mendadak ketika restoran akan berjalan.

*****

Keesokan harinya, Leon bermaksud untuk membeli sebuah mobil yang rencananya akan dijadikan sebagai kendaraan restoran. Harga mobil termurah adalah 7.200 dollar. Namun performanya kurang memuaskan dan ukuran mobil itu terlalu kecil. Pada akhirnya, dia mengambil mobil Galeno TA-150 dengan harga 9.800 dollar.

"Terima konfirmasi pemegang kunci sub masternya. Dengan itu, kamu dapat menggunakannya secara bebas ketika saya tidak disekitar. Manfaatkan dengan baik."

"Tentu pak Leon, terimakasih banyak."

Sama seperti motornya, master key mobil juga terikat pada akun Leon. Namun melalui gelang EP, Leon juga mendaftarkan akun Viona sebagai pemegang kunci sub master sehingga Viona dapat menggunakan mobil secara bebas.

Sehari setelahnya, Leon bangun pagi pada pukul enam. Dia berencana melakukan hal lain terlebih dahulu sementara Viona memantau renovasi restoran yang dijadwalkan dimulai pada hari ini.

"Lalu aku akan mulai menyiapkan bahan."

Seperti biasa, bentuk pengiklanan dengan merasakannya secara langsung lebih baik dibandingkan dengan gambar. Kecuali rasa makanan memang tidak enak.

Hingga pukul sebelas siang, Leon telah memasak sepuluh dus indahmie rasa mie goreng, serta tiga baskom adonan bakwan sayur. Dia memiliki banyak kotak box makanan berukuran 50x30x10 cm di dalam inventory. Selain itu, sesaat setelah makanan matang, Leon langsung menyimpannya ke dalam inventory sehingga makanan akan tetap panas seperti baru saja dimasak.

"Selamat datang pak Leon."

Kedatangan Leon dengan mobilnya disambut oleh Viona dan supervisor dari pihak kontraktor.

"Bagaimana pekerjaannya?"

"Sejauh ini tidak ada kendala pak. Semuanya berjalan sesuai rencana."

Leon mengalihkan pandangan kepada supervisor dan bertanya.

"Hari ini berapa orang yang kalian bawa?"

"Sepuluh pekerja dan satu mandor pak. Termasuk saya, totalnya dua belas orang." Konfirmasi supervisor tersebut.

Leon meminta untuk diantarkan kepada sang mandor. Setelah itu, Leon memberitahu bahwa dia akan membagikan makan siang kepada semua orang.

Awalnya, para pekerja, termasuk supervisor tidak terlihat antusias. Mengira bahwa Leon hanya akan membagikan suplemen gado yang sebenarnya sudah mereka bawa sejak awal. Sementara itu, Viona berusaha menahan senyum setelah mengetahui niat Leon.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!