NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Aurora menyeringai, "Kakak maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakiti mu. Selama ini kami saling mencintai. Karena kamu memaksa, akhirnya Jake menikahi mu. Jadi aku mengambil yang sudah menjadi hak ku."

"Apa maksud mu? Jake suami ku," ucap Caroline dengan nada menekan. Air matanya sudah mengalir, entah semenjak kapan. Ia tidak tau. Sakitnya seperti tercabik-cabik.

Tommy tertawa dan melangkah ke arah Caroline. "Jake suami mu." Sekali lagi ia mengulang ucapan Caroline. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Caroline. "Apa selama ini kau menikmati pelayanan ku?"
.....
Demi balas dendam untuk kekasihnya. Jake Willowind dan Tommy Willowind menggunakan sandiwara. Mereka bergantian tidur dengan Caroline. Seolah Caroline adalah barang. Sehingga suatu hari, Caroline mengetahui semuanya bahwa Jake memiliki saudara kembar dan sering kali berperan sebagai suaminya. Bahkan suaminya diam-diam masih bersama dengan adik tirinya Aurora.

"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab lima

Sementara kakek Jakson di temani oleh Tommy. Sebagai seorang kakek ia ingin memberikan nasehat pada cucunya itu agar tidak seperti menantunya.

"Jake, jangan pernah mengecewakan seseorang. Suatu saat nanti kau juga akan merasakannya."

Tommy tertawa kecil, kakeknya menasehati, tapi juga mengecewakannya. Dan ia tidak pernah di anggap sebagai seorang cucu.

"Kakek aku paham, tapi kenapa kakek pernah mengecewakan ku?" Tanya Tommy. "Kakek tidak mengakui adik ku."

Kakek Jakson mengepalkan tangannya dengan menggenggam erat tongkat di hadapannya. "Kau tau apa Jake? Ibu mu yang mengecewakan. Seandainya saja ayah mu tidak memaksa mu. Mungkin aku juga tidak akan mengakui mu. Ibu mu berselingkuh dan dia menodai keluarga kita."

Tommy menatap kakek Jakson dengan kedua mata yang melebar. Ia tidak percaya jika ibunya berselingkuh. Bukankah selama ini ayahnya dan pihak keluarga mereka yang tidak mau dengannya.

Kakek Jakson tersenyum, cucunya pasti tercengang dan tidak menyangka. Padahal selama ini Jake selalu menyalahkan keluarganya.

"Kalau kau berselingkuh. Mengikuti ibu mu. Aku pastikan nama mu akan ku coret dari keluarga ku. Jake jangan pernah mengecewakan ku sama seperti ibu mu dulu. Inilah alasan ku memilih wanita untuk kau nikahi dan Aurora tidak baik untuk mu."

"Tapi aku mencintai Aurora." Ia ingin menuntut keadilan dan tidak ingin seperti daddynya yang tidak bertanggung jawab.

Kakek Jakson tersenyum kecil. "Kau akan menyesal pernah mencintainya." Ia berdiri dan berlalu pergi meninggalkan Tommy. Lebih baik ia pergi dari pada ia ribut dengan cucunya itu. Ia memberikan wanita yang baik-baik.

Sedangkan Tommy menggelengkan kepalanya pelan dan tidak menyangka dengan semua yang di ucapkan kakek Jakson. Ibunya wanita baik-baik.

"Tidak mungkin."

...

Caroline merasa risih karena Tommy merokok. Ia tidak suka dengan pria yang merokok. Asap mengepul itu terasa membuatnya mual.

"Sebaiknya kau keluar." Caroline menahan perutnya yang seperti di aduk-aduk.

Tommy melirik Caroline yang menaiki kasurnya dan menarik selimutnya sampai ke atas dada. "Kau tidak suka?"

Caroline menatap wajah Tommy yang terlihat sedih. Sekalipun sebagai seorang istri. Ia tidak berniat menghibur suaminya itu. "Kau ingin bertemu dengan Aurora. Aku dengan baik hati akan membantu mu Jake. Aku bisa memasang alasan pada kekek dan nenek."

Tommy menghela nafasnya. Entah mengapa ia ingin mengatakannya pada Caroline. "Caroline apa kau kecewa karena aku menyukai Aurora?"

Caroline membuka kedua matanya. "Dulu iya, tapi sekarang tidak. Karena aku sudah tidak mencintai mu."

Nyess

Ucapan Caroline bagaika. Sebilah pisau yang menusuk ke relung hatinya. Tommy memegang dadanya yang terasa sakit. Rasanya ada yang menusuk tanpa jeda.

"Aneh, kok tiba-tiba sakit." Tommy merasa heran. Tidak pernah ia merasakan sesakit ini.

"Caroline bagaimana kalau aku pernah berbohong kau pasti lebih kecewa kan?"

Tidak mendengarkan sahutan Caroline. Akhirnya Tommy menoleh dan melihat Caroline yang sudah tidur. "Percuma aku menanyakannya."

Ia memilih menghubungi Jake dan ingin bercerita padanya. "Hay Jake kau sedang apa?" Tanya Tommy.

"Aku baru saja bangun tidur dan kau mengganggu ku."

"Jake apa kau tau penyebab mommy dan daddy berpisah?"

"Tentu saja karena Daddy dan keluarganya tidak menyukai ibu kita."

Alasan itulah yang menyebabkan ia tidak menyukai pihak keluarga dari daddynya.

"Bukan karena itu. Sebaiknya kau selidiki apa yang di ucapkan kakek benar atau tidak. Ibu kita yang berselingkuh dan meninggalkan Daddy. Pantas saja mereka tidak menyukai kita."

Jake tercengang, ia tidak percaya dengan ucapan adiknya. Tidak mungkin ibunya mengkhianati ayahnya. Ia masih ingat bagaimana kakek dan neneknya memarahi ayahnya dan menyuruhnya untuk membuangnya. Kalau memang benar, berarti selama ini ia salah paham tentang kakek dan neneknya itu. "Aku akan menyelidikinya."

Caroline membuka kedua matanya. Sebenarnya ia hanya berpura-pura tidur karena malas meladeni Tommy. Dengan jelas ia mendengarkan ucapan Tommy. Ia yakin pasti di dalam keluarga ini terjadi banyak kesalahpahaman sehingga membuat si kembar begitu membenci Daddy, kakek dan neneknya.

Sempai ia mati di kehidupan lalunya. Ia tidak pernah mendapatkan kebenaran dari kakek Jakson dan nenek Dista.

"Apa aku menggunakan saja kebohongan ini?" Caroline langsung beranjak duduk. Dengan kebohongan ini, ia bisa pergi dengan tenang. Kakek Jakson dan nenek Dista tidak akan menahannya.

"Jake kau berbicara dengan siapa? Kenapa aku mendengar kau memanggil Jake?" Tanya Caroline.

Jake terkejut, jantungnya seakan berpindah tempat. Tanpa sadar dia menjatuhkan ponselnya. Dia menoleh dan tersenyum canggung. "A-aku hanya berbicara dengan teman. Kebetulan teman ku ada yang namanya sama dengan ku."

Jake melihat layar ponselnya dan buru-buru memutuskan panggilannya namun karena melihat Caroline turun. Ponsel itu jatuh kembali dan ia langsung menaruh ponsel itu di atas nakas tanpa ia ketahui bahwa panggilan itu masih terhubung.

"Oh, aku baru mengetahui kau ternyata memiliki nama teman yang sama." Caroline melirik ponsel di atas nakas itu dan melihat panggilan masih terhubung.

"Aah iya iya. Kau pasti tidak tau karena aku tidak mengatakannya." Tubuh Jake terasa dingin. Ia seperti mayat yang sudah meninggal satu hari. "Kenapa kau bangun? Sebaiknya kau tidur lagi."

"Hah, kau menyuruh ku tidur. Tapi kau tidak tidur. Sebaiknya kau juga tidur. Aku mau ke dapur mengambil air putih."

Caroline melangkah, tepat dua langkah ia kembali menoleh ke belakang sambil tersenyum.

....

Pagi harinya, tepat waktu sarapan. Tommy tak kunjung turun ke lantai bawah. Caroline pun bergegas membangunkan Tommy. Inilah pervedaannya, Tommy selalu sering kesiangan sedangkan Jake selalu bangun pagi. 

"Dia masih tidur." Caroline mendekat. Ia menatap lekat wajah Tommy. Sungguh tidak ada bedanya dengan wajah Jake. Bisa-bisanya dulu ia begitu bodoh mempercayai sandiwara mereka berdua.

"Jake bangunlah. Kau bisa telat ke kantor. Ini sudah jam berapa." Caroline memukul pelan pipi Tommy.

Kesal karena Tommy tak kunjung bangun. Ia langsung mengambil sebaskom air dan menuangkannya ke wajah Tommy.

Sontak Tommy bangun dengan wajah yang basah dan pakaiannya setengah badan basah. Dia mengusap wajahnya.

"Apa kau sudah gila?" Bentak Tommy.

"Bagus, kau sudah bangun. Jangan berpikir aku babu mu yang seenaknya saja tiap pagi aku harus membangunkan mu."

Tommy terdiam, bibirnya seolah ada perekat. Ia menyibak selimutnya lalu ke kamar mandi.

"Dipikir-pikir kenapa Caroline langsung menuangkan air pada ku? Biasanya dia tidak pernah sekasar ini dan dia selalu menurut. Apa yang terjadi padanya?"

Tommy merasa heran. Caroline seolah berubah menjadi orang lain. Ia keluar dari kamar mandi dan melihat tak ada satu pun pakaian. Biasanya Caroline akan menyiapkan pakaian kantornya dan saat ini tidak ada sama sekali.

"Caroline!" Teriak Tommy.

Seorang pelayan yang mendengarkan teriakan tuannya. Berlari menuruni anak tangga dan memberitaukan pada Caroline.

"Nyonya muda, tuan Jake memanggil anda."

Caroline menahan kesalnya. Baru saja ia menyuapi mulutnya dan Tommy mengganggunya.

"Apa?" Tanya Caroline dengan nada ketus.

Tommy memutar lehernya. Ia melihat Caroline berdiri di ambang pintu. "Kemana pakaian kerja ku?"

Caroline menyibak rambutnya lalu menyelipkan ke belakang kupingnya. "Apa kau tidak bisa melakukan sendiri? Aku bukan pembantu mu dan kita sudah bercerai. Kita hanya berpura-pura bersama. Jadi urusan mu lakukan sendiri. Kau bisa meminta pelayan untuk melakukannya. Aku tidak punya waktu meladeni mu."

Caroline memutar tubuhnya, ia hampir lupa kalau kakek dan neneknya akan pergi. "Cepatlah turun. Nenek dan Kakek menunggu kita. Hari ini mereka akan kembali."

Drt

"Hallo apa ini dengan istri tuan Jake."

Caroline menaikkan sebelah alisnya. Ia menoleh ke arah pintu kamarnya. "Iya ada apa?"

"Tuan Jake mengalami kecelakaan."

1
Dedi Dahlia
makanya,waktu masih ada tak di hargai,setelah kehilangan baru menyesal,tua lah karmanya,lanjut....
Susi Nugroho
Di tunggu lanjutannya
Wahyuningsih
kacuan deh kmu jake 😄😄😄 d tnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪💪 dlm upnya thor
Wahyuningsih
mkan tuh penyesaln emang enak
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
namanya yang bener Melani apa dista sih
aku
tor, emg gpp msh umur segitu udh WOWW BANGET?? 🙏
Author Sayonk: Anggap saja ini genius kak🙏
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Dedi Dahlia
serunya lanjut thorr semangat 🙂🙂🙏🙏
Bunda
thor ..dah seminggu ga up loh
Mamah Kaila
cerita g jelas yg cewek lemah menye" kayak tau, katanya mau pergi tp tetep tggl goblok
mbuh
mantap car
mbuh
nambah lagi lelaki bego🤣
Sarinah Quinn
semoga masih lanjut cerita nya 🙏
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
apa surat cerainya belum resmi.. kok masih sama si kembar terus.. kenapa g pergi saja /Smug/
Retno Palupi
kenapa jd si kembar merebut kan Carolin? selama ini mereka kemana aja?
Retno Palupi
maksudnya apa Jake? takut g dpt warisan ya
Retno Palupi
lhoo kok malah kecelakaan, ketahuan boong dong🤭
Wahyuningsih
kapok emang enak menyebalkn
mbuh
yuhuuuu mantap caroline
mbuh
lanjott kurang panjang
Author Sayonk: sbr ya kak, besok lgi🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!