NovelToon NovelToon
Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku

Menjadi Ibu Tiri Mantan Kekasihku

Status: tamat
Genre:Duda / Balas Dendam / CEO / Ibu Tiri / Beda Usia / Tamat
Popularitas:111.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Eli Priwanti

Tanpa Audy tahu, ia sudah masuk dalam jebakan Bibi dan sepupunya, hingga berakhir menghabiskan malam panas bersama seorang pria asing. Padahal Bibi dan sepupunya tahu bahwa Audy telah memiliki kekasih, tapi tetap saja tak menghalangi niat mereka sengaja merencanakan hal jahat pada Audy.


Belakangan baru Audy tahu, ternyata pria asing yang menghabiskan malam panas bersamanya adalah Arion ayah dari Alex. Ternyata Alex kekasih Audy, diam menjalin hubungan dengan sahabat Audy.


Ketika Arion tahu bahwa Audy adalah wanita yang menghabiskan malam panas dengannya, pria itu tanpa ragu meminang Audy.


Dilema melanda Audy, Apakah ia akan menerima pinangan Arion? Padahal niatnya hanya demi membalaskan sakit hatinya. Ternyata tidak begitu sulit menumbuhkan cinta di hati Audy untuk Arion.


Bagaimana reaksi Arion setelah tahu niat Audy menerima pinangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian yang tidak di duga

Kepergian Audy dari rumahnya yang kini telah di huni oleh keluarga Pamannya, menyisakan luka dan rasa pedih yang mendalam. Audy tak menyangka Pamannya seolah membiarkan dia untuk angkat kaki dari rumah peninggalan kedua orangtuanya, sungguh nasib yang sangat memilukan.

Di bawah guyuran hujan yang deras, Audy melangkah keluar dari rumahnya. Pakaiannya yang tipis tak mampu menahan dinginnya air hujan yang turun membasahi tubuhnya. Setiap tetes air yang jatuh seakan menjadi saksi bisu perasaannya yang hancur. Jalanan yang becek dipenuhi genangan air, mencerminkan hatinya yang dipenuhi kekecewaan. Ia berjalan cepat, berusaha menjauh dari rumah yang menyimpan luka serta kenangan pahit. Tak ada kata yang terucap, hanya isak tangis yang tertahan di antara deru air hujan.

Rambutnya yang basah menutupi sebagian wajahnya, menyembunyikan air mata yang terus saja mengalir. Ia tidak menoleh ke belakang, seolah tak ada lagi yang ingin ia lihat dari rumah itu, meskipun rumah tersebut adalah peninggalan kedua orangtuanya.

Langkahnya terhenti sejenak di depan gerbang, namun kemudian ia melanjutkan perjalanannya, meninggalkan rumah itu dengan segala kenangan dan harapannya.

Hujan semakin deras, membasahi seluruh tubuhnya, seolah ingin membersihkan segala luka yang ada. Audy terus berjalan, tanpa tujuan pasti, hanya ingin menjauh dari tempat yang telah menyakitinya. Di bawah langit kelabu, ia melanjutkan perjalanannya, berharap suatu saat nanti ia akan menemukan tempat yang lebih baik.

"Aku harus pergi kemana? Dara, apakah ia bisa membantuku? Akh...tapi dia sedang berada di luar kota dan pastinya belum kembali sampai saat ini." Audy sampai memijit pelipisnya karena bingung harus pergi entah kemana.

Akhirnya Audy memutuskan untuk pergi menuju arah halte bus, ia masih memikirkan arah tujuannya.

"Naomi, ya...sebaiknya aku pergi ke kosannya saja, waktu itu Naomi pernah menawarkan aku untuk tinggal bersamanya kala aku bercerita tentang kekejaman Bibi Elsa dan juga Lordes." Akhirnya dengan semangat yang masih tersisa, Audy bergegas pergi menuju kosan Sahabatnya selain Dara.

Setibanya di kosan, Naomi telah menyambutnya dengan sukacita, ia senang karena pada akhirnya Audy mau tinggal dengannya, setelah beribu kali ia membujuknya.

Naomi dan Dara, kedua sahabatnya inilah yang tahu soal hubungannya dengan Alex, sampai-sampai teman-temannya di kampus tidak ada yang mengetahui hubungan mereka terutama Lordes. Itu sebabnya ia tak percaya atas perkataan dari Audy mengenai dirinya yang sudah memiliki seorang kekasih.

"Yasudah sebaiknya kau segera mengganti pakaian mu, nanti takut masuk angin!" perintahnya yang langsung diangguki oleh Audy.

"Thanks ya Nom-nom, nanti setelah ini aku ingin bercerita banyak dengan mu, dan aku percaya kamu bisa menjaga rahasiaku ini!" Audy terlihat yakin akan keputusannya itu.

Naomi pun sudah tak sabar ingin mengetahui rahasia apa yang ingin Audy sampaikan padanya, pastinya sebuah rahasia yang sangat menarik.

Hampir tiga puluh menit kemudian, Audy baru saja selesai membersihkan dirinya, dan kini ia duduk di kursi sofa bersebelahan dengan Naomi

"Ayo Audy segera kau ceritakan rahasia apa yang ingin kau beritahu untukku!" Naomi terlihat sudah tidak sabar.

Sambil menghela napasnya, akhirnya Audy menceritakan peristiwa yang telah terjadi kemarin malam termasuk saat dirinya melakukan malam panas bersama seorang pria yang tidak ia kenal.

"Apa...! Kok bisa jadi seperti ini, Audy? tante dan sepupu mu benar-benar sudah sangat keterlaluan, mereka harus mendapatkan ganjaran yang setimpal!" Naomi terlihat geram, kedua tangannya sampai ia kepal dan wajahnya berubah menjadi merenggut.

"Aku takut Nom, kalau sampai Alex tahu aku sudah tidak suci lagi, bagaimana nasih hubungan ku dengannya? Padahal bulan depan ia akan mengajakku menikah, bahkan Sabtu depan Alex akan mempertemukan aku dengan Papahnya, aku harus bagaimana Nom-Nom, aku takut!" Audy sampai menutup wajahnya dengan kedua tangannya, ia benar-benar terlihat frustasi.

Kemudian Naomi mendekat ke arahnya, di rangkulnya kedua bahunya agar tetap selalu kokoh.

"Audy, aku yakin kamu bisa melalui cobaan ini, kau adalah wanita yang kuat dan juga tegar!" Naomi berusaha memberikan dukungan moral terhadap sahabatnya, karena menurutnya dukung dari orang-orang di sekitar, begitu berarti bagi mereka yang sedang berada dalam keterpurukan.

Audy sampai menjambak rambutnya sendiri karena tak bisa berpikir secara jernih.

"Tapi aku takut Nom, aku takut Alex pergi meninggalkan aku!"

"Audy, kau jangan mudah putus asa seperti itu, siapa tahu Alex bisa menerima keadaanmu saat ini, Ceritakan lah kebenarannya, aku yakin Alex adalah pria yang bijak!" Naomi terus saja memberikan semangat untuk Audy

Kemudian Audy kembali menghela napasnya, ia mencoba untuk bersikap jauh lebih tenang, agar bisa mendapatkan keputusan yang terbaik.

"Naomi, setelah aku bertemu dengan Papahnya Alex, aku janji akan menceritakan soal kejadian semalam padanya, aku tak mau ada rahasia antara hubunganku dengannya, aku sangat mencintainya!" jawabnya mantap.

Naomi pun merasa bersyukur atas keputusan sahabatnya itu.

Hari sudah semakin larut, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk tidur.

Keesokan harinya.

Tanpa di sangka-sangka Alex datang secara terang-terangan ke kampus, dimana kehadirannya telah menjadi pusat perhatian para mahasiswi, terutama Lordes dan teman-temannya.

"Weh..weh..weh..ada cowok cakep njir...!" seru Megan yakni kaki tangannya Lordes.

"Akh, yang bener lo? Awas saja kalau bohong!" balas Lordes masih belum menyadari kehadiran sosok Alex yang saat ini sedang berdiri tegap tepat di samping mobil sport miliknya yang terparkir di sekitar parkiran kampus. Pada saat itu para Mahasiswa/i sudah menyelesaikan pelajaran mereka.

Saat Lordes menoleh lalu netranya beralih ke arah parkiran, ia sampai melotot ketika melihat ketampanan seorang Alex Abhimanyu.

"Waw... benar-benar perfect, kira-kira ada perlu apa ya cowok cakep plus bening kaya gini datang ke kampus kita?" Lordes sampai tak berkedip menatap Alex.

"Mana gue tau, coba saja elo tanya!" balas megan asal bicara.

Namun bukan Lordes namanya, jika sudah mengingatkan sesuatu harus bisa segera ia dapat kan! Dasar wanita ambisius

Lordes dan Megan pun buru-buru menghampiri Alex.

Sedangkan Audy, saat ini ia melangkah pelan bersama dengan Naomi menuju arah pintu gerbang, mereka berdua cukup syok ketika melihat sosok Alex berada di parkiran kampus, dan yang lebih parahnya lagi, disana ada Lordes dan Megan yang sedang mengobrol dengannya.

"Audy, elo yang hubungin Alex untuk datang kesini?" Naomi bertanya dengan nada tak percaya.

"Enggak, Nom! Ngapain juga aku meminta Alex untuk datang kesini?" Audy terlihat bingung, kedua alisnya sampai mengkerut.

Kemudian munculah ide gila dari Naomi, dan ia buru-buru memberitahukan kepada Audy.

"Audy, ini bukan hal kebetulan kan? Atau nasib baik sedang berpihak padamu!" Naomi sampai tersenyum menyeringai.

"maksudmu?"

"Ini saatnya kau membalas rasa sakit hatimu terhadap sepupumu yang jahat itu, bukankah dia bilang akan berlari mengitari lapangan bola dan tidak mengenakan apapun jika kamu memiliki seorang kekasih dari kalangan atas? Nah sekarang kau buktikan semua itu, kasih paham dia kalau kekasihmu itu bukanlah pria sembarangan!" matanya sampai berkilat tajam, senyum licik pun ia tunjukan.

Audy tersenyum penuh kemenangan, dan ia mengikuti saran dari Naomi.

Dengan langkah yang cepat, Audy buru-buru menghampiri Alex yang saat ini masih mengobrol dengan Lordes dan juga Megan.

"Sayang!" panggil Audy sampai melambaikan tangannya ke arah Alex.

Dan Alex pun menoleh, ia mencari suara yang sudah tidak asing lagi, tentunya suara wanita yang ia cintai, ia pun mengalihkan pandangannya ke arah samping, dimana Audy datang menyapanya.

Sedangkan Lordes dan juga Megan, keduanya ikut menoleh ke arah suara tersebut dan apa yang telah mereka lihat? Sosok Audy datang menghampiri dan ia berlari menuju arah Alex.

Bugh!

Audy sengaja memeluk Alex di hadapan Lordes sembari tersenyum menyeringai.

Sedangkan Lordes ia sampai terbelalak tak percaya atas apa yang telah ia lihat di depan matanya.

'Audy, kau dan pria tampan ini ada hubungan apa? Kenapa kau memanggil nya dengan sebutan sayang?' batinnya tak percaya

Bersambung...

🌷🌷🌷🌷🌷

1
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terimakasih kak🙏😊
total 1 replies
guntur 1609
haha Arion disangka pejantan lemah
guntur 1609
gak tahu ja kau siapa ibu tirimu tu
guntur 1609
ni pasti ulah Elsa. jngn sampai ben juga ikut terlibat
guntur 1609
dasar gila. gak tahu diri. siapa yg punya harta siapa yg sok memiliki
guntur 1609
kww🤣🤣 Arion kentang
guntur 1609
mantap babang Arion. sikat trs
guntur 1609
wah Arion. dapat rezeki nomplok
Teh Yen
I lov u to 😘 aaahh bahagianya 🤗🤗
Teh Yen
astagfirullah jahat banget sih kamu dara .... karena iri hati jd menghancurkan segalanya
sepertinya kamu engg tau kalau efek obat itu sedahsyat itu yah huuh 😤
Teh Yen
iya bener tuh Audy hati" yah kamu jangan makan sembarangan apapun yg d brikan dara
c dara engg mikir yah dia jg kan lagi hamil gmn perasaannya kalau ada ornang yg ingin mencelakai dirinya d bayi dlm kandunganya yah
Teh Yen
Alhamdulillah Audy selamat yah, smoga dalam penyelidikan ketauan dalangnya siapa yah
Teh Yen
bisa saja kan penyakit Arion sudah sembuh saat bersamamu Audy ayo coba periksakan ke dokter bersama Naomi yah
Teh Yen
wah c dara itu yah bener" pasangan yg serasi dong kalian
kenapa merasa paling tersakiti Alex pdhl kamu yg menyakiti huuh dasar manusia engg tau diri
Teh Yen
Arion keburu datang yah hajar aj pah ank tidak tau diri itu kalau perlu asingkan saja ke luar kota cabut fasilitasnya biar nyaho
Teh Yen
jelas itu ngidam Arion masa engg ngeeh sama kelakuan aneh istrinya sih hadeuh ,,.Bu Dewi nih pasti tau ayo Bu bilang Arion kalau istrinya lagi hamil itu hihii 😁
eeh c Alex kagak ada kpok" nya yah gunta ganti pasangan ntar kena penyakit menular tau rasa kmu Lex
Teh Yen
smoga ibu Dewi bisa melihat sisi yg lain karena Audy tidak seperti yg ibu bayangkan apalagi seperti yg Alex ceritakan tadi
Teh Yen
sudah betul yah td Arion bawa dara plng ke rmh jd senjata untuk melawan Alex d hadapan ibu Dewi
Teh Yen
siapa.wanita itu jangan blng kamu selingkuh Arion atau itu dara yah 🤔
Teh Yen
lah ngapain sakit Lex kamu kan engg bener" cinta sama Audy kamu hanya menjadikan Audy alat.untuk bisa dapet warisan dari papa kamu kan lagian siapa duluan yg berkhianat bukannya kamu yah yg selingkuh dengan dara d janeeta hmm ...
aku pikir kamu kecewa karena niat kamu untuk mengambil alih kekayaan keluarga Tidka akan terkabul dalam.waktu dekat bukan 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!