NovelToon NovelToon
LOVE AND REVENGE

LOVE AND REVENGE

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Hamil di luar nikah / Mafia / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Pengasuh / Tamat
Popularitas:90.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: poppy susan

Marsya adalah seorang dokter umum yang memiliki masa lalu kelam. Bahkan akibat kejadian masa lalu, Marsya memiliki trauma akan ketakutannya kepada pria tua.

Hingga suatu malam, Marsya mendapatkan pasien yang memaksa masuk ke dalam kliniknya dengan luka tembak di tangannya. Marsya tidak tahu jika pria itu adalah ketua mafia yang paling kejam.

Marsya tidak menyangka jika pertemuan mereka adalah awal dari perjalanan baru Marsya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata ketua mafia yang bernama King itu ada kaitannya dengan masa lalu Marsya.

Akankan Marsya bisa membalaskan dendam masa lalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5 Pria Menyeramkan

Setelah Rey pergi, Marsya hanya diam mematung. Dia tidak tahu harus melakukan apa karena King pun diam tidak bicara sepatah kata pun. Arsy dan Ratu menatap Marsya dari ujung kaki ke ujung kepala.

"Astaga, anak-anak itu tatapannya kenapa begitu?" batin Marsya.

"Kamu sudah sarapan?" tanya King dingin.

"Sudah, Tuan," sahut Marsya.

King melanjutkan sarapannya, Marsya melirik ke arah Arsy dan memperlihatkan wajah lucu membuat Arsy tertawa. King melihat ke arah Arsy dan Marsya langsung menundukkan kepalanya.

"Kenapa kamu tertawa, sayang? Daddy sudah bilang jangan bersuara jika sedang berada di meja makan," ucap King dingin.

"Maaf, Daddy," sahut Arsy.

"Oh, anak cantik itu ternyata putrinya," batin Marsya.

Setelah selesai sarapan, King mengajak Marsya untuk ke kamar Tessa. Marsya terus saja celingukan melihat rumah itu yang benar-benar sangat besar dan megah.

"Gila, ternyata orang ini sangat kaya apa dia seorang pengusaha?" batin Marsya.

Hingga tidak lama kemudian, mereka pun sampai di depan sebuah kamar. King membuka pintu kamar itu, dan Marsya bisa melihat jika di atas tempat tidur ada seorang wanita yang tengah terbaring dengan seluruh tubuh penuh dengan alat-alat medis. Marsya memperhatikan wajah wanita itu, meskipun pucat tapi Marsya akui dia sangat cantik.

"Dia namanya Tessa, kekasihku. Dia mengalami koma bertahun-tahun, tugas kamu hanya menjaga dia dan memeriksa keadaan dia setiap saat, dan setiap hari kamu harus membuat laporan kesehatan dia untukku," ucap King.

"Kenapa Tuan tidak membawa Nona Tessa ke rumah sakit, di rumah sakit akan lebih terjamin kondisinya," ucap Marsya tanpa ragu-ragu.

Seketika King menatap Marsya dengan tatapan menyeramkan. "Kamu tidak berhak bertanya dan memberi saran, cukup kamu ikuti saja apa yang aku perintahkan tanpa banyak bertanya apa pun," sahut King bengis.

"Ah, baik Tuan. Maafkan aku," ucap Marsya dengan menundukkan kepalanya.

"Aku akan pergi sebentar ada urusan, kamu jangan macam-macam karena di sini banyak CCTV yang akan selalu mengawasi gerak-gerik kamu. Satu lagi, setiap pukul 16.00 sore kamu periksa Ratu dia adalah anak angkat kakakku. Dia tidak pernah bicara sejak kecil, kamu harus bisa menyembuhkannya.

"Apa dia bisu?" tanya Marsya.

"Tidak, dia bisa bicara tapi karena akibat trauma masa kecil membuat dia sudah untuk bicara dan aku ingin kamu bisa menyembuhkan Ratu dan membuat Ratu bisa bicara lagi," sahut King.

Tanpa menunggu jawaban dari Marsya, King pun segera pergi dari kamar Tessa. Marsya hanya bisa mengerutkan keningnya melihat sikap King yang begitu sangat menyeramkan. Marsya akui jika wajah King memang sangat tampan, namun sikapnya menyeramkan dan bengis membuat siapa pun yang bertemu dengan King akan merasakan hal yang sangat menakutkan.

"Pria itu sangat menyeramkan," batin Marsya.

Marsya menyimpan tas yang berisi baju gantinya di pojok kamar. Lalu Marsya menghampiri Tessa dan memperhatikan Tessa dengan seksama. "Jadi wanita ini masih kekasihnya Tuan King, kirain istrinya. Tapi mereka sudah punya anak, ngeri sekali pergaulan zaman sekarang," batin Marsya.

Marsya mencoba memeriksa keadaan Tessa, detak jantungnya normal. Marsya melihat sekeliling kamar Tessa, di sana juga ada kasur single untuk Marsya tidur. "Apa selama ini, Dr.Rey tidur di sini? rasanya mengerikan sekali, meskipun tidak ada siapa-siapa tapi aku merasa diawasi oleh puluhan orang," batin Marsya kembali.

Sementara itu di sebuah gedung, King sedang berkumpul dengan para anak buahnya. "Bagaimana, apa kalian sudah menemukan orang yang sudah menembak aku?" tanya King.

"Sudah Tuan, dia suruhan Mr.Takeda," sahut Andrew.

"Brengsek, pokoknya kalian harus lebih waspada lagi jangan sampai dia tahu di mana Tessa berada," ucap King.

"Tenang, Tuan. Dia dan anak buahnya tidak akan tahu di mana keberadaan Nona Tessa," sahut Andrew.

Takeda merupakan Ayah Tessa. Dia lebih menyayangi adiknya Tessa dibandingkan Tessa sendiri karena Tessa sudah berani menjalin hubungan dengan King yang sudah jelas musuhnya. Takeda mengancam Tessa tidak akan dianggap lagi sebagai anak jika masih berhubungan dengan King.

Tessa tidak mau mengalah, Takeda hendak memaksa Tessa untuk pulang namun Tessa justru malah kabur. Di sinilah kecelakaan itu terjadi, mobil Tessa jatuh ke jurang yang mengakibatkan dia mengalami kerusakan pada otak, padahal keesokan harinya Tessa berencana ingin menikah dengan King. Takeda yakin jika Tessa saat ini berada bersama King, maka dari itu Takeda berusaha mencari tahu keberadaan King.

"Kamu awasi juga dokter baru yang saat ini berada di rumahku, awasi gerak-gerik dia. Sebentar lagi aku mau terbang ke Brazil untuk menemui Raja," ucap King.

"Baik, Tuan," sahut Andrew.

Di sisi lain, di sebuah rumah seorang pria tua duduk di kursi sembari menyesap kopi dan rokok. Anak buahnya berjejer di belakang dengan menundukkan kepalanya. Terlihat sekali wajah ketakutan dan wajah mereka tampak pucat.

"Dasar tolol, bisa-bisanya kalian gagal menangkap si King, padahal kalian sudah berhasil menembaknya," geram Mr.Takeda.

"Maaf Tuan, King sangat licin bahkan dia masih bisa melarikan diri padahal waktu itu tangannya sudah terluka parah," sahut salah satu anak buahnya.

Pria tua itu bangkit dari duduknya, sembari memegang tongkat. Pria tua berusia sekitar 70 tahunan itu berdiri di hadapan anak buahnya yang barusan berbicara. Tongkat yang dia pegang seketika melayang ke arah kepala anak buahnya membuat anak buahnya tersungkur bersimbah darah.

"Kalian memang bodoh, tidak becus bekerja. Orang tidak berguna seperti kamu, tidak pantas ikut denganku!" bentak Mr.Takeda.

Takeda pun mengeluarkan sebuah pistol dari dalam jasnya, dan tanpa aba-aba langsung menembak kepala pria itu hingga tewas di tempat. Anak buah yang lainnya sampai terkejut dan semakin ketakutan. "Pokoknya kalau sampai kalian gagal lagi untuk menangkap si King, saya tidak akan segan memecahkan kepala kalian semua. Buang tubuh dia ke kolam buaya, biarkan buaya peliharaan saya makan enak siang ini," ucap Mr.Takeda dengan kejamnya.

"Ba--baik, Tuan."

Mereka pun menyeret tubuh temannya itu dan seperti yang diperintahkan sangat bos, mereka melempar tubuh temannya ke kolam buaya. Takeda mulai melangkahkan kakinya menuju sebuah ruangan, dibukanya ruangan itu dan terlihat beberapa anak perempuan diikat. Takeda menyunggingkan senyumannya, membuat anak-anak perempuan yang berusia sekitar 10 tahunan itu ketakutan.

"Bawa anak ini ke kamarku," perintah Mr.Takeda.

"Baik, Tuan."

Anak itu meronta dan menangis ketakutan, ternyata Takeda merupakan predator anak yang selama ini menjadi buronan. Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, Takeda adalah orang biadab yang sudah membuat Marsya trauma sampai saat ini.

1
Ari Sawitri
gampang bgt dilepas gt aja. itu si ratu harus dikasih pelajaran agar jangan memfitnah orang lain lagi bsk. jg si tesa itu perlu dikasih pelajaran
Ari Sawitri
dokter jam brp pun klu ada kondisi darurat hrs DTG. tolong donk klu mau nulis riset dulu. jd ga wagu gini.
Ari Sawitri
dasar laki laki bego .. sdh pernah dibodohi sekian lama masih saja bs terjebak dg para benalu 😡😡 tinggal pergi saja Marsya bawa lagi anak kamu ke Prancis
Ari Sawitri
dibab sebelumnya bukannya king akan meninggalkan dunia hitam kok skrg di tantang Marsya jd shock .. kok ga singkron ya alur dg bab sebelumnya
Ari Sawitri
harusnya 6th yg lalu. kan umur Megan 5th ditambah masa kehamilan jd kurang lebih 6th yg lalu .. ayolah hal sepele spt itu tp sangat menggangu kenyamanan pembacanya 😏🤨
Ari Sawitri
klu ga salah nama adiknya Marcel ya .. kok jd Maxim ya? apa aku yg salah baca?
Ririn Nursisminingsih
akhirnya takeda dihanbisi marsya
Ririn Nursisminingsih
mafia kok bego semya mergoikn king samacraja aja ndak becus
Ririn Nursisminingsih
marsya kereenn
Ririn Nursisminingsih
halah gregeten king2 mafia kok bego cinta boleh tpi jg bego
Ririn Nursisminingsih
lucik mereka ayo semoga king tau dia cuma dikhianati dan dimanfaatkan
Ririn Nursisminingsih
king aja yg bego bucin sama tesa ternyata mafia bisa dikibulin
Ririn Nursisminingsih
ayoo marsya jg lemah kmu buat king tunduk sama kmu bucin sama kmu
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ke novel yang terbaru saja kuy...semoga ada hoki nya di sana 🏃‍♀️
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
sok2an mau goda king...aduh regina cari mati lu
DC
Luar biasa
Luthfi2008
bagus
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
knp g lanjut kah...pdhl bagus loh ..
Eka Dartiwi
ya padahal seru kak Poppy. lanjut lagi kisah Megan dan Nike 🙏🙏🙏
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: tadinya mau di lanjut, hanya saja NT tidak menghargai karya Author receh kaya aku jadi malas lankutinnya🙏🙏
total 1 replies
Gita ayu Puspitasari
Megan sama Nike ga lanjut ya kak
Gita ayu Puspitasari: syg sekali kak ,pdhl sy masih penasaran sama kelnjutnya, ceritanya jg bgus.
sukses selalu y kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!