NovelToon NovelToon
TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

TUNGKU EKSTRASI SURGAWI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: samsu234

Dihina karena dantiannya cacat, Xiao Bai mendadak mendapatkan Tungku Ekstraksi Surgawi—sebuah artefak gaib yang berfungsi sebagai sistem mutlak. Tanpa perlu berkultivasi dengan cara biasa, ia bisa mengekstrak esensi monster, tumbuhan obat, hingga pusaka kuno menjadi pil murni tanpa cacat! Dari seorang sampah yang diinjak-injak, Xiao Bai bangkit mengekstrak langit dan bumi untuk menjadi penguasa tunggal yang tak tertandingi.

#Romance #Drama #Adventure #Kultivasi #Sistem #Overpowered #BalasDendam #Action-Fantasy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samsu234, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabar dari Balik Bayangan

# TUNGKU EKSTRAKSI SURGAWI

Ruangan Aula Utama yang tadinya mulai melonggar kembali menegang seketika. Master Sekte Agung berdiri waspada di depan Xiao Bai dan Li Ling'er, seolah bersiap melindungi mereka berdua jika situasi berubah berbahaya. Tetua Agung Wei dan Tetua Agung Yun, meski masing-masing memiliki kekuatan yang jauh melampaui tuan rumah, tampak sama waspadanya, mata mereka tak lepas dari sosok wanita berjubah hitam yang baru saja melangkah masuk dengan tenang.

"Sebutkan afiliasimu dengan jelas," kata Tetua Agung Wei, suaranya kini tegas penuh kewaspadaan, tangannya perlahan bergerak mendekati sisi tubuhnya seolah bersiap mengambil tindakan jika diperlukan. "Tidak ada yang boleh memasuki wilayah sekte tanpa identitas yang jelas, apalagi menyela urusan sepenting ini."

Wanita berjubah hitam itu tersenyum tipis, tak sedikit pun gentar oleh ketegangan yang menyelimuti ruangan. "Aku mewakili Aliansi Bayangan Sembilan Wilayah," katanya akhirnya, suaranya lembut namun setiap kata terasa berat dengan makna tersembunyi. "Sebuah organisasi yang mungkin belum pernah kalian dengar namanya secara terbuka, karena memang begitulah cara kami bekerja—dari balik bayangan, mengumpulkan informasi dan pengaruh yang bahkan kekaisaran serta sekte-sekte besar seperti kalian tidak sepenuhnya sadari keberadaannya."

Master Sekte Agung mengerutkan kening tajam. "Aliansi Bayangan Sembilan Wilayah? Aku belum pernah mendengar nama itu dalam catatan sejarah mana pun."

"Tentu saja belum," jawab wanita itu, senyumnya semakin lebar namun tetap dingin. "Karena tujuan kami memang untuk tidak dikenal secara terbuka. Namun hari ini, aku diperintahkan untuk mengungkap sedikit keberadaan kami, karena informasi yang baru saja tersebar tentang anak muda ini—" ia menunjuk Xiao Bai dengan gerakan anggun, "—terlalu penting untuk diabaikan oleh organisasi kami."

Xiao Bai menatap wanita itu dengan waspada, merasakan sesuatu yang berbeda dari auranya dibandingkan Tetua Agung Wei atau Tetua Agung Yun—bukan sekadar kekuatan kultivasi yang besar, melainkan sesuatu yang lebih dingin, lebih terhitung, seperti seseorang yang telah lama terbiasa bermain dengan rahasia dan informasi sebagai senjata utamanya.

"Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku?" tanya Xiao Bai langsung, mencoba menjaga suaranya tetap tenang meski instingnya berteriak waspada.

Wanita itu melangkah lebih dekat, meski tetap menjaga jarak yang sopan, matanya menatap lurus ke arah Xiao Bai dengan tatapan yang penuh perhitungan. "Aku tidak datang untuk merebut atau mengancammu, Xiao Bai. Aku datang untuk menyampaikan sebuah informasi—informasi yang menurut organisasi kami, layak kau ketahui sebelum kau membuat keputusan lebih jauh tentang masa depanmu."

"Informasi apa?" Master Sekte Agung bertanya cepat, nada suaranya kini bercampur kekhawatiran yang tak bisa ia sembunyikan sepenuhnya.

Wanita itu menoleh sejenak ke arah Master Sekte Agung, senyumnya berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit, hampir menyerupai rasa iba. "Dua puluh tahun lalu, organisasi kami terlibat dalam sebuah insiden yang melibatkan seorang wanita bernama Su Yan."

Seluruh ruangan seketika membeku. Xiao Bai merasakan jantungnya berhenti berdegup sesaat, telinganya berdenging keras mendengar nama ibunya disebutkan oleh sosok asing yang baru saja muncul ini.

"Kau tahu tentang ibuku?" Xiao Bai melangkah maju, suaranya bergetar antara harapan dan ketakutan yang bercampur aduk. "Katakan, apa yang kau ketahui!"

Wanita berjubah hitam itu menatap Xiao Bai dengan sorot mata yang kini kehilangan sedikit kedinginannya, digantikan oleh sesuatu yang menyerupai simpati yang tulus.

"Catatan sekte ini mungkin menyebutkan bahwa Su Yan menghilang tanpa jejak dua puluh tahun lalu, dan kalian semua telah lama menganggapnya tewas," katanya perlahan, memilih kata-katanya dengan hati-hati. "Namun kenyataannya jauh lebih rumit dari itu. Su Yan tidak menghilang begitu saja, dan ia juga tidak meninggal dunia seperti yang kau yakini selama ini, Xiao Bai."

Dunia Xiao Bai serasa berhenti berputar. "Apa maksudmu? Ibuku... ibuku meninggal di depan mataku, saat aku berusia sepuluh tahun. Aku sendiri yang menyaksikan napas terakhirnya."

"Yang kau saksikan," lanjut wanita itu, suaranya kini melembut penuh kehati-hatian, "adalah efek dari sebuah teknik langka yang disebut Kematian Semu Seribu Tahun—sebuah metode kuno yang memungkinkan seseorang mensimulasikan kematian secara sempurna, hingga bahkan detak jantung dan napas berhenti sepenuhnya untuk sementara waktu, sementara jiwa dan kesadaran sesungguhnya dipindahkan ke kondisi tersembunyi yang jauh lebih aman."

"Tidak mungkin," bisik Xiao Bai, tubuhnya gemetar hebat, air mata yang baru saja mengering semalam kini kembali menggenang di matanya. "Kau bohong. Kenapa kau tiba-tiba muncul dengan kabar seperti ini?"

"Aku memahami keraguanmu," wanita itu mengangguk pelan, tak sedikit pun tersinggung oleh tuduhan itu. "Namun organisasi kami telah mengawasi Su Yan sejak ia menemukan Tungku Ekstraksi Surgawi dua puluh tahun lalu. Kami tahu bahwa dia sengaja mementaskan kematiannya sendiri untuk melindungimu dari kekuatan-kekuatan yang saat itu mulai mengincar artefak yang berhasil ia temukan—kekuatan yang sama yang, jika kau bergabung secara resmi dengan kekaisaran atau sekte manapun hari ini, mungkin akan segera menyadari keberadaanmu dan bertindak jauh lebih cepat dan lebih berbahaya dari yang bisa kau bayangkan."

Master Sekte Agung melangkah maju, wajahnya kini dipenuhi campuran kemarahan dan keterkejutan yang mendalam. "Kalau yang kau katakan benar, kenapa organisasimu baru mengungkapkan hal ini sekarang, setelah dua puluh tahun berlalu?"

Wanita berjubah hitam itu menatap Master Sekte Agung dengan tatapan yang tiba-tiba berubah tajam, kehati-hatian sebelumnya kini tergantikan oleh sesuatu yang lebih tegas. "Karena sampai kemarin, kami tidak yakin apakah anak ini akan mampu bertahan cukup lama untuk mendengar kebenaran ini. Namun setelah gelombang energi yang terpancar kemarin terasa hingga ke markas kami sendiri, organisasi kami memutuskan bahwa sudah waktunya Xiao Bai mengetahui kebenaran ini—sebelum pihak lain yang jauh lebih berbahaya sampai lebih dulu kepadanya dengan versi kebenaran yang telah mereka putarbalikkan sesuai kepentingan mereka sendiri."

Ia menatap Xiao Bai sekali lagi, suaranya kini melembut kembali. "Jika kau ingin tahu di mana ibumu berada sekarang, dan jika kau bersedia mempercayai kami cukup untuk mengikuti petunjuk yang bisa kami berikan, aku bisa membawamu pada langkah pertama menuju kebenaran itu. Namun peringatanku: jalan ini tidak akan mudah, dan begitu kau melangkah, tidak ada jalan untuk kembali pada kehidupan sederhana yang mungkin masih kau harapkan sampai hari ini."

Xiao Bai berdiri mematung di tengah ruangan, dadanya bergemuruh oleh gelombang emosi yang jauh lebih dahsyat daripada apa pun yang pernah ia rasakan sejak hari pengusirannya dari sekte—harapan yang nyaris mustahil bahwa ibunya, yang telah lama ia relakan kepergiannya, mungkin masih hidup di suatu tempat, menunggu untuk ditemukan kembali.

1
Aisyah Suyuti
seru
Luó Lìxuān: makasih kak jangan lupa bintang 5 nya kak
total 1 replies
Crimson
daftar target baru balas dendam di masukkan./Angry/
Luó Lìxuān: kan bagus bg 🤣
total 5 replies
Crimson
Gw mampir lagi min. seru soalnya. hehehe /Grin/
Luó Lìxuān: makasih bg
total 1 replies
Luó Lìxuān
menurut kalian su yan ada rahasia apa ya kok bisa artefak kelas dewa di sembunyikan
Crimson
bunga untuk mu, min/Good/
Luó Lìxuān: makasih bg
total 1 replies
Crimson
Ciri" kacang lupa kulit ya, ini. Kan, biadab emang.😡🤬
Luó Lìxuān: soal nya perjalanan xiao bai masih panjang bg
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!