NovelToon NovelToon
Sepenggal Kisah Ary

Sepenggal Kisah Ary

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:153.1k
Nilai: 5
Nama Author: AYi

Cerita tentang seorang anak gadis cantik yang cerdas dan memiliki cita-cita menjadi seorang dokter. Gadis itu bernama Aryanti Wihardja, biasa disapa Ary.Dia memiliki seorang sahabat bernama Eno Mundarwati.

Novel ini mengisahkan tentang kehidupan sehari-hari Ary, mulai dari persahabatan hingga kisah cinta Ary. Ary selalu berdo'a agar tidak jatuh cinta terlebih dahulu sebelum menjadi seorang dokter. Dia tidak ingin sekolahnya terganggu dengan urusan cinta.

Akankah Ary jatuh cinta saat di bangku sekolah, kuliah atau setelah menjadi dokter? Yuk kita baca cerita selanjutnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Menginap

"Nyanyi kak? Aku gak bisa kak, nafasku pendek. Kalo nyanyi ntar suaraku kayak kucing kecekik" jelas Ary.

"Kalo gitu, kamu pegang mic aku yang nyanyi sambil main gitar. Gimana?" tanya Bayu.

Ary menganggukkan kepalanya tanda dia setuju.

"Ehemmm... " Bayu berdehem untuk mengambil nafas. Sambil memetik dawai gitar Bayu pun mulai bernyanyi.

🎵 Cantik...

Ingin rasa hati berbisik

Untuk melepas keresahan

dirimu...

oo cantik...

bukan ku ingin mengganggumu

tapi apa arti merindu

selalu...

ooo...

walau mentari terbit di utara

hatiku hanya untukmu...

Ada hati yang termanis dan penuh cinta

tentu saja kan ku balas seisi jiwa

tiada lagi

tiada lagi yang ganggu kita

ini kesungguhan

sungguh aku sayang kamu ooo...🎵

 

Sebenarnya lagu ini disiapkan Bayu untuk nembak Ary. Tapi karena insiden tadi, Bayu mengurungkan niatnya untuk nembak Ary. Karena Bayu tau, Ary pasti menolaknya. Dia akan bernasib sama dengan si pengirim surat kaleng tadi karena Ary belum ingin pacaran.

"Lagu ini bukan untuk nembak kamu, hanya untuk having fun aja. Jangan diambil hati!" bisik Bayu di telinga Ary. Ary tersenyum mendengar kata-kata Bayu.

Melihat kedekatan antara Bayu dan Ary, banyak yang menyalahartikannya. Alex yang melihat mereka pun seperti orang kebakaran jenggot. Dia pun tidak mau kalah, Alex mendekati Ary dan Bayu. Loe pikir loe aja yang bisa nyanyi, gue juga bisa.

"Pinjam gitarnya! Gue juga mau persembahkan lagu buat Ary." kata Alex sambil merebut gitar dari tangan Bayu. Kemudian Alex berdiri di depan Ary, sambil memetik gitar dia mulai menyanyikan sebuah lagu.

🎵 Mungkin ini memang jalan takdirku

mengagumi tanpa dicintai

tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia

dalam hidupmu, dalam hidupmu

Telah lama ku pendam perasaan itu

menunggu hatimu menyambut diriku

tak mengapa bagiku mencintaimu pun adalah bahagia untukku, bahagia untukku

Kuingin kau tahu

diriku disini menanti dirimu

meski kutunggu hingga ujung waktuku

dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya

dan ijinkan aku

memeluk dirimu kali ini saja

tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya

dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja🎵

 

Alex berpikir kalau Bayu menyanyikan lagu dari Kahitna tadi untuk mengambil hati Ary agar Ary mau menerima cinta Bayu. Jadi dia pun ikut menyatakan isi hatinya pada Ary dengan lagunya.

Karena pernah ditolak Ary dan masih menyimpan rasa untuk Ary, maka Alex menyanyikan lagu dari ungu dan berharap Ary dapat mengerti perasaannya.

Ary terdiam mendengar lagu yang dinyanyikan oleh Alex, dia merasa tidak enak hati dengan lagu yang memojokkan dirinya.

Setelah Alex selesai menyanyikan lagu tadi, acara pun berakhir dan ditutup dengan do'a. Karena acara sudah berakhir sebagian siswa ada yang langsung menuju tempat istirahat masing-masing sesuai dengan ketentuan dari pihak panitia.

Sebagian siswa ada yang langsung pulang ke rumahnya karena dijemput keluarganya. Selain keluarga tidak diijinkan untuk menjemput siswa pada malam itu.

***

Suara adzan subuh membangunkan Ary, padahal kalau di rumah sendiri dia susah bangun pagi. Begitulah Ary, telinga selalu berfungsi dengan sempurna kalau tidak berada di kandangnya. Karena dia bangun duluan, maka dia pun mulai membangunkan teman-temannya.

"No! Bangun! No...No!!!" panggil Ary.

Ary suka memanggil Enno dengan No, karena itu panggilan sayang Ary untuk Enno. Kalau selain Ary yang memanggilnya No, maka dia akan marah tak terkecuali Candra

"Woy... bangun... bangun!" teriak Ary lagi sambil mengguncang badan Enno.

Enno pun terbangun sambil marah-marah, karena telinganya sakit mendengar teriakan Ary yang cukup keras tadi.

"Apa sih, ganggu orang aja! Orang lagi enak tidur juga, masih ngantuk tau!"

Ary tidak menanggapi Enno, dia malah mulai membangunkan Candra.

"Can, Candra bangun! Udah subuh nih!" kata Ary sambil diguncangnya badan Candra.

Candra pun mulai menggeliat dan meregangkan tubuhnya.

"Apa sih? Masih ngantuk nih!" kata Candra sambil menguap dengan suara khas bangun tidur.

"Ayo kita ke mushola, sholat subuh dulu!" ajak Ary.

Mereka bertiga pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri kemudian mengambil air wudhu. Setelah itu baru menuju mushola SMU Negeri Pembina, nama sekolah mereka.

"Kita pulang atau jalan-jalan dulu?" tanya Ary ketika mereka keluar dari mushola.

"Jalan-jalan bentar yuk" ajak Enno.

"Aku gak bisa ikut jalan-jalan, soalnya nyokap mau jemput gue setengah jam lagi. Sorry ya!" kata Candra.

"Iya gak pa-pa kok, kita maklum loe kan anak mami!" jawab Ary tapi mengolok-olok Candra.

"Emang loe anak mami kok, makanya gak dikasih jauh dari nyokap loe!" tegas Enno.

Saat mereka mulai membereskan barang yang mereka bawa untuk menginap, datang jemputan untuk Candra.

"Can! Itu nyokap loe bukan?" tanya Ary.

"Mana?"

"Motor Mio warna ijo!" jawab Ary.

"Eh, iya. Gue duluan ya, daaahhh!" kata Candra sambil meninggalkan Ary dan Enno.

"Joging bentar yuk, dilapangkan belakang sekolah aja. Sepi." ajak Ary.

"Ayoklah!" jawab Enno. "Loe udah jadian ya ma kak Bayu?" tanya Enno tiba-tiba.

"Hah? Hahaha..." Ary tertawa mendengar pertanyaan dari Enno.

"Gak lah! Gue anggap dia cuma sebagai kakak aja, gak lebih. Kalaupun lebih ya cuma sebatas sahabat atau teman." Ary menjelaskan agar tidak ada kesalahpahaman diantara mereka.

"Kirain! Kan kasihan Alex, kalo loe beneran jadian ma kak Bayu. Secara dia udah bolak-balik menyatakan cintanya ma loe!"

"Gue belum pengen pacaran, lagian perasaan gue ke mereka masih abu-abu. Gue suka aja berteman ma mereka, Alex ma kak Bayu." Ary menghela nafasnya.

"Mereka berdua baik ma gue, gue nyaman temenan ma mereka. Udah itu aja!"

"Loe tau gak kira-kira siapa yang ngirim surat kaleng ke loe? tanya Enno lagi.

"Gak tau. Gak ada gambaran sama sekali!" jawab Ary.

"Loe curiga gak ma mereka berdua? Apalagi kak Bayu, apa coba maksudnya nyanyi lagu itu? Masak loe gak curiga gitu, secara dia kan panitia. Kan bisa aja dia nyelipin satu pesawat kertas diantara sekian banyaknya pesawat kertas itu." si Enno makin kepo.

"Iya juga sih, tapi itu bukan tulisan dia. Aku pernah kok liat tulisannya."

Disaat mereka berdua asyik berdebat tentang siapa pengirim surat kaleng tadi malam, tampak seseorang mulai mendekati mereka.

"Assalamualaikum, selamat pagi!" sapanya.

"Wa'alaikum salam!" jawab Enno dan Ary serempak.

"Kak Bayu masih disini? Kok belum pulang sih kak. Nungguin siapa hayo?" tanya Ary basa basi.

"Ya nunggu kamu lah! Siapa lagi?"

"Cie cie... yang mo diantar pulang lagi..." kata Enno menggoda Ary.

Wajah Ary memerah karena malu digoda terus menerus. Bayu yang melihat wajah Ary sudah memerah mulai menengahi. Karena terlalu sayang dan cinta pada Ary, Bayu selalu berusaha membuat perasaan Ary senyaman mungkin.

"Gak kok dek, bercanda. Ini kakak mau pergi ke masjid raya, ada pengajian akbar disana. Kalo mo ikut ayo." kata Bayu.

"Pulang dari situ, kakak ke GOR mo latihan walet putih. Jadi gak bisa nganter adek pulang."

"Gak kak, makasih. Ary pulang ma Enno aja. Ini juga mo pulang kok." kata Ary.

"Kita duluan ya kak, daaahhh..." Enno.

"Assalamualaikum" kata Bayu.

"Wa'alaikum salam" jawab Ary dan Enno kompak. Lalu mereka pun berpisah.

NB : lagu disesuaikan dengan setting waktu dalam cerita.

Ini novel pertama penulis, jadi mohon saran dan dukungan dari pembaca tersayang. Mohon maaf bila masih banyak typo.

1
Sulastri Abdi
sepupu itu bukan mahrom jadi nggak boleh bersentuhan kok malah minta peluk di bayu? sebenarnya boleh nikah kok dengan sepupu
Sulastri Abdi
apa authornya orang klaten nih kok pakai klaten sebagai lokasi novelnya. aku orang klaten juga nih
𝕳𝖎𝖆𝖙𝖚𝖘: Klaten kota kelahiran saja, domisili di seberang Mbak 🤭
total 1 replies
Sulastri Abdi
emang lokasinya di klaten kok GOR Gelarsena?
ZaeV92
hadir kakak
𝕳𝖎𝖆𝖙𝖚𝖘: terima kasih 🤗
total 1 replies
Lia Anisa
wah warung apungnya sudah d gusur sekarang.yang bikin novel orang mana nih
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα яσѕє🌹
semangat
ˢ⍣⃟ₛ 🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
hihii aku baru mampir ka Ayi...
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
uda baca " Menggapai Mimpi " keeereeen ceritanya thoor.....
Dinul
firts komen
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
congrats ya Bay....
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
keren Bayu masuk STAN (Sekolah Tinggi ilmu Akuntansi Negara) tanpa ada tes
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
bs2 ntar Bayu kege'eran tuh krn selalu bs ngobrol bareng kayak orng pacaran aja deh
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
utk saat ini berteman aja deh
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
Ary....Ary....jika Alex melihat kedekatanmu dengan Bayu pasti yg ada di pikirannya bahwa km memutuskan dirinya krn Bayu
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
sabar ya Lex...
semoga kamu dan Ary kelak berjodoh deh
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
msh SMA jd mending putus aja , ntar klo uda kuliah gpp deeh
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
kok di ulang chapter 16 nya 🤔🤔🤔🤔
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
ciiiieee Bayu....ikutan PDKT ke Ary yaaak....
nyaranin Ary ikut pengkaderan biar bs dekat ama Ary kaaaan ???
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
seharusnya tanda koma di letakkan setelah kalimat "kalau tidak"
🟢 ☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧn☘𝓡𝓳
kok walas mereka , seharusnya kan walas kalian gt ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!