cinta itu memang luar biasa
sampai-sampai Rio yang tanpa sadar mempercayai hasil tes lap tersebut sampai melupakan janji sehidup sematinya dengan Rara.
namun siapa sangka ternyata setelah dirinya melepaskan cintanya pada Rara kini dirinya merasa kehilangan cinta yang sesungguhnya.
karna dibutakan oleh hasil lap tersebut Rio pun harus kehilangan cinta sejatinya.
akankah Rio akan bersama lagi dengan Rara istrinya ataukah Rio akan memilih wanita lain untuk memberikannya anak?
simak hanya di sini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhelcy Ryder Sing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Yang Indah 2
***
"Memangnya harus ya Ma."jawab Rara sambil melirik mamanya
"Harus dong sayang.Kamu tau nggak, sebentar malam ini adalah makan malam yang paling romantis buat keluarga kita sayang."ucap Wina sambil senyum-senyum sendiri.
"Idih mama kayak ABG aja bilang sok romantis lah."balas Rara lirih
Wina merasa geli lucu akan omongan anaknya yang terlihat polos.
"Sayang kamu tau nggak,yang bikin mama senang itu juga karena ternyata Pak Darma itu punya anak cowok juga lo!
ya memang sih mungkin bedah tiga tahun sama anaknya mama ini,tapi sayang anaknya itu ganteng banget."ucap Wina pada putrinya
"Terus maksudnya mama.Aku mau di jodohkan sama tuh cowok."ucap Rara kesal
"Ya nggak tau sayang!
Tapi yang pastinya gitu deh."jawab Wina menebar senyum
"Terserah papa sama mama deh,Rara sih ngikut-ngikut aja.asal orangnya yang terbaik buat masa depannya Rara aja."ucap Rara lalu menuju meja riasnya
Wina merasa lega atas jawaban anaknya.
"Oh iya sayang,mama ada sesuatu buat kamu, tunggu sini ya."ucap Wina dan berlalu pergi ke kamarnya.
Tak lama Wina muncul membawa dua buah kotak,dan meletakkannya di tempat tidurnya Rara.
"Apa ini ma."sambil berjalan menuju tempat tidurnya.
"Buka aja sayang."suruh Wina
"Wah gaun yang cantik ma."Rara mengangkat gaun biru tersebut dan mencobanya.
Tak lama Rara muncul
"Cantik nggak ma."sambil berputar kecil di depan mamanya.
"Aduu..anak mama kok cantik sangat,pakek banget malah."ucap Wina
"Lalu apa ini ma."sambil Rara menunjuk satu kotak yang berukuran lebih kecil itu.
"Buka aja sayang kalau itu membuat kamu penasaran."suruh Wina pada putrinya.
karena penasaran Rara menunduk dan membuka isi kotak tersebut.
"Apa ini gaun yang sama juga."ucap Rara dalam hati.
Tak lama iya membuka kotak tersebut matanya memandangi indahnya perhiasan mewah yang ada di hadapannya.
"Ma."ucap Rara pada mamanya
"Iya sayang."jawab Wina
"Apa ini nggak berlebihan gitu ma."ucap Rara
"Nggak dong sayang,kalau buat anak mama apa sih yang nggak.semuanya buat kamu."jawab Wina sambil memeluk putrinya dan Rara terlihat tersenyum mendengar ucapan mamanya.
"Tapi ini kayaknya mahal ma,bukan mahal lagi tapi terlalu mahal ma."ucap Rara
"Hey-hey dengerin mama ya.apa pun akan mama berikan buat anak tunggal mama ini, semuanya termaksud nyawa mama sendiri asal itu demi kebahagiaan anak mama yang cantik ini."ucap Wina sedih sampai tak sadar air matanya menetes yang membuat Rara sontak mengusap air mata mamanya dan memeluk mamanya.
"Aduu,ko mama jadi sedih kayak gini ya?"ucap Wina
"Maafin Rara ya ma.Kalau selama ini Rara udah salah sama mama,Rara nggak tau kalau mama rela sampai buat Rara bahagia meski mama harus keluarin air matanya mama."ucap Rara sedih dan masih saling berpelukan
Mereka pun melepas pelukan dan saling memandang.
"Muda muda-mudahan tuhan temui jodoh yang terbaik buat anak mama ini."ucap Wina sambil mencubit pipi anaknya
"Ya udah sayang,kamu mau makan atau mau istirahat dulu."tanya Wina
"Aku mau istirahat dulu ma capek."jawab Rara
"Yaudah mama ke kamar dulu ya,kamu istirahat gi mama juga mau istirahat."suruh Wina pada anaknya
Cup
Wina mencium kening putrinya dan keluar meninggalkan Rara untuk beristirahat.
***
Tak lama Wili papanya Rara pulang kerja pukul 18.37
Ting tong (bunyi bel rumah Rara)tak lama pintu pun terbuka
"Malam tuan."ucap bi Sari memberi hormat
"Malam juga bi.Nyonya mana bi."tanya Wili pada pembantunya
"Nyonya lagi di kamar tuan,lagi siap-siap."jawab bi Sari memberi tahukan
"Oh.(sambil anggukan kepalanya)terus Non Rara mana."tanya Wili
"Sama tuan lagi siap-siap."ucap bi Sari
"Oh ya sudah. Makasih ya bi."ucap wili dan berlalu menuju kamar.
***
Di masing-masing kamar Wina dan Rara sibuk dengan dandanan mereka .
cekrek(pintu kamar terbuka)
"Ma."sapa Wili pada istrinya yang belum di balas oleh Wina
"Wah cantik sekali istriku."rayu Wili pada Wina
Dikamar yang berbeda,Rara sudah terlihat cantik dengan dandanannya yang makin cantik dengan perhiasan dan gaun birunya.
****
Di kediaman Darma makin di si bukan dengan acara makan malam sebentar lagi
Darma : Ma makan malam kali ini spesial buat
kita terlebih buat anak kita
Chika : iya pa,,mama malam ini senang sekali
deh
Darma : muda muda-mudahan anak dari keluarga
Darmawangsa mau di jodohkan
sama anak kita ya ma.
Chika : iya amin pa.
🙏🙏🙏😆😆😆✌️✌️
hadeeuuhhhh 😂😂😂😂😂😀
semoga Febi dapat karma nya suatu saat nanti...
kok udah 10 blm Febi nya blm berubah akhlak nya, masih gak d ajari oleh orang tua nya ya Thor.... 🤭🤔🤔
orang kaya terpandang tp akhlaknya 👎👎👎, sekolah Diman sich Thor Febi nya selama ini ?
cintamu ga akan kemana-mana