TAMAT 29 Desember.
Jangan tuntut aku untuk sempurna, karena tak ada satupun di dunia ini manusia yang bisa sempurna! Termasuk aku!
Mungkin aku gila, aku wanita tergila yang pernah ada. Di masa lalu, aku menyewa lelaki yang kucintai hanya untuk kesenangan sekerjap mata.
Dan jika kemarin aku bodoh, hari ini aku lebih bodoh lagi... Entah, kapan aku pintar dalam hal memilih pasangan hidup...
Aku, Flory Alexa Miller yang tengah dalam dilema besar. Sebuah hubungan yang aku paksakan utuh, rupanya tidak baik-baik saja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB LIMA
Liam Bagaskara, nama laki- laki yang tertegun di jok kemudi itu. Ingatan rancu yang tiba-tiba terarah pada masa lalu membuat kuku- kuku miliknya semakin menekan setir mobil.
"Liam..." Gadis cantik di sisinya menyeletuk. Seketika Liam menoleh untuk memberikan senyuman singkatnya.
"Kamu melamun? Aku dari tadi panggil kamu loh. Kamu beneran baru denger?"
Ya, jawabannya ya, Liam baru mendengar suara tunangannya itu, karena sedari tadi dia sibuk mengingat ingat perjumpaan tak terduga- nya dengan Flory di lift.
Liam mengacak kecil poni wanita 27 tahun itu. Billy, gadis cantik berkursi roda yang memiliki cincin sama dengannya. "Maaf. Aku masih kepikiran kerjaan tadi siang, Billy"
"Oh, aku kira kamu mikirin Flo. Barusan Flo datang ke pesta kan?" Billy menyelidik.
"Aku tidak lihat." Liam berdusta sambil menggelengkan kepalanya. Nyatanya, beberapa waktu lalu, ia melihat kembali wanita yang pernah sakit karena dirinya.
Flory mungkin sudah sangat membenci dirinya. Bahkan untuk menatap saja, Flory seperti tidak sudi lagi.
Setiap hari di media sosial, Liam masih bisa mendapatkan kabar terbaru wanita itu. Tapi, sudah tak bisa bertegur sapa.
Flory yang semula selalu mendahului untuk menelepon dirinya. Sudah tidak pernah lagi mengontak nomornya, kini.
Liam baru tahu jika ternyata suami Flory begitu tampan. Selain kegiatan di kantor, Flory tak pernah membagikan foto suaminya.
Bahkan Liam akui, dia sadar kenapa Flory mudah beralih darinya, terang saja, sosok suami Flory mendekati sempurna.
"Baguslah. Aku rasa dia sudah bahagia sama dosen playboy itu." Billy terkekeh dan sontak membuat Liam mengeriting dahinya.
"Playboy?" Liam tertegun menatap Billy menggeser arah kaca spionnya. Billy selalu memperbaiki dandanannya di sana.
"Chyntia ajah pacaran sama suami si Flory kok, Chyntia kan anak didiknya." Billy bicara sambil memoleskan lipstik nude di bibirnya yang tipis.
"Hh? Selingkuh?" Liam terkejut tentu saja.
Barusan Liam lihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana suami Flory begitu peduli dan sangat cemas saat Flory tremor.
"Kamu kenapa?" Billy tertarik pada ekspresi aneh Liam kali ini. Setahunya, Liam tak memiliki raut lagi selain datar saja.
"Kamu peduli sama Flo?" cecar Billy.
Liam terkekeh getir. "Mana mungkin. Aku hanya empati saja, dia sangat menyedihkan, selama dia hidup, tidak pernah ada yang bisa mencintainya dengan tulus."
"Termasuk kamu kan?" timpal Billy. Dan Liam mengangguk sambil berpaling ke arah lain.
"Dia bukan gadis baik-baik. Dia murahan, dia ngejar-ngejar kamu, dia nggak pantes dapet cinta tulus dari cowok manapun!" kata Billy.
"Rasain sekarang!" lanjutnya ketus. "Itu balasan karena keluarganya udah dzolim ke cewek lumpuh kayak aku," ujarnya.
Billy memang sangat membenci keluarga Flory, karena mereka semua lah, terutama karena Flory lah gadis lumpuh itu harus mendekam di penjara selama hampir dua tahun lamanya, atas tuduhan pembullyan.
Hati pria itu mendadak tak keruan rasanya jika terus mendengarkan serapahan Billy untuk Flory. "Kita pulang?" tawarnya.
"Iya. Lagian aku udah ngantuk," jawab Billy.
Liam tersenyum, lantas mengontak mobilnya untuk dilajukan menuju rumah Billy. Kira-kira sudah lima tahun lamanya hubungan mereka.
Tiga bulan lagi, Liam Bagaskara akan menikahi wanita di sisinya itu. Wanita pertama yang meraih hatinya, Liam bahkan rela menunggu Billy keluar bui.
...➿➿Rumah Elang➿➿...
"Flo!" Pria bercambang tipis itu berlari dari meja kerjanya. Merengkuh istri yang baru saja berteriak selepas tidur.
"Elang!" Flory mempererat pelukannya. Dan ya, di sinilah tempat ternyaman saat Flory mengalami itu. "Jangan pergi Lang."
"Kamu mimpi buruk lagi?" Anggukan kecil Flory membuat Elang kembali mempererat dekapan hangatnya. "Ada aku di sini, Baby."
Flory terpejam lagi, Flory juga direbahkan ke bantal kembali. Elang menyelimuti, mengecup kening wanita kesayangannya lalu tertegun.
Dua tahun terakhir, Flory tak lagi bermimpi buruk. Lalu, tiba-tiba saja malam ini mimpi buruk Flory datang kembali. "Sebenarnya apa yang kamu takuti, Flo?" gumamnya lirih.
Elang membiarkan Flory kembali tidur. Elang mendengus kemudian, dari awal ia memang merasa ada yang tidak beres dari hati wanita itu.
Elang tahu, Flory tak pernah menjatuhkan hati padanya. Dan itu dia sadari sudah sedari awal tahun mereka menikah.
Empat tahun yang lalu, Elang dibuat jatuh cinta pada sosok cantik Flory. Elang segera melamar setelah tahu gadis itu putri milik Om Alex yang dulu pernah satu sekolah dengan ayahnya.
Lamarannya ditolak, belakangan Elang baru mengetahui jika Flory sedang hamil anak pria stranger. Lama Elang hidup di California, dia tentu tidak terbebani meski Flory sudah ada bayi dari benih orang asing.
Maka dengan mudah Elang bicara, dia akan menerima apa pun, termasuk bayi yang tengah dikandungnya.
Sayangnya Flory tak pernah mau meliriknya walau di luar sana dia pria yang dikagumi para gadis.
Tahun ke tahun, Elang bersabar menunggu sampai Flory mau menatapnya. Nyatanya, Elang tak pernah mendapatkan hasil yang maksimal dari usahanya.
Flory hanya asyik melamun saat dia tiduri, Flory hanya datar saat dia sedang memberi service ranjang yang begitu bergelora.
Elang penasaran, Elang ingin membuktikan jika dia juga bisa membuat seseorang melayang. Dan terjadilah perselingkuhan yang pertama kalinya di tujuh bulan lalu.
Anak didiknya sudah belingsatan walau dia hanya memuaskan lewat jari-jari saja. Sayang sekali, aksi one night belum selesai, Flory sudah datang menggerebeknya di hotel.
Bertahun-tahun Elang acuhkan godaan di luar sana demi Flory. Dan, pada akhirnya dia nyaman dengan perhatian perhatian intens para mahasiswinya.
Rasa cinta Elang tidak berkurang meski puluhan gadis merayunya. Elang hanya ingin bersenang-senang dengan mereka, saat istri kesayangannya tak bisa berikan kepuasan batin yang sempurna.
"Mami kenapa, Pi?" Anak itu mengucek mata setelah duduk dengan tiba-tiba. Elang beralih spontan pada putrinya, seketika ia tersenyum.
"Mami mimpi buruk. Maurin tidurlah lagi. Ini masih gelap. Papi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Maurin anak pintar kan?"
"Iya." Maurin mengangguk, kemudian memeluk ibunya agar Elang sekalian menyelimuti gadis kecil kecintaanya.
"Bagus!" Sebuah kecupan manis Maurin dapati. Sebelum memejamkan kembali mata yang masih mengantuk.
Elang mengusap wajahnya, ia duduk di kursi kerjanya sambil menatap secara lekat dua perempuan miliknya. Sampai sebuah pesan dia terima dari muridnya, ia segera membuka.
📩 "Malam jelang pagi Pak Dos." Gadis itu juga mengirim video yang mengekspos bagian dadanya.
"Seksi..." tulisnya lalu dia kirim.
📩 "Pengen dipuaskan..."
Elang meletakan ponselnya di atas meja. Dia menghela napas dalam, mendongak, berputar-putar di kursinya yang mahal.
Menjadi dosen tampan godaannya begitu banyak. Dan ini berawal dari ketika dia mulai membuka diri di depan anak-anak itu.
Bukan salahnya jika ia memiliki seribu pesona bukan? Elang meraih kembali ponselnya lantas mengirim balasan.
"Kita ketemu besok."
Elang menggigit bibirnya hingga terasa pedih di sana. Lelaki itu kembali menatap istrinya yang masih lelap tertidur bersama putrinya.
"Aku tidak selingkuh. Aku masih mencintai mu Flo...," gumamnya pelan.
c alex cuma peduli sm putri nya flory
😌😌😌
trs baca athalla,malah penasaran ini lanjutan dr mna niihh???/Hey/
akhirnya d cari deh tuh,nemu kisah bapaknya.loncat² aja padu paham/Grin/.
msh penasaran sma tokoh² yg bermunculan,akhirnya nyari lagi.sampe d pusatnya.tp ga runut bgt sih hehee paya kenal aja ama nama² yg tetiba muncul wkwkw.kirain bakal bosen baca kakek moyangnya athalla,trnyata ga jg ya.walau tau endingnya sma siapa ttp aja seru bacanya.kisahnya bagus².dan mnurutku drpd kisah snow yg trlalu lempeng,lbh seru flo dan glo deh.