NovelToon NovelToon
Anak Genius-Kesempatan Kedua

Anak Genius-Kesempatan Kedua

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Aku pernah gagal jadi manusia, tapi aku tidak ingin gagal jadi seorang ibu--Anin.

Setelah pergi membawa luka untukku sendiri, kini aku datang lagi dan memberi luka untuk mas Haris. Setelah 6 tahun waktu berlalu, setelah dia memiliki kehidupan yang baru, tiba-tiba aku datang dan mengatakan bahwa kita punya Anak.

Bagaimana ini, bersediakah dia menerima Alena?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AGKK Bab 5 - 6 Tahun Lalu

"Maafkan aku Tante, aku tidak tahu jika Anin resign dalam keadaan hamil anakku." Tiba-tiba pak Harris mengucapkan kalimat tersebut, hingga memecahkan kesunyian yang sejak tadi tercipta di ruang tunggu.

Sejak tadi aku sudah merasa gugup tiap kali melihat lampu merah tanda operasi berlangsung, dan sekarang ketika mendengar suara Pak Haris bicara membuat hatiku jadi makin tidak menentu.

Aku dan ibu sama-sama menoleh ke arahnya, aku dan ibu duduk berdampingan sementara pak Haris berada di ujung kursi ini.

Kalimat itu pak Harris tujukan untuk ibu, jadi aku hanya mampu diam dan kembali menarik pandangan. Tak kuasa menatap pria itu terlalu lama. Pria yang kini wajahnya nampak frustasi.

Benar saja, kabar tentang Alena serta penyakitnya jelas membuat dia terkejut. Masih untung pak Harris tidak terus memakiku, lantas memilih tenang dan menerima tanpa banyak menuntut.

"Pak Harris tidak bersalah, saya sudah mendengar semua cerita tentang malam itu. Anin yang salah," jawab ibu dengan suara yang terdengar lemah.

Kalimat yang membuat ingatanku kembali berputar di waktu 6 tahun yang lalu. Aku dan pak Haris cukup dekat satu sama lain, kamu bekerja secara profesional. Waktu itu usia kami masih terbilang muda, Aku 25 tahun dan pak Harris 30.

Di perjalanan bisnis kami di Bali aku pergi sendiri untuk mengunjungi Cafe, sialnya aku justru dijebak oleh salah satu turis. Pria itu memasukkan obat perangsang di dalam minuman ku.

Pak Haris datang di waktu yang tepat atau salah, aku tidak bisa menilainya. Namun akhirnya aku menarik pak Haris untuk masuk ke dalam kamar.

Ingat semua itu aku makin menunduk dalam, aku memang telah gagal jadi manusia. Tak bisa menjaga harkat dan martabat ku sendiri.

Ku lirik pak Harris yang kembali terdiam, dia menarik dan membuang nafasnya dengan perlahan.

"Sekarang aku sudah bertemu dengan Alena, tolong izinkan aku untuk bisa menjaganya juga," ucap pak Harris kemudian.

"Terima kasih Pak, terima kasih karena Anda bersedia menerima Alena. Terima kasih atas bantuan Anda untuk biaya operasinya," jawab ibu, dia menangis.

"Tidak perlu berterima kasih, Tante. Karena ini memang sudah tanggung jawabku." Pak Harris hanya bicara pada ibu, namun dia sedikit pun tidak menatap ke arahku.

Ya Allah, aku hanya mampu membuang nafas ini secara perlahan. Entah nasib seperti apa yang sudah menantiku di depan sana. Tapi sekarang aku sangat mengharapkan kesembuhan Alena.

Diam-diam aku menggaruk lenganku sendiri, rasa gatal akhirnya mulai merayap di tubuh ku yang lengket.

Ibu sepertinya melihat pergerakan ku tersebut. "Mandilah dulu Nin, makan sedikit. Masih ada nasi di dalam lemari," kata ibu.

"Nanti saja Bu, setelah operasi Alena selesai," jawabku dengan yakin, aku tidak ingin beranjak dari sini. Saat operasi selesai nanti, Alena pasti tidak sadarkan diri. Saat itu aku bisa makan untuk bertahan hidup.

Ibu mengangguk, mungkin dia juga sudah lelah berdebat denganku. Setiap hari ibu selalu memaksa ku untuk makan dan mandi, sementara dua hal tersebut begitu sulit untuk aku lakukan jika mengingat keadaan Alena.

"Kalau begitu minumlah dulu, sedikit saja," pinta ibu, dia menyerahkan botol minum Akua yang telah berulang kali diisi ulang dan aku menerimanya.

5 jam kami menunggu di sini, dan akhirnya lampu merah itu berubah jadi hijau.

Deg!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terima kasih yang sudah mampir di cerita ini, jangan lupa like dan komennya ya ...

I Love You

Author Lunoxs

1
jinnie
indosiram 🤣🤣🤣
jinnie
cieeee..berarti dulu mas haris sering curi curi pandang ke anin dong
jinnie
buseeeh, sat set das des mas haris 🤣
jinnie
Udah berkali² baca, tetep aja bikin meleleh
jinnie
Dalam hati mas aris : anak ku pintar sekali 😄
jinnie
Mas haris pasti senyum senyum tu, dipijat anin
Tira Aneri
suuukaaa
Alaina Sulifa Kaplale
lah.. kok keluar jalur 🤣
Alaina Sulifa Kaplale
cih.. modus mah ini😆
Nita Aja
Tidak ada drama resleting nyangkut 😄😄
imoe nawar
👍
Eli sulastri
ko tamat aja ceritanya bagus lho
Eli sulastri
mau apa Namira?
Eli sulastri
ikut meleleh dengan perasaan cinta mereka
Eli sulastri
mungkin Haris mencintai Anin dalam diam nya dan menutupinya dengan sikap dingin nya
Eli sulastri
semoga lambat laun ibu mertua Anin menyayangi Anin dan menerimanya menjadi menantu
Eli sulastri
ternyata Harus sangat rindu sama Anin
ceritanya sangat bagus dan alurnya tidak ribet tidak bertele tele suka sekali
Eli sulastri
Anin Alena kalian pantas bahagia setelah berlarut dalam. kesedihan
Eli sulastri
ya Allah sedih Alena semoga mama papamu bersatu dalam, ikatan pernikahan😭
Eli sulastri
jangan terlalu kaku dong biasa aja ntar lebih sakit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!