I love U Paman ( Area bacaan 25 tahun ke atas)
Ingat! Sebuah seni tidak punya ruang batas, imajinasi dalam sebuah karya sangat luas. Andalah sebagai pembaca yang harus membatasi bacaan anda, mana yang baik dan tidak, untuk kalian baca.
******
Ayah Mira meninggal ketika ia berumur 5 tahun. Tujuh tahun kemudian ibunya bertemu dengan seorang pria lajang, dan mereka salin mencintai.
akan tetapi, sebuah musibah muncul ketika mereka hendak menikah. Di acara akad, sang calon Ayah mengalami kecelakaan ketika menuju resepsi, dan meninggal dunia menuju rumah sakit.
Atas wasiat Almarhum, sang Kakak almarhum mengambil tanggung jawab untuk merawat Mira.
Seiring berjalannya waktu, Mira tumbuh besar menjadi gadis yang ceria. Namun, semakin bertambah usianya, Barno yang selama ini dipanggilnya Paman, bukan lagi sosok figur ayah dimatanya, melainkan sosok pria yang sangat dikaguminya sebagai seorang wanita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uncle Jo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 5
FLASHBACK.
"Sudah! Ikhlaskan kepergiannya, jangan terus kau tangisi. Jika kau seperti ini terus, aku yakin adikku tidak akan tenang di alam sana."
Pria yang bernama Barno, memegang bahu wanita tersebut. Ia tau bagaimana perasaan wanita itu, karena ia juga merasakan sakit atas kehilangan adiknya tercinta. Namun, perasaan sedih itu ditekannya sekuat mungkin, supaya dirinya bisa melaksanakan amanat sang adik, untuk tidak membiarkan rasa sedih terus menerus menyelimuti perasaan wanita yang ada di hadapannya sekarang.
"Bisakah aku di sini satu menit lagi?" Wanita itu menatap Barno dengan berkaca-kaca.
Sejenak Barno menatap makam adiknya, lalu melihat mata wanita itu dan berkata, "Mira, ayo ikut Paman, kita tunggu ibumu di mobil saja."
Barno menghampiri gadis kecil yang sedang duduk diam di samping wanita tersebut. Gadis kecil yang tidak tau apa-apa itu, hanya menurut saja ketika Barno membawanya masuk kedalam mobil.
"Mira mau, kan, tinggal dengan Paman?" tanya Barno.
Mira hanya menunduk tanpa bicara sepatah katapun
FLASHBACK AND
®®®®®
POV MIRA.
Sejak kecil aku sudah menjadi anak yatim, ayahku meninggal karena penyakit jantung. Sejak saat itu, Ibu berjuang membesarkanku seorang diri.
Selama sepuluh tahun ibu terus hidup menjanda, hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang pemuda yang bersedia menikah dengannya, tanpa melihat status ibuku.
Namanya Toni, aku memanggilnya Papa Toni, ia sangat baik kepada Ibu dan juga aku, orangnya benar-benar penyayang dan juga perhatian.
Kehidupan kami saat itu, penuh dengan kebahagiaan. Namun, takdir berkata lain, kebahagiaan kami itu hilang, ketika Papa Toni meninggal akibat kecelakaan.
Setelah kematian Papa Toni, kakaknya mengajak kami pindah di dekat rumahnya. Namanya Paman Barno. Saat itu umurku masih 13 tahun
"Mira mau kan, pindah di dekat rumah Paman?" tanya Paman padaku waktu itu.
"Mau Paman." jawabku dengan riang.
"Tuh, Tiara. Apa yang kamu pikirkan, Mira sudah mau. Ini demi kebaikan Mira juga. Jika kamu sedang diluar rumah, Anggi atau aku bisa menjaganya. Kita itu udah seperti satu keluarga, jadi kita harus saling menjaga," bujuk Paman kepada Ibuku.
"Baiklah, Bang!"
Waktu terus berjalan, aku sekarang sudah tumbuh menjadi gadis dewasa. Perhatian paman yang selama ini ia tunjukkan semenjak aku kecil, telah merubah pandanganku kepadanya. Yap, dia bukan lagi seorang figur ayah di mataku, melainkan seorang pria. Saat ini aku telah jatuh cinta kepadanya.
Paman! ia lelaki tegar, bertanggung jawab dan juga penyayang serta setia, waktu senggangnya selalu diberikan untuk kami, aku dan juga Anggi.
Oh Paman. I love you.
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Hari Minggu.
Setelah selesai makan siang. Aku mencuci piring, sedangkan Anggi, tadi aku melihatnya sedang membaca buku di ruang tengah sambil berbaring di sofa.
Entah sejak kapan paman berdiri di sampingku, dan terus memperhatikanku yang sedang cuci piring. Sekilas aku meliriknya dengan ekor mataku, matanya ternyata tertuju ke arah dadaku yang menonjol. Tentu hal itu membuatku sangat senang.
Wanita mana yang tidak bahagia ketika seorang lelaki yang ia suka, sedang mengagumi keindahan tubuhnya. Apalagi semenjak aku melihat paman. Entah kenapa aku selalu menghayal, diri ini menjadi keindahan untuk matanya.
"Ada apa? Kenapa melihatku punyaku seperti itu, kayak mau menerkam aja," ucapku dengan wajah marah, padahal di hati senang.
Sontak paman gelagapan, membuatku semakin ingin menggodanya. Aku Semakin membusungkan dada. Pakaian tank top kaos yang aku kenakan, cukup mendukung supaya belahan benjolan dadaku terlihat jelas di matanya.
®®®®®®®®
BERSAMBUNG.... mohon dukungannya.
hahahhahaja..gw bukannya kecewa dan kesel eh sedikit doang tapi gw lega gak baca teratur bahkan lebih sering lompat" karena ceritanya yang terlalu monoton
ok gw skip ,masihada chapter selanjutnya. cuman gak mau menjadi.lebih bodoh dengan melanjutkan ceritanya.
sorry n bye🙏😪
gw menyimpulkannya waktu Barno mengatakan kalau diya mencintai Mira pd Tiara dan disitu dikatakan ...BARNO MENGINJAK DIMALAM PENGANYIN MEREKA. MAKSUDNYA PENGAKUAN BARNO KAN?
gak masuk akal dan aneh banget. kalau Tiara jadi ibunya Anggi trus Tiara mati, Mira jadi ibu selanjutnya Anggi. jadi judulnya.
SAUDARA TIRIKU ADALAH IBUKU?🤦
mending gak usah nikahin Tiara kalau Tiara bakal mati...bodoh banget si lu Thor dari kemarin lu masalhnya dibuat rumit sekali pdhl inti ceritanya gak perlu yg rumit.. hadeuwwww.
segitu rumit hanya untuk membuat Mira menikah dengan Baron .sampai" hubungan keluarga berubah seperti yang gw katakan. saudara TIRIKU calon ibuku atau ibu sambungku.
bumi Daha kotak ya?😪
gak nyambung bangettttt 🤭😄🤦😪
genre selingkuhan saja kok ribet minta mpun ceritanya dibuat gini😪
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
ni nivel tersomplakkk😀😀😀
nyimak ...