Leo dan Zara terpaksa menikah saat duduk dikelas 2 SMA. Berawal dari mereka berada dalam satu kamar hotel yang sama secara tidak sengaja. Semua itu merubah takdir mereka. Karena kejadian dikamar hotel itu berujung pada pernikahan dini. Kebiasaan buruk Leo membuat ayahnya mengusirnya dari rumah. Mampukah Leo dan Zara tetap sekolah dan bertahan hidup dari berbagai kesulitan hidup. Setelah bersama Zara, akankah Leo akan berubah lebih baik? Akankah mereka tetap bersama pada akhirnya? Mampukah Leo menepati janjinya pada ayahnya?
"Leo kamu hanya boleh bawa baju saja saat keluar dari rumah ini"ucap Pak Anton.
"Papa gak bercanda kan Pa"ucap Leo memastikan kembali.
"Papa tidak bercanda, dan ingatlah kata-kata papa ini, JANGAN PERNAH KEMBALI KECUALI KAMU SUDAH BISA BERDIRI DIKAKIMU SENDIRI!"ucap Pak Anton menegaskan nasehat terpentingnya.
"Papa mengusirku kan, gak papa aku akan ingat kata-kata itu, papa gak usah khawatir"sahut Leo penuh kemarahan.
SETIA, NO PELAKOR, DAN ANTI IBU MERTUA JAHAT.
"Pertemuan Yang Tak Disengaja Merubah Takdir Kita"
ENDING DI EPISODE 124.
NEW GENERATION anak dari tokoh utama.
Musim 3 cucu dari tokoh utama.
Siapkan tisu jika membaca novel ini karena ceritanya sangat mengharukan.
Mengandung komedi yang bikin ngakak diepisode 55 keatas.
Untuk remaja novel ini akan mengajarkan pada kita bahwa sulitnya menjalani pernikahan diusia dini, pentingnya sekolah dan cita-cita. Jadi jangan sia-siakan masa mudamu.
Novel ini berisi motivasi, perjuangan, persahabatan, kesetiaan dan arti sebuah hubungan.
Follow Instagram author ya : Andropist_1603
Berkomentarlah yang baik karena komentarmu juga akan dihisab.
Ini cerita pertama saya,masih tahap belajar. Ceritanya murni dari pemikiran pribadi. Mohon maaf apabila ada kesamaan nama tokoh, waktu, tempat, dan alur cerita yang tidak disengaja. Apabila ada kata-kata yang belum benar dan sulit dipahami, saya mohon maaf. Saya akan berusaha belajar dan memperbaiki kedepannya. Cerita ini tidak bermaksud menyinggung atau memberi contoh tidak baik. Sebagai penulis saya hanya ingin memberikan motivasi dari cerita ini. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
Dilarang Copy Paste!Hargai Karya Orang Lain!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andropist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hadiah Untuk Zara
Leo sedang duduk dipinggir parkiran mini market itu sambil menghitung uang yang dia miliki.Dia berpikir untuk membeli sepatu untuk Zara soalnya sebentar lagi akan mengikuti Lomba Cerdas Cermat tingkat Kecamatan.Tidak mungkin Zara harus memakai sepatu yang tidak layak pakai.Temannya Didi menghampiri Leo,dia penasaran dari tadi melihat Leo terlihat sedang memikirkan sesuatu.
"Leo kenapa kau menghitung uangmu dari tadi,memang kau mau beli apa sih Leo?"tanya Didi.
"Aku ingin beli sepatu buat Zara"ucap Leo.
"Beli aja dipasar murah"ucap Didi.
"Aku ingin beli sepatu yang bermerk biar awet dan nyaman saat dipakai Zara"ucap Leo.
"Dipasar juga banyak yang bermerk, tinggal kamu bilang aja sama penjualnya"ucap Didi.
"Tapi aku belum pernah belanja di pasar"ucap Leo.
"Bro Lo lahir dimana sih belum pernah ke pasar?memang selama ini Lo beli kebutuhan sehari-hari Lo dimana?"tanya Didi.
"Biasa di Mall"ucap Leo.
"Yah....,buat kaum menengah ke bawah kaya kita beli dipasar paling ramah dikantong"ucap Didi.
"Betul juga katamu Didi,aku mau ke pasar dulu.Tidak apa-apa lo jaga sendiri dulu?"tanya Leo.
"Beres"ucap Didi.
Leo pergi ke pasar untuk membeli sepatu untuk Zara.Saat sedang berjalan dipasar Leo melihat nenek-nenek penjual sayuran diemperan sedang ditagih hutang oleh rentenir dan anak buahnya.
"Nek bayar hutangnya sekarang"ucap Rentenir itu.
"Juragan saya belum punya uang,
kangkung dan bayam saya saja belum laku,saya belum punya uangnya"ucap Nenek itu.
"Pokoknya saya gak mau tahu,bayar sekarang atau dagangan nenek saya acak-acak"ucap Rentenir itu.
"Ampun juragan,jangan,nanti saya dapat modal dari mana lagi kalau dagangan saya rusak"ucap Nenek itu.
"Saya gak mau tahu,bayar beserta bunganya"ucap Rentenir itu.
"Saya benar-benar belum punya uangnya juragan"ucap Nenek itu.
"Joni hancurkan dagangannya"ucap Rentenir itu.
Anak buah juragan itu mulai mendekati dagangan nenek itu,lalu Leo mendekati anak buah rentenir itu dan menghajarnya sampai babak belur.
Rentenir itu menghentikan Leo dan berusaha berbicara pada Leo.
"Anak muda ngapain kamu ikut campur urusan kami?"tanya Rentenir itu.
"Saya tidak suka kalian berlaku semena-mena pada orang yang lemah" ucap Leo.
"Nenek ini punya hutang pada saya,
wajarkan kalau saya menagihnya"ucap Rentenir itu.
"Iya,tapi tidak dengan cara seperti ini,
memang berapa hutang nenek itu?"tanya Leo.
"700 ribu,memang kau mau membayarkannya?"tanya Rentenir itu.
"Nih"ucap Leo.
Leo mengeluarkan uang disakunya lalu melempar uang itu pada Rentenir itu.
Rentenir itu mengambil uang yang berserakan didepannya lalu pergi meninggalkan Leo dan nenek itu.
"Cu terimakasih ya,gak tahu bagaimana nasib nenek kalau barang dagangan nenek diacak-acak,nanti kakek dirumah makan apa?mana dia sedang sakit"ucap Nenek itu.
"Sama-sama Nek,Oya ini sedikit uang untuk nenek hari ini"ucap Leo memberikan uang 50 ribu pada Nenek tua itu.
"Terimakasih Cu,kamu memang anak yang baik,semoga kamu jadi anak yang sukses dan rejekimu lancar"ucap Nenek itu.
"Iya Nek sama-sama"ucap Leo.
Leo pergi meninggalkan nenek itu menuju ke toko sepatu di pasar itu.Leo memilih-milih sepatu untuk Zara.Lalu dia menanyakan harganya pada penjual sepatu itu.
"Pak sepatu ini berapa ya harganya"
tanya Leo.
"380 ribu nak"ucap Penjual sepatu itu.
"Gak bisa kurang ya?tanya Leo.
"Yaudah,350 ribu gimana?"tanya penjual sepatu itu.
"Gak bisa 300 ribu saja ya pak?"tanya Leo.
"Kalau segitu saya belum untung nak" ucap Penjual itu.
"Oh gitu ya,terimakasih ya pak,saya muter dulu"ucap Leo.
"Ya"ucap Penjual itu.
Leo masuk ke setiap toko dan menanyakan harga sepatu yang diinginkannya tapi ternyata toko pertama tadi yang paling murah.Tapi
uangnya masih kurang.Leo diam dan berpikir,dia akhirnya mencoba jadi kuli panggul dipasar itu untuk mendapatkan uang sisanya.Leo menawarkan jasa kuli panggulnya pada setiap orang yang membawa barang dagangan yang banyak.Leo memanggul beras,kardus makanan,sayuran dan lain sebagainya.
Setelah dirasa cukup mendapatkan uang sisanya,Leo kembali ke toko itu untuk membeli sepatu itu.Akhirnya Leo bisa membeli sepatu untuk Zara.Dia membeli bungkus kado untuk membungkus kardus sepatu itu,supaya surprise saat diberikan pada Zara nanti.Leo akan memberikannya besok pagi saat Zara mau berangkat sekolah.
*********
Pagi itu Zara sudah rapi mengenakan seragam sekolahnya,dia merapikan buku pelajarannya untuk dimasukkan ke ransel sekolahnya.Leo memanggil Zara,lalu Zara menghampiri Leo.
"Ada apa Leo?"tanya Zara.
"Aku punya sesuatu untukmu"ucap Leo.
"Apa?"tanya Zara.
"Ini hadiah untuk Zara,karena sudah jadi istri Leo dan bisa lolos ke seleksi fisika tingkat sekolah"ucap Leo.
Leo memberikan kado itu untuk Zara. Zara tersenyum sumringah mendapatkan kado dari Leo.
"Ayo buka,Zara pasti suka"ucap Leo.
"Ya,terimakasih Leo"ucap Zara.
Zara membuka kado itu,ternyata isinya adalah sepasang sepatu wanita untuk sekolah.Zara langsung menangis dan memeluk Leo.
"Leo,terimakasih.Zara saja tidak kepikiran untuk membelinya.Tapi Leo malah memikirkan ini untuk Zara"ucap Zara sambil menangis.
"Zara,Leo akan selalu memikirkan semua hal tentang Zara,karena Zara istri Leo dan matahari dihidup Leo"ucap Leo.
Mereka akhirnya tersenyum berdua.Setiap masalah yang datang mereka hadapi berdua tanpa gentar dan selalu berusaha untuk lebih baik. Meskipun mereka hidup susah tapi masih bisa berbagi dengan sesama.
Mampir Thor 🙋 nyimak
kenapa cerita anak SMA yg menikah larinya kemana2 🤭