NovelToon NovelToon
Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Si Muslimah Penakluk Hati Oppa Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Teen / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cece Virgo

🌸🌸

Asyifa Zoya merupakan gadis yang cukup kalem dan taat agama. Ia melanjutkan sekolah di Seoul Korea karena beasiswa. penampilannya yang berbeda, ia kerap dibully hingga pada akhirnya beberapa orang mengajaknya untuk berteman.

Pada suatu hari, sahabatnya mengajak Zoya menghadiri acara fashion-show yang memperagakan busana pria dan wanita yang akan siap diluncurkan. hingga seorang pria yang berprofesi model pun terkesima melihat sosok berkerudung yang begitu anggun, ia tersenyum melihatnya dan memiliki ambisi untuk mencari dan memiliki Zoya.

Apa yang membuatnya begitu berambisi pada gadis berhijab itu? gadis muslimah yang berbeda dari yang lain hingga hatinya takluk saat melihat sosok Zoya.

Akankah pria tersebut bisa menaklukkan hati Zoya yang sangat susah untuk didapatkan?

dan apabila keduanya akan saling mencintai, apakah semua perbedaan diantara keduanya bisa menyatukan mereka?

Yuk simak ceritaku 😊🙏

🍃🍃
Jangan lupa Like, Koment, dan Hadiah bunga atau kopinya yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Kegaduhan si pembuat onar

🌸🌸

Pagi yang bersinar cerah, menyinari segala penjuru bumi dan seisinya. Mentari yang begitu terik membangunkan seluruh penghuni yang masih bersemayam ditempatnya. Sinarnya yang mampu menembak sepasang mata si empu, menyilaukannya hingga pandangan pun buram. Tepat sekali, Zoya yang tertidur selepas sholat subuh tadi tampak mengerjap-ngerjapkan mata.merasakan kesilauan terkena sorotan cahaya itu.

Zoya melirik jam diatas nakas, sudah menunjukkan pukul 8 pagi. sedangkan Zoya akan kuliah jam 10 nanti. Zoya pun segera bangun, ia mulai merapikan tempat tidur yang sedikit berantakan. setelahnya sesuai rutinitas, ia membersihkan rumah sebelum pergi ke kampus.

Waktu pun berlalu begitu cepat, selang dua jam kemudian setelah Zoya bangun kini ia pun telah menginjakkan kaki ditempat yang berbeda. Tempat untuk menimba ilmu, sebuah universitas terkenal. Zoya dan teman-teman lainnya tengah menduduki bangku masing-masing, menanti dosen killer yang sangat galak hingga sebelum kedatangannya tidak ada yang berani berisik ataupun melempar-lempar kertas seperti kebiasaan mereka. Hingga lima menit kemudian pun sang master telah tiba memasuki kelas itu.

Kelas pun berjalan dengan tenang, tanpa berisik maupun berulah. semuanya memerhatikan si bapak dengan serius, sesekali orang yang penuh keiriian didalam hidupnya menyempatkan untuk menatap sinis ke arah geng Zoya. entahlah, Hayoon ini tidak ada habis-habisnya membenci orang.

Diluar kampus, seseorang tengah menanti seseorang didalam mobil miliknya. matanya yang tajam terus memandang tempat parkiran berharap wanita berkerudung segera muncul dipandangannya. Namun sayang, ia pun tidak mendapatinya. Hwan Ye-Jun pun ingin keluar dari dalam persembunyiannya, ia mengenakan masker dan topi terlebih dahulu agar tidak ada yang mengenalnya. Ye-Jun turun dari mobil sport miliknya, ia pun memasuki universitas itu untuk mencari sang pujaan.

"As-yi-fa, kelasnya dimana ya?" pikirnya bingung. Namun ia melihat semua para mahasiswa sedang berbondong-bondong ke parkiran, ada juga yang ke kantin ataupun duduk ditaman. Ye-Jun pun yakin, pasti kini mereka semua sedang beristirahat. apalagi waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang.

Ye-Jun mengedarkan pandangan ke sekitar, menyapu pandangan berharap menemui sosok yang dicari. Namun tetap nihil, ia pun terus berjalan dan berjalan menelusuri setiap sudut kampus ini.

"Pasti ke kantin. aku harus mencarinya" gumam Ye-Jun. dengan bersemangat, ia pun pergi ke kantin yang tampaknya berada di selatan.

Benar saja, Zoya dan teman-teman pun berada di kantin kampus, mereka tengah menunggu Kim joong membawa pesanan para ciwi-ciwi yang duduk manis seraya mengobrol. tiba-tiba Hayoon and the gengs datang menghampiri mereka yang sedang asyik cekikikan. Hayoon menggebrak meja, ia menatap Cristella dengan tajam, masih tersimpan amarah yang membuncah didalam sanubarinya atas tempo lalu saat Cris mempermalukannya didepan anak-anak, khususnya sang dosen tampan.

"Hei!" gertaknya menggebrak meja. anak-anak lain yang sedang makan maupun mengobrol langsung menoleh keasal keributan.

"Eh Nona jelek, ada apa ya tiba-tiba menyapa kami?" ucap Cristella dengan tenang, memberikan senyum devilnya menatap mantan sahabatnya itu.

"Eh Cris! kau jangan pernah macam-macam padaku yaa! atau akibatnya rambutmu yang jelek itu akan ku potong!" geram Hayoon menunjuk wajah Cris dengan jari telunjuknya.

"Hahahahah, kau balas dendam ya dengan tempo lalu? aduh aduuh, orang sepertimu kok bisanya hanya mengancam yaa.. coba saja kalau berani!!" ucap Cristella tak kalah berangnya. tiba-tiba Jinhyu mengarahkan gunting ke belakang tubuh Cristella bersiap-siap untuk memotong rambut pendek itu. Ayaana yang melihatnya seketika kaget.

"Cris, belakangmu!" teriak Ayaana. Cris yang sigap pun langsung menangkis tangan Jinhyu yang hampir memotong rambutnya.

"Beraninya kau Jinhyu!! sekarang giliran kau yang kena atas pengkhianatanmu!!" ucap Cristella segera mengarahkan tangan wanita itu untuk memotong rambutnya.

"Cris, jangan! aah tanganku" rintih Jinhyu.

"Cris! plis jangan lakukan!" tiba-tiba Zoya berdiri dan langsung melerai perbuatan sahabatnya itu. Cris tak menghiraukannya, ia bersikeras untuk memaksa tangan itu memotong rambutnya sendiri.

"Sekali lagi kau mengarahkan tangan itu memotong rambutnya, sahabatmu yang lemah ini akan ku habisi!!" tiba-tiba Hayoon langsung mengambil tindakan dengan merangkul leher Zoya hingga mencekiknya dengan lengannya. Semua yang melihat kejadian itu seketika berdiri, pemilik kantin dan Kim Joong pun segera berlari menghampiri mereka yang berbuat onar.

"Yoon! lepaskan! ini urusan kita bukan Zoya!" ucap Cristella.

"Maka dari itu, lepaskan jinhyu!" pinta Hayoon. Hayoon pun semakin menguatkan cekikan itu, hingga Zoya pun merintih kesakitan. tiba-tiba dari arah belakang, seorang pria asing langsung mematuk tengkuk leher Hayoon hingga Hayoon pun mulai terkulai lemas dan sedikit demi sedikit melepaskan pagutan tangannnya yang merangkul leher Zoya. Hayoon pun terhoyong-hoyong, Sinhye langsung menahan tubuh yang hampir pingsan itu. Cristella langsung mendorong Jinhyu ke teman-temannya hingga mereka bertiga pun terjatuh ke lantai akibat dorongan itu membuat tubuh mereka tidak terkendali.

Hahahahahaha.....

Tawa menggelegar dari seluruh pengunjung kantin, mereka menertawakan geng Hayoon yang tersungkur ke lantai. Mereka pun merasa malu, kembali menatap Cristella dengan tatapan tajam.

"Hayoon, ayo kita pergi" ajak Sinhye.

"Bantu aku" ucap lemasnya. Sinhye dan Jinhyu pun segera merangkul pundak Hayoon untuk berdiri dan meninggalkan tempat itu.

Cristella pun menatap sinis punggung mereka yang perlahan pergi dari pandangannya, ia pun mengibaskan kedua tangan seolah tubuh Jinhyu penuh noda dan kotoran. Para pengunjung pun segera menduduki bangkunya, kecanggungan dan kehebohan yang terjadi pun telah usai.

Cristella langsung melihat keadaan Zoya, ia merasa iba melihat sahabatnya ikut terkena imbas.

"Zo, apa masih sakit?" tanyanya.

"Tidak kok" jawab Zoya mengelus pundaknya. Zoya pun menatap lelaki bermasker yang sedang berdiri dihadapannya, merasa heran melihat pria yang tak asing itu.

"Terimakasih ya" ucap Zoya tersenyum lalu kembali menundukkan kepalanya.

"Tidak masalah" ucapnya.

Zoya pun berfikir keras mengingat pria itu,

"Seperti pernah lihat sekilas, tapi dimana ya?" batin Zoya.

"Zo, kamu tidak apa-apa?" tiba-tiba Kim joong menghampiri mereka dengan membawa nampan berisi makanan. ia langsung menanyakan keadaan Zoya.

"Tidak apa, Kim" jawabnya tersenyum.

"Mereka itu selalu membuat onar" timpal Ibu pemilik kantin dengan rasa tak sukanya melihat Hayoon dan temannya. Namun pemilik kantin itu pun menoleh pada pria yang sedari tadi berdiri memandang Zoya.

"Kau siapa? ayo duduklah. karenamu pembuat onar itu telah pergi" ajak Ibu itu ramah pada pria bermasker yang tak lain adalah Ye-Jun. Ye-Jun yang melihat pujaannya dalam bahaya pun langsung berlari untuk menyelamatinya.

"Baik" ucapnya mengangguk lalu menduduki tubuhnya disamping Zoya. Zoya pun terkejut, sontak ia langsung menggeser tubuhnya hingga merapat pada Cristella.

🌸🌸

1
Mas Toyib
ceritanya bagus, dan menarik. namun kalau bisa urusan ranjang/adegan panasnya jangan di ikut sertakan, sebab menurut ku mengurang kadar agamisnya. lebih baik di skip, agar terlihat lebih baik jika di baca oleh semua kalangan.
Tiewz 13
bagus Thor...low menghayal sekalian jangan tanggung tanggung🤣
Tiewz 13
emang ada dukun di korea🤣
Tiewz 13
ngapain ada hantu nya thorr...ah jdii rada gimana jalan ceritanya gtu
Ari Randz
Luar biasa
ukhty fulanah
agak kikuk tuh kalau salaman cium tangan ke org korea secara kan mreka biasanya tunduk gitu tradisinya
ukhty fulanah
kakak ipar cowo? gaboleh dong salaman kan bukan mahram mereka. duhh semoga bisa diperbaiki yaa
ukhty fulanah
bagus dong jadinya safar bersama mahram, klo safar sendiri kan gaboleh kalau perempuan
susi 2020
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
susi 2020
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
susi 2020
😎😎😎
susi 2020
🙄🙄
susi 2020
🥰
susi 2020
🤩
susi 2020
😅😅😅
susi 2020
😎😎😎
susi 2020
😄😄😄
susi 2020
🤩🤩🤩
susi 2020
🤭
susi 2020
🥰😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!