Arabella, putri keluarga kaya yang tidak diakui oleh keluarganya lagi. Tunangannya direbut oleh seorang wanita miskin…
Ketika, wanita miskin itu menikah dengan tunangannya. Dirinya hampir dilecehkan oleh beberapa preman yang dikirim tunangannya.
Terpaku dalam dendam merasa dunia ini tidak adil. Sebuah ingatan tiba-tiba masuk ke dalam kepalanya.
“Ini adalah dunia novel yang sudah mencapai ending? Dan aku adalah antagonisnya…” gumamnya tertawa dalam tangisan.
Seorang antagonis yang tiba-tiba memiliki kesadaran. Dirinya sudah tidak terikat plot lagi, karena cerita telah mencapai ending…
“Aku akan membalas mereka, ini awal dari permainan membalas dendam…”
"Aku akan menjadi senjatamu untuk membalas dendam." Diluar dugaan pria gila yang seharusnya mencintai protagonis mengulurkan tangan untuk membantunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengkhianat
“Tetap saja kamu memiliki kendali penuh atasnya. Kamu merugikan kedua belah pihak jika menghentikan kerjasama seperti ini hanya berdasarkan keegoisanmu!” Cakra benar-benar terlihat emosional, apalagi ini menyangkut nama perusahaan. Sedikit saja kesalahan, orang tuanya bisa benar-benar murka padanya.
“Tuan Cakra…berdasarkan keegoisanku? Semua keputusan yang aku ambil selama ini tidak rasional. Tapi keputusan yang mulai aku ambil sekarang adalah keputusan rasional sesuai logika.” Arabella tersenyum ramah padanya, tidak terlihat emosional atau marah sama sekali.
Wajah wanita itu masih belepotan dengan masker. Masker perawatan yang dikhususkan untuk kencan nanti malam.
“Apa maksudmu!? Berhenti bekerja sama dengan perusahaan keluargaku itu adalah keputusan rasional!?” Cakra tidak mengerti sama sekali.
“Tentu saja…dulu aku buta akan cinta. Dulu aku menganggap, suatu hari nanti Jika kita bersama, kedua perusahaan akan lebih mudah diurus jika bekerja sama. Dulu aku menganggap kamu adalah pusat duniaku, tanpamu aku akan mati, tanpamu maka dunia ini akan mengalami kiamat.” Wanita itu menghela nafasnya, kemudian mulai tersenyum.
“Tapi sekarang tiba-tiba aku sadar, cinta yang dipaksakan itu sama sekali tidak baik. Itu bukanlah hal yang sehat, kemudian ketika kalian menikah, aku juga sudah sadar. Kalau sebenarnya aku itu bodoh.” Arabella mengeluarkan beberapa dokumen dari dalam lacinya. Kemudian meletakkan di atas meja kerjanya.
“Ini adalah proposal-proposal yang diajukan oleh perusahaan lain untuk memenangkan tender dari perusahaan milik kakekku. Di sini ada banyak rencana yang lebih bagus daripada perusahaanmu. Ada juga yang memberikan penawaran dan rincian biaya yang lebih ditekan. Ada juga yang memberikan desain lebih bagus dan elegan. Tapi semua proyek penting, selama ini yang aku pentingkan hanya perusahaan keluargamu. Itu karena aku tidak punya logika…itu karena dulu aku cacat mental. Bayangkan, desain sekeren ini aku tolak, untuk desain yang bahkan biasa-biasa saja.”
Jawaban begitu lugas dari arabella, membandingkan proposal yang diajukan oleh perusahaan milik keluarga Cakra. Dengan proposal yang diajukan oleh perusahaan lainnya.
“Kamu pasti sengaja kan? Kalau ini untuk menarik perhatianku saja, maka kamu tidak akan berhasil. Selamanya yang aku cintai hanya Angel.” Dengan percaya dirinya Cakra mengucapkan demikian. Melemparkan kertas-kertas itu ke atas udara.
Melangkah meninggalkan ruangan bagaikan sosok yang keren, tidak menoleh atau berbalik sama sekali.
Sedangkan arabella hanya menghela nafas kasar. Jika ini seperti sebelumnya, seperti saat dirinya tidak bisa mengendalikan diri dan perasaannya. Sudah pasti arabella saat ini memeluk Cakra dari belakang. Cakra akan mendorong tubuhnya, setelahnya arabella akan berlutut, meminta Cakra agar tidak meninggalkannya. Kemudian bersedia memberikan apapun untuknya.
Tapi sekarang tidak, kendali untuk antagonis sudah hilang. Antagonis tidak dikendalikan oleh plot cerita lagi.
Karena itu arabella tersenyum begitu manis, melambaikan tangannya.”Bye bye mantan…”
Cakra yang pergi membanting pintu cukup kencang. Lebih kencang daripada biasanya. Apa yang terjadi? Apa karena seorang arabella tidak merendahkan diri untuk memohon padanya lagi? Benar-benar mantan kelas rendah.
“Nona…saya sudah mendapatkan rekamannya. Kenapa Nona tidak memberikan saja kepada tuan Cakra. Kalau ini dilihat oleh Tuan Cakra sendiri, maka—” kalimat Helen di sela.
“Maka, dia akan menuduhku sebagai orang yang memberikan sejenis obat pada minuman Angel. Kemudian membuat Angel melakukan adegan dewasa bersama Julian. Cakra itu tipikal orang yang membenciku, walau aku hanya bernafas sekalipun, tetap saja aku yang salah. Lebih baik biarkan saja dia menjadi pria dikhianati.” Jawaban yang begitu tenang dari Arabella.
“Tapi tetap saja Nona…lebih baik katakan yang sebenarnya pada Tuan Cakra. Hubungan kalian perlahan akan membaik, Tuan Cakra juga pasti akan membenci wanita kelas rendah itu. Wanita yang bahkan selalu berpura-pura baik.” Helen mengepalkan tangannya penuh kebencian, benar-benar kebencian yang hakiki pada sosok Angel.
“Video ini simpan nanti saja, tidak akan aku keluarkan sekarang. Nanti kita keluarkan saat upacara pernikahanku saja.” Arabella tersenyum ceria. Pelajaran ketika memiliki kekasih, semuanya sudah disusun dalam sebuah proposal tebal oleh Xavier. Semuanya juga dipelajari oleh arabella.
Ternyata cukup menyenangkan memiliki pacar. Bahkan video call pun, begitu enggan untuk menutupnya.
“Upacara pernikahan!?” Wanita itu menatap tidak percaya ke arah arabella.
“Benar! Upacara pernikahan, beberapa hari lagi kakek akan pulang dari luar negeri. Kakek sendiri yang akan mengurus pernikahanku. Kita akan tunjukkan semuanya di sana. Angel pasti akan bersyukur nanti…karena video syurnya bisa ditonton oleh semua orang.” Suara tawa jahat arabella terdengar, wanita yang masih menggunakan maskernya. Tidak peduli maskernya pecah, yang penting hatinya cerah.
“Menikah dengan siapa?” Tanya Helen benar-benar penasaran.
“Xavier…”
“Xavier? Sahabat kecil Nona yang ternyata penghianat itu? Pria berambut putih panjang yang tergila-gila pada Nona Angel? Jika Nona arabella menikah dengannya, otomatis hidup Nona akan menderita. Dia adalah budak cinta Angel, dia pasti akan menyakiti nona!” Helen memberikan nasehat.
Tapi arabella menggeleng.”Xavier yang dulu seperti dikendalikan. Tapi Xavier yang saat ini, bagaikan sosok yang sama dengan sosok yang di aku kenal di masa kecil hingga remaja.”
Ketika arabella menghela nafas, kolom komentar kembali terbuka. Berbagai komentar-komentar aneh terlihat.
‘Astaga! Setelah adegan panas antara Angel dan Julian. Angel bahkan meminta Julian untuk membelanya di depan pemegang saham nanti. Ini sama saja menjual diri.’
‘Entah kenapa sifat Angel seperti berubah. Sekarang terlihat seperti sampah.’
‘Gila! Buat apa wanita ini memberikan flash disk kepada Julian?’
Wanita itu menatap ke arah layar baik-baik. Angel benar-benar berusaha, berusaha menjual rahasia perusahaan. Entah bujuk rayu Apa yang ditawarkan oleh Julian. Pria ini juga terlihat berbahaya.
pacaran lagi dengan si dia
😅😅😅
seruuu ini 🤣🤣
cuma...???
🫣🤣🤣🤣
kasiaaaan
mampus makan tu angel mu