NovelToon NovelToon
Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:25.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah rumah yang menyimpan rahasia besar selama ratusan tahun kini mulai membuat penghuninya terganggu.
Tak hanya gangguan mistis, pemiliknya juga mulai sakit sakitan dan mulai menyadari ada yang aneh dengan rumah yang dia tinggali itu.
Akankah pemilik rumah itu berhasil memecahkan misteri di dalam rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersatu dengan keturunan terakhir

‎"Sepi" keluh Hannan

‎"Maklum, para orang tua baru tertidur setelah shalat subuh, ayo kalian berangkat dengan Om" ajak Bimantara yang menjemput tiga anak Hatta untuk ke sekolah meskipun Hannah belum bersekolah.

‎"Om, Hannah tidak ada tas bagus" rengek Hannah

‎"Ada banyak di rumah Om, besok Om bawa ya" bujuk Bimantara dan akhirnya Hannah mau ikut bersamanya dengan banyak perlengkapan susu di dalam tas kecilnya.

‎"Dadah adik adik, belajar yang rajin ya" ucap Rian dan ketiga anak Hatta mengangguk melambaikan tangan mereka membuat para pekerja mengernyitkan alisnya.

‎Bimantara juga mengantarkan makanan untuk keluarga Wihardja karena di tahu pasti mereka tidak sempat memasak banyak untuk para pekerja yang masih membangun tembok pembatas di rumah Karta.

‎"Pak Udin, kata Om Karta kalau bisa untuk yang bagian belakang di tambah panjangnya lagi sepuluh meter" ucap Bimantara karena sekarang tunas baru Caringin ada di halaman belakang rumah Karta dan harus di lindungi.

‎"Iya den, nanti saya akan ukur ulang, kami masih konsentrasi pada yang depan dulu" jawab Udin

‎"Makanan ada di sana ya mang Udin dan yang lain, jangan sungkan" ucap Khanza

‎"Terima kasih non" jawab semuanya terlihat senang karena meskipun pemilik rumah tertidur masih ada yang mengurus makan mereka.

‎"Nanti papa ke sini katanya" ucap Bimantara

‎"Kamu tidak perlu khawatir, ada Om dan Tisya di sini, kalau ada apa apa Om akan gedor kamar Karta" ucap Tama yang datang berbarengan dengan Bimantara tadi pagi.

‎"Berani memangnya Om?" tanya Khanza

‎"Tidak" jawab Tama dan semuanya tertawa.

‎Setelah Bimantara dan Khanza membawa anak anak, Tama mengajak Tisya masuk karena Jessica juga sudah bangun dan sedang berjemur di halaman belakang rumah Karta. Jayden akan pulang hari itu karena dia sudah menyelesaikan pekerjaannya di Bandung, dia juga sudah ijab kabul ulang sebelum berangkat ke Bandung beberapa hari yang lalu.

‎"Jessica, apa kamu tahu tentang apa yang terjadi semalam?" tanya Tisya yang meskipun lebih muda dari Jessica diminta Jessica untuk memanggil dia dengan sebutan nama saja.

‎"Ya, semalam ada gerhana dan aku mendengar tentang Caringin yang akan di tanam ulang, aku juga mendengar banyak suara semalem setelah Om Karta dan yang lain pergi tadi malam, tapi ada suara seorang laki laki yang memintaku untuk tetap di kamarku begitupun anak anak" jawab Jessica

‎"Laki laki? apa kamu mengenali suaranya?" tanya Tisya

‎"Tidak kak, Jessi tidak mengenali suaranya, suara itu belum pernah di dengar oleh Jessi" jawab Jessica

‎"Apa mata kamu masih sakit?" tanya Tisya mengusap kening Jessica karena Jessica memakai kacamata hitam supaya tidak silau.

‎"Sudah lebih baik tapi sekarang mataku terlihat silau" jawab Jessica

‎"Mungkin efek dari obat waktu itu" ucap Tisya memeluk Jessica yang punya tubuh lebih tinggi dari dia.

‎"Kak Tisya..."

‎"Ya?"

‎"Jangan tinggalkan kak Jayden ya, dia sudah lama merawat Jessica selama ini, dia sudah seperti ayah dan ibu untuk Jessica sejak kedua orang tua kami meninggal secara misterius" ungkap Jessica menitikkan air matanya.

‎"Aku tidak akan meninggalkan mas Jayden, asal dia tidak berbuat kasar dan jahat lagi" jawab Tisya

‎"Semoga saja kak Jayden benar benar sadar" ucap Jessica

‎"Aamiin yaa rabbal aalamiin" yang menjawab tak hanya Tisya tapi juga suara laki laki yang semalam di dengar Jessica ada di rumah itu, dan itu membuat jantung Jessica berdetak kencang karena dia gelisah takut suara itu adalah suara mahluk jahat.

‎"Kenapa?" tanya Tisya karena Tisya sama sekali tidak mendengar suara itu.

‎"Tidak apa apa" jawab Jessica

‎Jika di rumah Karta suasana sedang hening dan hanya di penuhi suara para pekerja di luar, di tempat Raga, dia sedang mengamuk karena keturunan terakhirnya sudah mati yaitu Norman. Erni mengambil paksa jasad Norman serah Caringin benar benar mati dan kering, dia lalu langsung membawa Norman ke tempat Raga agar di tolong tapi gagal.

‎"Aaaarrrhhhhh!"

‎Teriakan itu membuat semua penghuni tempat itu ketakutan, bahkan Ratri sampai bersembunyi di balik pohon paling besar di tempat itu karena dia sejak tadi mengikuti Erni, dia ingin tahu bagaimana Erni bisa keluar dengan bebas dari sana sementara dia tidak bisa.

‎"Ki, bukankah Ki Raga butuh jasad yang kuat dan juga bisa Ki Raga tempati? pakai saja tubuh Norman untuk Ki Raga tempati" ucap Erni

‎"Dia keturunan terakhir ku Erni! kamu tahu artinya! tidak ada lagi keturunan Raga Mulyo sekarang! Keturunan ku habis!" bentak Raga

Erni mundur, di tahu ini akan terjadi tapi dia juga tahu kalau Raga bisa bebas dengan mata Keturunan terakhir Hatta, jadi Erni berpikir mata Norman juga berharga karena Norman itu adalah keturunan terakhir Raga.

"Ki, apakah Norman tidak bisa membuat Ki Raga bebas? Bukankah Norman juga adalah keturunan terakhir?" tanya Erni

Bruk.

"Aaarrgghhhhh!" pekik Erni saat tubuhnya di pukul payung yang di pegang Raga.

"Hatta itu punya sedikit darah jin dalam darahnya! dan Norman tidak memiliki itu!" bentak Raga

"Ma... Maafkan saya Ki" ucap Erni berlutut di depan Raga.

Raga menggeram, matanya menatap tajam tubuh Norman yang sudah kaku dan di penuhi banyak luka di tubuhnya akibat kejadian tadi malam, dendamnya semakin besar sekarang pada Hatta dan keluarganya, dan selain akan melakukan sumpahnya dulu pada Patricia, Raga juga akan membalaskan kematian Norman.

"Kamu sekarang akan bersatu denganku Norman, aku akan mencari para wanita yang sudah kamu tiduri dan semoga saja ada salah satu dari mereka yang hamil dan aku akan menurunkan Ilmuku padanya" ucap Raga membuka payung hitam yang dia pakai.

Ratusan mata langsung keluar dari dalam payung itu, di belakang Raga, sosok anjing hitam juga duduk dengan tenang, memperhatikan sekitar termasuk Ratri yang sedang bersembunyi di balik pohon besar, melihat apa yang mereka lakukan karena kaki Ratri di rantai oleh Raga agar dia tidak bisa pergi terlalu jauh dari tempat Raga.

"Hhhrrrr... Wahai raga yang mati dan masih segar, aku Raga Mulyo memerintahkan kamu untuk membuka mulutmu! kita akan bersatu karena setelah aku ada dalam dirimu, aku adalah kamu dan kamu adalah aku, ragaku ragamu, nyawaku nyawamu, hidupku hidupmu, menyatu!"

Raga memejamkan matanya lagi, mencoba keluar dari raga Patricia dan itu membuat Ratri terbelalak, dia selama ini menganggap Raga adalah Patricia tapi ternyata bukan, Ratri baht tetap melayani Patricia di tempat itu meskipun Patricia sering melakukan sesuatu yang aneh seperti merangkul dan mengecup keningnya.

"Kamu menipuku dukun bajingan!" umpat Ratri

‎

1
Nyai Aksara 👩‍🦯
Kenapa ya Gandra marah sama Sahara, padahal biasanya Sahara sama Dimas aja dia berusaha nggak marah
Ilham
lanjut bg
Ilham
bg kembali kan ceritanya seperti semula bg..aku ngk tahan lihat bintang peran nya jadi begitu bg
neni nuraeni
aduuh ngarep kamu mah Erni,,, mimpi aja sana,,,, semoga si Romo gagal dan bintang sembuh sperti sedia kala lagi jgn sampai mereka menguasai bintang serta khodamnya,,, aga rela aku kak,, lnjutt
neni nuraeni: ok 🤗🤗🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
aduuh takutnya itu si anjing romo
neni nuraeni
wadduh semoga bintang seperti itu ga lama semoga bintang cepat sembuh,,, kasian mereka apalgi Sahara 🤭🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: ok kak💪💪kak☺️☺️
total 2 replies
nurul supiati
bintang nya jadi polos polos gimna gtu
DIFAN2: *"SULUNG"* Sebuah novel yg akan buat dunia pembaca jungkir balik, yuk mampir!
total 2 replies
Ilham
Sahara pun kenak juga 🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: iya bang, Bintang benar benar lupa semuanya
total 1 replies
Ilham
hahahha kasihan aku lihat di gandra 🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: Gandra harus jadi aktor
total 1 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Waduh kok gitu bintang ini
Ridwan01: Bintang hilang ingatan kak
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
gandra penggemarmu si erni🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
neni nuraeni
Alhamdulillah bintang akhirnya slmt ayo Dimas blskn rasa sakit papamu, lnjut
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Ridwan01
siap kak terima kasih
neni nuraeni
awas Jayden,,, lariiii,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
weeeh Patricia yg skrg jadi bulan2an nya Ratri dan sahara🤭🤭🤭,,, tapi urfa kayanya bkl suka deh ma tu patricia🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
yeee akhirnya Vincent bersama lagi dgn Ratri,,, lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
neni nuraeni
weeh mantaaap,,, lnjut kak
neni nuraeni: sama2 kak🤗
total 2 replies
neni nuraeni
akhirnya,, walaupun musuh lolos tapi setidaknya Jesica slmt, lnjutt
neni nuraeni: yee 💪💪💪 kak🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!