NovelToon NovelToon
Aku Terpaksa Kayak Gini Karena Hutang!

Aku Terpaksa Kayak Gini Karena Hutang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:775
Nilai: 5
Nama Author: Mujahid Al Fattih

Moiro Asahi, seorang anak laki-laki yang tiba-tiba berubah menjadi dingin di sekolah setelah kehilangan kedua orang tuanya dalam kecelakaan.
Ditambah lagi, orang tuanya meninggalkan utang yang amat besar pada dirinya.

Dengan utang besar itu, ia tak punya pilihan lain selain bekerja sepulang sekolah. Sayangnya, setiap lamaran selalu ditolak karena satu alasan: ia masih pelajar.

Hingga suatu hari, ia memutuskan untuk hanya bekerja part-time, dan akhirnya sebuah kafe mewah menerimanya sebagai seorang maid.
Tunggu... Maid?! APA APAAN INI?!

Seberapa lama Moiro harus menjalani hidup absurd itu demi melunasi hutangnya? Apakah ia harus terus mengenakan seragam imut untuk bertahan hidup? Dan yang paling menakutkan... Apakah ia akan kehilangan jati dirinya di tengah semuanya?!

Penasaran sama ceritanya? Ikuti terus kisah absurd hasil gabut ini dan silakan nikmati alur kocaknya!

Novelnya ada beberapa kejadian gak logis, jadi maklumi aja, hehe.
(ada beberapa gambar bikinan AI, bukan ceritanya)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mujahid Al Fattih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31.5 Ternyata Setan Bisa Jadi Penyelamat Juga

Di sisi lain, Ryuji berjalan makin pelan saat hampir tiba di salah satu toilet umum. Dua tangannya dimasukkan ke dalam kantong jaket tebalnya, hanya untuk menghangatkan.

Tempat itu berada di tengah-tengah gang sempit, yang hingga kini orang-orang gak pada tau kenapa toilet umum itu bisa nyempil di sana.

Emang sengaja itu buat jadi toilet khusus setan, wkwk.

Lelaki itu diam menatap toilet di depannya, tampak cukup tua dengan beberapa lumut di bagian bawahnya.

"Kalo gak salah ini toilet lama ya?" ucapnya pelan, "Yang udah jarang digunain kan?"

Wajahnya mulai membiru dan berkeringat dingin, bulu kuduknya meremang—merasa ngeri, "Apa bakal ada setannya...?"

Masa setan takut setan?!

Ryuji melipat tangannya, lalu menatap dengan mata menyipit ke toilet umum itu, "Tapi, apa Moiro ada di sini?"

Lelaki itu menghela napas panjang, lalu kembali berbisik, "Mending aku coba panggil dulu."

Ia menarik napasnya dalam-dalam—seolah ingin menyemburkan jigong naga—lalu berteriak kencang sambil meletakkan kedua tangan di depan mulut membentuk corong, "MOIRO?! KAU ADA DI DALAM?!"

Di dalam, Moiro terkejut—setelah hilang harapan—hingga kepalanya terangkat tinggi tanpa sadar, matanya membelalak, "Itu suara Yamaguchi?!"

Ia berdiri dan langsung menggedor pintu bilik toiletnya, "Oy! Aku di sini!"

"Lah. Ada sahutan?" sentak Ryuji terkejut di luar, sempat mengira tidak ad orang karena hening sejenak sebelumnya, "Beneran di sini ternyata."

Ia segera masuk ke toilet umum, lalu melihat sekeliling yang ternyata sedikit lebih bersih dari tampilan luar. Cuma sedikit.

Gak usah diperjelas juga kali!

Setelahnya ,ia berucap nyaring di dalam sana, "Kalo udah selesai, cepetan keluar. Kami nungguinnya lama tau?"

"Kalo bisa dah aku lakuin dari tadi!" sahut Moiro sedikit serak, dari dalam salah satu bilik toilet, "Cepet lah! Aku kejebak di sini!"

Ryuji mematung seketika, mendengar alasan darinya, "Kejebak?"

"Maksudnya, kau kekunci?" balasnya memastikan, lalu tak bisa lagi menahan tawa, "Ahahahahaha!!!"

Moiro di dalam merasa kesal, hingga urat halus muncul di pelipisnya yang memerah. Dahinya mengerut sambil berucap pelan, "Enak ya ketawa-ketawa...?"

"Soalnya... Hahahaha...!" balas Ryuji sambil memegangi perut, lalu mengusap air matanya, "Gak nyangka ada orang yang bisa kekunci di toilet...!"

Moiro makin marah, hingga akhirnya kembali menggedor pintu toiletnya dengan keras, "Udah ngapa?! Bukain dulu ni pintu! Aku kekunci dari luar!"

Ryuji mulai berhenti tertawa lalu mendekat ke salah satu bilik di sana, meski masih merasa lucu, "Iya, iya. Kau di bilik ini kan?"

"Ya! Buka cepetan! Di sini bau!"

"Bau, bau. Itu karena kau sendiri kan?"

"Enggak lah! Aku aja gak berak di sini!"

"Lah, terus kau ngapain?!"

"Buka dulu pintunya ngapa? Nanya mulu!"

"Ya udah...!"

Tepat sebelum Ryuji memeriksa kunci di luar, ia seolah tersambar—sadar dengan sesuatu. Pupil matanya mengecil seketika. Dahinya sedikit membiru.

Ia menatap ke depan, lalu bertanya pelan, nadanya terdengar sedikit jijik, "Kau gak lagi telanjang kan?"

"YAKALI! PIKIR SENDIRI LAH!" balas Moiro dari dalam penuh kemurkaan.

.........

Akhirnya Moiro terbebas dari penjara beradiasi mematikan itu.

Lelaki itu menghirup napas panjang di luar toilet umum, merasakan udara yang lebih segar dan bersih.

Ia mengangkat dua tangannya yang mengepal erat, lalu bersorak kegirangan penuh kelegaan—seolah berhasil melepaskan seluruh beban yang ada di tubuhnya hingga botak dan tanpa busana. Eh salah.

Author? Jangan macem-macem ya.

Ryuji di sampingnya hanya menatap datar sambil tersenyum tipis, "Kupikir kau nyasar lagi."

"Jangan kira aku ini kru berambut hijau Topi Jerami!" balas Moiro sambil menoleh cepat.

"Bisa jangan bahas anime Satu Bagian? Takut dikira promosi."

Yakali di novel dikira promosi?!

1
~Es Batu~
Nice
~Es Batu~
Semangat min, meski sepi tapi jangan sampe patah semangat 🗿

BTW coba baca novel ku dong min, gw butuh masukan soal nya, barang kali ada kalimat yg sulit di pahami🗿🗿
~Es Batu~: loh, justru itu letak asik nya 🗿
total 2 replies
~Es Batu~
mimpi basah author ini mah 🗿
UpinSugma: Astolfo masak lagi viral tuh di tiktok🗿
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!