Kai Adrian atau kerap di sapa Gus Kai, seorang anak kiyai terkenal, Gus Kai adalah seorang dokter spesialis jantung.
Gus Kai terkenal dengan ketampanannya dan juga prestasinya di bidang akademi dan juga Dakwahnya melalui media sosial pribadi miliknya.
Kepribadinnya yang tenang dan tidak sukanya huru- hara, membuat dirinya harus mengiklaskan calon istrinya untuk sang Kakak.
Namun apakah Gus Kai bisa mencari kebahagiaannya sendiri? dan adakah perempuan yang mampu membuatnya jatuh Cinta? Nantikan kisah perjalanan cinta Gus Kai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
" bi itu kenapa Najma bi?" tanya Umi Siti mendengar suara sang menantu dari atas.
" abi juga enggak tau mi, ayo coba lihat "jawab Abi Ibrahim.
Umi Siti dan Abi Ibrahim kemudian naik ke lantai dua dan mendapati putranya yang kini sedang menggelitiki Najma di depan pintu kamar mereka.
" Mas ampun mas.... " mohon Najma yang sudah lelah.
" Astagfirullah Kai, umi pikir kenapa, kalian ini buat umi sama abi panik aja" tegur umi Siti, dan tidak lama Balqis dan Ilham keluar dari kamar mereka masing - masing secara bersamaan.
Najma dan Kai menatap anggota keluarga satu persatu, kemudian Kai membantu sang istri untuk berdiri karena kini Najma sudah terduduk.
" Maaf umi, Najma buat berisik, soalnya mas Kai dari tadi ganggu Najma terus umi" ucap Najma menundukan kepalanya .
" Gapapa nduk, tadinya umi mau jadiin suami mu samsak kalau dia berani kdrt, umi pikir kalian tuh kenapa " Jawab umi Siti.
" Iya mbak, aku juga udah siap hantam mas kai dengan tangan mungil namun cabe rawit ini, kalau dia berani nyakitin kakak ipar ku " ujar Balqis.
" kok jadi pada mojokin Kai sih" ujar Kai yang merasa di pojokan.
" Udah enggak usah drama, mending siap- siap tuh udah mau adzan " ujar Ilham membubarkan semuanya.
" Nduk... kamu ke asrama sama suami dulu ya... nduk, umi soalnya mau sholat di rumah, adik mu juga sedang halangan, suami kan ada jadwal imam di asrama putrikan" ujar umi Siti.
" Iya mi, gapapa... tapi maaf umi, Najma belom jadi masakin umi tadi, soalnya Najma juga baru pulang " sahut Najma.
" mas mandi dulu " pamit Kai yang kemudian masuk ke dalam kamar.
" enggak usah masak, umi tadi keluar sama Ustazah terus beli lauk, masakan sunda semoga aja lidah kamu cocok nanti " ujar uni Siti dan kini, hanya tinggal Najma dan Uni Siti saja.
" Wahhhh makasih umi, biar Najma yang masak nasinya mi, sambil nunggu mas Kai " sahut Najma.
Umi Siti tersenyum ke arah menantunya dan mengajak menantunya untuk turun, umi Siti merasa jika Najma adalah orang yang tepat untuk putranya, bahkan dengan cepat membuat Kai kembali ke semula.
" Makasih yaa... mi, udah sayang sama Najma, Najma juga enggak kehilangan kasih sayang seorang ibu, walau ibu Najma udah enggak ada " ujar Najma memeluk mertuanya.
" loh... umi kan juga ibu Najma, umi sayang banget sama Najma, kalau kamu butuh pelukan dan tempat mengadu tentang suami ke umi saja, umi akan pasang telinga dua puluh empat jam buat kamu, umi juga akan bersikap netral dan tidak membela kai jika dia yang salah, kalau yang salah kamu umi juga akan menasihati seperti yang lainnya " sahut umi siti membalas pelukan menantunya.
" Makasih umi, tolong bantu Najma ya... untuk jadi istri sholehah seperti umi dan tegur Najma jika Najma salah" sahur Najma tidak terasa menitihkan air matanya.
" Udah jangan nangis, kamu keringatan gini" sahut umi siti mengusap keringat Najma yang bercucur.
"Iya umi ,dari tadi mas kai gangu terus, makanya tadi Najma ngehindar lari keluar kamar " .jelas Najma.
" Gapapa, itu bumbu- bumbu rumah tangga" sahut umi siti.
" micin dong mi, kalau bumbu" .
Najma merasa bersyukur kini ia mendapatkan keluarga baru yang begitu baik dan perhatian dengan dirinya.
nya biar gak penasaran 🤭
dari cemburu n dendam ni 😄
berarti blm ada orang luar yg tau ya kalo Ilham cuma anak angkat 🤔
kamu harus awasin istrimu ham jgn sampe bikin malu 😏