NovelToon NovelToon
Legenda Api Yang Menghilang

Legenda Api Yang Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:560
Nilai: 5
Nama Author: Absonen

Di masa lalu, dunia pernah diselamatkan oleh para Grandmaster penyihir terkuat dari berbagai kerajaan yang menguasai elemen alam.
Di antara mereka, satu nama berdiri di puncak: Shiranui Akihara, Grandmaster Api dari Kerajaan Solvaria.
Setelah memimpin perang besar melawan pasukan iblis dan membawa kemenangan bagi umat manusia, ia tiba-tiba menghilang. Dunia percaya sang legenda telah gugur.
Namun kenyataannya, Akihara masih hidup.
Kini ia bersembunyi di sebuah desa terpencil, menjalani kehidupan damai sebagai orang biasa, berusaha meninggalkan masa lalu yang penuh perang dan kehilangan.
Tetapi kedamaian itu mulai runtuh ketika legenda tentang Neraka Iblis kembali muncul.
Raja Iblis Argiel Lucifer dikabarkan bangkit kembali, ditemani oleh sosok misterius bernama Railer Zernaldha.
Bersamaan dengan kebangkitan Tujuh Dosa Besar, dunia kembali berada di ambang kehancuran.
Kini Akihara harus memilih:
tetap hidup sebagai manusia biasa…
atau kembali menjadi legenda yang pernah menyelamatkan 🌏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Absonen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 [Arah yang Sama]

Langkah mereka… tidak lagi sama seperti sebelumnya.

Bukan karena kelelahan.

Bukan karena luka.

Tapi karena sekarang… mereka tahu.

Hutan di selatan terasa lebih berat.

Udara lebih dingin.

Dan setiap langkah seolah membawa mereka… semakin dekat ke sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Shiranui Akihara berjalan tanpa banyak bicara.

Tatapannya lurus.

Namun pikirannya… tidak kosong.

Di sampingnya

Liora Raizen mengikuti.

Lebih diam dari biasanya.

Beberapa menit berlalu.

Liora akhirnya membuka suara.

“…kalau yang tadi itu…”

Ia berhenti sebentar.

“…salah satu Dosa Besar…”

Akihara tidak menoleh.

“…berarti yang di Mushaf…”

Hening.

Jawaban itu tidak langsung datang.

Namun ketika datang

“…lebih buruk.”

Sederhana.

Pendek.

Namun cukup untuk membuat udara terasa lebih berat.

Liora menggenggam tangannya pelan.

“…kita berdua… cukup?”

Tidak ada nada lemah.

Hanya… jujur.

Akihara berhenti sebentar.

Menoleh.

“…tidak.”

Jawaban itu langsung.

Tanpa ragu.

Liora sedikit terdiam.

Namun sebelum ia bicara

“…tapi kita tetap pergi.”

Akihara kembali melangkah.

Kalimat itu bukan keyakinan kosong.

Itu keputusan.

Beberapa langkah kemudian…

“…kalau nanti…”

Liora kembali berbicara, lebih pelan.

“…keadaan jadi lebih buruk…”

Akihara tidak menoleh.

“…aku di depan.”

Hening.

Liora tersenyum kecil.

“…aku tahu.”

Ia mempercepat langkah sedikit.

“…makanya aku di samping.”

Langkah mereka kembali selaras.

Dan akhirnya

Pepohonan mulai menipis.

Cahaya mulai masuk.

Tanah berubah.

Lebih padat.

Lebih sering dilewati.

Mereka keluar dari hutan.

Namun yang menyambut mereka…

Bukan kedamaian.

Jejak.

Banyak jejak.

Sepatu.

Seret.

Dan…

Darah.

Liora langsung menegang.

“…ini…”

Akihara berlutut.

Menyentuh tanah.

Masih hangat.

“…baru.”

Suara langkah lain terdengar.

Lemah.

Tergesa.

Beberapa orang muncul dari kejauhan.

Pakaian mereka kotor.

Wajah mereka pucat.

Pengungsi.

Salah satu dari mereka melihat Akihara dan Liora.

Langsung mundur.

“…jangan… jangan dekati!”

Liora mengangkat tangan.

“…kami tidak akan menyakiti-”

“Monster itu juga tidak punya aura!!”

Teriakan itu memotong.

Hening.

Akihara berdiri.

“…apa yang terjadi?”

Seorang pria tua maju.

Tubuhnya gemetar.

“…Mushaf…”

Napasnya berat.

“…sudah tidak ada…”

Liora menegang.

“…maksudmu… hancur?”

Pria itu mengangguk pelan.

“…datang dari kegelapan…”

“…tanpa mana…”

“…tidak bisa dirasakan…”

Matanya kosong.

“…dan satu…”

Ia berhenti.

Menelan ludah.

“…yang duduk… dan melihat…”

Akihara dan Liora saling melirik.

Mereka tahu.

“…apakah dia masih di sana?”

tanya Akihara.

Pria itu menggeleng pelan.

“…kami tidak tahu…”

“…yang kami tahu…”

Matanya bergetar.

“…tidak ada yang bisa melawannya…”

Hening.

Akihara berdiri tegak.

“…terima kasih.”

Tanpa banyak kata

Ia berjalan lagi.

Liora menatap para pengungsi itu sejenak.

Lalu menyusul.

Langkah mereka kini lebih cepat.

Lebih pasti.

Jauh di selatan.

Kerajaan Mushaf.

Atau…

Sisa dari apa yang dulu disebut kerajaan.

Bangunan runtuh.

Tanah retak.

Dan udara…

Sunyi.

Tidak ada kehidupan.

Di tengah reruntuhan

Sosok berdiri.

Tubuh besar.

Penuh luka.

Galdros

Ia berlutut.

Napasnya berat.

Namun ia masih hidup.

“…belum…”

Tangannya mencengkeram tanah.

“…belum selesai…”

Namun tubuhnya tidak bergerak.

Di atas bangunan runtuh

Seseorang duduk.

Diam.

Menatap semuanya.

Acedia

Matanya kosong.

Tidak ada kebencian.

Tidak ada kegembiraan.

Hanya… kehampaan.

“…kosong.”

Satu kata.

Ia menatap langit.

Lalu

Perlahan

Menoleh.

Ke arah yang jauh.

Sangat jauh.

Ke arah

Kerajaan Elf.

Aerel Ashia Sylphael

“…mungkin…”

Suara Acedia datar.

“…di sana…”

Ia berdiri perlahan.

“…akan lebih… berisik.”

Dan dalam satu langkah

Ia menghilang.

Hanya menyisakan…

Kesunyian.

Di sisi lain dunia

Kerajaan Elf.

Hutan luas yang bercahaya.

Tenang.

Namun hari ini

Tidak.

Aerel Ashia berdiri di balkon tinggi.

Matanya terbuka lebar.

“…datang…”

Angin berhenti.

“…dua…”

Ia menggenggam tongkatnya.

“…tidak…”

Napasnya sedikit bergetar.

“…lebih dari itu…”

Sesosok kecil muncul di belakangnya.

Adiknya.

“…kakak…?”

Aerel tidak menoleh.

“…panggil semua penjaga…”

Suaranya serius.

“…perang akan datang.”

Kembali ke

Shiranui dan

Raizen

Mereka kini berdiri…

Di atas bukit kecil.

Dan di depan mereka

Kerajaan Mushaf.

Atau…

Sisa dari itu.

Bangunan hancur.

Asap tipis masih naik.

Dan tidak ada kehidupan.

Liora menatapnya.

Matanya sedikit bergetar.

“…terlambat…?”

Akihara tidak langsung menjawab.

Ia menatap lama.

Angin berhembus pelan.

Lalu

“…belum.”

Jawaban itu tenang.

Namun tidak ringan.

Karena mereka tahu

Apa pun yang menunggu di sana…

Belum selesai.

Dan mereka…

Sudah berada tepat di depan pintunya.

1
Awkward
flbck kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!