NovelToon NovelToon
Pewaris Rahasia Tuan Sagara

Pewaris Rahasia Tuan Sagara

Status: tamat
Genre:Anak Genius / One Night Stand / Cintapertama / Tamat
Popularitas:51.1k
Nilai: 5
Nama Author: erma _roviko

Satu malam di bawah langit Jakarta yang kelam, Alisha hanya ingin melupakan pengkhianatan yang menghancurkan hatinya. Di sebuah lounge mewah, ia bertemu dengan pria asing yang memiliki tatapan sedalam samudra. Damian Sagara. Tanpa nama, tanpa janji, hanya sebuah pelarian sesaat yang mereka kira akan berakhir saat fajar menyingsing. Namun, fajar itu membawa pergi Alisha bersama rahasia yang mulai tumbuh di rahimnya.

Lima tahun Alisha bersembunyi di kota kecil, membangun tembok tinggi demi melindungi Arka, putra kecilnya yang memiliki kecerdasan tajam dan garis wajah yang terlalu identik dengan sang konglomerat Sagara.

“Seorang Sagara tidak pernah meninggalkan darah dagingnya, Alisha. Dan kau... kau tidak akan pernah bisa lari dariku untuk kedua kalinya.”

Saat masa lalu menuntut pengakuan, apakah Alisha akan menjadi bagian dari keluarga Sagara, atau hanya sekedar ibu dari pewaris yang ingin Damian ambil alih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

“Kau pikir satu map cokelat bisa meruntuhkan kerajaan yang kubangun dengan darah dan air mata selama puluhan tahun, Damian?”

Raina Sagara berdiri dari kursinya dengan keangkuhan yang tak tergoyahkan. Suaranya tidak melengking, namun tajam seperti sembilu yang membelah keheningan ruang makan. Ia menatap remeh lembaran kertas wasiat yang berserakan di atas meja mahoni.

Baginya, hukum hanyalah barisan kata yang bisa dibeli dengan angka yang tepat. Namun, senyum di wajahnya memudar saat melihat Damian tetap tenang, bahkan cenderung dingin.

“Kekuasaanmu bukan dibangun dengan darahmu sendiri, Ibu. Tapi dengan darah orang-orang yang kau injak,” sahut Damian datar.

“Termasuk ayahku,” tambah Damian dengan nada yang lebih berat.

“Jangan konyol. Tanpa aku, Sagara Group sudah menjadi abu sejak krisis beberapa tahun lalu!”

“Tanpamu, Ayah mungkin masih hidup dan perusahaan ini tidak akan menjadi sarang pencucian uang.”

Damian menjentikkan jarinya ke arah Jimmy. Asisten yang selama ini dikenal sebagai bayangan Raina itu melangkah maju. Alisha dan Arka tersentak saat melihat Jimmy tidak lagi berdiri di belakang kursi Raina. Pria itu justru berdiri di sisi Damian dengan sebuah tablet di tangan.

Alisha menatap Jimmy, mengingat betapa sering pria ini menghalanginya di masa lalu.

“Jimmy? Apa yang kau lakukan di sana? Kembali ke posisimu!” perintah Raina dengan nada otoriter.

“Posisi saya adalah memastikan keadilan bagi tuan besar, Nyonya,” jawab Jimmy dengan suara rendah namun mantap.

“Selama enam tahun ini, saya tidak bekerja untuk Anda. Saya bekerja untuk Tuan Damian.”

Alisha merasakan nafasnya tertahan. Ia menatap Damian yang kini memandang ibunya dengan tatapan penuh penghakiman. Ternyata, pengabaian Damian selama ini adalah topeng. Di balik sikap pasifnya, ia sedang menenun jaring bersama Jimmy untuk menangkap iblis di rumahnya sendiri.

“Kau berperan dengan sangat baik, Jimmy,” lirih Alisha kemudian tersenyum tipis.

“Jimmy telah mengumpulkan setiap bukti manipulasi saham yang kau lakukan untuk menyingkirkan dewan direksi,” ujar Damian.

“Juga bukti pengalihan dana ilegal ke rekening pribadimu di Panama,” tambah Jimmy sambil menekan sebuah tombol pada tabletnya.

Layar televisi besar di ruang makan itu tiba-tiba menyala. Gambar-gambar grafik keuangan yang rumit muncul bergantian dengan rekaman suara rahasia. Di sana terdengar suara Raina sedang memerintahkan seseorang untuk memalsukan laporan audit tahunan agar ia bisa memonopoli saham mayoritas. Suaranya terdengar jernih, tanpa keraguan, memerintahkan kejahatan seolah itu adalah daftar belanja harian.

“Itu rekayasa! Kau membayar Jimmy untuk mengkhianatiku!” Raina berteriak, wajahnya mulai memerah.

“Bukan hanya itu, Nenek,” suara kecil Arka menyela di tengah ketegangan.

Arka menunjukkan laptopnya yang terhubung ke sistem keamanan pusat mansion. “Aku sudah membuka enkripsi pada folder tersembunyi di komputer Nenek. Folder bernama Eliminasi.”

Mendengar nama folder itu, Raina terhuyung mundur hingga punggungnya menabrak lemari pajangan kristal. Wajahnya yang tadinya kemerahan kini memucat seperti mayat. Di layar televisi, muncul sebuah dokumen medis yang menunjukkan bahwa dosis obat jantung Tuan Besar Sagara telah diubah secara sengaja melalui instruksi tertulis Raina kepada staf medis pribadi.

“Ibu ingin memonopoli Sagara Group sepenuhnya. Ayah adalah penghalang terakhirmu karena dia ingin membagi asetnya kepada yayasan dan masyarakat melalui wasiat itu,” desis Damian.

“Kau membunuh suamimu sendiri hanya untuk sebuah jabatan?” Alisha bertanya dengan nada ngeri.

“Aku melakukannya untuk masa depan keluarga ini! Dia terlalu lemah untuk memimpin!” Raina akhirnya meledak, mengakui segalanya dalam keputusasaan yang meluap.

“Keluarga ini tidak butuh pemimpin yang tangan dan jiwanya berlumuran darah,” sahut Damian dingin.

Pintu ganda ruang makan terbuka dengan debuman keras. Sekelompok pria berseragam kepolisian dari unit tindak pidana khusus melangkah masuk. Mereka dipimpin oleh seorang perwira yang membawa surat perintah penangkapan berwarna merah.

Alisha memegang bahu Arka, melindunginya dari pemandangan yang menyakitkan itu, namun bocah itu tetap menatap lurus, menyaksikan keruntuhan tirani yang hampir melahap masa depannya.

“Nyonya Raina Sagara, Anda ditahan atas tuduhan pembunuhan berencana, manipulasi pasar modal, dan pencucian uang,” ujar petugas itu.

“Lepaskan aku! Damian, kau akan menyesal! Sagara Group akan hancur tanpaku!” jerit Raina saat petugas memborgol pergelangan tangannya.

“Sagara Group akan pulih tanpa racunmu, Ibu.”

“Dan Ibu cukup tua untuk menjalankan perusahaan, sudah saatnya beristirahat.”

“Damian, kau akan menyesal melakukan ini padaku!” pekik Raina menatap Damian tajam dan sinis.

“Aku sangat menyesal terlambat menyadarinya, Ibu. Pensiunlah di balik jeruji besi!”

Raina diseret keluar dari ruang makan mewahnya sendiri. Suara teriakannya perlahan menjauh, menyisakan keheningan yang menyesakkan di dalam ruangan tersebut.

Damian berdiri mematung, menatap piring porselen yang kini berantakan dengan dokumen kejahatan ibunya. Ada beban yang terangkat, namun ada lubang besar yang tertinggal di hatinya.

Jimmy membungkuk sedikit ke arah Damian. “Semua unit penyimpanan sudah diamankan, Tuan. Polisi juga sudah menuju ke kediaman Clarissa Aditama untuk penjemputan terkait konspirasi ini.”

“Terima kasih, Jimmy. Maaf aku harus membuatmu berpura-pura menjadi pelayan setia ibuku selama ini,” ucap Damian parau.

“Itu adalah kehormatan bagi saya untuk membalas budi pada mendiang Tuan Besar, Tuan Damian. Beliaulah yang menyelamatkan hidup saya dulu, dan ini adalah tugas terakhir saya untuknya,” jawab Jimmy tulus.

Alisha melangkah mendekati Damian. Ia melihat bahu pria itu bergetar hebat. Meskipun Raina adalah seorang pembunuh dan manipulator, dia tetaplah wanita yang melahirkan Damian. Tragedi ini adalah luka yang mungkin tidak akan pernah benar-benar sembuh. Alisha menyentuh lengan Damian dengan lembut, menawarkan kekuatan yang selama ini ia simpan sendiri.

“Kau sudah melakukannya, Damian. Kau membebaskan Ayahmu, dirimu, dan kita semua dari bayang-bayang ini,” bisik Alisha.

Damian berbalik dan memeluk Alisha dengan sangat erat. Ia menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Alisha, melepaskan beban yang ia pikul selama enam tahun dalam satu helaan napas panjang yang penuh penderitaan sekaligus kelegaan. Arka mendekat dan memeluk kaki ayahnya, melengkapi keutuhan yang selama ini terkoyak oleh ambisi buta seorang nenek yang haus kuasa.

“Kita harus memulai dari awal, Alisha. Tanpa ada lagi bayang-bayang Sagara yang gelap,” ujar Damian di tengah isakannya yang tertahan.

“Bukan dari awal, Damian. Kita melanjutkan apa yang seharusnya menjadi hak Arka dan kebenaran yang diperjuangkan ayahmu,” balas Alisha lembut.

Di luar, lampu sirine polisi masih berpendar di antara pepohonan mansion, menandakan berakhirnya era Ibu Suri yang kejam. Mansion yang dulu terasa seperti penjara yang megah, kini terasa sedikit lebih ringan, seolah udara dingin yang mencekam telah berganti dengan embusan angin perubahan.

“Aku punya satu hal lagi,” ujar Jimmy sambil menyerahkan sebuah kunci kecil berwarna emas yang ia ambil dari saku dalamnya.

“Ini kunci ke ruangan rahasia di gedung pusat. Tuan Besar meninggalkan catatan di sana untuk Anda, Tuan Damian. Catatan yang tidak sempat dirusak oleh Nyonya Raina.”

Damian mengambil kunci itu, menatapnya dengan penuh arti.

“Ayo, Alisha. Arka. Mari kita lihat apa yang sebenarnya ingin Ayah wariskan untuk kita.”

Mereka melangkah keluar dari ruang makan, meninggalkan sisa-sisa perjamuan terakhir yang penuh darah dan rahasia. Langkah mereka mantap menuju masa depan yang lebih cerah, di mana kejujuran tidak lagi menjadi barang mewah, dan cinta bukan lagi sekadar alat legalitas perusahaan. Singa Sagara kini telah berganti kulit, meninggalkan taring beracunnya di balik jeruji besi, siap untuk memimpin dengan cara yang baru.

1
lestari budirahayu
makin ke sini nih crita berat juga ya
mantab Thor ...
erma _roviko: cuma beberpa bab, setelah itu ringan
total 1 replies
Imas Atiah
ceritamya seru kayan nanti mampir
Raisha
ceritanya bagus... terimakasih kak othor🙏😍😃
cecla9
sukaaaa
cecla9
kocaaaakkk parahhh kasian Jimmy
anti sinetron suara hati istri
kalau cerita orang luar negri mengerti lah,lah ini ceritanya orang indo,blm pernah dengar soalnya CEO Indonesia. 🤭🤣🤣🤣
erma _roviko: Akupun belum pernah dengar CEO tampan, kebanyakan diindo CEO udah tua dan gendut🤣
total 1 replies
Sunaryati
Nah gitu hati emak ikut adem
Sunaryati
Reno buat penyakit di hari saudara sepupu , sepertinya kamu dan Lusy ingin merasakan hidup di bui
Sunaryati
Senangnya hati emak melihat kebahagiaan kalian
Naufal Affiq
sabar demian,arka itu anak yang cerdas,gak masalah arka di bawak liburan,
Imas Atiah
duh baru bahagia penggangu dtng aja
Achmad
bintang lima untukmu thor
Achmad
Anda hebat sekali Thor semangat
Naufal Affiq
ada aja masalah untuk merusak keluarga demian
tia
kasihan damian
Sunaryati
Jimmy akan menemukan jodohnya yang ternyata teman SMA itu mengikuti rekomendasi Tuan Muda Arka
Sunaryati
Orang - orang dewasa yang harus tunduk pada Tuan Muda Arka Si Jenius🤣🤣🤭
Sunaryati
Anjungan Tuan Muda Arka ternyata mengena Paman Jimmy
Imas Atiah
wah ternyata guru arka temen sekolah jimmy ayo sekarang kamu terpesona ya
Sunaryati
Rania kamu bukan seorang ibu tapi iblis yang rakus akan harta dan kekuasaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!