NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Takdir Cinta Dua Dunia : Baby Alexie

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Romansa Fantasi / Ibu Pengganti / Mafia / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:19.9k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Malam itu, di balik rimbun ilalang takdir seorang gadis muda yang baru saja lulus sekolah menengah atas itu berubah selamanya. Seorang wanita sekarat menitipkan seorang bayi padanya, membawanya ke dalam pusaran dunia yang penuh bahaya.

Di sisi lain, Arkana Xavier Dimitri, pewaris dingin keluarga mafia, kembali ke Indonesia untuk membalas dendam atas kematian Kakaknya dan mencari sang keponakan yang hilang saat tragedi penyerangan itu.

Dan kedua orang tua Alexei yang di nyatakan sudah tiada dalam serangan brutal itu, ternyata reinkarnasi ke dalam tubuh kucing.

Dua dunia bertabrakan, mengungkap rahasia kelam yang mengancam nyawa Baby Alexei

Bisakah Cintya dan Arkana bersatu untuk melindungi Alexei, ataukah takdir akan memisahkan mereka selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Langit malam Jakarta diselimuti awan kelabu, seolah paham betul dengan suasana hati Arkana. Dia duduk di kursi belakang Alphard hitam yang membelah jalanan sepi. Di sampingnya, ada Devano yang tengah sibuk dengan ponselnya.

"Jadi, gimana?" tanya Arkana tanpa mengalihkan pandangannya keluar jendela. Suaranya dingin, tapi cukup untuk bikin siapapun merinding.

Devano langsung sigap menyimpan ponselnya dan menatap Arkana. "Sesuai perintah Lo, Gue udah lacak markas baru mereka. Ternyata selama ini mereka ngumpetnya di gudang tua kawasan industri bagian selatan," jawabnya profesional.

Arkana mengangguk singkat. "Jumlah?"

"Kurang lebih 30 puluh. Anak buah bayaran semua. Tapi ada beberapa yang Gue lihat lumayan terlatih," jelas Devano. "Kayaknya mereka lagi nyiapin sesuatu yang besar."

Arkana terdiam sejenak, menghela napas pelan. "Apapun itu, gue pastikan tak akan terwujud," tegasnya, mengandung ancaman yang terselubung.

"Terus, rencana kita gimana, Ar?" tanya Devano, menatap Arkana penuh antisipasi. Dia tau betul, Arkana nggak akan tinggal diam kalau ada yang berani mengusik daerah kekuasaannya.

Seringai tipis menghiasi bibir Arkana, matanya memancarkan kilatan berbahaya. "Kirim aja ke alam baka seperti biasa. Tidak ada tempat bagi hama yang menganggu!" jawabnya dingin.

"Siap, Bos! Udah lama gak olah raga, udah gatal kali nih tangan pengen kretekin kepala orang," sahut Devano semangat sambil meregangkan otot-otot tangannya.

Alphard itu berbelok ke jalanan kecil yang gelap dan sepi. Di ujung jalan, nampak sebuah bangunan gudang tua yang terbengkalai. Beberapa pria berbadan kekar berdiri berjaga di sekelilingnya.

"Kita udah sampe," ucap Devano, memberi kode pada anak buahnya untuk menghentikan mobilnya.

Arkana keluar dari mobil dengan langkah tenang namun waspada. Devano menyusul dari belakang, diikuti oleh beberapa anak buah bersenjata yang keluar dari mobil lainnya.

"Inget, jangan sampe ada yang lolos satu pun," perintah Arkana tegas.

"Siap, Bos!" sahut Devano, memberi isyarat pada anak buahnya untuk mengepung gudang.

Dalam hitungan detik, gudang itu sudah terkepung oleh anak buah Arkana. Devano mengetuk pintu gudang dengan keras, gedorannya menggema di keheningan malam.

"Buka pintu! Polisi!" teriak Devano berbohong, suaranya memecah kesunyian. Arkana Hanaya bisa menggelengkan kepalanya melihat keisengan sahabatnya yang gak tahu tempat itu.

Tentu saja para penjaga itu tidak percaya. Mereka tau betul siapa yang datang. Arkana, penguasa dunia bawah yang kejam dan tanpa ampun.

Tiba-tiba, suara berat menggelegar dari dalam gudang. "Serang!"

Pintu gudang terbuka dengan kasar, dan puluhan pria bersenjata menyerbu ke arah Arkana dan anak buahnya. Udara langsung dipenuhi dengan rentetan suara tembakan dan pekikan kesakitan.

Arkana dengan gesit menghindari peluru yang beterbangan, desingan peluru WUSH! melintas di dekat telinganya. Ia merasakan adrenalin memompa darahnya saat ia melompat dan berguling untuk mencari perlindungan. Ia mengeluarkan pistolnya dan menembak dengan akurat, setiap tembakan menghasilkan suara ledakan kecil yang mematikan.

DOR!

DOR!

Tubuh-tubuh musuh berjatuhan dengan suara gedebuk yang berat.

Devano juga tidak kalah hebat. Ia bergerak lincah dan cepat, suara sepatunya berdecit di atas langit semen saat ia menghindar dan menyerang. Ia melayangkan tendangan keras ke arah dada musuh.

BUGH!

Tulang rusuk patah dengan suara yang mengerikan. Lalu, ia menghantamkan kepalan tangannya ke wajah musuh dengan suara pukulan yang memekakkan telinga.

BAGH!

Musuh itu langsung tersungkur ke tanah tak sadarkan diri. Setiap gerakan Devano adalah kombinasi antara kekuatan dan kecepatan yang mematikan.

Pertempuran itu berlangsung cepat dan brutal. Suara teriakan, makian, dan rintihan kesakitan bercampur aduk dengan suara letusan senjata yang menggema di seluruh area.

DOR!

DOR!

DOR!

Beberapa anak buah musuh terkena tembakan, menjerit kesakitan sebelum akhirnya terdiam.

Sisanya mencoba melarikan diri, namun berhasil dihalau oleh anak buah Arkana yang mengepung gudang.

Suara langkah kaki yang terburu-buru dan teriakan putus asa terdengar saat mereka berusaha meloloskan diri.

SRAK!

Beberapa dari mereka terjatuh saat mencoba memanjat pagar, menambah kekacauan dalam pertempuran.

Setelah memastikan semua musuh telah dilumpuhkan, Arkana berjalan masuk ke dalam gudang. Aroma mesiu dan darah memenuhi udara, bercampur dengan bau anyir yang memuakkan. Di sana, ia menemukan seorang pria yang tampak seperti pemimpin mereka. Pria itu babak belur dan berlumuran darah, namun masih berusaha melawan. Napasnya terengah-engah, dan suara erangannya terdengar lemah.

"Siapa yang nyuruh lo lakuin ini?" tanya Arkana dingin, menodongkan pistolnya ke kepala pria itu. Suara pistol yang beradu dengan tengkorak pria itu terdengar menakutkan.

KLIK!

Pria itu tertawa sinis, namun tawanya terdengar lemah dan menyedihkan. "Lo nggak akan mendapatkan apa-apa, meskipun lo ambil nyawa gue!" jawabnya menantang, meski jelas-jelas ketakutan.

Arkana menyeringai. "Yakin?" ucapnya, lalu menembak kaki pria itu tanpa ampun.

DOR!

"Aww! rintih kesakitan dengan suara yang memilukan.

Arkana tidak memberi ampun. Ia memerintahkan Devano untuk membawa pria itu ke markas mereka. Ia tahu, dengan sedikit "persuasi" yang tepat, pria itu pasti akan membuka mulut.

"Lo urus sisanya," ucap Arkana pada Devano, lalu beranjak pergi dari gudang itu.

Saat Arkana berjalan menuju mobilnya, wajah Cintya tiba-tiba muncul di benaknya. Ia tersenyum tipis. Ia ingin segera bertemu gadis itu, melupakan sejenak dunia kelam yang selalu mengelilinginya, meskipun hanya sesaat.

"Dev," panggil Arkana.

"Kenapa, Bos?" jawab Devano yang sudah siap di sampingnya.

"Cari informasi tentang Rico. Gue pengen tau semua tentang dia," perintah Arkana serius.

Devano mengerutkan kening. "Rico sepupunya Kak Anastasya?" tanyanya memastikan.

Arkana mengangguk. "Ya. Gue ngerasa ada yang dia sembunyiin," jawabnya, tatapannya tajam menatap langit malam yang gelap. Perasaan itu semakin kuat, instingnya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres. Ia bisa merasakannya dalam tulang-tulangnya.

Bersambung ....

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo hadir kak🤗
Ica Arkan
keren sangat menghibur dengan alur yang tak berbelit-belit.
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
aku mampir lagi kak🤗
azela
lanjut Thor seru/Applaud//Applaud//Applaud/
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
halo kak👋
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir lagi 🤗
azela
lanjut kakak ceritanya sangat keren
azela
kerennnn bangat lanjut thor/Applaud//Applaud//Applaud/
azela
wah semakin seru kak lanjut/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
azela
sangat menghibur Thor tetap semangat ya aku suka dengan alur dan karakter tokohnya/Kiss/
azela
sangat keren dan menghibur/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Heart//Rose//Rose//Rose/
azela
Selamat kak, atas peluncuran karya barunya. aku baca awalnya sudah menarik, dan seru abis tak sabar pengen baca kelanjutannya. semangat kak.
mami syila
semangat kakak lanjutkan ditunggu up selanjutnya
riniandara: Siap kakak/Rose//Rose/
total 1 replies
mami syila
semakin menarik dan penasaran /CoolGuy//CoolGuy/
mami syila
lanjut Thor
mami syila
Deva kau cari mati hhhhh
mami syila
lanjut Thor
mami syila
kayaknya akan ada kejutan nih
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
aku mampir lagi kak 🤗
Iqlima Al Jazira
apakah cintya anak yang hilang?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!