NovelToon NovelToon
Kaya Dengan Pohon Uang

Kaya Dengan Pohon Uang

Status: tamat
Genre:Action / Sistem / Tamat
Popularitas:141.5k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Amirul, yang dikira anak kandung ternyata hanyalah anak angkat yang tak sengaja tertukar pada saat bayi.

Setelah mengetahui jika ia anak angkat, Amirul di perlakukan dengan kasar oleh ibu angkat dan saudaranya yang lain. Apa lagi semenjak kepulangan Aris ke rumah, barang yang dulunya miliknya yang di beli oleh ibunya kini di rampas dan di ambil kembali.

Jadilah ia tinggal di rumah sama seperti pembantu, dan itu telah berlalu 2 tahun lalu.

Hingga akhirnya, Aris melakukan kesalahan, karena takut di salahka oleh ibunya, ia pun memfitnah Amirul dan Amirul pun di usir dari rumah.

Kini Amirul terluntang lantung pergi entah kemana, tempat tinggal orang tuanya dulu pun tidak ada yang mengenalinya juga, ia pun singgah di sebuah bangunan terbengkalai.

Di sana ada sebuah biji yang jatuh entah dari mana, karena kasihan, Amirul pun menanam di sampingnya, ia merasa ia dan biji itu senasib, tak di inginkan.

Tapi siapa sangka jika pohon itu tumbuh dalam semalam, dan hidupnya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35

...🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️🤾‍♀️...

...happy reading...

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

Joko tidak percaya dengan apa yang didengarnya, ia berpikir bahwa Amirul hanya bercanda. "Apa? Apa Mas bilang? Rumah lama Mas? Kamu mau kasih ke aku?" tanya Joko dengan nada yang tidak percaya.

Amirul mengangguk dengan senyum. "Iya, Bang. Aku tidak butuh rumah itu lagi, aku sudah punya rumah baru ini. Abang bisa pakai rumah itu, aku kasih saja," kata Amirul dengan nada yang tulus.

Joko masih tidak percaya, ia berpikir bahwa ini hanya mimpi. "Mas, aku tidak bisa menerima ini. Rumah itu pasti berharga mahal, aku tidak bisa membayarnya," kata Joko dengan nada yang menolak.

Amirul tersenyum dan memegang bahu Joko. "Abang tidak perlu membayar apa-apa, aku hanya ingin Abang memiliki tempat tinggal yang layak. Aku sudah punya rumah baru ini, aku tidak butuh rumah lama itu lagi," kata Amirul dengan nada yang hangat.

Joko tidak bisa menahan air matanya, ia menangis karena kebaikan Amirul. "Terima kasih, Mas. Terima kasih banyak," kata Joko dengan suara yang terisak.

Amirul tersenyum lebar kepada Joko. Wajahnya muda dan cerah, mata memancar cahaya kebaikan. "Sama-sama, Bang. Aku hanya ingin Abang bahagia, ibu Abang juga bahagia, tidak perlu lagi khawatir bayar sewa rumah yang mahal setiap bulan," kata Amirul dengan nada yang tulus, tanpa ada niat tersembunyi.

Di situ, Joko sudah tidak bisa menahan air mata. Air mata membanjiri pipinya, dan dia menangis terisak. Hati dia merasa hangat, sesuatu yang jarang dia rasakan selama bertahun-tahun hidup di dunia yang penuh kesulitan. Di dunia yang kejam ini, pikirnya, masih ada orang baik. Ia sungguh tak menduga ada yang mau membantu dirinya tanpa meminta apapun kembali.

Joko meraih tangan kiri Amirul dan memegangnya dengan kedua tangannya yang kasar, tangan yang selalu memegang stang motor seharian. Lalu, dia dengan sopan mencium dorsum tangan Amirul. "Terima kasih banyak, Mas. Terima kasih sekali lagi, aku tidak akan pernah melupakan kebaikan Mas ini seumur hidupku," kata Joko sambil mencium tangan Amirul sekali lagi, matanya masih penuh air mata.

Amirul sedikit malu, wajahnya memerah. Dia menggeleng-geleng kepala dengan senyum. "Abang jangan terus memegang tangan ku dong. Aku lebih muda dari Abang, harusnya aku yang mencium tangan Abang sebagai tanda hormat," katanya dengan nada ceria.

"Enggak, Mas. Ini bukan tentang muda dan tua," jawab Joko dengan tegas, mata dia tetap menatap Amirul dengan rasa hormat yang dalam. "Mas adalah orang yang baik yang telah menyelamatkan aku dan ibu dari kekurangan, saya harus dihormati Mas."

Amirul kemudian mengambil kunci dari saku celananya, kunci sebuah rumah sederhana yang dia beli beberapa hari lalu, Dia memberikannya kepada Joko. "Ini kunci rumahnya, Bang. Pulang lah, dan bawa ibu Abang untuk pindah. Tapi untuk sementara beberapa hari ini, aku ingin Abang antar jemput aku ke sekolah," kata Amirul dengan senyum.

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Elok Fauziah
Gangguan jiwa anak ini.
Elok Fauziah
3 + 8 = 11 Dong🤔
Jacky Hong
kasian amat Thor dah jatuh pas naiknya bisa ketemu ibu kandung eh rupanya cuma mimpi
pas bab terakhir pula
yang sabar y amirul si author lagi mengujimu kawan🤭
Ari Anto
dancok tiwas serius leh ku moco 😭😭😭😭😭🤣😁😁☺🥲
Ambu Rinddiany Thea
iish ending menyebalkn aaaah .. tiiiddaaaaaaaakk
Ambu Rinddiany Thea
mangga mamam tuh anak kebamggaan kalian ,
Tio Kusuma
hemmmmm.....mimpi EMG enk bnget....
less22: prit prittt, kartu merah
total 3 replies
we
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 mimpi
less22: kasihan deh🤣
total 1 replies
Wega Luna
ternyata hiasan mimpi yah thor🙈
Wega Luna: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣ku menangis 🤣🤣🤣🤣🤣 Rita ini baru permulaan
Dewiendahsetiowati
ealah Thor ternyata Amirul mimpi to selama ini hadeh kena prank othor.. terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu karya selanjutnya
less22: asiapppp, Terima kasih sudah mampir🥰🥰
total 1 replies
Wulan Sari
lha Tamat? dan ternyata semuanya hanya impian kasihan sekali tapi cip 👍 banget critanya membuat yang baca melongo akh si Author emang the best di kibulin yak 🤣🤣🤣
trimakasih Thor semangat 💪 salam sukses selalu ❤️👍💪🙏
Wulan Sari: sama2 ❤️
total 2 replies
Wulan Sari
cerdas Amirul semoga berhasil semangat 💪 lanjut
Wulan Sari
lanjut ❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Wulan Sari
semoga walau dalam mimpi Amirul bisa ketemu ayah kandungnya ya...
semangat 💪 Thor salam ❤️
Darmono
lanjutkan thorrr 👍🙏
Ambu Rinddiany Thea
kenapa.ga bikin melayang ajantuh s aris arwah nya , tanggung d bikin pingsan mah , para readers udh kecewa berat soalnya. mu doain yg baik juga udh ga minat , maaf ya ris mening end aja lah klo cangkem sama polah mu trs2an gt mah , ajak sekalian emak bapak mu .. karma buat sekeluarga tuh , tunggu kebangkrutan mu
Wulan Sari
kasihan ibu kandungnya Aris nt malah di kira ibu tirinya Aris di tuduh ga bisa mendidik Aris yaaa
Ambu Rinddiany Thea: /Sneer/
total 3 replies
Wega Luna
mampus kau Aris🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: banget puas nya🤣
total 2 replies
Darmono
lanjutkan thorrr 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!