Kavita Zalianty Seorang wanita cantik berusia 25 Tahun di khianati oleh suaminya Sandi Shidiq Usman pria berusia 28 tahun
Pernikahan mereka baru berusia 1 tahun 4 bulan
Sandi memutuskan untuk menikahi Kavita setelah mereka berpacaran selama tujuh bulan
keluarga sandi tidak pernah merestui pernikahan mereka berdua karena mereka berfikir Kavita yang hanya seorang anak yatim-piatu yang di besarkan di panti asuhan tidak selevel dengan mereka yang dari kalangan orang berada
Ayah sandi seorang pengusaha kayu dan furniture yang cukup terkenal di kota mereka itu
sandi yang sebagai anak sulung dan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarganya membuat sang ibu selalu mengatur kehidupan anak laki-lakinya itu
bahkan sering ikut campur dalam urusan rumah tangga anaknya
karena menurutnya anak laki-laki harus terus berbakti kepada ibunya hingga akhir hayatnya
Sandi bertemu kembali dengan.mantan kekasihnya.di masa Putih abu-abu saat mereka menghadiri acara reuni di sekolah SMAnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 35 chip kecerdasan ?!
Sekarang masuk kamar ya nak langsung bersih-bersih ya setelah itu istirahat ya" ucap vina pada kedua anaknya
"iya mami" jawab ke-duanya lalu masuk kedalam kamar mereka
Setelah kedua anaknya masuk kedalam kamarnya di ikuti mona
Vina pun masuk kedalam kamarnya karena sore ini dia akan menjenguk gadis yang pagi tadi di tolongnya
Vina membersihkan diri lalu melaksanakan sholat Dzuhur
Setelah sholat vina ke dapur untuk membuatkan makan siang untuk mereka
setelah makan vina menyempatkan diri bermain sebentar dengan baby Raja yang sejak melihat vina tidak mau lepas bayi berusia hampir lima bulan itu sudah dapat mengenali orang dan begitu lengket pada vina yang di kenalnya sebagai ibunya
"sama bi Mona dulu ya sayang"ucap vina menyodorkan baby Raja pada Mona tapi Baby Raja tidak mau dan memakin mengeratkan pelukannya pada leher Vina
"ya sudah,ayo bantu kakak ika dulu liat PRnya"ucap Vina beranjak dari tempat duduknya lalu mendekati Rika dan Riko yang sedang asik mengerjakan tugas sekolah mereka di meja belajar lesehan yang vina beli beberapa hari lalu
Meja belajar milik Rika yang ada di ruang keluarga
kalau yang ini meja belajar Bang Riko
"ada yang bisa mami bantu sayang !?" tanya vina pada putrinya
"nggak ada mi ini tugasnya gammmpanggggg benget mi" jawab rika
"memangnya pr-nya kakak apa sayang !?" tanya vina penasaran
"cuma ini mi, menebalkan huruf dan angka saja jadi ini insya Allah gampang mi"jawab Rika dengan penuh percaya dirinya
"oh begitu ya,ya udah kakak lanjut aja kerja tugasnya tapi jika ada yang kakak tidak mengerti
Kakak bisa meminta bantuan mami ya sayang"ucap Vina sambil mengelus rambut hitam sebahu putrinya itu
Rika mengangguk dan tersenyum gadis cilik cantik itu merasa bahagia bisa merasakan lagi kasih sayang seorang ibu yang sudah pergi meninggalkannya untuk selamanya
Kini vina beralih ke putra sulungnya yang terlihat sedang serius menyelesaikan tugasnya
"apa mami bisa bantu bang!?" tanya vina
"tidak mami,abang bisa menyelesaikan ini" jawab Riko penuh percaya diri
"wah anak-anak mami hebat-hebat bisa menyelesaikan tugas sekolahnya tanpa kesulitan sedikit pun "ucap Vina mengusap rambut lebat putra sulungnya itu
Baby Raja ternyata sudah tertidur di pangkuan Vina
"wah baby Raja kalau sama maminya anteng ya giliran sama kita dia itu suka bikin ulah" celetuk Mona
"bikin ulah !? Bagaimana bayi sekecil ini bikin ulah Mon !?" tanya vina mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan ucapan Mona
"dia itu kalau Sama mona kalau mau tidur harus di ayun ayun pakai tangan Nona sambil minum susu trus mona harus Nyanyi sedangkan mona kan bukan penyanyi " jawab Mona mengadukan sikap Baby raja jika bersamanya
"saking merdunya suaranya mona sampai-sampai baby raja pernah menaboknya hahahahahaha " ucap Nona tertawa puas setelah menceritakan Kemalangan Mona
"senang amat liat teman menderita " ucap mona mengerucutkan bibirnya
Sedangkan nana terus menertawakan mona namun suara tawa nana mengusik kenyamanan tidur baby Raja sehingga Baby raja menggeliat dan membuka matanya
Tanpa mereka sangka baby Raja bangun dan duduk di pangkuan sang mami lalu tiba-tiba saja......
Nana yang duduk di samping vina langsung mendapatkan tabokan manis di mulutnya oleh baby Raja
semua diam melongo dengan apa yang baru saja terjadi
"Ya Allah nak jangan seperti itu nggak baik,ini anak bayiku sudah terkontaminasi oleh virus nggak bener kalian ini "dumel vina pada ke-dua asistennya itu
"hahahaha " mona tertawa sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena tidak ingin Raja kembali terbangun
Tingkah ajaib baby Raja betul-betul membuat ke-tiga wanita dewasa itu terkejut
"Aunty sih kalau tertawa suka lupa Daratan " celetuk Rika
vina berdiri dari duduknya lalu masuk kedalam kamar anak-anaknya lalu menidurkan baby Raja di tempat tidurnya dengan perlahan agar baby Raja tidak terbangun kembali
Saat baby raja sudah di tempat tidurnya bayi tampan itu kembali menggeliat dan vina Dengan segera mendekatkan botol susunya pada bibir bayi itu dengan seketika bayi itu memegang dotnya dan menghisapnya dengan mata yang tertutup
Vina tersenyum melihat tingkah lucu putra bungsunya itu
Vina benar-benar terkejut dengan kejadian tadi
Bayi yang belum cukup lima bulan itu bisa melakukan hal seperti tadi
"tenang saja Nona itu reaksi dari chip kecerdasan yang saya tanamkan di dalam otak putra anda sehingga dia itu sudah jenius sejak bayi "ucap via tiba-tiba
"apa!? Kamu tanamkan chip kecerdasan pada bayiku!?" tanya Vina perlahan karena tidak ingin bayi tampannya itu kembali terbangun dan dia tidak bisa lepas darinya
"iya Nona agar kelak anak-anak Nona bisa menjadi anak-anak yang hebat "jawab via
"anak-anak !? Berarti bukan hanya baby Raja tapi juga kedua anakku yang lainnya !?" tanya vina lagi
"iya Nona tapi untuk kedua anak Nona yang lebih besar otaknya lambat merespon chip yang saya tanamkan tapi anda tidak usah khawatir mereka yang dasarnya memang cerdas akan semakin cerdas " jawab via
"tapi apakah tidak akan ada efek sampingnya nanti!?" tanya vina khawatir
"tenang saja nona semua akan aman"jawab via
"syukurlah kalau seperti itu karena aku tidak ingin sesuatu terjadi pada anak-anakku kelak" ucap vina bernafas lega mendengar jawaban via
"apakah nona akan kerumah sakit menjenguk gadis yang anda tolong !?" tanya via
"iya aku akan melihat kondisinya secara langsung " jawab vina
"baiklah nona" ucap via
Vina pun meninggalkan kamar putranya dan menuju kamarnya untuk berganti pakaian
Setelah berganti pakaian vina keluar dan tidak lagi mendapati kedua anaknya di meja belajarnya
"anak-anak kemana !!?" tanya vina pada kedua asistennya yang sedang asik menonton televisi
" mereka masuk kedalam kamarnya Kak" jawab Nana
"oh" ucap vina lalu kembali kedalam kamar anak-anaknya
Vina melihat anak-anaknya sudah terlelap dengan wajah damai mereka
"selalu bahagia sayang,suatu hari nanti kalian akan menjadi anak-anak yang sukses dan hebat mami pastikan itu
Tidak akan ada orang di luar sana yang akan memandang remeh kalian karena kalian adalah anak-anak mami" gumam vina, suaranya hanya dia yang mendengar nya
Vina keluar dari dalam kamar anak-anaknya lalu berpamitan pada kedua asistennya
Kini vina sudah berada diatas motornya melaju dengan kecepatan sedang menyusuri jalan raya besar yang terlihat sedikit Legan mungkin karena belum waktunya para pekerja untuk pulang
Tak membutuhkan waktu lama vina kini sudah berada di parkiran motor yang ada di sebuah rumah sakit besar
Vina turun dari motornya dan membuka helmnya lalu merapikan hijabnya
Vina berjalan masuk kedalam rumah sakit menyusuri lorong-lorong rumah sakit sesuai arahan via sang sistem
"