21+ "Hubungan ini terlarang, Bear!"
"Aku tidak tahu apa hubungan kita, yang aku tahu aku membutuhkan mu"
Alexander Agnoward ketika sebuah keputusan terberat akhirnya membawa nya kembali lagi ke negara nya atas ancaman orang tua nya.
Menjadi sangat rumit ketika dia kembali dan luka lama itu telah sembuh, Alexander jatuh di sebuah hubungan lain, di dalam sebuah ikatan pertunangan yang di buat orang tua nya.
Bukan tidak bisa menerima Tania tunangan nya itu karena setatus nya yang seorang ibu muda beranak satu, hanya saja Alexander sudah sudah lebih dalam terjatuh di hubungan lain bersama Aprilia seorang gadis kecil yang di tolong nya.
Dan bagi nya teramat berat untuk menerima Tania mengingat dia pernah menjadi kekasih adik nya dan mempunyai seorang anak dari adik nya tersebut
"Bukan kah kita sudah tahu ini resiko nya, Aku tidak masalah terluka, asal kau berjanji kau akan bahagia" -Aprilia Shakila-
Akan berakhir pada siapakan Alexander? atau malah akan berakhir dengan salah satu yang terluka ?
Sequel dari Novel berjudul ;
[Pernikahan luar biasa]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tris rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tepat di depan mata
Meletup bagai lava panas yang menggelegak, Alex menghitung waktu menunggu Aprillia di sana, di hotel itu, sedari pagi ia di sana terbang pagi-pagi sekali.
Kau ada di sini, di tempat ini, kau tidak akan pernah memilih, karena aku tidak akan pernah memberikan ruang atau celah untuk mu beralih.
Tepat menjelang siang perlahan pelataran hotel itu mulai terisi, satu persatu empu nya acara mulai hadir, tamu-tamu mulai menghadiri, dekorasi sudah ada sejak kemarin entah pun pagi tadi yang pasti Alex sudah sangat hafal setiap pintu-pintu dan semua bagian sisi.
Memilih kamar tepat pada lantai yang memperlihatkan jelas view ke tempat di selenggarakan acara, Alex menelisik, mata nya menajam setajam elang, mengatur perlahan deru nafas saat berkali-kali dada nya kian memanas.
Membayangkan sejenak, apa yang akan di lakukan gadis kecil nya ketika tiba di sana, apakah dia akan menggandeng nya, apakah mereka akan saling menggenggam atau bahkan akan berjalan dengan tangan yang melingkari pinggang.
Perlahan hisapan rokok yang tidak pernah di hisap nya itu mengudara, menerbangkan perlahan ke permukaan berharap bisa menetralkan kegundahan , hampir 1 jam dia berada di sana dengan pandangan yang terus melekat, namun tetap Aprillia sama sekali masih tidak terlihat.
Atau dia terlewatkan, atau dia masuk lewat pintu lain, bathin nya.
Dimana pengantin nya?
Ya ada di sana mungkin saja Aprillia sudah ada di sekitar kedua mempelai tanpa di sadari nya.
Yeyy… Satu sorakan terdengar riuh di sisi lain, seketika membuat Alex mengalihkan pandangan nya, bukan suara musik-musik atau suara sang mc pengisi acara namun acara yang mengudara di sebuah kerumunan lain di lain kedua mempelai pengantin.
Berulang lagi sorakan itu terdengar jelas dan menggelegar lagi.
“Shitt…”Alex mengumpat, dada nya kembali bergemuruh, tepat pada satu pandangan lurus nya, ada Aprillia dengan seseorang pria lain tepat di hadapan nya.
Tidak mungkin ada sorak-sorai jika tidak ada hal apapun, seketika sorakan itu hening tatkala lelaki itu memengi tangan Aprillia gadis kecil nya, mata Alex memanas drama apa yang sedang terjadi jauh di hadapan nya.
“Honey– lirih nya menatap lekat kepada jemari Aprillia yang akan di sematkan sebuah benda untuk nya, tidak ingin menimbang Alex berjalan cepat melebarkan langkah nya.
Semua terjadi tidak seperti yang dia inginkan berharap jika kedatangan nya akan membawa paksa April dari sana dan mereka akan memulai hubungan yang jelas setelah nya, namun dia salah, semua bertolak belakang dengan harapan nya.
Hasil pemikiran dan pengambilan keputusan nya malam tadi sia-sia, April sudah berangsur melangkah pergi dari nya.
Alex melangkah lagi, perlahan dia berhenti seakan terhambat seketika menekan tombol panel lift seakan menjadi sulit, Alexander bergemuruh benar-benar di situasi sulit nya, Apa yang sedang di lakukan gadis kecil nya di sana.
Kenapa semua sejauh dan secepat ini?
Kau salah Mike dia bukan menginginkan sebuah kebebasan anak seusia nya yang biasa, tapi dia menginginkan kebebasan dari ku, ia benar-benar memilih, dia benar-benar melakukan nya, dia ingin membuat sebuah jarak dengan ku.
“Aprillia!!” panggil Alex meninggi masih jauh di lain sisi ketika dua langkah maju nya terlambat, benda laknat bagi nya itu sudah tersemat di sana, baritone barusan sukses membelalakan mata, tidak hanya orang yang mengelilingi Aprilia dan lelaki di sebelah nya, namun juga para tamu yang hadir di sana.
Memancarkan mata bersinar nya, tangan lembut Sabian masih terus memegangi Aprilia, baru saja dia membuktikan keseriusan dengan seorang gadis yang di klaim sebagai kekasih nya di hadapan semua orang di sana.
April menatap kepada Alex yang masih tak merubah manik elang nya, perlahan April menoleh kepada Sabian
“Kak, itu uncle Alex…”ujar Aprilia kepada Sabian mengintruksi melepaskan tangan nya.
Sabian melepaskan tangan kekasih nya, mengangguk kecil menyahuti April yang akan menemui lelaki yang dia perkenalkan kepada Sabian adalah paman nya.
Aprillia berjalan perlahan memegangi gaun indah nya, ketika manik Alex mulai berkaca-kaca namun April tidak, dia mencoba tegak, dia tidak akan luruh dia tidak ingin luluh, tak akan lagi mundur.
“Bear, kau datang?” seketika tangan mungil yang sedang menahan diri itu menarik nya.
“Bear– aku tidak bermaksud membohongi mu bear!”
“Bear– seketika Ibu Sabian pun tampak mendekat di ikuti Sabian di belakang nya, kedua nya seolah menyambut kehadiran Alexander di sana.
“April, ini paman yang kamu ceritakan nak!”tanya wanita paruh baya itu.
Dada nya masih meledak-ledak, apa lagi ini Honey? kenapa mereka seolah mengenal ku, sejauh apa hubungan mu dengan mereka semua.
“Iya tante, kak– uncle Alex yang menjaga ku, menguliahkan ku!”ujar April melampirkan ceria nya menepiskan gemuruh hati nya menatap manik kecewa Alex kepada nya.
“Terimakasih sudah hadir di sini Alex”ujar wanita itu mengulurkan tangan nya.
Satu senyuman terpaksa di lampirkan Alex kepada mereka semua, dan jabatan tangan persekian detik berikut nya kepada Sabian dan Ibu nya.
“Yang tadi itu bukan pertunangan kok, hanya Sabian saja ingin membuktikan keseriusan nya dengan Aprill, saya tidak mungkin mengikat April tanpa meminta nya kepada anda yang menjadi pengganti orang tua Aprillia… ”ujar wanita itu paham pasti Alex akan terperangah dengan apa yang di lihat nya.
Ya namun apapun itu, Alexander sudah benar-benar terperangah Aprillia cukup jauh, sudah sangat jauh melangkah, bukan sebagai lelaki yang akan mendampingi nya bahkan saat ini Alex hadir sebagai Lelaki yang menjadi wali nya melepaskan April bersama laki-laki pilihan nya.
Beberapa menit Alex terlibat pembicaraan dengan Ibu dan Sabian, benar-benar terasa di grogoti perlahan-lahan, dengan jelas dia mendengar Sabian benar-benar menaruh keseriusan dengan April, pun keluarga nya sangat menginginginkan April menjadi bagian dari keluarga mereka.
“Bear sakit????? Kau sakit??? Tenang bear mungkin setelah ini tidak lagi, kita akan saling membenci, oh tidak kau saja, aku sudah terbiasa, aku sudah cukup tersakiti oleh semua, tak ingin lagi membuat hati ku sakit apa lagi terluka"
“Aprillia! Ada yang ingin uncle katakan,apakah kalian keberatan? tatap Alex kepasa Ibu dan anak yang saat ini sedang menjadikan April pusat perhatian nya.
Shitt,April berdecak, ia sudah paham Alex akan berbuat apa.
“Uncle, bisa kah di rumah saja...”mendekat April mendekap uncle Bear nya tiba-tiba ia berbisik. “jangan mempersulit ku Bear!, tidak kah kau lihat, kau tidak bisa lagi menarik ku!” bisik April persekian detik di dada nya.
“Pergilah sayang….,jangan jadi anak yang pembangkang” ujar Sabian mendekat menepuk punggung April di pelukan uncle bear nya.
Alex berkali-kali di buat terpaku tak bergeming, benar-benar bak luka yang di sirami didihan air panas, tepat di hadapan nya ia mendengar jelas sebutan yang sangat lakhnat bagi nya dari mulut seorang laki-laki dengan sorotan mendamba nya kepada gadis kecil nya.
.
.
.
.
To be continue
mau punya cucu kau Mike
udah kena skiiipppp😆😆😆😂
gak jadi terbang tu burung
gegara kamu leeekkkkk
akhirnya
berbahagialah Tan
Alex kabarmu
ngeneskah?
memang dia harus Ambil keputusan iniiii
sampai kapan menjalani hubungan tanpa status iniiiiiii
kenapa tidak tegas?!
kamu juga berhak bahagia
harusnya kamu sadar
mending sama orang yg sayang sama kamu
barra masih menunggu