NovelToon NovelToon
Dokter Cantik AkhirnyaTerpikat

Dokter Cantik AkhirnyaTerpikat

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: Gina

Pembatalan perjodohan tiba-tiba oleh orang yang paling dicintainya, membuat dirinya sangat terguncang hingga sang ayah akhirnya memutuskan menjodohkannya dengan laki-laki yang pernah menolong dirinya. Yang tak tahunya laki-laki itu adalah teman semasa SMAnya. laki-laki konyol yang selalu mengganggu dirinya disekolah.
"Yang benar saja aku harus menikah dengan dia?" ucapnya dalam hati.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? akan kah cinta akan tumbuh dengan seiring nya waktu? ikuti kisahnya yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Revan Bertemu Asing

keesokan harinya karena tak kunjung mendapatkan kabar dari Bintang di tambah rasa penasarannya akhirnya Revan mendatangi desa dimana Bening tinggal saat ini, karena disana juga Bintang tinggal dan bekerja. Revan penasaran dengan orang yang di ceritakan oleh Bintang semalam, seseorang yang kelakuan dan suaranya sangat mirip dengan almarhum bosnya terdahulu.

"Aku sangat berharap kau hidup lagi tuan muda,tapi rasanya itu mustahil"gumamnya saat berjalan menyusuri desa.

Saat dirinya berjalan di jalan yang menurun tiba-tiba terdengar suara seorang pria yang bertariak dari arah belakangnya.

"Minggir pak...rem sepeda saya putus ini"teriak orang tersebut.

Revan menoleh kearah suara tersebut tapi belum sempat dirinya menghindar, tiba-tiba si pengemudi sepeda itu sudah menabraknya dan keduanya pun akhirnya terjatuh ke sisi jalan.

Bruk.

"AW..."ucap Revan yang kesakitan saat tubuhnya menyentuh tanah.

"Astaghfirullah"ucap pria itu saat terjatuh.

"Aduh pak maaf ya?anda sakit ya?mau saya bawa ke rumah sakit?mumpung ada rumah sakit dekat sini dan baru loncing hari ini"ucap pria tersebut panjang lebar.

Revan hanya terbengong saja saat di ajak bicara oleh pria brewokan tersebut.

"Pak...pak...helow...pak kesambet apa ya nih orang"Asing menegur Revan yang terlihat melamun saat diajak bicara olehnya.

"Eh...tidak saya tidak apa-apa"Revan pun akhirnya terbangun dari lamunannya.

"Bener yakin gak apa-apa?nanti ada salah urat gimana?udah yuk ikut saya kita periksa takutnya terjadi masalah sama anda"Asing menarik tangan Revan.

"AW..."Revan kesakitan karena seperti nya memang tangannya terkilir saat terjatuh tadi.

"Tuh kan saya bilang juga apa,ayo kita kerumab sakit baru itu"ajak Asing.

Sebenarnya Revan ingin menolak tapi entah kenapa dia malah menuruti Asing berjalan.

"Sepeda anda bagaimana?"tanya Revan yang kebingungan karena Asing meninggalkan sepedanya di pinggir jalan.

"Ooo iya saya lupa"Asing akhirnya menuntun sepedanya dan berjalan bersama Revan menuju rumah sakit milik Bening.

Di sepanjang jalan menuju rumah sakit Asing banyak bercerita tentang desa tersebut dan Revan hanya sekedar mendengarkan saja,entah kenapa dirinya seolah tidak asing dengan pria brewokan ini.

"Nah kita sudah sampai pak,kita daftar dulu kali ya buat anda berobat"ucap Asing yang lalu meletakan sepedanya di depan pintu masuk rumah sakit.

Asing pun mendaftarkan Revan sebagai pasien untuk berobat karena kecelakaan kecil tadi,dan petugas medis pun segera bertindak setelah selesai mendata Revan.

Namun saat Revan di obati tiba-tiba Bintang muncul di ruang IGD, Bintang pun bertemu dengan Revan yang sedang di tangani oleh seorang perawat.

"Kamu ngapain disini Van?"tanya Bintang bingung saat melihat Revan.

"Eh...tuan Bintang_"

"Dia sakit tadi habis ketabrak sepeda saya"Asing memotong ucapan Revan.

"Kau?!"Bintang sudah senewen saja bila melihat orang yang satu ini.

"Ada apa?"Bening tiba-tiba juga muncul di ruang IGD.

Tapi saat Bening melihat keberadaan Revan disana Bening pun kebingungan.

"Revan?apa yang kamu lakukan disini?"tanya Bening bingung.

"Dia habis kecelakaan Bu dokter "Asing yang memberikan penjelasan lagi.

Bening melihat perawat sedang membalut siku Revan dengan perban dan dirinya dapat mengerti tapi yang Bening tidak mengerti adalah untuk apa Revan berada di desa ini,apakah ayahnya yang memintanya datang begitulah fikiran Bening.

Sepertinya mereka saling kenal.

Batin Asing yang melihat cara Bening dan Bintang menegur Revan.

"Sepertinya kalian saling kenal,bagus kalau begitu pak saya tinggal ya,kalau ada apa-apa hubungi saya saja ya pak saya mengajar di SD sebelah"ucap Asing tanpa dosa.

Namun mereka bertiga malah bengong melihat kearah Asing.

"Kok pada bengong?"Asing kebingungan melihat kearah ketiganya.

"Ya sebaiknya kamu pergi dari sini"ucap Bening ketus.

"Ampun dah Bu dokter kenapa sih selalu ketus sama saya?katus-ketus nanti cantiknya hilang loh"ucap Asing asal.

"Hei kau jaga mulut mu itu?!"Bintang kini naik pitam.

Revan hanya diam saja.

"Kenapa dan harus jaga mulut?dia tak salah"ucap Bening kali ini ketus pada Bintang.

Bintang terkejut saat Bening malah membela Asing.

"Baiklah saya permisi dulu sebelum terjadi pertumpahan darah karena seperti nya tensi darah dokter disini sudah pada naik"singgung Asing sebelum kakinya melangkah meninggalkan ruang IGD.

"Dasar menyebalkan"gumam Bening tapi dia malah mengikuti langkah Asing yang keluar dari ruang IGD.

Asing berjalan keluar dari rumah sakit dan mendorong sepeda ontelnya yang rusak.

Tanpa dia sadari Bening menatapnya dari kejauhan.

'Itu hanya kemiripan yang kebetulan "gumam Bening.

Sementara itu di ruang IGD Revan yang telah selesai di berikan pertolongan oleh perawat langsung di berondong pertanyaan oleh Bintang.

"Apa yang kau lakukan disini dan bagaimana bisa kau bersama pria kurang waras itu hah?!"

"Maaf tuan muda karena anda belum memberikan informasi tentang orang yang tuan muda cerita kan itu saya berinisiatif kesini dan kebetulan juga tuan besar Fabian meminta saya untuk kesini memastikan peresmian rumah sakit ini berjalan dengan sukses "jelas Revan.

"Dan untuk pertemuan saya dengan pria tadi itu adalah kebetulan tadi dia tidak sengaja menabrak saya di tepian jalan yang menurun karena rem sepedanya putus"jelas nya lagi.

"Dasar orang aneh rem sepeda saja bisa putus seperti itu"gumam Bintang.

"Oiya tuan muda kenapa anda belum juga mengirimkan foto orang tersebut sampai saat ini?"tanya revan.

"Tak perlu aku mengirimkan foto karena kau sudah bertemu dengannya tadi"ucap Bintang.

"Heh... maksud anda pria yang tadi itu?apa dia orang yang anda maksud?"tanya Revan.

Bintang hanya mengangguk.

Revan tertegun saat melihat anggukan kepala Bintang.

kenapa aku merasa nyaman dan merasa sudah kenal lama dengan orang itu ya.

Batin Revan.

Apa jangan-jangan....ah tidak mungkin tuan muda Awan sudah meninggal dan kondisi nya sangat mengenaskan, mustahil kan?.

Lanjut Revan membatin.

"Hei kenapa kau melamun? cepat kau selidiki pria aneh itu"perintah Bintang.

Revan hanya memasang wajah malas karena dia memang paling tidak suka dengan kepribadian Bintang yang seperti ini.suka memerintah semaunya.

Tapi karena rasa penasarannya akhirnya Revan mau juga menuruti perintah Bintang.

Revan berjalan keluar dari rumah sakit dia melihat kearah sebelah kanan rumah sakit tersebut,dimana ada sekolah dasar disana,dia ingat kalau tadi Asing memberitahu nya kalau dirinya mengajar disana.

Revan pun berjalan kearah sekolah tersebut,dan saat sampai di depan pintu gerbang sekolah tersebut dia melihat Asing sedang mengajar di lapangan bersama dengan murid-murid nya,dia mengarjakan matematika kepada murid-muridnya,mengajarkan hitungan perkalian dengan cara bernyanyi,wajah murid-murid yang diajarkannya pun terlihat antusias,menghafal nyanyian tersebut.

"Astaga tak ku sangka penampilan nya sangat urakan tapi ternyata dia sangat berdedikasi saat mengajar"gumam Revan.

1
Raisanero
Iki maksud ke opo Thor?
Raisanero
🤣🤣🤣🤣
Suci Dava
Sangking lama up nya, sampai lupa alur ceritanya, terpaksa baca lgi dari bab awal, jngn lama2 up nya yaa thor 🙏
Ninik
dr helvia yg katanya kepala Rumkit bukan sih kayanya iya deh
Ninik: dr Harvey yg kep rumkit
total 1 replies
Surianto Tiwoel
lanjutkan
Gina: siap terima kasih
total 1 replies
Surianto Tiwoel
lanjutkan Thor
M H
revan mata² nya bintang kah
Rian Moontero
mampiiir🖐🤩🤸
Gina: terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!