NovelToon NovelToon
VANYA : After The Storm

VANYA : After The Storm

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: yunyun veganezth

Vanya, Gadis SMA berusia 18 tahun terpaksa menjalani pernikahan dengan Daffin, Laki-laki yang telah menodainya, Yang ternyata adalah lelaki yang selalu bertindak semaunya dan juga kasar.
Namun siapa sangka setelah pernikahan itu secara perlahan Daffin mulai berubah dan juga mulai mencintai Vanya.
Bagaimana usaha yang Daffin lakukan untuk meluluhkan hati Vanya yang selalu bersikap dingin kepadanya?

Bukan cerita CEO, Hanya sebuah cerita perjuangan lelaki yang telah menghancurkan hidup wanita yang menjadi istrinya, Agar wanita itu dapat menerima ia dengan sepenuh hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunyun veganezth, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan

Keesokan harinya disekolah,

Daffin membagikan soal buku latihan kepada semua muridnya yang telah ia koreksi dihari sebelumnya, Vanya pun membuka bukunya namun dengan cepat menutupnya kembali.

Ternyata didalamnya ada sebuah kertas kecil yang sengaja diselipkan oleh Daffin bertuliskan

'Hai Calon Istri'

"Va, lo dapet nilai berapa coba lihat" ujar Meta

"Emm nilainya biasa aja kok" ucap Vanya sambil mencoba tersenyum

"Biasa aja gimana sini gue lihat dulu coba" ucap Meta setengah memaksa

"Enggak usah orang nilainya cuma segitu" ucap Vanya seraya menjauhkan bukunya dari gapaian Meta

"Iya segitu tuh berapa?" tanya Meta semakin penasaran.

"Sini buruan !" ucap Meta yang akan merebut buku milik Vanya

Tapi Vanya tetap mencoba halanginya,

"Ada Apa itu ribut-ribut !" ucap Daffin

Meta memperbaiki posisi duduknya, Dan Vanya dengan cepat mengambil kertas yang diselipkan Daffin lalu memasukannya ke dalam tas

Hhh hampir aja, kebiasaan banget sih dia batin Vanya

Seperti biasa sepulang sekolah Vanya membantu Daffin mengkoreksi soal di buku latihan. Daffin tampak terus memandangi Vanya

"Sepulang sekolah kita jalan dulu yuk" ajak Daffin.

"Enggak mau!" ucap Vanya ketus

"Loh kenapa? " tanya Daffin yang kaget ditolak mentah-mentah oleh Vanya

"Kamu jangan lupa kita itu guru dan murid kalau ada yang lihat gimana" ucap Vanya sewot

"Ya udah kalau gitu ke rumah aku aja biar enggak ada yang lihat" ucap Daffin menggoda Vanya

"Hish, Jangan aneh-aneh !" ucap Vanya yang masih meninggikan suaranya

"Memangnya kenapa ? Sebentar lagi juga kita bakalan tinggal serumah" ucap Daffin sambil tersenyum

Vanya terperanjat, Ia ingat kalau menikah nanti berarti dia akan tinggal bersama Daffin bahkan juga berbagi kamar dengan dia.

Seketika wajah Vanya mulai memerah

"Kamu lagi mikirin apa? Kok mukanya merah gitu?" tanya Daffin sambil tersenyum

"Enggak mikir apa-apa" ucap Vanya sambil menutupi pipinya dengan salah satu tangannya

"Kamu tuh ekspresif banget ternyata" ucap Daffin.

Tiba-tiba ada telepon masuk ke ponsel Daffin

"Halo Ma.." ucap Daffin

"Belum Ma, ini lagi sama Daffin" ucapnya lagi

"Oh iya Ma " ucap Daffin lagi

Daffin menutup teleponnya,

"Mama mau jemput kamu katanya hari ini mau ajak fitting baju"ujar Daffin kepada Vanya

"Iya" jawab Vanya singkat

Setelah selesai mengkoreksi soal latihan Vanya keluar kelas diikuti oleh Daffin dibelakangnya.

Sesampainya didepan sekolah, Vanya melihat Mamanya Daffin melambaikan tangannya kepada Vanya.

"Ayo Vanya masuk ke mobil kita berangkat sekarang aja nanti keburu sore" ucap Mama Daffin sambil membuka pintu mobil dan kemudian Vanya masuk kedalam mobil

"Ma, Daffin ambil mobil dulu ya" ucap Daffin

"Mau ngapain?" tanya Mamanya

"Ya mau ikut lah, Masa mau ngapain" ucap Daffin bingung

"Kamu enggak usah ikut cuma pilih jas gampang yang penting Vanya dulu aja" ucap Mamanya

"Hah? Kok gitu Ma? Ya Daffin ikut lah masa enggak diajak" protes Daffin

"Udah enggak usah, Yuk kita berangkat sekarang"ujar Mama Daffin pada supirnya

Daffin mematung disana, Akhirnya mereka sampai di sebuah toko penyewaan gaun pengantin. Vanya pun mulai mencoba satu persatu gaun disana..

Cape juga laper lagi batin Vanya

Akhirnya mereka mendapat gaun yang cocok, Saat Vanya berniat pulang Mama Daffin pun. berkata

"Kamu lapar ya ? Kita mampir ke rumah dulu ya kita makan bersama" ucap Mama Daffin

"Emm enggak usah tante nanti Mama cari Vanya" ucap Vanya

"Jangan panggil tante , Panggil Mama aja kamu juga kan akan jadi menantu saya, Anggap aja saya Mama kamu juga, Lagipula Mama kamu juga tahu kalau kamu sedang sama saya pokoknya selama persiapan pernikahan Mama yang akan bantu kamu" ucap Mamanya Daffin

"Iya Ma" jawab Vanya kemudian

Mereka pun akhirnya pergi kerumah Daffin tetapi Daffin tidak ada disana, Vanya pun merasa lega.

Untung aja orangnya enggak ada dirumah batin Vanya

"Hai Vanya" sapa Sandra

"Iya Bu" jawab Vanya

"Jangan panggil Ibu, sebentar lagi kamu akan menikah dengan Daffin panggilnya embak aja ya" ucap Sandra kepada Vanya

"Iya Embak" ucap Vanya kemudian

Mereka pun akhirnya makan bersama, kecuali Papa Daffin dan Suami Sandra yang belum pulang bekerja serta Daffin yang entah mampir kemana.

Setelah makan Sandra membawa Vanya ke ruang tamu, Disana Sandra mulai berbincang dengan Vanya.

"Vanya.. Sebelumnya embak mau minta maaf ke kamu, Karena saat pertemuan terakhir kita embak udah menuduh yang bukan-bukan ke kamu, Waktu itu embak terlalu terbawa emosi" ucap Sandra kemudian

"Iya embak Vanya maklumin kok, Karena emang pasti orang lain pun akan berfikiran sama " ucap Vanya

"Makasih ya kamu udah memaklumi sikap embak kemarin, Oh iya pokoknya kalau kamu butuh apa-apa kamu jangan pernah ragu buat bicara sama embak, Embak pasti bantu kamu" ucap Sandra

"Iya embak makasih" ucap Vanya

Namun tiba-tiba Vanya teringat satu hal

"Emm sebenarnya ada satu hal yang mau Vanya minta tolong" ujar Vanya.

Note : Jangan lupa tinggal kan Like dan juga Votenya. Terima kasih😊

1
a'la Din
aku like, aku tim nona nona petualang ya, makasih udah like. mohon dukungannya mau bikin lanjutannya...
merti rusdi
karena Tupperware adalah kunci! 😂
merti rusdi
Dan 'karma' ke anaknya
arfan
up
Amina Rengil
lanjutkan ceritamu
Becky D'lafonte
bagus bgt
Kartika
permisi kak, izin promote, mampir yuk ke karya aku * ketulusan hati Luna
makasih 🙏🏻😊
Lala Pricilla
bego vnya
Lala Pricilla
vanya kyk gatel dsini..daffin udah segitux masih aja kekeh...lebih baik dafin cari yg lain dah
Lala Pricilla
daffin ampk gk perduli m kerjaanx sking gk mau istrix ngambek
Lala Pricilla
vanya giliran ma daffin gk gk aja eh malah si leo dia mau mau aja..jd comblng lgiii parah..kasihn daffinx
Lala Pricilla
ngak mau tidur berdua d cium tp udah sering ya van
Lala Pricilla
niko kasihan serasa d phpiiin...dafin jg ksian sih selepas dia salah tp dia mau bertanggung jawab..vanya jg ksihan mendem rasa harus nerima...sma2 kasihan
Lala Pricilla
dafin tajir bgt kykx..santai bingit main game doank kerjaanx skliiix bntuiin kkx ngajar..
SMILE😊™
aku cari ga ada
Sya'wanah
ah, mungkin jika Vanya bilang k mom's nya malah bisa ketolong. kn bisa ya Vanya suruh minum pil KB.
tp kn emang niatnya Thor bikin skenario yg kayak gini.
nunggu Vanya positif Bru mom's nya d kasih tau kl Vanya kecolongan d perkosa kakak kelas.
pokok ngikut kakak Thor aja lah
indy
kangen Vanya kakak...😃
Hiatus: Eh 🤭 Nanti ya kita sambung lg😁
total 1 replies
Ida Blado
makanya fin,jangan di larang2 selagi gk melewati batas
Ida Blado
sandra aja masih tinggal sama ortunya,padahal masih lengkap.tpi knp vanya hrs tinggal sama mertuanya,padahal ibunya vanya tinggal sendiri,,,,
Hiatus: biar terpantau sama ibunya daffin yang full time di rumah, kak. soalnya ibunya vanya kan Dokter. ga sllu ada di rumah 24 jam
ga ky ibunya daffin. jd bisa jagain 2 bumil
total 1 replies
Ida Blado
wkwkwk rasain kmu fin,sapa suruh dulu semena mena
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!