"Kalian tidak membiarkanku mati tapi juga tidak memberikanku ruang untuk hidup. Maka dari itu aku akan menunjukan kepada kalian apa artinya menjadi sombong _!" Li Xuan menarik pedang dari sarungnya dan membuat langit berubah warna bak lautan darah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Konflik
Mendengar pernyataan tersebut, Li Xuan tidak banyak bereaksi dan hanya mengalihkan perhatiannya ke arah sumber suara
Disisi lain, Zhou Xiaofan dan keturunan keluarga Zhou lainnya tidak bisa bereaksi setenang Li Xuan
Kelimanya seketika memasang ekspresi dingin ke arah pemilik suara
Namun menghadapi tatapan dingin kelima anak muda itu, pemilik suara tersebut terlihat tenang dan bahkan bertanya dengan acuh tak acuh
"Ada apa saudara Xiaofan? apakah aku mengatakan sesuatu yang salah? "
"Aku pikir seekor lalat yang tidak sengaja lewat, ternyata anda, saudara Fei"
Zhou Xiaofan membalas dengan tenang dan berkata "Ngomong-ngomong bukankah seharusnya saudara Fei masih berbaring di tempat tidur selama beberapa bulan lagi? bagaimana bisa anda ada di sini? "
"Apakah keluarga Liu kekurangan uang dan juga bakat sehingga harus mengirim anda, orang yang harusnya beristirahat dengan tenang ke perairan bermasalah ? "
Mendengar itu, wajah pemilik suara seketika menjadi jelek, ia kemudian mendengus dan berkata dengan dingin
"Seperti biasanya, lidah saudara Xiaofan lebih tajam dari pada pedang di tanganmu sendiri"
"Begitukah? apa kau ingin merasakan perbedaannya? "
Zhou Xiaofan membalas dengan tajam tanpa menunjukkan kelemahan
Bersamaan dengan ucapan tersebut jatuh, keturunan keluarga Zhou lainnya seketika menyentuh senjata mereka
Disisi lain, Orang-orang di samping pemilik suara tadi juga menarik senjata mereka secara serentak dan memasang ekspresi serius seolah bertemu musuh besar
Suasana tegang pun menyelimuti kedua kelompok tersebut sehingga membuat Li Xuan yang sadari awal tidak berniat ikut campur dalam persoalan kedua kelompok itu ikut meningkatkan kewaspadaannya
Tepat ketika Li Xuan berpikir bahwa dirinya akan terseret konflik antar keluarga bangsawan secara tidak sengaja di hari pertamanya berjalan bersama dengan anggota keluarga bangsawan selain anggota keluarga Li
Pemilik suara yang di panggil saudara Fei oleh Zhou Xiaofan tiba-tiba mendengus dan berkata
"Aku tentu ingin merasakan kehebatan orang nomor satu di generasi muda Keluarga Zhou, tapi terlalu awal untuk bertarung sekarang"
Setelah mengatakan itu, pemilik suara tersebut melenggang pergi dengan tenang yang kemudian di ikuti oleh orang-orang yang datang bersamanya
Zhou Xiaofan dan keturunan keluarga Zhou lainnya tidak menghentikan kepergian mereka dan hanya menatap dengan ekspresi acuh tak acuh
Sementara itu, Li Xuan yang menonton sepanjang proses tidak bisa tidak menaikkan alisnya
Meskipun ia juga bisa dikatakan berasal dari keluarga bangsawan
Namun Li Xuan hidup sebagai orang biasa sehingga sulit baginya memahami maksud dari gesekan kedua kelompok tersebut
Akan tetapi meskipun demikian, Li Xuan tidak bertanya tetapi malah meningkatkan kewaspadaannya setalah melihat kejadian tersebut
Pada awalnya Li Xuan berpikir bahwa dengan berjalan bersama keturunan Keluarga Zhou, dirinya akan aman dan tidak terlibat konflik apapun setidaknya sampai memasuki reruntuhan
Namun sepertinya ia terlalu banyak berpikir atau boleh jadi meremehkan hubungan antar keluarga bangsawan
Meskipun di permukaan keluarga bangsawan terlihat bersatu dan mendukung penuh pemerintahan Kaisar Yan
Tapi pada kenyataannya konflik mereka lebih serius dan juga sengit dari pada sekte-sekte dunia persilatan yang sering di anggap pembuat onar
Karena alasan itu, bukan hal yang mengejutkan bahwa mereka berkonflik bahkan untuk masalah sepele
Zhou Xiaofan dan keturunan keluarga bangsawan Zhou lainnya tentu tidak mengetahui pikiran batin Li Xuan
Setelah kelompok yang hampir bertabrakan dengan mereka tidak lagi terlihat
Zhou Xiaofan memimpin Li Xuan dan keturunan keluarga Zhou lainnya untuk mencari tempat beristirahat sambil menunggu kubah energi menghilang
***