NovelToon NovelToon
Rahasia Di Antara Kita

Rahasia Di Antara Kita

Status: tamat
Genre:Berondong / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:82.3k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Ini Lanjutan lanjutan cerita " Liontin" . Kisah ini adalah dari Putri Leana Anderson. Siapa Leana Anderson ?. kisahnya ada di Cerita Liontin.

Awal mulanya Putri dari Leana yg bernama Safira Anggraeni Anderson, atau sering hanya disebut Safira Anggraeni itu berlibur setelah menyelesaikan studinya. ia mendatangi pengasuhnya dahulu yg sudah mengundurkan diri. Mbak Watik lah yg merawat selama ini, selain kakak sepupunya Daniella serta keluarga engkong Pi'i. Ketika menginap di kos kosan milik mbak Watik di Jogja ia terjebak dengan seorang pemuda yg tak lain adalah Angga Wicaksono. Seorang pemuda dari kota Jakarta sama dengan Safira. Dengan kemampuan meretas dan mencari detail tentang suaminya ini, Safira menunggu kejujuran dari Angga nantinya. Dan menyerahkan semua jalan takdir kepada sang pencipta.
Sementara Angga sendiri sedang dilema dengan dirinya sendiri karena ia dipaksa untuk melanjutkan perusahaan papanya atau melanjutkan cita citanya sebagai Dokter.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Claire Remedev

Beberapa minggu kemudian, bang Wandi sudah bekerja di perusahaan Anderson, dibawah pimpinan Adrian. Namun bukan dibagian gudang seperti yg pernah dibicarakan oleh Gerald kala itu. Ia kini berada di bagian Produksi, karena basic dari bang Wandi adalah teknik mesin. Sehingga sangat berhubungan jika dirinya di tempat itu. Sementara mpok Ruri yg sudah lama mengundurkan diri dari rumah sakit. Kini kembali lagi. Namun ia bekerja disebuah klinik milik Daniella. Walau tidak besar, namun klinik itu sangat berpengaruh. Karena dokter dan perawatnya dididik oleh Claire Remedev, kakak ipar Daniella. Klinik yg dulu dibuat untuk proses operasi bibi Andina, ibu dari Alex. Kini dipindahkan dekat dengan perusahaan Anderson. Karena klinik itu juga khusus bagi karyawan perusahaan Anderson. Namun juga tidak menolak jika ada pasien lainnya. Klinik itu hampir mirip dengan rumah sakit. Namun Ella tidak mau jika klinik itu diganti nama rumah sakit.

*****

Di kontrakan Safira dibikin heboh kembali, setelah kejadian anak muda mabuk. Kini pemilik kontrakan sering kedatangan dept colector. Hal itu membuat penghuni kontrakan merasa tidak tenang. Sehingga penghuni kontrakan banyak yg protes karena sering terjadi keributan. Dan akhirnya pemilik kontrakan tersebut menjual satu deret kontrakan. Termasuk yang ditempati Safira dan bang Wandi. Bang Wandi masih berada di tempat itu. Selain karena Fira, juga karena tidak ingin semua rencana dari Safira diketahui banyak orang.

Safira meminta bang Wandi membeli kontrakan itu. Dan semua menggunakan uang milik Safira. Tentu sangat disetujui oleh bang Wandi. Namun semua atas nama bang Wandi. Dan bang Wandi tidak keberatan untuk atas namanya. Safira meminta bang Wandi untuk jujur kepada penghuni kontrakan. Terutama jika dirinya sudah bertemu putranya. Dan putranya mempunyai bengkel yg saat ini dikelola oleh Andre. Agar nantinya tidak dicurigai, jika bang Wandi mempunyai uang yg begitu banyak untuk membeli kontrakan.

Dan benar saja, semua rencana Safira ini di setujui oleh bang Wandi. Dan warga kontrakan merasa terharu mendengar, jika bang Wandi sudah bertemu putranya. Bahkan Andre diminta untuk ke kontrakan atas permintaan Safira. Agar penghuni kontrakan semakin percaya.

Beberapa hari kemudian, sebanyak enam kontrakan sudah terbeli. Dan dikelola oleh bang Wandi. Dan semua urusan kontrakan di serahkan ke bang Wandi oleh Safira. Berhubung pembelian itu menggunakan uang milik Safira. Akhirnya Safira tidak membayar kontrakan. Namun Safira tetap mengisi token listrik serta air yg ia pakai. Semua itu tidak diketahui penghuni kontrakan yg lain, kecuali Shelomita.

******

Hari berganti hari, kini kontrakan semakin tertata rapi. Tidak seperti sebelumnya, yg sembarang orang bisa masuk. Saat ini sudah di beri gerbang agar keamanan terjaga. Bahkan tetangga kontrakan Safira yg bernama mas Bambang pun turut andil menjaga kontrakan itu, ketika malam hari. Karena tempatnya yg paling pinggir dan dekat gerbang.

Kini Safira harus kembali kerumah kakak sepupunya, karena saudaranya datang dari luar negeri. Siapa lagi jika bukan Claire Remedev, yang menjanjikan untuk memeriksa Aksan, putra dari mbak Sari. Ia datang bersama putranya yg bernama Stanley. Claire mempunyai dua orang putra. Anak pertama bernama Stanley Remedev dan yg kedua bernama Hendrix Remedev. Stanley juga calon dokter muda mengikuti jejak mamanya, Claire Remedev. Diusianya yg baru 20 tahun ia sudah menyelesaikan pendidikan kedokteran. Namun tetap harus belajar lagi. Karena pengalaman lah yg dianggap penting oleh mamanya. Sementara Hendrix mengikuti jejak ayahnya sebagai pengusaha. Hendrix sudah lama tidak ke tempat pamannya, Gerald Remedev. Karena kesibukannya bersama ayahnya. Selain itu ia juga masih kuliah, dan usianya masih 18 tahun. Usianya tidak jauh beda dengan Devan dan Davin. Mereka juga saling bertukar kabar walaupun jarang sekali bertemu.

Saat ini Safira sudah pulang dari aktivitas nya di perusahaan Wicaksana. Dan Safira langsung menuju kediaman Daniella dengan mengendarai motor sportnya. Mita tidak ikut Fira ke tempat sepupunya Safira. Ia pulang ke rumahnya karena panggilan dari ayahnya, Adrian.

Sesampainya di kediaman Daniella, Safira sudah disambut oleh Stanley. Yg memang sudah lama tidak bertemu. Safira menyalami Claire dan Stanley dan meluapkan kerinduannya selama ini. Mereka mengobrol ditemani oleh Ella dan Gerald.

" Memangnya siapa yg sakit Fir...?" tanya Ella kepada Fira.

" Anak temen kak, dia mengalami alergi jika terkena sinar matahari..." jawab Safira. Dan kemudian menjelaskan secara detail tentang Aksan, putra dari mbak Sari tersebut. Dan Safira sudah memberitahu kepada mbak Sari jika saudaranya datang untuk memeriksa Aksan besok. Beruntung hari besok libur. Sehingga tidak perlu ijin bekerja.

" Lalu kapan periksanya...?" tanya Ella kembali.

" Besok La, karena harus tahu gejalanya , maupun reaksinya..." jawab Claire.

Dan kemudian mereka bercengkerama karena lama tidak bertemu. Dan tak berselang lama , Devan dan Davin pulang ke rumah. Setelah ada kegiatan di sekolahnya, begitu juga Devia. Sehingga suasana menjadi tambah ramai.

Pagi harinya, Safira mengantar Claire dan Stanley menuju ke kediaman mbak Sari. Fira mengendarai mobilnya sendiri. Tidak diantar oleh sopir maupun yg lain. Mobilnya melaju perlahan, walau di akhir pekan, jalanan masih tampak ramai. Hingga beberapa saat kemudian mereka sampai di kediaman mbak Sari. Mbak Sari terlihat bingung, sebab ada mobil mewah terparkir di halaman rumahnya. Sementara Fira belum juga keluar dari mobil untuk menunggu Claire dan Stanley menyiapkan perlengkapannya untuk memeriksa Aksan.

Begitu Safira turun dari kemudi, mbak Sari berteriak memanggil Safira.

" SAFIRA...!! "

" Kirain siapa pagi pagi datang pakai mobil begitu, biasanya pakai motor gede ..." mbak Sari melangkah mendekati Safira. Claire dan Stanley pun ikut turun dari mobilnya. Kemudian menyalami mbak Sari.

" Perkenalkan mbak, ini kakak gw namanya Claire, dan ini Stanley, putra kak Claire..." kata Safira. Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah. Dan didalam rumah ada ayah mbak Sari serta ibunya. Dan mereka pun saling berkenalan.

" maaf tempatnya hanya gubuk kecil..." kata ustad Jajang kepada Claire.

" Tidak mengapa pak, yg penting nyaman dan penuh kedamaian..."

Mereka pun bercengkerama beberapa saat untuk saling mengenal lebih jauh. Safira pun menjelaskan tentang maksud kedatangannya. Sehingga keluarga mbak Sari tahu apa yg harus dilakukan. Ayah Aksan pun sedang libur kali ini. Namun beberapa saat lalu sedang ke depan untuk mencari minuman dan cemilan untuk tamunya ini. Tak selang beberapa menit, ayah Aksan pun kembali dan menenteng beberapa belanjaan. Mbak Sari membantunya. Dan ayah Aksan pun mengenalkan diri. Ayah Aksan bernama Irwan Haryanto., ia bekerja di pelayaran. Dan hari ini menyempatkan diri untuk cuti, karena mengetahui jika putranya akan diperiksa oleh dokter dari luar negeri.

Aksan yg kebetulan libur sekolah pun dipanggil untuk tes kesehatan terlebih dahulu. Dan Claire pun melakukan beberapa pemeriksaan terhadap Aksan. Termasuk berjemur matahari pagi. Walau waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi.

Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan, Claire dan Stanley memberi obat obatan untuk Aksan. Dan semua obat obatan itu tidak ada di negara ini. Sehingga mas Irwan dan mbak Sari kebingungan jika nanti kehabisan obat itu.

" Jika obat itu habis, seharusnya dek Aksan sudah sembuh. Hanya nanti ada salep yg digunakan untuk beberapa tahapan jika terjadi gatal maupun kulit memerah. Itupun jika seharian terkena sinar matahari. Alangkah baiknya dihindari untuk sering kena sinar matahari dahulu. Agar reaksi obat itu benar benar menetralkan kulit dek Aksan terlebih dahulu...." kata Claire, menjelaskan beberapa obat yg harus dihabiskan dalam jangka waktu tertentu. Dan salep digunakan jika kondisi urgent saja.

" Lalu, jika nanti obat atau salep ini habis kita beli dimana...?" tanya mas Irwan ayah Aksan.

" Seharusnya sudah sembuh jika obat ini habis, tapi jika masih ada gejala, nanti info saja ke Safira..." jawab Claire.

" Lalu untuk biaya semua ini berapa dok...??" tanya mas Irwan kepada Claire.

" Untuk biaya, tanyakan saja ke Safira..." jawab Claire seraya tersenyum. Sambil melirik Safira.

" Berapa mbak Safira...?" tanya mas Irwan.

" Abah sama umi yang tahu....hehehe..." jawab Safira sambil melirik ayah dan ibu mbak Sari.

" Serius Fir....?" kata mbak Sari.

" Dua rius malah , iya kan Abah, umi...?" jawab Safira sambil meyakinkan Abah ustad Jajang dan Umi Ningsih, orang tua Safira.

Sementara mbak Sari melirik Abah dan uminya itu. Dan gelengan kepala keduanya sebagai jawaban.

" Masa bayarnya pakai semur jengkol nak Safira....?" kata umi Ningsih, mengingat waktu ulang tahun Aksan, Safira hanya ingin masakan semur jengkol umi Ningsih yg sangat lezat itu.

" Hehe....udah ngga usah pikirin biaya. Toh dokternya saudara gw mbak, yg kebetulan lagi liburan kemari. Semoga Aksan cepat sembuh..." kata Safira. Dan hal itu di angguk i oleh Claire dan Stanley.

Claire pun menjelaskan beberapa hal tentang niatnya ke tempat mbak Sari ini. Selain ingin menambah persaudaraan, Claire dan Stanley memang bertujuan membantu sesama yg membutuhkan. Penjelasan dan penjelasan yg dilakukan Claire dan Safira pun membuat keluarga mbak Sari terharu. Dan mengucapkan banyak terima kasih.

1
Eskael Evol
trmksh thor sangat menghibur
good job 👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
ayo angga semangat buktikan kemampuan mu
Eskael Evol
si Angga koq kyk gitu
Eskael Evol
keren anggi si angga perlu dicambuk
Eskael Evol
wkwkwkw mama Nayla syok 😄
Eskael Evol
syukur lah
Eskael Evol
waduh
Eskael Evol
the best thor 👍👍👍👍👍❤❤👍👍👍👍
Eskael Evol
seru trio D
Eskael Evol
su ka banget jalan ceritanya
good thor👍👍👍👍❤❤❤❤
Eskael Evol
smart thor👍👍👍👍👍👍👍❤❤❤❤❤❤❤
Eskael Evol
wowwww keren fira
Eskael Evol
Rudi ini kyknya ada misteri
Eskael Evol
menantu kalian Anderson woooeee
Eskael Evol
menantumu itu lho Pram😄
Eskael Evol
the best pokoknya thor👍👍👍👍❤❤❤❤❤
Eskael Evol
luar biasa thor sat set padat singkat jelas keren! 👍👍👍👍❤❤❤❤❤❤
Eskael Evol
menyentuh beneran👍👍👍❤❤❤❤
Eskael Evol
keren thor ceritanya tak kalah dg Liontin 👍
Eskael Evol
oh tidaaakkkk merinding aku thor, kasihan fira pasti syok ayahnya ketahuan suka tidur di emperan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!