NovelToon NovelToon
HARGA DIRI SEORANG LELAKI

HARGA DIRI SEORANG LELAKI

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Menantu Pria/matrilokal / Dark Romance
Popularitas:310.1k
Nilai: 5
Nama Author: S. Mia. t

Assalamualaikum readers ketemu lagi di novel Author lagi, semoga kalian tidak bosan membaca novel Author, Happy reading....

CINTA BISA BERTAHAN DALAM KESEDERHANAAN
TETAPI TIDAK DALAM PENGHINAAN
CINTA ITU SUCI DAN HARUS DI HORMATI
KETIKA RASA HORMAT DALAM CINTA MENGHILANG
CINTA ITU AKAN PERLAHAN PERGI.

Bastian Wirayudha pria berusia 33 tahun harus hidup seperti robot di dalam keluarga istrinya shopia Valentine Grace 30 tahun, kehidupan Bastian di istana mewah milik istrinya tak ubahnya seorang budak, ia harus mengikuti setiap perkataan ayah mertuanya yang dikenal seorang konglomerat yang memiliki kekuasaan yang besar di bidang ekonomi maupun pemerintahan.

Bastian bukanlah pria miskin, ia juga berasal dari keluarga pengusaha yang cukup mapan, tapi karena strata keluarga Bastian lebih rendah, maka Bastian seperti tidak ada harga dirinya di keluarga istrinya.

suatu hari ia bertemu gadis sederhana yang menyimpan sejuta rahasia, yang menyadarkan dia akan sebuah arti cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 5

Sementara itu di Indonesia.

Bastian baru saja masuk ke ruang kerjanya ketika ponselnya kembali berbunyi.

Kali ini bukan Sophia.

Melainkan ibu mertuanya.

Bastian menghela napas panjang.

Tanpa melihat lebih lama, ia mematikan layar ponselnya.

Lalu meletakkannya terbalik di atas meja.

Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun.

Ia tidak ingin mendengar perintah.

Tidak ingin mendengar hinaan.

Dan tidak ingin menjelaskan apa pun.

Entah mengapa, sejak beberapa hari terakhir ada sesuatu yang berubah dalam dirinya.

Kesabarannya yang selama ini selalu diinjak-injak mulai habis.

Dan tanpa diketahui Sophia yang sedang tertawa bahagia bersama selingkuhannya di Paris...

Bastian perlahan mulai memutuskan satu hal.

Ia tidak akan terus hidup sebagai laki-laki yang kehilangan harga dirinya.

Ia teringat perkataan putrinya malam kemarin, Bastian sampai tidak menyangka kalau putri sekecil itu memiliki pemikiran yang sedewasa itu.

" Jika Daddy merasa lelah, Istirahatlah Daddy, letakkan beban yang membuat Daddy merasa lelah, lakukan apa yang membuat Daddy bahagia "

Kata-kata putri kecilnya itu terus terngiang-ngiang di telinganya.

******

Malam itu.

rumah megah keluarga Sophia kembali dipenuhi ketegangan.

Sophia baru saja tiba dari Paris beberapa jam yang lalu.

Koper-kopernya masih tergeletak di sudut kamar, bahkan sebagian belum sempat dibuka.

Namun sejak menginjakkan kaki di rumah, suasana hatinya sudah buruk.

Sepanjang perjalanan pulang dari bandara, ibunya, Marisa, terus mengeluhkan sikap Bastian.

Menurut Marisa, menantunya itu telah berubah.

Tidak lagi menurut.

Jika di ajak bicara Bastian akan pergi begitu saja.

Tidak lagi menjalankan setiap perintah yang diberikan keluarga mereka.

Bastian mengabaikan semua omongan dirinya dan suaminya.

Dan yang paling membuat Sophia kesal, selama dirinya berada di Paris, Bastian hampir tidak pernah menjawab teleponnya.

Pintu kamar kerja terbuka dengan keras.

Brak!

Bastian yang sedang membaca beberapa dokumen di meja hanya mengangkat pandangan sekilas.

Sophia berdiri di ambang pintu dengan wajah merah karena marah.

" Kenapa kamu tidak mengangkat teleponku, saat aku menghubungi mu "

" Kamu sengaja menghindariku, ya?"

Bastian kembali menutup dokumen di depannya.

" Aku sedang sibuk."

" Sibuk?" suara Sophia meninggi.

 " Aku meneleponmu puluhan kali!"

Bastian menatap istrinya datar.

" Aku tahu."

Jawaban singkat itu justru membuat Sophia semakin naik pitam.

" Kamu tahu, tapi tidak mengangkat?"

" Iya."

" Bukankah kamu pernah bilang, kamu tak ingin di ganggu jika kamu sedang berlibur " kata Bastian dingin.

Sophia sampai tidak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.

Selama bertahun-tahun menikah, Bastian tidak pernah berani menjawabnya seperti itu.

" Bastian, apa sebenarnya masalahmu?"

Bastian berdiri perlahan dari kursinya.

" Tidak ada masalah apa-apa " sahut dingin Bastian.

Shopia menatap tak percaya dengan perkataan Bastian.

" Terus kenapa kamu mengabaikan ku, bahkan perkataan mama dan papa kamu abaikan, ada apa sebenarnya "

" Apakah karena proposal kamu yang di berikan papa pada kak Arlon "

" Come on Bastian, itu hal sepele, Kamu adalah bagian dari keluarga ini, tak masalah kan kalau proposalmu itu di pakai kak Arlon "

Bastian tersenyum miring.

" Sepele katamu ??? "

" Iya " sahut Shopia.

Bastian menatap tajam pada Sophia, lantas ia menghela nafas panjang.

" Keluarlah, aku tak ingin membahas ini " kata Bastian.

Di mata Bastian terlihat sebuah kekecewaan.

" Tidak aku harus tahu kenapa kamu bersikap seperti ini "

Bastian kembali menghela nafas panjang.

" Kamu Yakin ingin tahu?"

" Tentu saja!"

Bastian berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah jendela ruangan itu dan menatap keluar jendela.

" Karena aku lelah."

Sophia terdiam sesaat.

" Lelah apa?"

"Lelah diperlakukan seolah aku tidak punya harga diri."

Ruangan mendadak sunyi.

Sophia mengerutkan dahi.

" Kamu bicara apa?"

Bastian tertawa kecil, tetapi tidak ada sedikit pun humor dalam tawanya.

" Aku sudah bekerja keras."

" Aku berusaha menjadi suami yang baik."

" Aku berusaha bekerja keras untuk mengembangkan perusahan keluargamu, menghormati keluargamu, melakukan apa yang keluargamu inginkan "

" Tapi apa yang aku dapat?"

Suaranya sudah mulai terdengar banyak kekecewaan yang ia pendam.

" Apa yang aku kerjakan tidak ada yang benar di mata keluargamu "

" keluargamu memperlakukanku seperti orang hina yang hanya menumpang hidup layak di dalam rumah ini "

" Dan kamu..."

Bastian berhenti sejenak, kemudian membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Shopia yang masih berdiri di tempatnya.

" Kamu...selalu membiarkan semuanya terjadi, kamu hanya diam di saat keluargamu menghinaku "

Wajah Sophia langsung berubah.

"Jangan mulai menyalahkanku!"

" Aku tidak menyalahkanmu."

" Lalu apa ini?" kata Shopia.

" Aku hanya mengatakan kenyataan."

Sophia melangkah mendekat.

" Kenyataannya keluargaku hanya ingin yang terbaik untuk kita!"

" Yang terbaik?" ulang Bastian.

" untuk kita ??"

" Apakah mempermalukan seseorang setiap hari termasuk yang terbaik?"

" Itu karena kamu sering mengecewakan mereka!" sahut Shopia

" Mengecewakan mereka ??"

" Katakan mana tindakanku yang mengecewakan mereka "

" Apa aku berselingkuh, atau aku pernah merugikan perusahan seperti yang pernah di lakukan kak Arlon "

" Ingat, siapa yang membuat perusahaan kembali menguat, setelah hampir di buat kak Arlon jatuh "

" Aku shopia, aku yang bekerja keras untuk mengembalikan perusahan itu stabil, dan membantu menutupi ke bejatan kakakmu " Nada Bastian mulai meninggi.

" mereka tidak pernah menganggap apa pun yang kulakukan itu cukup, mereka selalu menuntutku untuk mengerti "

" Katakan mana perbuatan ku yang membuat mereka kecewa ?"

Pertanyaan itu membuat Sophia terdiam sesaat.

Namun egonya terlalu besar untuk mengakuinya.

" Kamu memang berubah."

" Iya, sekarang memang aku berubah " kata Bastian tegas.

" Kamu sekarang jadi pembangkang Bastian, kamu bukan Bastian yang aku kenal dulu "

Bastian tersenyum tipis.

" Kamu tidak menghormati orang tuaku lagi, apa lagi mendengar ucapanku "

" Aku menghormati mereka."

" Jika kamu menghormati mereka, kenapa kamu mengabaikan ucapan mereka "

" Aku menghormati mereka sebagai orang yang lebih tua, menghormati mereka seperti aku menghormati orang tuaku "

Nada suara Bastian mulai dingin.

" Tapi menghormati bukan berarti membiarkan diriku diinjak terus-menerus Shopia "

" Aku adalah manusia yang memiliki hati, aku juga bisa merasakan sakit saat tak ada yang menghargaiku "

Sophia menatapnya tidak percaya.

Pria yang berdiri di hadapannya sekarang terasa berbeda.

Tidak ada lagi sorot mata penuh kesabaran yang dulu selalu menerima semua perlakuannya.

Tidak ada lagi laki-laki yang langsung meminta maaf meski tidak bersalah.

Kini yang berdiri di depannya adalah seseorang yang mulai berani mempertahankan dirinya sendiri.

"Jadi sekarang kamu mau melawan seluruh keluargaku?"

Bastian menggeleng.

" Aku tidak melawan siapa pun."

"Lalu?"

" Aku sudah lelah menjadi orang yang tak ada harga dirinya, Aku hanya berhenti menjadi orang yang selalu mengalah."

Kalimat itu menghantam Sophia lebih keras daripada teriakan.

Karena untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa Bastian benar-benar berubah.

Dan perubahan itu bukan sesuatu yang bisa ia kendalikan lagi.

Sophia menggenggam tangannya erat-erat.

" Kamu akan menyesal bersikap seperti ini."

Bastian menatapnya tenang.

" Tidak, aku tidak akan pernah menyesal "

Pria itu tersenyum tipis.

Karena selama bertahun-tahun, ia sudah terlalu sering menyesali hidup yang dijalaninya.

Kini, untuk pertama kalinya, ia memilih untuk dirinya sendiri.

Dan hal itulah yang paling ditakuti Sophia. Karena pria yang sudah tidak takut kehilangan apa pun adalah pria yang tidak lagi bisa dikendalikan.

######

1
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
si ken iseng amat
Sri Supriatin
Kok belum up thor, ditunggu upnya 😍😍👍👍
V3
opa Ken memutuskan pernikahan dh Kya Orang Mules mo ke WC langsung keluar ,,, tinggal yg lain nya di buat Melongo 🤣🤣🤣
dan kamu Bimo ,, sllu Sabar dlm menghadapi ulah Ken.
walaupun ngedumel ttp ja di kerjakan 🤣🤣🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
Horang Kaya mah bebas .... mau ini itu tinggal tunjuk saja ,,,, mau buat Acara dadakan yaaa Hoke-Hoke saja ,,,, yg penting uang Bro - Uang yg Berbicara 🤣🤣🤣🤣
V3
waalaikumsalam kak Mia 🤗
si anak kodok gemblung mlh ngeledek yaa sama uncle Rain 🤣🤣
reza indrayana
Surprise yang justru bikin Ghina kesengan nichh..., kan 11-12 watak Ghinung dengan sang Opa Ken... 😍😍😍
daripada lama- lama mending Secepatnya menikahkan duo sejolinyang lagi kasmaran tingkat dewa... 🥰🥰
Semoga Lancar Acra pernikahannya dan si kecil Vallen sudah punya keluarga lengkap ( panggil Mommy setelah ini Vallen ) 👍🏻👍👍🏻🩵🩷🤍🩷🩵😘😘😘
Mundri Astuti
girang beud dah anak kodok 😂😂
Felycia Fernandez
seperti nya blom kk,di bab awal cuma di jelaskan kalau Bastian nikah dengan Shopia tanpa restu orang tua nya
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Kendaru gtu lho 🤣🤣🤣
Pebinor yang di restui warna ntoon
Felycia Fernandez
kk Thor lupa aku kk Anin yang laki laki kenapa nggak hadir....
Ita rahmawati
kalo ada uang mah jgnkan semalam,, 2 jam aja jadi 😂
Felycia Fernandez
reunian ini sih namanya...
Oma Yunita sama opa Rafli masih sehat yaaaa
dewi rofiqoh
Kejutan nih.. Besok langsung akad ghina!
Quen air
ok readers ayo kita ke nikahan Bastian dan gina kita kasih ucapan selamat untuk mereka gaaaassssss
🤣🤣🤣🤣🤣😍😍😍😍
Meiny Gunawan
yg bnykn up nya thor 👊
Liani Setya
belum Othor. belum pernah menyebutkan nama orang tua Bastian
stnk
kayaknya belum kasih nama Thor...
Sri Supriatin
Belum thor siapa nama ortu Bastian 🤭🤭😍😍
Ani Sulastri
kejutan yang tak pernah terlupakan bagi ghina terutama untuk Bastian dan orang tua nya , sungguh sangat membahagiakan dan mengesan kan 👏👏🥰🥰🥰🥰

horang kaya mah bebas mau melakukan apa aja tinggal menjentika jari semuanya bisa di atur dan Teratasi dengan sempoah 👍👍🤭🤭🥰🥰
nunik rahyuni: otw kaweeeen anak kodok...lalu penuh dg berudu di rmh bastian🤣🤣🤣
total 1 replies
Nur Fuadah
dasar anak kodok 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!