NovelToon NovelToon
Dimensi Dunia Lain

Dimensi Dunia Lain

Status: tamat
Genre:Mafia / Time Travel / Identitas Tersembunyi / Kebangkitan pecundang / Chicklit / Tamat
Popularitas:19.7k
Nilai: 5
Nama Author: bucin fi sabilillah

Zevanya Laureen adalah seorang gadis keturunan Mafia yang begitu sadis. Sedari kecil ia sudah di asuh oleh salah satu keluarga terpandang di negara kelahirannya.

Zeva kerap kali mendapatkan kekerasan pada mental dan juga fisiknya. Hingga suatu kejadian membuat Zeva koma dan kehilangan ingatannya. Semua perlakuan itu hilang begitu saja. Mereka yang awalnya begitu berani menyakiti Zeva, kini menjadi takut ketika melihatnya.

Apakah yang terjadi kepada Zeva?
Apakah Zeva akan menjadi sosok yang kuat seperti keluarganya terdahulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bucin fi sabilillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Hati-hati, di sini banyak jebakan, Kak." Seseorang berseru saat Zeo melangkah dengan cepat tanpa mempedulikan sekitarnya. Padahal, area ini sudah dikatakan area Gunung-nya.

"Baik." ucap Zeo tersenyum pada seseorang itu yang tak lain adalah Wollfi. Iya, setelah drama panjang yang dilewati keduanya.

Pada akhirnya mereka juga sepakat untuk pergi berdua ke Gunung Berbisa. Meskipun radar Wollfi tentang sekitar sana lebih pekat, tetapi dia juga masih mendapatkan kemungkinan untuk masuk jebakan.

Jika sudah masuk Gunung Berbisa, maka tidak ada satupun orang yang bisa keluar dengan mengurangi jebakan, bahwa jalan keluar dari sana lebih berbahaya. Meskipun rutenya sama, tetapi jika sudah menuju jalan keluar, banyak orang yang dipusingkan dengan jalan yang bercabang.

Bahkan, di sini, orang sesakti apapun tidak akan bisa memakai kekuatannya. Semua kekuatan mereka seolah lenyap jika sudah masuk Gunung Berbisa ini. Selain itu, kondisi di Gunung Berbisa bisa dikatakan menyeramkan. Kemudian, tak semua orang bisa masuk sini dan keluar dengan selamat.

"Fi, masih lama ya?" tanya Zeo, entah mengapa perutnya terasa melilit.

"Masih jauh, Kak. Ayo bersemangat."

Wollfi terus menyemangati Zeo. Dia tahu Zeo sangat ingin sampai ke atas sana. Namun, dirinya juga tahu bahwa Zeo tengah mati-matian menahan melilit.

Perjalanan yang mereka tempuh sangat lama. Bahkan, setelah berjam-jam perjalanan, mereka belum juga sampai ke puncak gunung. Kini, bukan hanya Zeo yang merasa lelah, tetapi Wollfi juga. Wollfi meminta untuk beristirahat dulu dan itu langsung disetujui Zeo. Dia juga tidak bisa memaksa Wollfi untuk bertenaga, apalagi jalanan yang ditempuh semakin lama semakin berbahaya.

Semakin banyak hewan-hewan yang mereka temui. Namun, tidak ada satupun binatang yang mendekati mereka. Mereka berdua juga menemui banyak tumbuhan-tumbuhan pemakan serangga yang besar-besar, serta pohon yang dapat melilit manusia.

Jika serangga itu tidak ada yang mendekat, maka berbeda sekali dengan pohon-pohon itu. Mereka tampak tertarik untuk mengganggu Zeo dan Wollfi. Bahkan, tak sekali dua kali keduanya terkena duri bunga, seperti bunga mawar. Namun, mereka hanya menganggap itu sebagai sebuah tantangan.

***

"Woah, hebat. Kalian bisa sampai di sini?" tanya orang yang memang ingin ditemui oleh Zeo.

Penampilan Zeo dan Wollfi sudah sangat tidak berbentuk. Rambut yang tidak seindah saat pertama alias sudah tidak berbentuk. Baju yang acak-acakan dan juga luka dari duri-duri bunga yang sudah membengkak.

Mereka berdua tidak berkutik selain meng-iyakan. Keduanya sudah sangat lelah dan hampir kehilangan tenaga. Bahkan, saat ingin sampai di atas, kurang lebih dalam jarak seratus meter, sebuah ular besar berwarna emas dengan ekor berwarna cokelat kehitaman menyerang keduanya.

Beruntung sekali, keduanya bisa menghindar dan mengelabui ular itu, kemudian melanjutkan perjalanan mereka. Jika dihitung, mungkin mereka membutuhkan waktu sekitar 1 hari penuh untuk sampai di Gunung ini.

"Ayo, sini, masuk dulu, dan bersihkan diri kalian." titahnya, dia juga memiliki rasa empati yang besar.

Zeo dan Wollfi menyetujui saja. Sebab mereka berdua juga sadar bahwa tidak mungkin keduanya bisa berbicara dengan badan yang lesu seperti ini. Mereka juga ingin menyegarkan tubuh.

"Aku dulu!"

"Nggak, aku dulu."

Keduanya masih saja sempat untuk berebut kamar mandi. Sampai akhirnya, Wollfi memilih untuk mengalah darinya. Meladeni Zeo sama saja menguji kesabarannya, dan Wollfi sudah dikatakan hampir tidak punya tenaga.

***

"Jadi, masalah kalian apa?" tanya pak tua alias petapa yang sangat ingin ditemui oleh Zeo.

"Saya ingin meminta bantuan anda, pak," ujar Zeo.

"Baiklah, bantuan apa? Ceritakan masalahmu," ucapnya.

"Aku ingin meminta bantuan terhadap masalah calon istriku. Dia ini beberapa bulan lalu baru bangun dari koma, lalu, sesaat setelah kami berdua bertemu Wollfi di bukit, dia perlahan bertanya-tanya tentang kultivasi. Setelah itu, saya bertemu dia dengan kekuatan dalamnya yang sudah meningkat. Saat itu, saya bertanya tentang itu, dia malah menjawab jika dia berlatih kultivasi bersama Wollfi. Sementara, ketika saya tanya pada Wollfi, dia berkata tidak pernah mengajari calon istri saya kultivasi. Setiap hari kekuatannya juga selalu meningkat, saya bingung dia belajar darimana. Jikapun belajar sendiri, tidak mungkin kan? Saya mohon petunjuk anda pak." cerita Zeo dengan sungguh-sungguh.

"Baiklah, siapa nama calon istrimu?" tanya Pak Tua.

"Zevanya Laureen, dia berusia dua puluh satu tahun, saat ini." Zeo menjawab lagi.

Pak Tua itu merapalkan sebuah mantra dengan tangannya yang memegang bola bening kristal. Kemudian, setelah Pak Tua itu membuka matanya, bola kristal itu menampilkan Zevanya yang tengah berkultivasi.

Sangat mengherankan, Zevanya tengah berbicara dengan siapa? Zevanya tampak berbicara sendiri dengan sorot matanya yang menghunus tajam. Dia tampak sangat marah. Kemudian, gambar itu hilang begitu saja. Seiring dengan tangan Pak Tua yang memundurkan telapak tangannya.

"Dia belajar sendiri." Pak Tua berkata.

"Kenapa dia bisa belajar sendiri, bukankah itu seharusnya tidak mungkin?" Zeo masih bertanya-tanya, sebab dulu saja ketika dia mencoba belajar sendiri, dia tidak bisa.

"Jiwa yang ada di tubuhnya bukanlah jiwa yang sebenarnya. Ada roh lain yang memasuki tubuhnya dan bertingkah seperti dia. Roh itu memiliki dendam yang terikatnya dengan kehidupan ini. Jika kamu ingin dia kembali, kamu harus membantunya melepaskan dendam itu. Tidak ada yang masalah dengan tubuhnya, hanya saja dia mudah terserang kekuatan dalam, kamu harus menjaganya lebih ekstra dan terus waspada," jelas Pak Tua.

"Lalu, jika aku bertemu dia, apakah aku boleh nenyinggung masalah kultivasi itu?" tanya Zeo.

"Tidak. Kamu nggak boleh menyinggung masalah ini. Dia sendiri juga belum paham kenapa dia bisa ada di tubuh itu. Namun, usut dari semua ini adalah keluarganya sendiri. Kamu juga gaboleh terlalu percaya dengan keluargamu, sebab semuanya adalah bohong." penuh misteri dalam penjelasannya.

"Lalu, aku harus bagaimana? Dia juga kemarin melawan atau tepatnya bertarung dengan ayahku yang merupakan Raja Bangsa Rayon.

"Iya, dia punya dendam Raja Bangsa itu. Ini bukan hal yang sederhana, untuk sekarang, jika dijelaskan juga kamu tidak akan mengerti. Namun, akan ada saatnya untuk kamu tahu nanti. Jika dia berantem dengan ayahmu, kamu tidak perlu mengusutnya, sebab dia juga masih belum sadar akan kehidupannya yang sekarang." Pak Tua kembali menjelaskan.

"Sebenarnya, orang di sampingmu ini juga bukan orang yang sederhana. Mana bisa dia berkultivasi menjadi manusia dalam jangka waktu satu tahun." Pak Tua itu mendengus.

Zeo melirikkan matanya. Apakah benar Wollfi juga bukan orang biasa? Lantas, misteri apalagi yang belum ditemukan oleh Zeo? Sungguh, Zeo sangatlah penasaran.

"Lalu, dia siapa?" tanya Zeo. Dia tak bisa menahan diri.

"Seseorang yang turun ke bumi, agar menjaga perdamaian dunia. Dan orangnya minta untuk gak dibocorin," kekeh Pak Tua.

1
saltsanddanmoothies
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
Bryand 😎🎤🎧
next thor
Bryand 😎🎤🎧
lanjut
Bryand 😎🎤🎧
mantab
Bryand 😎🎤🎧
lanjut
Drone Ground
semangat selalu Thor aku suka ceritanya ❤️❤️
Zizi Suartini
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
SoftMambo
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
meylani putri 2
lanjut
Respati Wijaya
Kita emang nunggu crazy up, tapi author jangan cape-cape, ya! Jangan lupa makan, thor!
🎤K_Fris🎧: iya kak, di tunggu yaa, jangan lupa like nya☺☺
total 1 replies
CutieBun
waaah... makin seru aja nih... like for u...
🎤K_Fris🎧: terimakasih kak, dukung terus ya
jangan lupa tinggalkan like juga
total 1 replies
Valley
baguss :)
Irma Purwanti
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt😍
🎤K_Fris🎧: jangan lupa tinggal kan like nya ya kak.
terimakasih
total 1 replies
DazzledSweetie
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
🎤K_Fris🎧: di bantu likenya ya kak
terimakasih ☺
total 1 replies
Cakrabirawa Tarihoran
Udah pewe rebahan taunya ceritanya ngegantung.. yasalam banget hiks!
🎤K_Fris🎧: novelnya bersambung ya kak, kita update 2 bab, per hari
jangan lupa subscribe ya, kalau nnti sayaa update kakak dpt notifikasi Nya, terimakasih ☺
total 1 replies
Garden Rose
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
🎤K_Fris🎧: bantu likenya ya kak, terimakasih ☺☺
total 1 replies
🍌 ᷢ ͩ༄⃞⃟⚡🍀⃟🐍ᵏᵉᵈᵘᵃ
parah emang narsis nya ga ketulungan 😂
🍌 ᷢ ͩ༄⃞⃟⚡🍀⃟🐍ᵏᵉᵈᵘᵃ: okey kkak... siap
total 2 replies
🍌 ᷢ ͩ༄⃞⃟⚡🍀⃟🐍ᵏᵉᵈᵘᵃ
adikku yang mana 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!