NovelToon NovelToon
Saat Bertemu Kamu (Romantic Scandal)

Saat Bertemu Kamu (Romantic Scandal)

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Keluarga & Kasih Sayang / Karir / Tamat
Popularitas:359.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: skavivi selfish

Berawal dari pertemuan yang menakjubkan di kota Malang, Michelle mendatangi seorang pria di Yogyakarta hingga menimbulkan skandal berujung pernikahan tak terduga.

Michelle yang cantik paripurna dari keluarga konglomerat membuat Paijo tak habis pikir mengapa ia memuja pria sederhana sepertinya.

Saat keduanya semakin akrab dan jatuh cinta. Mereka tahu rantai sebab-akibat dari kesalahan satu malam yang menyimpan rahasia besar hingga mengancam hubungan Paijo dengan tunangannya yang seorang polwan, Puspita.

Menyusun rencana di tengah rumitnya skandal yang terjadi, berakhir seperti apa perjalanan cinta mereka yang terlihat suram?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skavivi selfish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir meriang

Puspita melepas jaketnya sebelum melinting celana panjangnya yang masih terasa basah di kursi tamu pengunjung polres.

“Ndan, komandan.” serunya.

Wisnu yang menunggu dengan sabar kedatangan kabar buruk berakhirnya hubungan Puspita dan Paijo menghampirinya dari ruang kabid humas masih dengan pakaian dinas hariannya.

Komandan Wisnu tersenyum jenaka. “Cie... Pulang kencan di pantai. Seru, Pit?”

“Di rumah sakit mana komandan Wisnu ketemu Paijo dan cewek pirang?” tanya Puspita tanpa basa-basi setelah melepas sepatu dan kaus kakinya yang masih membawa butiran pasir pantai.

“Paijo membatalkan pertunangan kami tanpa alasan yang jelas. Gara-gara cewek pirang itu rupanya. Dia juga sudah jarang pulang ke rumah. Dia bersama wanita itu!”

Komandan Wisnu mendadak tak mampu berkata-kata, ekspresinya tercengang. Puspita sudah tahu. Rupanya informasi mulai mengalir pelan dan menikam.

Separah itu Paijo mengkhianati, Puspita. Wah, kasus baru. Pasal 412 semakin kuat, hanya bukti akurat yang belum ku dapat!

Mengepalkan tangan. Komandan Wisnu salut dengan situasi yang terjadi. Ia berharap Paijo lengser dari jabatannya sebagai tunangan Puspita. Ndilalah bule seksi yang dirangkum Paijo dengan perhatian lebih kemarin membantunya melengserkan posisi itu hanya dengan sentuhan doa setiap hari. Puji syukur.

Puspita gagal tunangan. Paijo bukan jodohnya. Paijo jodoh orang lain. Dan, Puspita adalah jodohku. Dekatkanlah dan mudahkanlah rencanaku, Ya Allah.

Komandan mengulurkan persediaan air mineral gelas ke Puspita beserta sedotannya.

”Dapat informasi dari mana kamu? Jangan buat kesimpulan sendiri!” katanya mengingatkan sekaligus menyelidik.

“Lik Mul, Lik-nya tadi pagi.”

Wow.

Mata komandan Wisnu melebarkan. Tak terduga. Valid, no hoax.

Rahasia yang ia simpan perlahan menjadi beban. Tidak dapat memberitahu sekarang semua fakta yang ia simpan. Nanti saja dulu nampaknya ekspresi Puspita terlihat muram dan berbalut dendam. Itu sungguh-sungguh mengerikan bilamana kecewa akan tumpah saat ini dan perangai Puspita yang galak justru menyerangnya dengan pertanyaan ala wartawan.

“Aku lihat sekilas. Di rumah sakit panti rapih.”

“Jauh juga periksanya.” Puspita mencebikkan bibir, lalu bersedekap. “Apa kasus perselingkuhannya bisa saya usut, Ndan? Dengan metode laporan dari pihak korban?”

Lagi-lagi komandan Wisnu melebarkan mata, tenggorokannya kering. Puspita cari penyakit? Luka hati yang susah sembuh nanti? Ngeri... Komandan Wisnu bertepuk tangan dalam hati. Bukan kaleng-kaleng memang wanita idamannya.

“Bisa-bisa saja. Kamu sudah tahu prosedurnya. Tapi apa hatimu kuat menerima dan menyaksikannya sendiri perselingkuhan Paijo dengan cewek pirang itu, Pita?” tanyanya hati-hati, takut Puspita hanya mengambil keputusan impulsif dan berujung menderita sendiri meski punggungnya dalam hati siap sedia menjadi tempat bersandar dan berkeluh kesah. Serius, komandan Wisnu mau banget.

Puspita termenung. Pikirannya berkelana mencari jawab yang terlihat samar dan melemahkan tungkainya.

Keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, bukti dan keterangan terdakwa.

Apa aku sanggup menyelesaikan misi pribadi ini? Memenjarakan Paijo rasanya perlu. Aku bergelut dengan tanggung jawab sampai sebagian kulitmu korengan, dia malah enak-enakan dengan cewek pirang? Terus gimana dengan bapak ibu kalau pertunangan ini batal?

Puspita mengeram dan mengacak-acak rambutnya dengan frustasi.

“Pusing aku, Ndan. Pusing. Salahku apa coba sampai Paijo main hati.” Puspita menundukkan kepala.

Komandan Wisnu tersenyum. Salah satu doaku memang kejam, tapi aku juga tidak menyangka kalau terkabulkan. Maaf, Pita.

Komandan Wisnu menatap sekeliling. Kantor buka 24 jam dan Puspita pasti akan menunda waktu pulangnya. Situasi patah semangat itu dia gunakan untuk memberi perhatian. Setidaknya ajakan berkedok modus makan itu slalu lumrah dia tawarkan.

“Makan malam dulu, istirahat. Besok di pikirkan lagi sambil ngatur strategi. Aku bantu. Ayo aku temenin makan di luar, atau pesan online-online?”

Puspita Dewi mau tak mau harus mengakui itu. Dia lapar, kencan mereka gagal sebelum makan malam. Minum pun tidak sempat. Rasanya sekarang tubuhnya hampir meriang!

...----------------...

1
Cicak Speed
ngakak q jon ngakak
Cicak Speed
la anak mu 3 loh pak Pram
Cicak Speed
nenek malah seneng Ki pie
Cicak Speed
alah Nunu koe ce sneng pita
Cicak Speed
Jan kok do pinter cahh
Cicak Speed
pie to cell
Cicak Speed
Jan ya Michele Ki ya onow wae polahe
As Ngadah
nasibbmu jo paijo
neur
😎😎
anita dyah Juniarti
besok versi Puspita itu besoook...entah kpn...
nah klo besok versi Icel itu ya besok, sesudah hari ini...hahaha...
anita dyah Juniarti
Pupuran...bengesan... hahaha...lama gk dengar ucapan ini...maklum d tanah rantau...
Ran Aulia
/Facepalm/
Ran Aulia
😂😂😂😂
Ran Aulia
😂😂😂😂 pak Kusumo ikutan mantune , a little crazy ✌️😂😂😂
Ran Aulia
Luar biasa, 👍👍👍👍 ceritanya menghibur banget kak 😍😍😍😍

terimakasih ya ❤️❤️❤️❤️
Titik Handayani
byuuuhhh...raiso mingkem Iki tor...ngeweh terus
Titik Handayani
lhooo...ak kok jadi mewek
Titik Handayani
wkwkwk...Ra mandeg ngguyu...mantap tor
Titik Handayani
wkwkw...mksh otor...bikin ngakak
Titik Handayani
masyaallah...penak tenan ya Jo....ak Yo pengen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!