NovelToon NovelToon
Possessive Tuan Muda

Possessive Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri
Popularitas:124.7k
Nilai: 5
Nama Author: Audia

Dewa Abraham. CEO tampan dan juga fosessive. Pria yang sangat mencintai Bunga dan sekarang mereka telah bertunangan. Namun dibalik sifat Dewa yang penyayang, ia sangatlah egois.

Indah, perempuan yang berstatus menjadi sahabat Dewa dari sekolah menengah pertama selalu melakukan berbagai cara untuk merebut Dewa dari Bunga. Kejahatan demi kejahatan yang dilakukan oleh Indah tanpa sepengetahuan Dewa.

"Jujur sama aku Dewa!! kamu sayang sama Indah??" tanya Bunga dengan wajah sendunya.

"Iya. Indah sahabat aku sayang. Apalagi sekarang dia lagi sakit. Kamu ngertiin posisi aku sayang!! aku ngak bisa menjauh dari Indah."

"Tega kamu Wa. Kamu selalu ada waktu sama dia ketimbang sama aku. Dia emangnya ngak punya orang tua ahh?? Kenapa harus kamu selalu ajha kamu??"

"Sayang!!"

"Terserah. Kalau kamu pergi! kita putus."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35 // Belanja ke Mall

"Kamu mau beli apa sayang?" tanya Dewa mengandeng Bunga dengan gemas. Ini pertama kalinya Bunga mengajaknya untuk berbelanja, biasanya gadis itu selalu menolak kalau Dewa menyuruhnya untuk menghabis uangnya.

"Cerewet banget sih kamu, aku lagi lihat-lihat ini!" cetus Bunga kesal.

Salahkah aku bertanya? batin Dewa menghela nafas pelan.

"Wa! kamu mau kan beliin aku apapun itu?" tanya Bunga tersenyum. Siapa yang akan menolak senyuman itu. Andai Bunga tahu, Dewa akan melakukan apapun untuk gadisnya.

"Bahkan nyawa aku, kalau kamu mau aku kasih sayang."

"Jangan gombal. Aku serius."

"Apakah wajahku terlihat bercanda?" tanya Dewa menatap gadisnya yang melihat dirinya.

"Iya deh, aku percaya. Aku pokoknya mau beli baju banyak-banyak, soalnya lama banget ngak pernah beli baju."

"Aku mau transfer uang jajan buat kamu, kamu selalu nolak."

"Ish,,, kan uang jajan aku ada. Masak kamu kasih, uang dari papa ajha belum habis."

"Di simpan sayang. Nanti aku transfer."

Aku tes Dewa ahh, batin Bunga menyeringai.

"Kamu mau transfer berapa?"

"10.000.000 cukup untuk belanja?" tanya Dewa.

"Mana cukup. Itumah harga sandal jepit aku," baiklah, Bunga terlihat sombong untuk memancing Dewa.

"Maunya berapa sayang? sebut ajha?"

"Beneran ini? kalau aku sebut nanti kamu shock lagi?"

"Ngak sayang, berapa maunya hem?"

"Aku mau 1 Milyar."

"Uang sebanyak itu untuk apa sayang?"

"Kamu ngak mau gitu?" tanya Bunga tersenyum kecut.

"Bukan begitu sayang. Aku hanya mau tanyaq sama kamu yang."

"Ngak usaha, ngak jadi. Aku tahu sekarang kamu pelit. Belum jadi suami ajha udah seperti ini. Padahal uang segitu ngak ada apa-apa nya ketimbang gaji kamu menjadi CEO."

"Ya ampun sayang, ngak gitu. Aku transfer ya?"

"Ngak usah, nanti aku minta ke papa ajha. Dan kamu ngak usah bayarin aku apapun yang aku beli sekarang, kamu tabung ajha uang kamu sampai banyak."

"Kamu lagi datang bulan sayang?" Dewa baru ingat sekarang tanggal muda, adalah jatah untuk gadisnya, untuk itu Bunga menjadi sensitif seperti ini. Ia jadi menyesal tadi banyak tanya.

"Udah tahu nanyq," ujar Bunga lalu meninggalkan Dewa menuju butik, untuk memilih beberapa stell baju.

"Bagus ngak ini mbak?" tanya Bunga sudah memilih 5 baju untuk iya beli sekarang.

"Itu bagus sayang."

"Aku ngak tanya orang pelit seperti kamu."

Sabar Dewa, sabar, Bunga lagi datang bulan, batin Dewa tersenyum manis.

Setelah memilih beberapa baju, Bunga langsung pergi ke meja kasir untuk membayar.

"Berapa totalnya?" tanya Dewa hendak mengeluarkan kartu nya, namun Bunga lebih dulu membayarnya.

"Terima kasih mbak!"

"Sayang!" panggil Dewa pelan, iya tahu sekarang Bunga lagi marah kepada nya.

"Aku bawain ya?"

"Ngak usah, ya ngak usah, kamu pergi ajha sana, aku ngak mau punya tunangan pelit kayak kamu."

Ini pelajaran pertama untuk Dewa, esok kalau gadisnya mau sesuatu iya akan turuti. Tapi sekarang dirinya harus apa?

"DEWA!!" Teriak seorang gadis bersama dua temannya mendekati Dewa.

"Cabe dah datang," ucap Bunga melirik sinis ke arah Indah, Yani, fitri.

"Sayang!" tegur Dewa, karena mengatai Indah cabe.

"Hai Ndah!" balas Dewa tersenyum.

"Kamu jangan teriak-teriak seperti itu lagi! kamu kan lagi sakit Ndah."

Indah tersenyum karena Dewa menegurnya, "Kamu di sini jugak?" tanya Indah, membuat Bunga cukup mual mendengar nya.

"Iya Ndah, anterin tunangan aku belanja."

Indah melihat banyak sekali belanjaan Bunga di tangannya, dan itu milik butik terkenal, pasti harganya fantastis, "Ternyata lo matre jugak ya Bunga, pasti nih uang Dewa langsung habis sekali lo belanja."

"Terserah gue dong, dia kan tunangan gue, jadi wajar ajha dia memenuhi kebutuhan gua. Ngak seperti lo bertiga yang asik jalan sendiri, nasib ngak laku."

Indah mengepalkan tangannya, begitu pun kedua antek-anteknya.

"Jaga ya ucapan lo!" tegur Lily menatap tajam Bunga.

"Dewa! Indah sahabat lo, lo kok diem ajha Indah dikatai seperti itu, sama pendatang baru ini?" ucap Lily menatap Dewa yang sedang kebingungan.

"Gue pendatang baru? gue udah 2 tahun pacaran sama Dewa."

"Indah lebih lama dari pada lo, dia sahabat Dewa dari kecil."

"Gue ngak peduli, salah sendiri menjomblo, Wa!! ayok kita pergi!" ajak Bunga merangkul Dewa pergi dari sana.

Dewa mengikuti arah tunangannya, ia tidak akan membela siapapun, karena mereka berdua berarti di hidup Dewa.

"Sialan tuh Bunga," kesal Fitri menenangkan sahabatnya Indah.

"Lo tenang ajha Ndah, gue ngak setuju Dewa sama tuh cewek gatal."

"Tapi mereka sebentar lagi mau nikah."

"Kita harus berjuang lebih keras buat misahin mereka. Lo jangan lembek gini dong," ujar Fitri dan Lily mengangguk menyemangati Indah.

"Gue pasti bisa mendapatkan Dewa, dan mengusir jalang itu dari kehidupan Dewa."

"Nah gitu dong. Gue jugak ngak habis pikir sama tuh Dewa, mau ajha dimanfaatin sama Bunga."

"Iya, dasar cewek ngak tahu diri, semestinya Indah yang cocok dan tunangan, bukan dia yang baru di kehidupan Dewa."

"Gue juga berpikir seperti itu. Tapi gue yakin Dewa sayang banget sama lo Ndah, buktinya dia tadi ngak negembela siapapun tadi."

Indah tersenyum licik, "Gua akan rebut Dewa secepatnya."

"Mungkin Dewa ngak akan ninggalin Bunga dengan segampang itu, tapi gua akan buat Bunga ngak betah di hubungannya saat ini, dan lebih memilih ninggalin Dewa."

"Ide yang cemerlang," dukung Lily dan Fitri tersenyum licik.

1
Termalyn Abdullah Jain
lanjut thor
Ros Sella
aku selalu menantikan kelanjutannya thor
Ros Sella
up lagi dong thor ,sdh lama nungguinnya
nurintan 2311
udah mau 2023 tpi blum update2 juga thor
Situkang baca
ka kenapa tidak dilanjut? sudah setahun nih ka. hahaha
Mogu
ak mau baca tpi ga jdi krna ak Lit up trakirnya z tgl 1209 skrg udh tgl 2509 gtau kndalanya ap dan mau do lanjut ga ni cerita
ga mau di php in ni cerita ak udh bca judulnya udh ok Lit komen2 nya jga kyana seru tpi liat part traktir kpn jdi diem di t4 ak jg dia smpe mna ni cerita di lnjut
maaf ya thor
minasri narsi
kalau tidak salah sdh 9 bln blm update.
heaven
mohon banget pisahin mereka biar bunga sukses sendiri tanpa adanya campur tangan dewa terus kalo masalah pasangan mending jangan 22nya jangan ama dewa atau pun pak dokter mending pake tokoh lain sumpah sakit banget kena banget kehati ga logis banget ama tunangan sendiri gitu😔
heaven
sakit mulu hah orang penyakitan kok dipelihara lu tuh udah punya tunangan malah bentar lagi otw kawin mala ngurus orang ga guna ga logis banget sumpah kalo alasan lu lindungin dia karena dia sakit menatang² sahabatan tolol banget eurbscssvdndvdkdvvsksvdjdjdgxjnxgdksusvdhhcbxbxvxvgcfxxvjajshd😊
heaven
lu nya yang tolol anj kenapa sih setiap ceo itu tolol (ga semua sih tapi kebanyakan gitu hhe) kesel banget kaga peka² 🙂
minasri narsi
jangan lama updatenya
Afriliyana Lamensya
selanjutnya dong
Adinda Wianda
up
Sofia Sembilansatu
up thor
Difaky
lanjut kak
Angel Daud
lanjutt
Angel Daud
gak di lanjut?
Adinda Wianda
kpn up lagi Thor?
nini.
lanjut tor lanjuttt
Tutiks
emang ini g ada kelanjutannya lagi ya ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!