NovelToon NovelToon
Kiblat Cinta A

Kiblat Cinta A

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Cintapertama / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Rate 18+

Cinta hilang sebelum ada
Cinta mati sebelum tumbuh
Cinta pergi, dan tak tahu kapan cinta itu kembali

Di saat hati mulai berpaling, sang cinta kembali hadir dengan wajah yang sama, nama yang sama, tubuh yang sama, namun dengan sikap serta sifat yang berbeda.

Disaat cinta mulai berkiblat, di sanalah mereka mulai berjuang!

Berjuang mempertahankan cinta yang sempat hilang.

SEQUEL Dari 'PAK PENGHULU,NIKAHI AKU!'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berdebar

Selepas sholat subuh bersama, Ais dan Arion bergegas keluar kamar. Aisya segera menuju dapur untuk membuat sarapan, sedangkan Arion- pria bertubuh tinggi itu memutuskan untuk joging disekitar rumah.

"Loh kamu udah bangun Nak,"

Aisya yang tengah memotong wortel dan beberapa butir bawang menoleh. Gadis itu tersenyum saat melihat Nenek Imma mendekat.

"Padahal rencananya Nenek yang mau bikin sarapan buat kalian,"

Baru saja Aisya hendak membuka suara, Nenek Imma kembali berbicara. Bahkan Aisya dapat menangkap nada godaan di setiap kata yang di ucapkan Nenek Mertuanya.

"Emm- Ais sama Bang Rimba enggak tidur lagi setelah sholat subuh Nek. Jadi Ais masak aja, Bang Rimba juga lagi olah raga di luar," Aisya menyahuti dengan tenang.

Gadis berbaju tidur panjang longgar itu kembali sibuk dengan kegiatannya. Sementara Nenek Imma, wanita sepuh itu mengulum senyum geli, dia tahu kalau saat ini Aisya tengah malu dan salah tingkah.

"Ya sudah, Nenek mau ngecek bibit sawi sama bayam dulu, takut di cakar ayam. Biasanya kalo pagi ayamnya Pak Sarip suka ke belakang rumah,"

Aisya mengangguk pelan, bibirnya tersenyum tipis pada Nenek Imma. Gadis itu berjalan menuju lemari es kecil, untuk mengambil beberapa telur dan cabai merah.

🌴🌴🌴

"Hari ini Abang mau ke perkebunan,"

Aisya yang tengah membilas tangannya di wastafel menoleh. Kedua matanya mengerejab lambat, saat melihat Arion tengah menegak air putih. Tatapan Aisya jatuh pada jakun Arion yang naik turun, membuat gadis itu beristigfar dalam hati.

"Abang mau Ais bawain bekal?" Aisya mendekat, gadis itu membawakan satu piring nasi goreng kecap yang baru selesai dia buat.

Gadis berhijab coklat itu meletakkannya dengan pelan, kemudian duduk disalah satu kursi yang berada disebelah Arion.

"Kalau kamu yang antar langsung, bisa?" Arion menatap lamat dan dalam pada Aisya.

Sangat terlihat jelas sekali kalau pria berambut gondrong itu begitu memuja Sang Bidadari. Bahkan tanpa sadar, satu tangan Arion terulur untuk menyentuh helaian rambut yang keluar dari hijab istrinya.

Serasa dejavu, Aisya mematung- begitu pun dengan Arion. Telinganya berdengung, kepalanya kembali berdenyut nyeri saat kilasan memori masa lalu melintas di pikirannya.

Arion memejamkan kedua matanya erat, namun tangannya masih bergerak menyelipkan helaian rambut Aisya di balik hijab yang istrinya pakai.

Jujur, Arion belum tahu bagaimana penampilan Aisya saat tidak memakai hijab. Seperti apa warna rambut istrinya? panjang atau pendek? lurus atau keriting? Arion belum pernah melihatnya.

Tapi dia yakin, kalau Aisya akan terlihat cantik dalam keadaan apa pun. Arion pun bersyukur, ternyata dia mendapatkan jodoh yang sudah bisa melindungi tubuhnya sendiri dari tatapan liar para mata bajingan.

Arion akui, kalau pesona Aisya terlalu memikat walaupun dengan pakaian tertutup.

"Bang Rimba?" Aisya memegang tangan Arion yang berada di kepala sang suami.

Aisya melepaskan perlahan, lalu menggenggam lembut seakan tengah memberikan banyak kekuatan untuk Arion.

"Jangan di paksa ya, nanti Ais bakalan antar bekal makan siang Abang ke perkebunan. Bang Rimba mau Ais masakin apa?" Aisya membujuk Arion, agar pria itu melepaskan cengkraman tangannya di kepala.

Perlahan namun pasti, Arion berangsur tenang. Napasnya kembali teratur, bahkan kedua matanya perlahan terbuka. Tatapan dalam dan lamat, menatap Aisya yang tengah tersenyum tipis nan manis padanya.

Tangan Arion kembali terulur untuk mengusap pipi Aisya, lembut dan hati hati- seakan pipi Aisya adalah benda rapuh yang mudah rusak.

"Apa pun yang kamu masak, Abang akan memakannya. Sudah siang, Abang mandi dulu," Arion membalas senyuman Aisya, pria berkucir satu itu bangkit dan berjalan menuju ruang tengah.

Namun tiba tiba langkah Arion terhenti, dan berbalik ke arah Aisya- membuat gadis itu menatap heran pada suaminya.

CUP!

"Nanti Abang lanjut lagi sarapannya,"

Aisya mengerejab cepat, saat merasakan satu kecupan dalam dan basah di dahinya, yang di berikan oleh Arion.

Wajah Aisya bersemu merah, bahkan gadis itu sampai merasa mulas, karena menahan rasa terkejutnya.

**NGONTROL SAWAH MERTUA😂😂😂😂

SEE YOU NEXT TOMORROW

BABAYYY MUUUAAACHH😘😘😘😘**

1
Dari
🤣🤣🤣🤭🤭
Tara
seger bener dapat pemandangan yg bagus sekali...ini secangkir coffee utkmu kak👏👍
🍃🥀Fatymah🥀🍃
enakan denger orang ngomong bahasa jepang, daripada harus baca sendiri 🤣
efek kebanyakan nonton anime
🍃🥀Fatymah🥀🍃
dah beneran kaya balita
🍃🥀Fatymah🥀🍃
beneran loh ternyata dijawab 🤣🤣🤣
🍃🥀Fatymah🥀🍃
emamg bener2 titisan bang galak...
pas gk ada aja baru terasa...
🍃🥀Fatymah🥀🍃
eh eh eh
merebut darimu? gk salah ngomong?
Rimba milik Aisya sedari zaman masih ingusan
🍃🥀Fatymah🥀🍃
udah tua, tinggalin nikmatin masa2 damai aja tuh apa susahnya...
yg dipikirin harta harta dan harta terus...
toh gk punya cucu lagi loh situ tuh 😜
🍃🥀Fatymah🥀🍃
tidak disangka2 😀
🍃🥀Fatymah🥀🍃
ooohhh
jadi bang Shaka ngincer gadis berhijab temennya Aisya 🤭
🍃🥀Fatymah🥀🍃
amnesia bang, A.M.N.E.S.I.A
🍃🥀Fatymah🥀🍃
pura2 anemia, eh malah bikin darting 😆
🍃🥀Fatymah🥀🍃
dulu bunda Cia bawa kabur helm 😁
dikekepin mulu
🍃🥀Fatymah🥀🍃
petasan renteng junior 😆
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
Sen Endang
Luar biasa
Fina Fitriani
dari cerita duren sawit sampai cerita ini.. aku suka semua.. ceritanya seru menarik dan ada senyum2 kalo kita baca... lanjut ah cerita selanjutnya...
Maria Magdalena
ah si opa nagara ttp ganteng malah kelihatan muda
Maria Magdalena
aku jadi inget ilham berkata pada reina dia tidak akan meninggal sebelum pny cucu dan cicit eh ternyata skrg terjadi.
Maria Magdalena
selamat jalan ilham samudera,si alpha serigala hitam si elang meninggalkan sang pucil keharibaanNya selamat jalan eyang ilham😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!