NovelToon NovelToon
Presdir Bucin

Presdir Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest
Popularitas:879k
Nilai: 4.7
Nama Author: Ritsmi

Terlempar kembali pada saat ulang tahunnya yang ke 19 tahun, Deena Prameswari Bakara atau yang sering di sapa Deena itu harus menelan kenyataan yang membuat hatinya bagai tertusuk belati berkarat, perlahan tapi menyakitkan.

Penghianatan, hinaan, dan kehilangan orang terkasih membuat dendam dalam hati tertumpuk, gadis itu bersumpah akan membalas lebih menyakitkan pada mereka yang telah menyakitinya.

Bertemu dengan sosok Hanska Regantara Alzavier, seorang presdir sekaligus mafia kejam berdarah dingin yang dengan menatap matanya saja membuat musuh bergetar. Namun satu hal, Hanska itu bucin jika sudah cinta, possesive setengah mati, membuat yang baca pada ilfeel.

hati-hati gregetan,
mengandung beberapa bawang,
ingin jitak kepala pelakor,
bawaannya kesemsem..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ritsmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Boleh Kan Sayang?

Mon Maap ada tiiittt.. 😭😂

Ncuss lah lanjut.

Happy Reading 💜 Hati-hati typo.

________________

Deena sungguh salah tingkah di buat suami dadakannya bak tahu bulat itu.

Selain lebih banyak mengagumi ketampanan Hanska yang membuatnya terpana, Deena juga hampir lupa bernapas, kalau Hanska tak mengingatkan gadis itu.

Deena mengibas-ngibaskan sebelah tangannya ke wajah, sedangkan satu tangannya lagi menarik kemeja milik Hanska.

Pria itu mengetatkan rahangnya.

"Berhenti menggodaku Dee." Geram Hanska menahan hasrat yang siap meledak.

Deena mendongak, masih dengan posisi Hanska yang menindihi tubuhnya, gadis itu menatap dengan polos seolah bertanya. Kenapa?

"Maksudnye? Bagian mananya Dee disebut menggoda?" Jawab Deena dengan setengah kesal, Dia tak mengerti.

Krieettt.

"Eh..."

Krikk.

Krikk.

Krikk.

Terjadi keheningan beberapa detik. Satu suster yang membuka pintu secara tiba-tiba, masih terdiam membisu ditempat.

"Keluar!" Bentak Hanska kesal, dia tak rela tubuh Deena di lirik walau pun itu oleh perempuan.

"He.. hahah, kenapa? kesel?" Tanya Deena menggoda melihat suaminya turun dari ranjang lalu mengungci pintu.

Pria itu bukannya menjawab, malah balik menaiki ranjang dan menyerang Deena.

"Ini menggoda namanya sayang." Ucap Hanska terkekeh jenaka, menunjuk pada pipi Deena yang menggembung dan bibirnya yang mengerucut.

Sontak gadis itu menyilangkan tangannya, menutupi penglihatan Hanska. Malu bukan kepalang.

Bego Deena! Apa-apaan sih.

Batinnya teriak.

Tangan Hanska ter-ulur. "Jangan di tutupin." Ucapnya menurunkan tangan Deena, kedada bidangnya.

Deena mengernyitkan alis bego, merasa sesuatu mengganjal paha. Ditatapnya mata Hanska penuh tanya.

"Ini apa mas?" Tanyanya spontan tangan Deena turun.

"Ehh.." Sadar akan kebodohannya sendiri, Dia menarik tangannya kembali.

Sebelum itu terjadi, Hanska sudah lebih dulu mencekal tangan Deena. mengunci kedua tangan Deena keatas kepala gadis itu, dengan satu tangannya.

Mata Hanska terlihat menyipit dengan sudut bibir menyeringai.

Gleeekk.

Gadis itu meneguk ludahnya susah. "Mas.." Ucapnya ragu dengan pupil membesar.

"Boleh kan sayang." Tanya Hanska lebih ke pernyataan, Iya, sebab mau tidak mau, Deena harus setuju.

Oke baik, ini memang memaksa, tapi toh juga sudah halal, mau ngapain juga di nilai ibadah. apa-apa jadi ibadah kan? yang penting ga saling nyakitin, apalagi duain. Eaak.

Gadis itu menatap gusar kearah Hanska. "Ta..tapi mas, kita dirumah sakt." Ragunya, teringat akan kata mertua pagi tadi, lengkap dengan usulan dan pertanyaan Rihlah yang absurd.

"Janji bakal pelan." Desak pria itu tak mau membuang waktu.

Mencoba di rumah sakit? What?!

Batinnya Deena.

Lama menunggu gadis itu, Hanska hilang sabar, masih sambil bertopang badan dengan siku.

Hanska mulai membujuk dengan rayuan mautnya.

Begitu terus, sampai dirasa gadisnya sudah tak berontak lagi dan mulai mengikuti ritme. Hanska melunak

Tangan gadis itu sampai menjambak pelan rambut Hanska, tanda istrinya juga menikmati permainan mereka.

"Eh.. Hanska." Gumam Deena.

Hanska menaikkan alisnya, masih tetap fokus pada pipi Deena.

"Iya sayang?" Balas Hanska dengan gumaman juga.

"Su..sudah dong." Rengek Deena malu.

"Hmm apa?" Goda Hanska.

".Dirumah ya.." Nego Deena.

"To..long, Hans."

Pria itu mengangkat kepalanya, dengan sebelah alis terangkat seolah bertanya ada apa. Tapi walau begitu bujukannya tetap lanjut.

"Memohonlah sayang." Gumam pria itu dengan bibir bermain di daerah perut rata Deena.

"Mohon, le..pas kan Deena mas." Jawab gadis itu menurut.

Hanska menyunggingkan senyum. Berdecak disela kecupannya pada perut Deena, tampak bertebaran kiss mark di situ.

"Ckckc, bibirmu bilang tidak sayang, lihatlah tubuhmu." Ledek Hanska mengangkat tubuhnya menjauh dari Deena.

Inilah yang dinamakan tubuh tak singkron dengan ucapan. Dimulut berkata lepaskan, seolah menolak sentuhan.

Tubuh? Sudah tentu lebih jujur. Lihatlah refleks yang ditunjukkan oleh Deena, seolah berkata, jangan lepaskan aku Hanska.

"Mas tolong, jangan siksa.. Deena." Nego gadis itu lagi.

Hanska menggelitik sedikit tubuh gadis itu, membuatnya semakin hilang akal.

"Memohon lah sayang!" Geraman Hanska terdengar.

Deena mengangguk pasrah. "Tolong!"

Tiiitt. Author: (Mon maap Author gakuatt wkwkw) rehat jenak, gosah tegang kali yekan bacanya. Napas woy napas😂 Jan lupa bernapass~

PLAKK!

Hanska: Rusak suasana aje lu Thor😡

Oke Back to topic!!!👇🏻

"Tak akan selesai cepat sayang." Gumam pria itu menyunggingkan senyum puas.

Hanska bisa melihat jelas, kondisi Deena yang menurutnya sangat sayang untuk di lewatkan itu.

Mata sayu dengan keringat membanjiri pelipisnya, oh kasihan sekali tangan yang tersambung infus itu. Deena bahkan tak memperdulikannya.

Napas tersenggal gadis itu juga terlihat mendukung, seolah sedang lari marathon sejauh kiloan meter.

"Sial kau Deena!" Geram Hanska.

Pria itu turun dari ranjang VVIP istrinya, melihat tubuh Terkulai Deena, membuatnya tersenyum setan.

Dia menyeringai senang, melihat ketidak berdayaan Deena.

Dilepasnya kemeja putih dan membiarkan celana bahan masih bertengger manis di paha pria itu.

Sraaak.

Tirai tertutup mengelilingi ranjang Deena, pintu juga sudah terkunci, kini Hanska balik keranjang istrinya, menaiki kembali tubuh terkulai Deena.

"Let's play the game baby!" Ucap pria itu agar Deena menyiapkan batinnya. Walau Hanska tak menerima penolakan, namun Dia juga bukannya tak peduli ini hal pertama bagi istrinya.

Gadis itu mengangguk sedikit bercampur malu.

Mata sayunya menatap memohon belas kasihan pada Hanska.

Selanjutnya terjadilah hal yang sudah Hanska dan para readers nantikan, sayangnya kita tidak boleh mengintip, nanti bintilan ckckck, biarlah mereka berkembang biak dengan sendirinya. 😄

Lanjut.

To Be Continue >>>

Aduh, lindungi otak gue woee, otak gue dah traveling ga kuat wkwkw🤣🤣 mon maaf, ini revisian yaak, ga bagus kan kalau terbaca ame bocil :' takut di report guee

1
Ayoen Nian
nih cerita udh SE abad Thor ..knp kagak d terusin sii , padahal pengen banget baca ending ny author ku yg baik hati dan tidak sombong.../Grin/
Ayoen Nian
Luar biasa
Ayoen Nian
aduh Thor...kurang setia apa aku sampe ku baca lagi dari awal ceritanya
Ayoen Nian
untuk kesekian kalee ...kangen dehans ampe baca lagi ini cerita Thor
Ayoen Nian
kapan nih next lagi cerita ny ...pliisss Thor , udh berape purnama nih nungguin cerita deena sama hanska ny
Ayoen Nian
author ku sayang...lanjut lagi ya , jgn bosen
Tri Wati
kok gk up thour ....bagus ceritanya .semangat dong
Edo Kurnia
lanjut thor
Tri Wati
udah setahun deh gk up ya kayaknya thur . kenapa ..... aku pembaca baru suka banget ceritanya . sayang banget klw end nya gantung bikin greget. belo ketemu ortunya dee . trs keluarga bakara belom kena balesnya . bikin aku penasaran
Tri Wati
udah setahun deh gk up ya kayaknya thur . kenapa ..... aku pembaca baru suka banget ceritanya . sayang banget klw end nya gantung bikin greget. belo ketemu ortunya dee . trs keluarga bakara belom kena balesnya . bikin aku penasaran
Tri Wati
baca nya suka banget . maaf thuor klaw jarang komen . tapi terus aku tunggu up nya
Sulis Tyowati
bagus lanjut Thor👍👍
Anya Lya
masih lumayan oke belum tau ending ya memuaskan atw biasa aja
amanda
luar biasa
Gustie Cibby
bukanx Dee minum obat penunda hamil y sblom balas dendam trcapai bee belom mau punya debay
lanjut kak ceritanya
Triple baby belum lahir
epifania rendo
lanjut
epifania rendo
rasakan pelakor
epifania rendo
good dena hempaskan pelakkr
epifania rendo
dasar setan jahat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!