NovelToon NovelToon
Pengabdian Cinta

Pengabdian Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Dosen / CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:314.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: dewi k

Kartika Putri Anggara, gadis manis penyuka senja. Terlahir dari keluarga kaya, tapi selalu hidup dalam kesederhanaan. Hidupnya berubah setelah pernikahannya dengan dosen pengajarnya. Dia harus berusaha menngimbangi kedewasaan sang dosen, yang terpaut usia 10 tahun lebih.

Abdillah Abqari Agam, pemuda pintar yang pernah menjadi dosen sekaligus CEO muda tampan. Namun diatas semua kelebihannya, dia malah terpikat oleh salah satu mahasiswanya yang jauh lebih muda. Hidupnya berubah, saat dia harus bisa membimbing sang pujaan hati yang bersifat seperti anak kecil.

Pernikahan yang mereka jalani tidak semudah, cinta yang tumbuh diantara mereka. Perjuangan mereka menyatukan perbedaan sifat, karakter, dan, prinsip.

Akankah pernikahan suci mereka yang menang?, mengalahkan perbedaan yang ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keras Hati Tika

Hari berganti bulan, waktu berputar begitu cepat. Tanpa terasa sebulan lebih Tika tinggal di rumah orang tuanya. Sekali atau dua kali Agam datang bertemu Hanif dan Hana. Kedua buah hati pengikat Agam dan Tika. Baik Dimas dan Nissa tidak pernah menghalangi Agam bertemu kedua buah hatinya. Hanya saja, setiap kali Agam datang. Tak pernah Tika menemui Agam. Seolah Tika tidak ingin lagi mengenal Agam. Tika terlalu takut melihat Agam, sosok yang begitu lemah dan takkan mampu tegas memutuskan.

Hampir sebulan Tika menunggu keputusan Agam, tapi Agam seakan belum mampu memutuskan. Agam terlalu nyaman dengan kondisi sekarang. Sebaliknya Tika mulai merasa tidak nyaman tinggal bersama dengan orang tuanya. Sebagai seorang putri yang telah menikah. Tidak sepantasnya Tika tinggal bersama orang tuanya. Namun statusnya belum sepenuhnya pasti. Tidak mungkin bagi Tika tinggal sendiri dengan status istri Agam.

Rayhan masih sesekali datang menemui Tika. Dia dan Tika memiliki kerjasama yang terlanjur ada. Setiap kali bertemu dengan Rayhan, Tika selalu meminta Nissa atau Dimas menemaninya. Tika masih menghargai Agam sebagai suaminya. Dia tidak pernah ingin mengkhianati Agam, tapi kembali bersama Agam. Tika masih harus belajar dan memiliki hati yang sangat luas.

"Tika, Agam ingin bicara denganmu! Hana dan Hanif sudah tidur. Dia sedang menunggumu di taman depan!" ujar Nissa, Tika diam melamun. Ada keraguan Tika menemui Agam. Setelah sebulan lebih dia tidak pernah bertemu dengan Agam. Bukan Tika takut jatuh cinta atau marah pada Agam. Entah kenapa Tika merasa canggung bila melihat Agam?

Nissa melihat jelas keraguan Tika, kedua bola mata Tika seolah mengatakan kegelisahan yang tak terucap. Tika seakan takut menemui orang yang pernah mendampinginya selama ini. Dengan perlahan Nissa mendekat pada Tika. Dia menyentuh pundak Tika. Seketika Tika menoleh menatap Nissa. Jelas terlihat ketakutan dan keraguan di wajah Tika.

"Bunda!" sahut Tika lirih, Nissa menatap nanar wajah Tika. Putri kecilnya yang tak pernah akan menjadi dewasa di depannya. Tika sang gadis kecil yang membuatnya terikat pada Dimas Putra Anggara. Dengan lembut Nissa memeluk tubuh Tika. Mendekapnya hangat, dengan penuh kasih sayang. Nissa mengusap punggung Tika, berharap Tika bisa tenang sesaat. Nissa mengecup lembut kepala Tika yang terhalan hijab. Lama keduanya berpelukan, kehangatan Nissa sedikit membuat Tika menjadi tenang.

Pernah Nissa berpikir, betapa tidak beruntungnya Tika. Dia terlahir dalam keluarga yang kaya, tapi miskin akan kasih sayang. Sejak kecil hanya mendapatkan cinta dari sang ayah. Kepergian ibu kandungnya, menyisakan kepedihan yang teramat sakit. Kini saat dia menjadi seorang ibu. Tika harus berjuang mempertahankan pernikahannya demi sang buah hati. Atau mengalah dan menyerah, karena sakit yang tak akan pernah berakhir.

"Tika sayang, bunda tidak bisa merasakan kepedihan yang kamu rasakan saat ini. Bunda juga tidak bisa menghapus air matamu. Bunda belum tentu bisa setegar dirimu. Dalam keterbatasan bunda, ada cinta yang tak terbatas untukmu. Kasih sayang orang tua pada putrinya tidak akan terhenti. Meski sang putri telah menikah. Tapi bukan hak orang tua mencampuri keputusan sang anak. Apapun keputusanmu, bunda ada di belakangmu. Bunda siap menopang dukamu. Sekarang temui Agam, katakan apa yang harus dikatakan? Agar tidak ada lagi keraguan dalam hatimu!" ujar Nissa lirih, Tika mengangguk dalam pelukan Nissa. Tika mengambil cadar, setelah memakainya Tika berjalan keluar dari kamarnya. Dengan perasaan campur aduk, Tika berjalan menuju taman depan rumahnya.

Tika berhenti sesaat, ketika dia melihat Agam duduk di gazebo depan rumahnya. Tika menatap lekat wajah yang perlahan mulai menghilang dari hati dan ingatannya. Tika bukan lagi wanita yang mencari cinta dan kehangatan laki-laki. Kini hidupnya hanya demi sang buah hati. Hana dan Hanif semangat hidup dan napasnya. Tika terus berjalan mendekat pada Agam. Sempat Tika mendongak ke langit. Terlihat bulan bersinar dengan terang. Langit bersih tak tertutup awan. Bintang kecil bertebaran menambah indahnya malam.

"Mas Agam, kenapa harus bicara disini? Kita bisa bicara di dalam!" ujar Tika tegas, Agam mendongak menatap Tika istri yang dirindukannya. Ada yang berubah dari Tika. Kini tak ada lagi wajah cantik Tika. Semua tertutup oleh cadar yang dipakainya. Tepat malam dimana Tika keluar dari rumah Agam. Malam yang sama Tika merubah dirinya. Dia menutup seluruh wajah dan tubuhnya. Hanya mukhrim yang halal melihat wajahnya.

"Sejak kapan?" ujar Agam lirih, Tika diam menatap Agam. Penampilan Agam terlihat lusuh dan tak terawat. Mungkin beban pikiran yang membuat Agam stress. Selama ini Tika tak pernah bertemu Agam. Meski Agam datang melihat buah hati mereka. Jadi baru malam ini Tika melihat kondisi Agam yang sesungguhnya. Tika merasa iba melihat kondisi Agam, tapi Tika tidak bisa berbuat apa-apa?

"Sejak malam dimana aku keluar dari rumahmu? Jika menjadi seorang istri yang baik aku tidak bisa. Setidaknya aku masih bisa menjadi wanita yang baik. Aku tidak ingin wajahku menjadi fitnah dalam hidupku. Apalagi dengan statusku saat ini!" ujar Tika santai, dia duduk tepat di depan Agam. Lalu Nissa datang membawa secangkir teh untuk keduanya. Tanpa banyak bertanya, Nissa sudah bisa melihat hasil pembicaraan keduanya.

"Kenapa selama sebulan ini kamu selalu menghindar dariku? Setiap kali aku datang, hanya anak-anak yang menemuiku. Sebenci itukah kamu padaku? Tidakkah ada kata maaf untukku?" ujar Agam, Tika menggeleng lemah. Tika menghela napas panjang. Kegelisahan Tika semakin menjadi. Melihat penampilan Agam yang berantakan. Sekarang melihat Agam menghiba padanya. Tanpa membawa keputusan yang ditunggu Tika selama ini.

"Sebulan aku rasa sangat cukup bagimu memutuskan. Aku hanya makmum yang menunggu keputusan imam. Kemana langkah hidup akan berjalan? Bukan aku yang memutuskan, pantaskah kata maaf itu ada. Masih adakah jalan kita bersatu. Aku menyadari, betapa sulitnya dirimu saat ini. Bakti kepada orang tua atau cinta pada istri! Dua pilihan yang tidak akan pernah mudah kamu putuskan!" ujar Tika, terdengar Agam menghela napas panjang. Lalu Tika berdiri menatap bulan yang begitu terang.

"Aku tidak pernah ingin memilih, dirimu atau orang tuaku. Sebab sampai kapan kalian sama-sama penting bagiku. Namun akan haram hukumnya bila aku memilih kedua orang tuaku setelah menikah. Sebaliknya akan haram bagimu bila memilihku dan menjauh dari orang tuamu. Sebenarnya kita tidak akan pernah bisa bersatu. Selama orang tuamu berpikir. Putranya terhina setelah menikah denganku. Dengan pandangan itu, mas Agam bisa memutuskan yang terbaik. Mereka jauh lebih lama mengenalmu. Jangan sia-siakan kasih sayang mereka!"

"Tunggu, artinya kamu memintaku melepaskan pernikahan kita. Sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkanmu? Aku akan tetap berjuang demi pernikahan ini. Perpisahan bukan jalan yang tepat!" ujar Agam, Tika tersenyum dibalik cadarnya.

"Sebaliknya bersatu kita juga tidak akan bisa. Seandainya tangan tak lagi mampu menggapai. Bukankah lebih baik bila melepaskan. Daripada saling menjauh yang akhirnya saling menyakiti. Aku yakin padamu, sebab dirimu imam yang dulu menuntunku!" ujar Tika tegas.

"Apa kamu yakin dengan perpisahan ini?"

"Tidak pernah ada yang ingin berpisah, tapi seandainya bersatu tak lagi mampu. Lalu untuk apa teguh menjalani pernikahan? Tanyakan pada hatimu pilihan mana yang akan kamu pilih. Menjadi anak yang durhaka pada orang tua? Atau menjadi suami yang tidak akan pernah bisa melindungi istrinya?" tutur Tika lirih, Agam menatap lekat Tika. Sikap Tika telah berubah. Cara berpikir Tika jauh lebih dewasa dan lebih berani.

"Kamu berubah, Tika tidak akan sekasar ini. Dia tidak setegar ini, dia mencintaiku dengan tulus. Dia tidak akan melepasku begitu saja. Tika tidak akan meninggalkanku dalam kepahitan!" ujar Agam lirih seraya menggeleng tidak percaya.

"Tika masih mencintaimu, tapi cinta yang didasari dengan iman. Bukan hanya hasrat ingin bersama. Aku tidak akan meninggalkanmu, bayanganmu akan selalu aku lihat dalam wajah Hana dan Hanif. Aku hanya ingin mendapatkan pahala dengan membantu suamiku berbakti pada orang tuanya!" ujar Tika, sembari terus menatap langit.

"Kamu kejam!"

"Malam ini akan terasa gelap dan sunyi membuat setiap makhluk merasa takut. Namun bulan datang dengan sinar terangnya. Menjadikan malam yang indah dan membawa kebahagian. Seperti itulah diriku kini, gelap dan sunyi. Namun aku akan terang dan bercahaya, ketika Hana dan Hanif tersenyum. Setiap kali aku melihatmu datang. Aku melihat senyum mereka. Setiap kamu pergi, aku melihat tangis mereka. Putuskan jalan terbaik, penuhi permintaan orang tuamu. Agar kedua buah hatiku memiliki keluarga yang utuh!"

"Lalu dirimu, bersama siapa kamu akan bahagia? Kami akan bahagia bila bersamamu, bukan dengan orang lain!" sahut Agam, dia marah dan kecewa mendengar perkataan Tika.

"Langit akan selalu ada, meski bulan tak pernah bersinar. Hanya yang berbeda, malam tetap gelam atau menjadi terang. Sudah malam aku harus masuk. Renungkan perkataanku, mungkin ini yang terbaik!"

"Kartika Putri Anggara, betapa kerasnya hatimu!"

"Aku besar dalam keluarga yang tak utuh. Aku baru merasakan kasih sayang. Ketika papa menikah dengan bunda. Aku tidak berharap Hana dan Hanif harus besar dalam keluarga yang tidak utuh. kerasnya hatiku, tak sesakit hatiku. Ketika orang tuamu datang membawa seorang wanita dan kamu diam menerimanya. Sejak saat itu, hatiku tidak lagi keras tapi mati!"

1
Pitriyanti
Maaf Thor... kenapa cerita mu tdk di lanju... padahal isinya sangat bagus sampai aku tak bosan membaca nya ... semangat Thor baru kali ini aku baca cerita mu meski tdk mengandung unsur dewasa tapi cerita mu menceritakan cinta karena Allah SWT karena semua takdir terjadi atas kuasanya
Eka Poenya
duh thor libur nya lma bnget ini kpn lnjut kumenanti lnjutan ni novel ka dew😇😇😇😂😂😂
Nur Syakira
kpn up lagi kak
kok ga up up sie
menanti karya mu kak
yg judul_y ikhlas blm up juga
HongShim1009
keluarga yang katanya taat agama berasa paling bener tapi membiarkan Qaila masuk ke RT Hanna..merebut segalanya..di saat Hanna sedang tak berdaya.. giliran Hanna memilih sendiri semua menghakimi.. dasar orang2 munafik
HongShim1009
agam oh agam..picik sih lebih dukung anak yang lain ketimbang Hanna .. apa yang di alami Hanna karena keluarga nya yang kasih kesempatan ma si anak pelakor masuk ke kehidupan RT Hafidz n Hanna di lanjut Hafidz yang lemah hati mpe kepincut wanita lain . padahak kalian semua tau kondisi Hana seperti apa..bukan nya di suport tapj malah di hianati..dah memang keputusan Hana paling bagus ya tinggal sendiri
Yayi Maryati
ka ni kan cerita bertemakn islmi bgt kntal bnget agamnya ,tpi klo bisa harus sesuay dengan dalilnya ya ka ,,jgn sampai si pembaca menilai rendah ajaran agama yg kita anut ka ,d islam menuruti orang tua adalh hukumnya wajib tpi bukan berarti orangtua menghancurkan rumh tangga anaknya sampe bercerai tidak menjadi dosa ya ka d sini sya baca cerita hana sama tika ya ka ,,yg rumh tangganya berantakn karna tak ada restu dri orang tua , karna takut nya yg baca salh pokus ,,
👩 [ nia ]
benar2 keluarga rumittt .
dan blum faham dngan pengabdian cinta sperti apa
Yayi Maryati
nih klo aqila anaknya agam ,,berarti fix seorang lelaki tak bisa tnpa perempuan,intinya takan ada lelaki yg bener" setia terhadap pasanganya ,,bgitupun dgn suami hna yg jls masih bersetatus suami istri tpi ga ada kesetian kla istri tk bisa melayani sang suami,,alasanya nyaman ,,,,sayang sekli ya thor ni cerita bertemakan islami ,,nikah tanpa restu orang tua d syariat islm mungkin berbahaya ,,,tpi ingat jodoh alloh yg takdirkn ,,,orang tua bisa sangat berdosa bila mnghancurkn rumh tangga anaknya aplagi sampe bercerei ,,,itusih klo ga salh yah🙏🙏
Nanik Purnomo: ceritanya bagus tapi bikin pusing,,
total 2 replies
Yayi Maryati
inituh bukan pengabdian cinta tpi tepatnya kebodohan yg hakiki buat para lelaki
Nora Delfina
kok kayak nya pada egois semua nya
Shoufa Aqlima Rahma Reihan
baru diraskan adam penyesalan nya,akibat restu orang tua,dan sekarang hafiz jg merasakan penyesan yg sama akibat restu org tua dua laki laki yg tidak pernah tegas dengan hidup nya yg selalu di setir oleh org tua, qailla anak nya agam sama zalwa kan kaka
Ita Asmoatmojo
aqila itu anak adam sama sapa ya
Nur Syakira
up lagi kaak.
seneng baca karya ka2
Nora Delfina
kok cerita nya nasib perempuan ditinggal suami melulu si kak
Dessy Sugiarti
Akhirnya kak setelah lamaaaa ditunggu...
Semoga nanti kedepan bisa update SETIAP HARI NYA!!!!!???
Lanjuuut kak...
Shoufa Aqlima Rahma Reihan
akhir nya kaka hanna bisa hidup sendiri dgn kebahagian nya,biar kan lah penyesalan itu hanya untuk hafiz dan agam
Eka Poenya
boleh nambah gak kak
ayo dong up lg
alhafizd
up lagi kak.....
Eka Poenya
ni novel msh lanjutkah apa udah beres kan judul episode nya dh akhir itu, kadang gak asiiikkkk klo cerita yg loncat loncat jd bbrp tahun kmudian, soalnya ini cerita bagus cm jarang up
Eka Poenya: maaf yah kak author yg baik, q msh blm bsa move on dr hana, walaupun karyamu banyak yg blm baca tp klo yg ini sllu di tgu, semoga hana hafidz gak ngulang kisah tika adam sama dimas nisa, jgn sampe Davin jd korban yg kesekian x nya yah thor aamiin, sllu berkarya yah thor, q suka karyamu yg ini, yg lain blm baca jd blm tau bakal suka apa gak hehee
total 2 replies
Nanik Purnomo
toko g buat cerita yg lain thor jangan biarkan pihak ketiga yg menang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!