Cerita sebelumnya wati yang terluka parah karena tertabrak mobil akhirnya terbangun tapi dia merasa asing saat mendapati dirinya berada di dunia yang bukan dunianya.
Dicerita kali ini wati menjalani takdirnya sebagai putri dari ki demang wira yang terpaksa meminum racun setelah kedua orang tuanya tewas karena dibunuh oleh Adipati angkoro karena menolak pinangannya.
Disini wati merasa dirinya yang menggantikan posisi putri kemuning yang sebenarnya mengemban tugas untuk membalaskan dendam kedua orang tuanya pada Adipati angkoro yang penuh kesewenang wenangan penuh angkara murka sesuai namanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nawangsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*"Kangen Andre Dan Arya"
Saat ini wati sedang melakukan perjalanan nya bersama kelima anggota pilihannya.
Wati melakukan perjalanan sesuai informasi dari anggotanya yang memang sudah lebih dulu mengikuti perjalanan sang Adipati Angkoro sebagai mana perintah wati sebelumnya saat masih menginap di kediaman sang Adipati waktu itu.
Kita skip dulu perjalanan wati dalam usahanya untuk melakukan pembalasan dendam sang putri Kemuning.
Kita akan mengintip kehidupan Arya dan Andre di bab ini.
"Sayang cepatlah bangun, apa kau tidak kasihan pada arya? dia sangat merindukanmu"
bisik andre disamping telinga wanita yang sudah tertidur cukup lama pasca tragedi wanita itu tertabrak lima bulan yang lalu.
Andre selalu setia menjaga dan menemani wati, sampai ruang rawat VVIP itu disulapnya menjadi ruang kerjanya.
Dia mengerjakan semua pekerjaan kantor nya di ruangan itu, karena tidak ingin jauh dari wanita yang sangat dicintainya itu.
Terkadang dia juga melakukan meeting dengan klien nya di hotel atau restauran yang terdekat dengan RS xx tempat wanitanya dirawat, dan klien nya sangat memahami keadaan itu.
"Ayah apakah tidak apa apa bila arya yang melakukan kunjungan ke perusahaan xxx yang ada di Kalimantan?"
tanya arya, yang ternyata juga sudah mulai aktif di beberapa perusahaan milik andre.
"Iya, kau harus kesana dan jangan khawatir, bukankah kau sudah pernah bertemu dengan nenekmu"
"e...maksud ayah nenek yang mana? arya tidak pernah merasa bertemu dengan nenek sebelumnya"
"Apa kau lupa bagaimana awal pertama kali ayah bisa mengetahui keberadaanmu dan bundamu disini?"
tanya andre berusaha membuka ingatan putranya.
"Tunggu saat itu arya pernah bertemu seorang nyonya didepan cafe xx saat akan pulang, arya tidak sengaja menabrak nyonya itu, dan mulai dari situlah ada beberapa orang yang selalu mengawasi dan bertanya tentang keberadaan arya"
"Jangan bilang....kalau nyonya itu nyonya itu yang ayah maksud?!"
"Yap, dia adalah mommy ku, artinya nenekmu, dan kemeripan wajahmu dengan ayah sehingga membuat nenekmu langsung mengenalimu"
"Jadi bersiap siaplah besok kau harus berangkat, karena bagaimanapun kau yang akan menjadi pewaris semuanya"
"Kenapa tidak ayah saja, bukankah ayah lebih pantas"
"Ayah tidak mungkin meninggalkan bundamu ini, lagi pula ayah sudah sibuk dengan semua usaha disini"
"Baiklah kalau begitu"
Arya kemudian menghampiri bundanya dan mulai menggenggam tangan bundanya yang masih setia tertidur itu.
"Bunda bangunlah, lihatlah betapa ayah sangat mencintai bunda, besok arya harus berangkat ke Kalimantan, arya harap begitu arya pulang kembali, bunda sudah bangun"
arya mengajak bundanya bercerita kemudian mencium pipi bundanya sebelum pergi.
"Ayah, arya pergi dulu mau say goodbye ke temen-temen dulu"
"Hem...hati hati dan jangan kemaleman"
"Siap bos"
balas arya sambil mengangkat tangan didepan kepala memberi sikap hormat pada andre ayahnya.
Andre bersegera keluar dari ruang rawat bundanya dengan berlari.
"Lihatlah anakmu itu sayang, dia sama menggemaskannya seperti dirimu dulu, apa kau masih ingin tetap tidur seperti ini?"
"Sayang cepatlah bangun, kami sangat merindukanmu, apa kau tahu? karena ingin selalu menjaga mu, putra kita sampai menunda pendidikannya dari universitas"
Andre tak bosan bosannya mengajak bercerita dan berkeluh kesah pada wanita yang sudah lama tertidur itu.
Dia berharap dengan mengajak nya terus bercerita akan bisa membuat wanita yang dicintainya itu terbangun.
Karena lelah hati lelah batin dan lelah tubuh dalam artian yang sebenarnya, membuat andre tertidur disamping tempat tidur pasien dalam posisi duduk dengan kepala yang tertunduk sambil mencium tangan wanita yang sangat dicintainya itu.
*Sebelumnya author minta maaf karena hiatus selama lebih dari satu minggu,
kali ini author update dengan cerita andre dan arya, yang kangen andre dan arya silahkan ikuti ceritaku ini dan jangan lupa tinggalkan jejakmu vote dan like 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍