NovelToon NovelToon
Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Transmigrasi? Aku Bisa Pulang!

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Penyeberangan Dunia Lain / Transmigrasi
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Setelah akhirnya memasuki masa pensiun, Raya memutusakan menghabiskan hari tuanya seorang diri di sebuah vila mewah yang telah ia beli dengan hasil kerja keras selama puluhan tahun.

Namun, nasib seolah mempermainkannya. Baru sehari menikmati kehidupan sebagai pensiunan kaya, keesokan paginya ia terbangun di dunia yang sama sekali asing.

Bukan hanya itu, ia kini menghuni tubuh seorang wanita berusia tiga puluhan yang terkenal genit dan mesum.

Beruntung, ia mengetahui satu rahasia besar.

Halaman belakang rumah reyot yang tak diinginkan siapa pun itu ternyata terhubung dengan zaman lain.
Dalam ruangan penghubung dimensi, ternyata menyimpan kekuatan yang mengubah nya selangkah demi selangkah menjadi abadi.

2 Agustus 2026

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 1 Ronde, No! 5 Ronde Yes!

"Saat aku pergi, entah kapan aku akan kembali. Umur kultivator dan manusia fana itu berbeda, dan aku tidak mungkin membiarkan kalian selama nya dalam status budak."

"Nyonya, aku bersedia..." Ucap Bai Rongxin tiba-tiba, namun Su Wanwan tetap menggelengkan kepala dengan tegas.

"Kalian masih muda, masa depan kalian masih panjang." Su Wanwan mengeluarkan beberapa barang dari ruang nya ke atas meja tanpa di tutupi lagi di hadapan mereka bertiga.

"Bai Rongxin, ini buku resep masakan. Dengan keahlian mu kamu pasti bisa buka restoran besar, mungkin saja di suatu waktu aku bisa mencicipi masakan mu lagi."

"Nyonya,, hiks..." Bai Rongxin menerima buku itu dan menangis, entah sedih atau haru.

Su Wanwan lalu memberikan masing-masing Shen Yuzhi dan Hu Zheng sebuah buku yang mungkin akan berguna dan bermanfaat untuk mereka dan masyarakat. Ia memberikan Shen Yuzhi buku tebal pertanian, menyangkut macam-macam jenis dan cara bertani, lalu memberikan Hu Zheng sebuah buku bela diri xingyiquan.

"Masing-masing dari kalian terimalah buku-buku ini dan uang masing-masing 2.000 tael perak sebagai modal awal kalian menjalani hidup."

"Nyonya--"

Bukh!

Su Wanwan menggebrak meja dengan tegas. "Tidak ada penolakan!" Ia menatap ketiganya yang menunduk, kemudian menghela napas pelan. Meskipun kebersamaan mereka hanya berlangsung sekitar dua bulan, namun ikatan yang terjalin juga tidak begitu dangkal.

"Terimalah, meski perlakuan ku dulu buruk dan jahat namun setelah berubah dan sembuh aku sudah menganggap kalian bertiga adikku sendiri. Mulai sekarang, kalian bukan pelayan ku lagi tapi adik angkat ku. Mengerti?"

"Mengerti... Kakak!"

Brukh!

Ketiganya seketika bersujud pada Su Wanwan, meskipun hasil akhirnya di luar dugaan namun status mereka sekarang sudah lebih dekat. Saat ini, saat mendengar bahwa mereka adalah adik angkat nyonya mereka, perasaan yang mereka rasakan rasanya beberapa kali lebih baik dari perasaan suka sebelum nya.

Bai Rongxin menyeka air matanya, saat ini dia mungkin menyadari jika akhirnya perasaan yang ia kira adalah rasa cinta ternyata hanyalah perasaan suka yang menginginkan kedekatan hangat.

Dengan senyum tipis yang lembut Su Wanwan membelai masing-masing kepala mereka, lalu hubungan pelayan dan nyonya yang ambigu itu seketika berubah menjadi hubungan adik kakak yang hangat.

Beberapa waktu kemudian akhirnya Su Wanwan kembali ke halaman nya, perasaan nya jadi sedikit membaik dan satu masalah kecil telah teratasi dengan baik.

Ckleek...

Begitu masuk dan pintu bilik tertutup, bayi besar Su Wanwan langsung menarik kedua tangannya dan mencucinya. Setelah mencuci dan me-lap nya barulah ia di peluk erat olehnya, kedua tangannya bahkan di ambilnya dan di letakkan di atas kepala Huo Beichen sendiri.

Alis Su Wanwan terangkat.

"Jangan mengelus kepala orang lain lagi, tangan ini ekslusif menyentuh dan mengusap ku saja."

"Usap lah" pinta Huo Beichen setelah meletakkan tangan istrinya di kepalanya.

Bibir Su Wanwan tidak bisa menahan kedut hingga akhirnya tersenyum geli dan langsung mengusap sambil mengacak-acak rambut Huo Beichen.

"Baiklah-baiklah, sudah puas huh?"

Huo Beichen tersenyum lebar tanpa gigi, lalu mengangkat tubuh istrinya di pelukan nya dan membawa nya ke atas ranjang.

Saat bibir itu sudah monyong ingin menyosor, Su Wanwan segera menghentikan nya. "Harus kultivasi!"

"Satu ronde saja, istriku... Satu ronde saja yaaa" Mata Huo Beichen menatap Su Wanwan dengan penuh harap dan tampang kasihan.

Namun Su Wanwan menatap nya selama beberapa saat dengan wajah datar tanpa emosi, membuat Huo Beichen H2C dengan sia-sia.

"Lima ronde, deal?"

Senyum Huo Beichen seketika mengembang, matanya bersinar bagaikan bintang di langit. Tanpa pikir panjang ia segera mengangguk. "Deal!!"

Beberapa hari kemudian.

Tok!

Tok!

Ketukan pintu terdengar di pintu halaman Su Wanwan, tanpa ingin mengganggu suaminya yang sedang berkultivasi, perempuan itu segera keluar dari ruang dimensi dan membuka pintu halaman.

"Eh, kakak ipar..." Ucap Heyu dengan sedikit kaget.

"Katakan ada apa, jangan ganggu tuan mu yang sedang berkultivasi."

"Ada surat dari Huyu, jika tuan dan kakak ipar harus segera kembali ke Ibukota." Lapor Heyu sambil memberikan sebuah surat.

"Ada masalah?"

"Semuanya di sampaikan dalam surat nya, Kakak ipar."

"Akan kuberi tahu setelah Beichen selesai kultivasi." Su Wanwan mengangguk lalu segera masuk, setelah pintu tertutup ia segera membuka surat nya.

Membaca nya selama beberapa detik, matanya seketika berkilat. Seketika api menjalar dari ujung jarinya-- menyambar surat dan membakar nya menjadi abu.

"Baru tingkat 4, sudah ingin merebut gelar? Mimpi!"

...

Di dalam ruang dimensi spiritual, kekuatan spiritual bergejolak tanpa henti. Aliran energi yang pekat berputar mengelilingi Huo Beichen sebelum perlahan-lahan menyusup ke dalam tubuhnya melalui pori-pori kulit.

Huo Beichen duduk bersila dengan mata terpejam, memusatkan seluruh perhatiannya untuk menyerap energi spiritual di sekelilingnya. Setiap kali ia mengedarkan teknik kultivasinya, kekuatan spiritual yang memasuki tubuhnya akan mengalir melalui meridian, berkumpul di dantian, lalu dimurnikan menjadi energi miliknya sendiri.

Seiring berjalannya waktu, pusaran energi di sekelilingnya semakin kuat. Jubahnya berkibar meskipun tidak ada angin, sementara helaian rambutnya bergerak mengikuti arus energi yang berputar. Dantian di dalam tubuhnya terus menyerap dan memadatkan kekuatan spiritual, hingga mencapai batas yang sulit ditembus.

Namun, Huo Beichen tidak menghentikan kultivasinya. Ia mengerahkan seluruh konsentrasinya, mengendalikan energi spiritual yang terus mengalir deras ke dalam tubuhnya.

Lapisan penghalang yang selama ini membatasi kultivasinya mulai bergetar, retakan-retakan halus muncul, kemudian perlahan melebar.

Bum!

Sebuah suara gemuruh seolah-olah meledak di dalam tubuhnya dan dalam sekejap, penghalang itu runtuh!

Energi spiritual yang telah terakumulasi selama proses kultivasi meledak keluar, lalu kembali menyatu dengan tubuhnya. Aura Huo Beichen melonjak tajam, menyapu seluruh ruang dimensi spiritual sebelum perlahan-lahan kembali stabil.

Ia akhirnya berhasil menerobos ke tingkat keenam!

Huo Beichen membuka matanya. Kilatan cahaya melintas sesaat di kedua matanya sebelum menghilang. Ia mengepalkan tangan, merasakan kekuatan yang kini mengalir lebih kuat dan stabil di dalam tubuhnya.

Setelah memastikan kultivasinya benar-benar telah mencapai tingkat keenam, sudut bibirnya terangkat lebar. Ia berbalik menatap istrinya dan segera berlari ke arahnya.

"Istriku, lihat, aku sudah tingkat enam Qi!"

Su Wanwan turut tersenyum dan membalas pelukan suaminya. "Bagus, kultivasi lima hari mu tidak sia-sia. Baru lima hari sudah naik dua tingkat!"

Mendapatkan dua kalimat pujian dari istrinya, senyuman Huo Beichen semakin mengembang dengan sempurna. "Istriku, karena aku sudah tingkat enam Qi... Boleh minta hadiah yaa..."

Menatap wajah yang sudah monyong ingin di cip*k itu, Su Wanwan hanya bisa tersenyum kecil dan segera mencubit bibir Huo Beichen dengan dua jari tangan nya.

"Mandilah dan ada yang ingin aku sampaikan." Ucap Su Wanwan, setelah itu keluar dari ruang dimensi.

***

Like dan komentar yang banyak guyss...

GIFT DAN VOTE NYA TONG POHO 🤩🫵🏻

1
Fauziah Daud
trusemangattt n lanjut
Kyyy: Shap kak☺️
total 1 replies
Fauziah Daud
trusemangattt
Musdalifa Ifa
wanwan🤦🤦🤦
Dern
hah?
Dern
hayolo 🤣
Fauziah Daud
alamak dahsyat nya Wan Wan 🤣🤣🤣
Fauziah Daud
x disangka rupanya suami zaman moden
Fauziah Daud
trusemangattt
Fauziah Daud
mantap
Dern
hah mana lanjutannyaa
Kyyy: Sabar~
total 1 replies
Dern
heh kamu jangan jadi pedofil 😭
Dern
nah bener ini kadang sistem di nt langsung bikin pu kuat tak terkalahkan bikin gak seru gak ada petualangan perkembangannya
Dern
padahal 300 cukup 😭 ini dari tadi uang kebanyakan ga si ka?
Kyyy: Sekalian bangun rumah kak...😌
total 1 replies
Dern
mungkin 7 tael lebih ok karena kan tabib desa bukan tabib kota
Kyyy: Kompensasi mental dari orang kaya kak, Su Wanwan pernah fitnah bilang kalau obatnya bermasalah dan sampe mau bawa ke pengadilan.
total 1 replies
Dern
hah apa gak kebanyakan 50 tael? 1 tael aja bisa hidup 1 tahun untuk kalangan bawah
Dern
akhirnya terpecahkan, jadi misal dia pindah ke kota, dia masih bisa akses ke dunia modern
Dern
HEH WKWKWK AIR WUDHU BJIR WKWKWKWK
Dern
baru w pertanyakan hal ini di bab sebelum, eh muncul bagian ini wkwkwk
Kyyy: Harus agak realistis 😌
total 1 replies
Dern
tapi kalau mendadka berubah banyak sedangkan dia gak keluar rumah untuk beraktifitas fisik jadi aneh gak sih ??? orang2 jadi curiga
Dern
kepo, apa bakal ada pergantian tael ke yuan. kan siapa tau dia mulai bisnis trus uang dari jaman dulu ke modern bisa dituker
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!