NovelToon NovelToon
Cermin Yang Retak

Cermin Yang Retak

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:93.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Aisyah pernah percaya bahwa pernikahannya dengan Raka akan bertahan selamanya. Selama lima belas tahun, mereka membangun keluarga sederhana dari nol, melewati susah dan senang hingga dikaruniai dua anak yang menjadi sumber kebahagiaan mereka.

Sampai suatu hari, suaminya mengaku telah jatuh cinta pada Nabila, sahabat Aisyah sendiri, dan meminta izin untuk menikahinya. Dengan hati yang hancur, pada akhirnya Aisyah mengizinkannya.

Namun, Aisyah tidak ingin menjadi.lemah. Demi anak-anaknya, dia mulai menyusun strategi. Hasil keringatnya bertahun-tahun, ia tak rela dinikmati oleh wanita lain yang sama sekali tak ikut berjuang.

Setelah Aisyah pergi, barulah Raka menyadari tak ada yang lebih baik dari Aisyah. Raka menyesal dan ingin kembali.

Namun, mampukan Aisyah melupakan luka ketika lelaki yang paling ia cintai pernah memilih wanita lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

.

Sementara itu di rumah Nabila, wanita itu masih memikirkan kejadian yang terjadi di mall beberapa hari lalu. Saat Raka pergi ke rumah Aisyah, ia sempat berharap Raka akan pulang dengan membawa kabar bahwa Aisyah mengembalikan semua akses keuangan yang dibekukannya. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Raka pulang dengan wajah kusut dan sampai sekarang masalah itu belum juga selesai.

Bukan hanya itu, Nabila juga mulai merasa kesal karena setiap kali berhadapan dengan Aisyah, Raka selalu melempem. Pria itu memang marah, tetapi pada akhirnya tetap tidak mampu membuat Aisyah tunduk seperti yang ia harapkan.

“Dasar laki-laki lembek!” cibir Nabila dengan kesal.

Hari itu ketika Raka hendak berangkat ke toko, Nabila tiba-tiba menghampirinya. “Aku ikut.”

Raka yang sedang memasukkan dompet ke dalam saku celana langsung menoleh. “Ikut ke mana?”

“Ya ikut ke toko dong, Mas,” jawab Nabila merengek.

Raka menatapnya dengan mata menyipit. “Mau ngapain kamu ke sana?”

“Aku bosan di rumah sendirian.” Nabila meraih lengan suaminya sambil memasang wajah manja. “Aku juga ingin berkenalan dengan semua karyawan kamu, Mas. Selama ini kalau aku ke sana, palingan cuma ngantar makanan aja. Aku kan juga ingin Mereka melihat aku sebagai istri kamu.”

Raka tampak ragu karena jika Nabila ikut, kemungkinan besar akan ada masalah. Namun wanita itu terus mendesak sampai akhirnya ia tidak memiliki alasan untuk menolak.

“Baiklah,” jawab Raka akhirnya. Dalam hatinya ia berharap hari ini Aisyah tidak datang ke toko atau restoran.

Nabila langsung tersenyum puas mendengar jawaban itu. Wanita itu pun segera mengambil tas dan ponselnya yang ada dalam kamar.

*

Sesampainya di toko, Raka langsung masuk ke ruangannya untuk memeriksa beberapa laporan. Sementara Nabila yang semula mengatakan ingin melihat-lihat justru keluar melalui pintu samping dan berjalan menuju restoran yang letaknya bersebelahan dengan toko. Ia tahu Aisyah sering berada di sana.

Begitu masuk, Nabila langsung menemukan wanita itu yang sedang memeriksa beberapa catatan bersama salah seorang karyawan. Tanpa basa-basi, Nabila menghampiri mereka dengan wajah penuh amarah.

“Kamu benar-benar tidak tahu diri, ya!” seru Nabila sambil bersedekap dengan pongah. Dadanya membusung ke depan, dan wajahnya yang sengaja ia angkat tinggi terlihat begitu angkuh.

Beberapa karyawan yang mendengar suara keras dari Nabila spontan menoleh lalu secara serempak saling pandang dengan teman di sebelahnya.

Aisyah mengangkat wajah dengan tenang. Ia sama sekali tidak terlihat terkejut melihat kedatangan Nabila. “Ada apa?”

“Masih tanya ada apa?” Nabila mendengus. “Kamu pikir semua harta ini milikmu? Toko ini, restoran ini, rumah yang kamu tempati, semuanya itu milik Raka!”

Aisyah menutup buku catatan di tangannya sebelum berdiri. “Terus hubungannya sama kamu apa?”

Nabila semakin tersulut. “Kamu itu dulunya hanya perempuan miskin. Seharusnya kamu berterima kasih karena Mas Raka mengambilmu sebagai istri. Kalau tidak sampai sekarang kamu masih tinggal di rumah ibumu yang reot.”

Aisyah tersenyum tipis mendengar segala ocehan Nabila. “Memangnya kamu dulunya anak orang kaya? Bukannya kamu juga dari keluarga miskin ya? Itu kan alasannya makanya kamu selalu mencari suami kaya? Oh iya… mana suami kamu yang katanya tajir melintir itu?”

“Kamu!” Nabila menuding ke arah Aisyah dengan wajah yang merah padam karena Aisyah mengungkit masa lalunya.

Melihat Nabila yang tak bisa membantah, Aisyah melanjutkan dengan suara yang tetap tenang. “Aku memang miskin tapi aku bukan wanita yang hanya duduk ongkang-ongkang kaki.

“Selama lima belas tahun aku membantu mengurus rumah, mendukungnya ketika kami masih di titik nol hingga bisa jadi toko dan restoran besar seperti sekarang. Jadi wajar dong, kalau aku mempertahankan sesuatu yang dibangun dengan perjuanganku.”

“Kamu cuma ibu rumah tangga!” bentak Nabila. “Memangnya apa yang bisa kamu lakukan?”

Beberapa karyawan mulai saling pandang.

Aisyah tidak terpancing. Wanita itu malah memindai penampilan Nabila dari atas sampai bawah. “Terus kamu? Memangnya apa yang bisa kamu lakukan selain merayu dan mengangkang?”

Wajah Nabila semakin merah padam karena merasa dikupas tuntas. Tapi ia tidak mau mengalah. “Pokoknya semua itu adalah milik Raka. Kamu tidak berhak menguasai semua hanya karena kamu istri pertama.”

Aisyah menatap wanita itu beberapa saat sebelum berkata, “Kalau aku tidak berhak, siapa yang berhak? Kamu?” Aisyah tertawa tergelak. "Oh... Pantes aja baru jadi istri, malah sejak belum jadi istri kamu sudah minta dibeliin ini itu!"

“Aku bukan orang seperti itu!” pekik Nabila dengan tangan terkepal.

“Benarkah?” Tatapan Aisyah berubah sedikit lebih tajam. “Terus kenapa baru datang berapa bulan, bukan bantu cari uang, malah minta ini itu? Kemarin gagal belanja, ya? Kasihan…?” Aisyah berdecak sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

Nabila menatap Aisyah dengan dada turun naik dan bibir bergetar menahan amarah. Kedua tangannya terkepal erat di samping badan. Dan kalimat berikutnya dari Aisyah membuatnya semakin emosi.

“Kok aku jadi curiga ya?” Aisyah melangkah mendekat, menatap Nabila dengan jari telunjuk mengetuk-ngetuk dagunya.

“Jangan-jangan kamu bercerai dengan suamimu dulu bukan karena kamu mengalami KDRT. Jangan-jangan suamimu yang menceraikan kamu karena kamu terlalu matre!”

Wajah Nabila seketika berubah. Kedua matanya terbelalak dan mulutnya terbuka lebar tanpa satu pun kata yang keluar.

Aisyah yang melihat reaksi Nabila seperti itu menjadi curiga bahwa apa yang baru saja Ia juga secara asal itu adalah benar.

“Kamu…” Nabila menunjuk Aisyah dengan tangan gemetar. “Jangan sembarangan menuduh!”

Aisyah terkekeh. “Kenapa? Apa tebakanku benar?”

Beberapa karyawan yang sejak tadi diam mulai berbisik.

“Pantesan dia juga mendekati Pak Raka. Padahal tahu kalau Pak Raka adalah suami bu Aisyah. Berarti memang benar cuma mengincar harta.”

“Iya benar. Dari dulu kalau datang ke restoran atau ke toko cuma mepet-mepet Pak Raka aja.”

Bisikan-bisikan itu terdengar jelas di telinga Nabila membuat wajahnya semakin merah. Padahal Ia datang untuk menggertak Aisyah. Tapi kenapa Aisyah yang selama ini selalu lemah lembut dan mengalah padanya, kini sikapnya berubah seperti itu? para karyawan, Kenapa mereka justru berdiri di pihak Aisyah padahal mereka tahu bahwa dirinya adalah kesayangan Raka.

Amarah Nabila semakin memuncak. Ia merasa dipermalukan di depan semua orang, terlebih lagi karena Aisyah tetap berdiri tenang sementara dirinya terlihat seperti orang yang sedang memperebutkan harta.

Tidak! Ia tidak boleh kalah. Jika Aisyah ingin menggunakan para karyawan untuk melawannya, maka ia akan menggunakan Raka.

Nabila menarik napas dalam-dalam. Tatapannya berubah dalam sekejap. Yang tadinya begitu garang, kini memasang wajah memelas.

Kemudian wanita itu maksud selangkah untuk lebih dekat dengan Aisyah. “Aku cuma ingin bicara baik-baik… Aku sedang hamil, di dalam perutku ada anak Raka. Kenapa kamu tidak bisa mengerti?”

Aisyah mengerutkan kening melibat perubahan sikap Nabila yang begitu drastis. Hingga kemudian Nabila meraih tangan Aisyah dan sedetik kemudian.

Bruk!

“Nabila?!”

1
vania larasati
lanjut
Oma Gavin
wkwkwk mau cerai buat apa taka itu istri pilihan terbaik mu lo memang kamu ngarep rujuk sama aisyah jgn harap mimpi aja kamu raka sekarang aisyah dan kedua anak mu ngga lagi butuh kamu
YuWie
gimn rasanya pak Raka..setelah sekian lama di bodohi mbak nabila
Setyowati Setyowati
dan ayo, saya menolak mas ..jawab Nabila...karena GK ada yg di andalkan selain kamu Raka ..kasihan sekali nasibmu KA
Mei Mei: dan pasti dibuat GK bisa cerai 😄, dan pastinya segala sesuatu akan dilakukan Nabila supaya Raka Lulu lagi dan GK jadi cerai ud biasa cerita dan alasan begini😄
total 1 replies
Mundri Astuti
rasakan buah dari kebodohanmu Raka 😄
mariammarife
Rasain di tendang jg sama si Raka
Ayuk Witanto
mampus ketahuan
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣
Ayuk Witanto
pasti Hamil bantal 🤣🤣🤣
vania larasati
lanjut
Aditya hp/ bunda Lia
gak usah marah2 Raka terima ajah kekepin tuh si kuntilanak
Ilfa Yarni
Ayo Akbar pepet aisyah jgn kasib kendor nanti raka naluk lg ngejar aisyah
Hary Nengsih
raka baru sadar🤣🤣🤣
Lee Mba Young
syukurin tu Raka. nnti kl nyesel minta balikan jng mau aisyah. apalagi pake embel embel demi anak.
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
typo tante thor🙏 bkn tato🤭
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: udah diperbaiki. makasih /Kiss/
total 1 replies
Oma Gavin
akhirnya melek mata raka tapi semua sudah terlambat ngga mungkin bisa diperbaiki aisyah lebih baik sama akbar dari pada rujuk sama raka suami yg pernah selingkuh kedepannya bila sudah merasa kaya lagi juga bakalan selingkuh lagi
Mundri Astuti
makan tuh mata pencarianmu ....gara" kamu lebih percaya ani" yg baru kamu kenal ketimbang istri sendiri yg sdh menemani belasan tahun, sampai kamu dibenci anak"mu sendiri
Mundri Astuti
wkwkwkwk ente ketipu Raka 😛
Setyowati Setyowati
kemaren kemana aja mamm ..aku tengok trs gak pernah ada ...tp akhirnya yg di tunggu muncul juga ...tinggl nunggu karma Nabila dan Raka
Setyowati Setyowati: gak pa" Mak ..tetep setia menunggu kok sayanya ..di tunggu lagi ya Mak 💪💪
total 2 replies
Patrick Khan
wahhh ternyata nabila gk hamil🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!