Aleena Keisha(24), desainer interior KALA JIVA Singapura. Kemenangan lomba desain hotel Bandung membawanya promosi ke Jakarta, kota yang menyimpan luka masa lalunya.
Hari pertama kerja, ia menabrak pintu kaca lobi. CEO KALA JIVA, Keanu Zayn Malik(30) terpaku. Gadis itu adalah Aleena, murid olimpiade matematika yang 7 tahun lalu pernah ia bimbing dan hilang kontak.
Gosip guru-murid dulu telah menghancurkan beasiswa Aleena. Zayn memberontak orang tuanya dan membangun KALA JIVA dari nol. Kini takdir mempertemukan mereka sebagai Bos dan Bawahan. Aleena tak mengenalinya sama sekali, malah mengira Zayn sudah beristri dan punya anak. Mampukah Zayn meluruskan semuanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RTPB - 26
Ucapan Aleena tadi pagi terus terngiang di kepala Zayn. Pantas saja tubuh gadis itu kurus, ternyata dia menanggung beban hidup begitu berat.
Seandainya saja dulu dia punya kesempatan untuk membantu meringankan beban hidup Aleena pasti akan dia lakukan.
Haruskah Zayn bersyukur kepada nasib yang membawa Aleena kembali kedekatnya?
Hari ke tiga di Bandung berjalan lancar. Zayn hanya memantau timnya dari kejauhan. Membuat timnya jadi leluasa untuk menyelesaikan pekerjaannya.
"Kalian sudah bekerja keras, Raka sudah umumkan pada kalian kan? Kita pulangnya di tunda satu malam lagi. Besok kita akan rekreasi ke daerah Tangkuban Perahu, malamnya kita akan keliling Bandung. Minggu pagi baru kita kembali ke Jakarta" Zayn memberikan intruksi saat mereka sampai di hotel sepulang proyek hari ke tiga di Bandung.
"Baik Pak" Jawab timnya serempak.
"Kalian bisa istirahat, besok jam delapan kita kumpul di sini lagi" Zayn segera melangkah pergi meninggalkan timnya.
Aleena dan tim yang lain kembali ke kamar masing-masing.
"Pak Zayn baik banget Al, kasih kita satu hari lagi untuk rekreasi" Puji Vira saat mereka sedang berjalan menuju kamar.
"Vir aku mau nanya sesuatu sama kamu. Mmm kamu udah berapa lama kerja di KALA JIVA?"
"Dua setengah tahun"
"Selama ini gimana sikap Pak Zayn?" Tanya Aleena penasaran.
"Kamu tau gak, aku sudah bekerja dua setengah tahun di KALA JIVA tapi jaraaaang banget bicara sama beliau. Baru proyek kali ini aku atau tim lebih banyak berinteraksi dengan dia"
"Menurut kamu sifatnya Pak Zayn itu gimana sih?"
"Selama ini dia terkenal dingin, pendiam dan galak. Tapi selama kita di Bandung semua gosip tentang sifat Pak Zayn tidak terbukti. Kalau dingin atau pendiam aku mengerti dan merasa wajar dia menjaga jarak dan wibawa antara atasan dan bawahan. Tapi kalau galak seratus persen salah. Selama kita di sini gak ada tuh galak - galaknya dia malah terlihat perhatian dengan timnya. Ada hal - hal kecil yang menurut aku sebegitu dia perhatikan. Ingat saat kamu mabuk di bus? Dan masih banyak perhatian kecil lainnya bahkan dia rela menambah satu hari lagi agar kita bisa rekreasi"
Aleena diam memikirkan penjelasan Vira. Apa yang gadis itu katakan memang benar adanya. Tapi kalau galak, Aleena kurang setuju dengan Vira. Menurut Aleena Zayn memang galak dengan kata-kata pedasnya dan Aleena sudah beberapa kali mendapat kata - kata pedas itu dari Zayn.
Tapi herannya sikap Zayn tidak stabil. Terkadang hangat, dingin, pedas dan manis. Udah campur - campur kayak gado - gado.
Gado - gado mah enak tapi kalau kata - kata pedas rasanya langsung nyusuk ke jantung.
"Udah yuk kita mandi setelah itu tidur. Besok pagi kita mau jalan - jalan jadi malam ini harus tidur yang cukup biar besok semangat jalannya" Ajak Vira.
"Iya Vir"
Aleena dan Vira bergantian mandi setelah itu keduanya langsung tidur.
Besok paginya setelah sarapan pagi di restoran hotel mereka berkumpul di lobby. Zayn keluar dari lift memakai celana jeans, kaos kerah berwarna hitam dan kaca mata hitam.
Vira menyenggol lengan Aleena.
"Apa?"
Vira memberi isyarat kepada Aleena untuk melihat Zayn.
"Pak Zayn ganteng banget hari ini"
Aleena hanya diam tapi curi - curi pandang melirik Zayn. Sedangkan Aleena hari ini tampilannya begitu santai persis gadis remaja. Baju kaos berwarna pink muda dipadu dengan jilbab warna senada dengan corak bunga, celana jeans dan sepatu kets berwarna putih.
Zayn naik lebih dulu ke dalam bus jadi dia bisa melihat satu persatu anggota timnya masuk ke dalam bus. Saat naik ke dalam bus kepala Aleena tak sengaja kejedot di pintu bus.
"Aaaaaw.. " Pekik Aleena.
"Ceroboh!" Zayn menggelengkan kepala melihat kejadian itu.
Walau samar tapi Aleena bisa mendengar perkataan Zayn. Aleena mengelus kepalanya untuk meredakan rasa sakitnya.
Dari dulu tak pernah berubah. Batin Zayn.
Bus berjalan menuju Tangkuban Perahu. Aleena dan teman - temannya mulai bersantai ngobrol topik diluar proyek dan pekerjaan.
Musik mengalun mengiringi perjalanan mereka. Ada fasilitas karaoke di dalamnya satu persatu anggota tim mendapat giliran bernyanyi.
"Sekarang kamu Aaaal" Sorak Vira.
"Jangan Vir, aku gak bisa" Tolak Aleena.
"Gak apa - apa, yang lain juga gak pinter nyanyi kok, santai aja"
Aleena meraih mic.
"Lagu apa Al?" Tanya Diki.
"Putri Andini Pak, tak mampu lupa" Itu satu - satunya lagu yang Aleena hapal liriknya karena lagu itu selalu dia nyanyikan saat mengingat Keanu.
Ternyata lagu itu bisa menyelamatkannya kali ini di hadapan bos dan teman-temannya.
Musik mulai mengalun, Aleena menyanyikannya dengan penuh penghayatan. Semua diam dan mendengarkan Aleena bernyanyi. Begitu juga Zayn yang menyimak tiap kata dari lirik lagu itu.
Begitu saja kau pergi
Dan membuatku terluka
Tidakkah kau mendengar
Rasa sedihku?
Bisakah kau tak hilangkan
Aku dari ingatanmu?
Bila ini semua salahku
Maafkan aku
Andai kau tahu ku tak pernah mampu 'tuk lupakanmu
Tak bisa kupaksa hati ini 'tuk membencimu
Tak sadarkah dirimu?
Ku selalu rindu
'Kan kusembunyikan luka sampai kau tak melihatnya
Meski ku tak tahu, mungkinkah aku bertahan?
Adakah kesempatan
Memulai kembali?
Ntah mengapa Zayn merasa lirik lagu Aleena sangat cocok untuk kisah mereka.
"Katanya gak bisa nyanyi, tapi ternyata kamu sangat pro" Ucap Vira begitu Aleena selesai bernyanyi.
Aleena hanya tersenyum malu.
"Aku hanya biasa nyanyi di kamar mandi"
"Dalam banget lagunya Al, pengalaman pribadi ya?" Tanya Diki.
"Ah nggak Pak" Jawab Aleena bohong.
Diam - diam Zayn menyimpan dalam ingatannya judul lagu yang Aleena nyanyikan. Kapan - kapan dia ingin mendengarkan kembali lagu itu dalam kesendirian.
Tanpa terasa mereka tiba di Tangkuban Perahu, satu persatu anggota tim turun dari bus dan berjalan menuju objek wisata.
Setelah selesai berjalan menyusuri tempat itu mereka diberikan waktu untuk berbelanja membeli oleh - oleh.
Aleena, Vira dan beberapa anggota tim wanita berjalan mengitari para penjual kaki lima. Memilih pernak pernik untuk dijadikan buah tangan buat keluarga di rumah.
Tiba-tiba Vira berteriak..
"Copeeeet"
Vira shock karena ponselnya baru saja dirampas seorang pria. Aleena yang ada tepat disamping Vira spontan berlari mengejar pencopet itu.
Para lelaki yang tak jauh dari mereka merasa heran mengapa Aleena berlari mengejar seorang laki-laki.
"Ada apa Vira?" Tanya Diki.
"Ponsel aku dijambret Pak. Itu Aleena sedang mengejar jambretnya"
Zayn yang menyadari sifat Aleena segera berlari mengejar. Dia ingat kejadian hari pertama dia ke sekolah melihat Aleena berantem dengan seorang murid laki-laki.
"Keisha jangan gegabah" Teriak Zayn.
Aleena bisa menggapai sang pencuri. Dia menarik kerah baju pria itu lalu melayang pukulan ke perut pria itu.
"KEISHA.... "
.
.
BERSAMBUNG
🥺🥺🥺🥺 sesulit itu untuk mereka meraih bahagia 💪💪💪💪
kenapa masih mencuri lihat ke Keisha aleena
sdah pangling Aleena ma Zayn Keanu.
ikutan sedih dengan kisah kalian,semoga cepat bersama Pak KEANU dan KEISHA 💪
akhirnya pak Keanu memanggil KEISHA Nama panggilan sayang terucap juga💃💃💃💃
kasihan ma Aleena hatinya tertahan 6 THN yg lalu ma Zayn keanu
tapi penasaran ma hidup Zayn 6 THN yg lalu kenapa Sampek bisa dan menikah .mana manggil sayang lagi pas di bandara.tapi sekarang hatinya katanya masih memikirkan Aleena.
tambah kepo ma penasaran baca lanjutannya
bukannya kamu sdah nikah yaaa
💃💃💃 liburan diBandung Allena 💪