NovelToon NovelToon
Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Dinding Misterius Di Rumah Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Rumahhantu
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah rumah yang menyimpan rahasia besar selama ratusan tahun kini mulai membuat penghuninya terganggu.
Tak hanya gangguan mistis, pemiliknya juga mulai sakit sakitan dan mulai menyadari ada yang aneh dengan rumah yang dia tinggali itu.
Akankah pemilik rumah itu berhasil memecahkan misteri di dalam rumah yang sudah puluhan tahun dia tempati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mati tapi tidak mati

‎"Tumbuh yang baik di sini, dan semoga saat kamu sudah besar nanti, kamu tidak di manfaatkan orang jahat lagi" ucap Hatta

‎Caringin telah berubah menjadi pohon biasa dan tunas barunya sudah di taman Hatta, bahkan Hatta memberikan sedikit darah miliknya untuk menjaga tunas Caringin agar bisa tetap hidup dan terhindar dari energi negatif yang mungkin akan muncul.

‎"Ayo kita kembali, ini sudah larut malam, aku yakin Caringin akan baik baik saja" bujuk Dirga

‎"Kamu terluka, mereka pakai golok tadi saat menyerang, kenapa tidak kamu pakai senjata juga" keluh Hatta

‎"Mereka mau mengganggu Om Karta yang sedang mematikan Caringin, jadi Dirga menghalangi mereka dan kena tangan Dirga, tidak sakit ko" jawab Dirga

‎"Ayo pulang dan obati"

‎Mereka berjalan kaki di jalan setapak yang gelap itu, tangan mereka saling menggenggam karena mereka tahu, mereka juga di kawal sosok yang tidak mereka lihat, sesosok yang menjaga mereka dari belakang karena tahu Hatta punya darah Buto ijo yang jadi incaran para makluk halus.

‎Lima belas menit berjalan mereka sudah sampai di depan rumah Karta, Hatta segera mengucapkan salam lalu masuk, ternyata para keluarganya juga sudah menunggu di dalam ruang tamu dengan perasaan cemas, mereka belum membersihkan diri karena khawatir Hatta juga Dirga mengalami masalah, tapi Urfa mengatakan kalau ke-duanya baik baik saja.

‎"Alhamdulillah kalian sudah pulang, ini minumlah dulu, kalian pasti lelah" ungkap Karta.

‎"Terima kasih pak" ucap Hatta

‎"Husna sudah siapkan air hangat untuk kalian mandi, makanan juga sudah di hangatkan, kalian pasti lapar lagi" ungkap Karta mengusap rambut Hatta yang terlihat kelelahan.

‎"Kami memang lapar lagi pak, tapi Dirga terluka dan harus di obati dulu" jawab Hatta

‎"Obat Dirga sudah di sini, dia di kamar tamu sedang menyiapkan pakaian Dirga, Dirga kamu juga mandilah nanti Om akan bawakan kotak obat ke kamar tamu" jawab Karta karena Kharissa datang secara tiba-tiba membawa pakaian Dirga dan mengatakan kalau suaminya terluka.

‎"Jessica di mana?" tanya Hatta

‎"Dia di dalam kamar, gerhana masih belum sepenuhnya berakhir jadi Jessica di jaga Husna" jawab Dimas

‎"Apa kulitnya benar benar memerah?" tanya Hatta

‎"Iya, mirip udang rebus, aneh dia itu punya alergi gerhana" jawab Karta yang sudah melihat Jessica di kamarnya.

‎"Ayo semuanya kita mandi, semoga setelah mandi gerhananya selesai dan kita bisa makan bersama Jessica juga" ajak Karta

‎"Mandi sama sama Om?" tanya Dimas membuat Sahara cekikikan bahkan berbinar.

‎"Ya mandi di kamar masing masing lah, rumah ini punya banyak kamar, kamu bisa pilih" jawab Karta terkekeh

‎Dimas dan Dirga mandi bersama, ya mandi bersama karena dia tidak mau mandi sendirian malam malam dengan pemandangan gerhana yang membuat bulu kuduk Dimas merinding.

‎Berbeda dengan Hatta yang akan mandi sendirian, bahkan sebelum mandi dia memeriksa anak anaknya terlebih dahulu, saat masuk kamar, Hatta melihat anak anaknya sudah tertidur pulas di dalam selimutnya terlihat damai seperti tidak terjadi apapun malam itu.

‎"Segarnya" ucap Dirga memeluk Dimas

‎"Minggir, rambut kamu basah" ucap Dimas

‎"Kakak pelit sekarang, mentang mentang sudah punya istri" gerutu Dirga karena dulu juga mereka sering mandi bersama kalau ke sungai di kampung dan Dirga sering memeluk Dimas.

‎"Kamu juga sudah punya istri, lihat wajahnya begitu datar melihat kamu memeluk Kakak! seperti ingin menerkam kak Dimas dan mencabik kulit kak Dimas, kak Dimas masih sayang nyawa kak Dimas!" gerutu Dimas

‎"Sini Rissa obati, kak Dimas boleh keluar" ucap Kharissa membuat Dirga melirik Dimas yang terlihat kesal.

‎"Ngusirnya ngusir sakali" sinis Dimas langsung pergi dari kamar Dirga karena dia akan memaksa Hatta tidur bersamanya dan Husna akan tidur bersama Jessica.

‎"Makan malam dulu kak" ucap Dirga

‎"Aku mau menelpon Kania dulu, dia pasti belum tidur, Bimantara tadi mengirim pesan karena Kania juga tidak makan katanya" jawab Dirga

‎Dirga tersenyum, meskipun pernikahan Dimas dan Kania sudah berjalan begitu lama, tapi mereka masih tetap seperti pengantin baru dan Dirga juga berharap pernikahannya dengan Kharissa bisa seperti pernikahan Dimas dan Kania, sama dengan pernikahan Adrian dan Sari juga yang hanya satu kali seumur hidupnya.

‎"Kenapa mas?" tanya Kharissa yang berubah begitu lembut ketika tidak ada siapapun di sana, hanya dirinya dan Dirga.

‎"Aku berharap pernikahan ini akan berjalan seumur hidup kita Kharissa, hanya satu pernikahan dalam hidupku dan itu hanya bersamamu" jawab Dirga mengecup kening Kharissa yang langsung tersipu malu.

‎"Aku juga berharap begitu mas, aku ingin seperti semua orang yang menikah sekali dalam hidupnya, menghabiskan waktu hanya dengan satu pasangan" jawab Kharissa manja memeluk Dirga.

‎"Aku senang"

‎"Senang kenapa?"

‎"Karena hanya aku yang bisa menikmati wajah penuh ekspresi kamu ini"

‎Kharissa terkekeh, dia kembali memeluk suaminya itu dan merapikan rambut Dirga dengan cara naik ke atas kasur, Dirga juga usil menduselkan wajahnya ke dada Kharissa yang langsung memekik kegelian.

‎"Ayo kita keluar sebelum ada yang curiga" bisik Dirga mengecup bibir Kharissa dan Kharissa mengangguk.

‎"Ayo, Oma Sahara sudah mulai mimisan di balik dinding itu" jawab Kharissa melemparkan sebuah batu kerikil ke arah dinding kamar tamu Karta.

‎Bruk.

‎"Aduh!" pekik Sahara yang terjatuh karena kerikil itu.

‎"Rasakan tukang ngintip" ledek Dirga

‎"Ish... Sahara mending ngintip Karta saja menyuapi Jessica, Jessica mirip Jessica rebus sekarang, wajahnya merah" gerutu Sahara langsung menghilang dari sana.

‎Kharissa tersenyum tipis dan itu membuat Dirga curiga karena istrinya itu pasti melihat sesuatu dan itu hanya dia yang tahu.

‎"Kenapa?" tanya Dirga

‎"Norman mati tapi dia tidak mati, tapi Jessica akan membuat Karta semakin kuat" jawab Kharissa

‎"Kak Jessica, usianya itu sudah tiga puluh delapan tahun sayang lebih tua dari kamu" ucap Dirga

‎"Jessica karena dia masih jomblo" belas Kharissa membuat Dirga gemas

"Tapi kenapa Norman tidak mati? Dia masuk ke dalam batang pohon Caringin" tanya Dirga

"Sosok putih itu mengambil jasad Norman tapi Rissa tidak tahu untuk apa, penglihatan Kharissa terbatas" jawab Kharissa

‎••••••••••

‎Di ruang makan.

‎"Apa tidak terlalu terlambat untuk makan malam jam dua dini hari?" tanya Dimas

‎"Daripada kelaparan, Hatta benar benar lemas dan lapar kak" jawab Hatta yang entah kenapa setelah memberikan darahnya untuk Caringin malah merasa lapar.

‎"Tidak apa apa, Jessica juga katanya lapar" ucap Karta yang menyuapi Jessica meskipun Jessica terus menolak.

‎"Saya tidak lapar Om" ucap Jessica

‎"Kamu pasti lapar karena kamu tadi terlihat lemas" ucap Karta

‎"Saya lemas karena pengaruh gerhana itu" keluh Jessica

‎"Tidak, itu karena kamu lapar" jawab Karta membuat semuanya terkekeh.

1
Ilham
lanjut bg
neni nuraeni
lanjut kak,,, yeee up nya bnyk maksih kak,,,
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Ilham
lanjut bg mantap cerita nya
Ridwan01: siap bang terima kasih
total 1 replies
Ai Sri Kurniatu Kurnia
jodohnya Karta nih Jesica
Ridwan01: mungkin kak
total 1 replies
Ilham
lanjut bg cuma 1 bab aja bg
Ridwan01: aku up dua bang
total 1 replies
neni nuraeni
aduuh kasian kamu Caringin,,, karena keserakahan dan kjhtanya Norman darahmu dia manfaatkan,,, lnjuttt
neni nuraeni: ya semoga aja dgn tumbuhnya tunas yg baru dia tmbh kuat
total 2 replies
Nyai Aksara 👩‍🦯
Orang buta pun bisa makan sendiri, kok
Ridwan01: Oya kak, Karta terlalu berlebihan jadi meminta Aminah menyuapi Jessica.
total 1 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
Ilham
gantung lagi bg
Ridwan01: masih besok bang 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
wadduh semoga Karta tidak knp2,,, sebaiknya kamu cepat kasih tau Hatta biar karta dan Tama serta keluarganya tidak knp2,, jgn di Norman ngincar Jesica lagi,,, lnjut kakkkk
neni nuraeni: oh... kirain kak,,takutnya tu si Norman ggu keluarga Karta kak☺️
total 2 replies
neni nuraeni
kak bebasin Ratri dong kasian dia,,, biar dia bisa mncari Vincent dan mmblskn sakit hatinya Ratri pada si dukun itu,,,
neni nuraeni: 👌 kak thor🤗🤗🤗
total 2 replies
neni nuraeni
😅😅😅😅😅
neni nuraeni: sama2 kak thor🤗🤗🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 3 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
Ilham
tambah seru bg
Ridwan01: terima kasih bang
total 1 replies
Ilham
lanjut bg
Ridwan01: siap bang
total 1 replies
neni nuraeni
aduuh Sahara.... Sahara...ternyta Erni masa lalu nya gandra atau mungkin ngaku2 dia🤭🤭🤭,,, lnjut kak thorrr🤭🤭
neni nuraeni: iihhh Mayu atuh cinta tak terbalas🤭🤭🤭
total 2 replies
neni nuraeni
alhamdulillah akhirnya Jesicca slmt juga,, ayo Sahara yg cantik jelita baik hati sejagat raya musnahkn tu si Erni, lnjuttt
neni nuraeni: 👌 kak sama2 kak thor, smngt kak,, sukses sllu buatmu kak🤗
total 2 replies
🌺WASI'AH_MISKA🍁😘
masyaallah,seraaaaaaaaaaang,🤭🤭🤭🤭

ma'af thor mau nanya itu nyonya meneer sudah berdiri sejak taun berapa🤭🤭🤭
Ridwan01: jadi ingat merek minyak telon aku kak🤭 yang pasti seratus tahun lalu kak, saat Belanda masih menguasai Indonesia.
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Jesicca slmt dan si Erni gagal membebaskan nyonya edan nya,, ihh greget aku🤭🤭lnjutt
neni nuraeni: sama2 kak🤗🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!