NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:123.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Suasana rumah kontrakan sempit di pinggiran kota yang kumuh terasa begitu pengap.

Bau lembap dari dinding yang berjamur bercampur dengan aroma minyak angin yang menyengat.

Di atas kasur busa yang tipis dan kempis, Andi berbaring meringis kesakitan. Tangan kirinya masih terbebat perban kotor, sementara kaki kanannya yang kehilangan dua jari terasa berdenyut ngilu setiap kali tersenggol.

"Aduh... Ranti, tolong ambilkan air minum..." rintih Andi dengan suara parau dan bibir kering pecah-pecah.

Ranti yang sedang duduk di sudut ruangan sambil memoles sisa cat kuku yang sudah mengelupas langsung menoleh dengan tatapan berapi-api.

"Air! Air melulu dari tadi!" sembur Ranti kasar. Ia melempar botol plastik berisi air putih ke dekat kasur Andi hingga airnya sedikit tumpah. "Kamu pikir aku ini pelayanmu, hah?! Mending kalau kamu masih punya uang buat gaji aku!"

"Ranti, kamu kok ngomongnya gitu sama calon suami sendiri?" sela Linda yang baru muncul dari dapur membawa mangkuk berisi mi instan kuah yang sudah lembek. "Andi ini lagi sakit, harusnya kamu urus dengan lembut!"

"Tutup mulut Ibu!" bentak Ranti tak mau kalah, berdiri seraya menyilangkan tangan di dada. "Ibu tahu tidak?! Hari ini aku mencoba menghubungi lima orang teman arisanku yang dulu! Tahu apa respons mereka?! Mereka semua memblokir nomorku! Nggak ada satu pun yang mau memberi pinjaman uang!"

Andi mencoba duduk dengan bersandar pada dinding, matanya memancarkan keputusasaan yang amat sangat. "M-masa nggak ada satu pun yang mau bantu, Sayang? Dulu kan kita sering traktir mereka..."

"Itu DULU, Andi! Dulu waktu aku masih pengusaha kaya!" jerit Ranti histeris, air mata frustrasi menetes di pipinya. "Sekarang mereka tahu kita bangkrut dan buron utang! Mereka takut terseret! Sekarang sisa perhiasanku cuma gelang tipis ini, dan itu cuma cukup buat bayar kontrakan sempit ini sampai akhir bulan!"

"Sabar, Ranti... sabar..." bujuk Linda dengan nada memelas, sangat berbeda dengan sosok mertua angkuh di masa lalu. Ia menyuapkan sesendok mi ke mulut Andi. "Kita harus hemat-hemat. Yang penting Andi sembuh dulu."

"Hemat gimana, Bu?!" potong Ranti tajam. "Raya setiap hari menangis minta dibelikan susu dan mainan! Dia nggak terbiasa makan mi instan tiap hari! Aku capek, Bu! Aku capek hidup sengsara kayak gini!"

"Kalau kamu capek, kamu mau apa, Ranti?!" bentak Andi, emosinya akhirnya pecah juga. "Kamu mau kabur?! Silakan! Tapi ingat, kalau bukan karena kesombonganmu dan kelakuanmu yang suka menghina Alya dulu, kita nggak bakal hancur kayak gini!"

DEG!

Nama 'Alya' seketika membekukan perdebatan panas di dalam ruangan sempit itu.

Suasana mendadak hening mencekam. Ketakutan yang amat sangat kembali merayapi dada mereka bertiga.

"Jangan sebut nama cewek itu lagi..." bisik Ranti gemetar, menyusutkan bahunya. "Dia itu iblis... Dia benar-benar merusak hidup kita..."

...*****...

Keesokan harinya....

Pagi yang cerah menyambut halaman Nusantara International School, sekolah paling bergengsi di ibu kota. Gedung sekolah yang megah berdiri kokoh dengan fasilitas modern dan taman yang asri.

Sebuah mobil sedan hitam mewah berhenti di depan area drop-off.

Pintu belakang terbuka, dan Alisya melangkah keluar dengan seragam barunya yang rapi. Tas ransel berwarna merah muda bertengger anggun di punggungnya.

Alya keluar dari pintu sebelah, berjongkok di depan putrinya seraya merapikan kerah baju Alisya.

"Alisya siap untuk ke sekolah?" tanya Alya lembut, menyunggingkan senyum tulus yang memancarkan kehangatan seorang ibu.

"Siap, Mama!" sahut Alisya riang dengan mata berbinar-binar. "Alisya janji bakal cari banyak teman dan dapat bintang sepuluh lagi!"

"Pintar," Alya mengecup kedua pipi gembil putrinya. "Nanti sore Mama sendiri yang bakal jemput Alisya. Belajar yang baik ya, Sayang."

"Dah Mama!" Alisya melambaikan tangannya penuh semangat lalu berlari kecil memasuki area sekolah yang dijaga ketat oleh petugas keamanan berjas rapi.

Di dalam kelas, yang luas dan ber-AC, wali kelas mereka, Bu Clara, sedang berdiri di depan papan tulis digital.

 Namun, ujian pertama langsung datang saat sesi pelajaran matematika tingkat lanjut dimulai. Bu Clara menuliskan tiga soal matematika di papan tulis digital.

"Soal ini sebenarnya untuk anak kelas 1 SD, tapi ada yang mau mencoba menjawabnya?" tanya Bu Clara tersenyum.

Anak-anak lain saling pandang dan menggelengkan kepala kebingungan. Namun, Alisya mengangkat tangan kecilnya dengan yakin.

"Saya mau coba, Bu Guru!"

Alisya maju ke depan, mengambil pena digital, dan dengan jemari mungilnya yang lincah, ia menuliskan langkah penyelesaian serta jawaban yang sangat tepat hanya dalam waktu kurang dari dua menit.

Seluruh isi kelas terperangah. Bu Clara bahkan sampai membelalakkan matanya tak percaya.

"L-luar biasa... Jawabanmu sempurna, Alisya!" pekik Bu Clara takjub seraya bertepuk tangan. "Anak-anak, beri tepuk tangan untuk Alisya! Dia benar-benar seorang jenius!"

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!