NovelToon NovelToon
Cerai Boleh! Harta Harus!

Cerai Boleh! Harta Harus!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Lansia / Pelakor jahat / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh
Popularitas:22.7k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"A...aku hanya ingin kamu bahagia, menikahlah dengannya. Aku bersedia berpisah..."

Tatapan suaminya yang pada awalnya penuh amarah menjadi penuh rasa iba."Aku rasa tunjangan perlu di revisi."

"Dia muda dan cantik, kamu berhak mendapatkan yang lebih baik. Hanya saja foto pernikahan boleh untukku? Aku hanya ingin mengenang saat kita susah dan senang bersama-sama."

Sang suami kembali tertegun, menelan ludahnya."Aku akan menambahkan satu villa lagi dalam pembagian harta nanti."

Sementara putranya, berbisik kepada ibunya."Bagus ibu, manipulasi rasa bersalah Ayah. Agar kita mendapatkan lebih banyak hartanya lagi."

***
Ayu Ningsih merupakan istri sekaligus ibu rumah tangga yang baik. Memiliki seorang putra yang begitu cerdas.

Suaminya datang, mengatakan bahwa selingkuhannya hamil dan ingin menceraikan istrinya.

Ayu Ningsih, pada awalnya marah, tapi putranya memberikan gagasan yang lebih bagus."Cerai Boleh! Harta Harus!"

Ibu dan anak yang ingin memiskinkan pasangan selingkuh itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cerai? Boleh!

Surat cerai diletakkan di atas meja, beserta sebuah pena. Pria yang selalu menggunakan setelan jas rapi, dengan aroma maskulin yang kuat. Menatap ke arah istrinya yang telah menemaninya selama puluhan tahun. 

Tatapannya benar-benar tajam. Bagaikan sudah bersiap akan amukan istrinya. 

Tapi.

“Dani! Kamu dasar brengsek yang—” kalimat Ayu Ningsih terhenti, ketika putranya berbisik. 

“Ibu…jangan emosional. Apa Ibu ingin wanita itu menguasai harta ayah? Setidaknya sebelum kita pergi, kita harus mendapatkan semua hartanya.” Hanya sebuah bisikan pelan.

“Aku dan Siska saling mencintai. Dia itu ribuan kali lebih baik darimu. Dia bisa mengurusku, dia begitu mencintaiku. Jangan coba-coba halangi aku. Tanda tangani surat cerai ini!” Suara bentakan yang terdengar menggema.

Sementara Ayu Ningsih mengepalkan tangannya. Matanya melirik ke arah putranya. Putranya yang super tampan itu mengangguk, bagaikan memberikan isyarat kepada ibunya, tentang jalan yang akan mereka tempuh. 

Amarah yang tertahan, sosok singa yang menyeramkan, kini berubah menjadi seekor kelinci dengan telinga menunduk ke bawah. Sosoknya terlihat memelas…

“Sebelum aku tanda tangan, satu pertanyaanku padamu. Apa kamu bahagia dengannya?” Tanya Ayu Ningsih berusaha untuk tersenyum. 

Sementara putranya Virgo, hanya terdiam melirik ke arah ibunya. Apa yang sebenarnya ada di otak ibunya? 

“Aku bahagia dengannya! Karena itu jangan ikut campur urusanku dengannya. Yang harus kamu lakukan adalah tanda tangan!” Dani masih terlihat emosional. 

Namun…

“Yang penting kamu bahagia. Itu sudah cukup untukku, Aku tidak ingin apapun lagi selain kebahagiaanmu.” Wajah ibunya yang sedikit keriput, senyumannya yang bersahaja, di hadapan sang ayah. Hati pria itu terlihat melunak. 

“Ayu…Aku senang kamu paham.” Hanya itulah kalimat yang diucapkan oleh Dani. 

Ayu hendak meraih pena, menatap ke arah nominal pembagian harta perceraian. Dirinya mendapatkan uang senilai 100 juta rupiah, sebuah rumah, dan sebuah mobil. Juga sebuah toko, hanya itulah harta perceraian yang tertulis di sana. 

Wanita itu mengingat kata-kata dari putranya. Jika ingin membuat pria ini bangkrut, mengeluarkan lebih banyak uang lagi. Maka hanya satu hal yang dapat dilakukan.

Air mata Ayu mengalir, menatap ke arah pria di hadapannya. 

“100 juta? Itu nominal yang terlalu besar untuk kami berdua. Walaupun Virgo dan aku sakit-sakitan, tapi kami masih kuat bekerja. Berbeda denganmu yang akan membangun keluarga baru. 100 juta ini terlalu besar, Bagaimana kamu akan memulai keluarga baru nanti? Aku mencemaskanmu.” Siapa yang tidak akan tahan melihat cinta tulus ini. Cinta tulus yang mengalir bagaikan pedang menusuk relung hati yang paling dalam. 

“Benar ayah, Ayah harus membangun keluarga baru. Sudah pasti memerlukan uang yang lebih banyak. Biarlah aku dan Ibu yang saling menjaga. Walaupun kami hidup kekurangan, tapi kami selalu berdoa untuk kebahagiaan ayah.” Putra kebanggaannya yang begitu tampan. Kini berucap menatap ke arah sang ayah. 

Tidak terasa air mata Dani mengalir. Menatap ke arah istri dan anaknya. Tangannya gemetar, meraih kembali surat perceraian yang akan ditandatangani istrinya. Surat perceraian yang langsung menuliskan rincian pembagian harta. 

“Aku akan menambahkan beberapa tunjangan lagi.” Hati pria itu tiba-tiba merasa tidak tega menatap ke arah istri dan anaknya. 

Mereka tidak melawan, mereka tidak bersalah, mereka juga bagaikan tidak menginginkan apapun. 

“Tapi ayah…aku dan ibu tulus hanya ingin kebahagiaan ayah.” Sang anak memegang jemari tangan ayahnya. 

“Jika kita bercerai nanti, foto pernikahan yang terpajang di kamar, bolehkah itu untukku? Karena impianku sejak kita mudah adalah kita menikah. Jadi aku ingin mengenang saat-saat terbaik dalam hidup kita.” Lagi lagi pandangan menusuk dari Ayu. 

Lihat! Siapa yang akan tega pada dua makhluk ini?

“A…aku rasa aku memang harus merevisi pembagian harta saat perceraian nanti.” Pria itu kembali memasukkan berkas ke dalam tasnya. 

Istrinya bangkit dari tempatnya duduk, berusaha menghapus air matanya. Wajahnya tetap terlihat tertunduk layu. 

“Aku akan membuatkan makan malam untukmu. Hari ini kamu makan di sini ya?” Sang istri yang tetap tersenyum, walaupun surat cerai sudah ada di depan mata. 

“A…aku tidak bisa! Aku harus menemani Siska memeriksakan kandungannya.” Terang-terangan Dani berkata demikian. 

Tapi Ayu tidak emosional sama sekali.”Katakan padanya jangan mengambil aktivitas yang berat. Walau bagaimanapun yang dikandung olehnya adalah adik dari Virgo. Anakmu yang berharga. Lebih baik kamu temani dia dulu…”

Dani mengangguk, melangkah menuju pintu, sesekali menengok ke belakang, menatap ke arah istri dan putranya benar-benar terlihat tidak tega. Tapi hanya sejenak, pria itu mengepalkan tangannya. Kemudian melangkah pergi mengingat selingkuhannya yang aduhai cantik dan seksi. 

Ketika pintu depan tertutup, ketika suara mobil melaju meninggalkan kediaman terdengar. 

Maka raut wajah sedih dan memelas dari sepasang ibu dan anak ini berubah. 

“Si brengsek itu! Aku kira dia akan selamanya menyembunyikan selingkuhannya!” Suara teriakan dari Virgo. 

“Kamu tahu ayahmu berselingkuh!? Kenapa kamu tidak mengatakannya pada ibu!” Ayu benar-benar kesal, menunjuk-nunjuk ke arah putranya. 

“Ayah dari dulu memang seperti itu. Aku mengetahuinya sejak aku baru memasuki perusahaan. Pada awalnya aku marah pada Ayah. Tapi ayah malah mengancam ingin menceraikan ibu, dan membuat Ibu pergi tanpa membawa apapun. Dia bahkan mengancam akan mencoret namaku dari daftar kartu keluarga. Aku sempat memberikan syarat padanya, Jangan sampai Ibu tahu, dan jangan coba-coba untuk menikahi selingkuhannya.” Virgo pada akhirnya membaringkan tubuhnya di atas sofa. 

Matanya menatap ke arah plafon ruangan tersebut. Ada banyak hal yang berputar dalam pikirannya. Wajahnya terlihat benar-benar lelah. 

Sedangkan Ayu hanya dapat menghela nafas. Dirinya juga sadar, sudah tidak semudah dan sekencang dulu. Tidak mungkin dapat mempertahankan suaminya dengan begitu mudah. 

“Harta ayah mencapai 25 triliun. Sedangkan dia hanya memberikan uang sebesar 100 juta rupiah kepada ibu, sebuah rumah, satu mobil dan satu toko. Ibu sudah menemaninya dari mulai menjadi mahasiswa miskin dari desa. Ibu mengorbankan uang kuliah ibu, hanya agar Ayah menjadi sarjana. Sedangkan ibu kembali hanya menjadi lulusan SMU. Apa Ibu rela hanya mendapatkan 100 juta rupiah? Dasar pria tua gila.” Virgo melonggarkan dasinya. 

“Harta ayahmu mencapai 25 triliun!?” Mata Ayu berbinar. 

“Ibu tidak sedih dengan perselingkuhan ayah? Dia itu berselingkuh. Aku pikir Ibu tidak akan dengan mudah move on.” Virgo bangkit dari tempatnya berbaring, menertawakan ibunya. 

“Ayahmu jarang pulang, pada awalnya aku kesal dan marah. Tapi pada akhirnya aku terbiasa. Kalau dipikirkan sekali lagi, rasa cinta ibumu pada ayahmu sudah mulai hambar. Ini bukan karena Ibu berselingkuh ya? Bayangkan saja kamu memiliki suami yang hanya pulang seminggu dua kali. Mau bagaimana lagi…itulah kenyataannya.” Ayu ikut-ikutan menghela nafas sama dengan putranya. 

“Apa ibu akan menyewa pengacara, supaya pembagian harta adil?” Virgo menatap ke arah ibunya, benar-benar penasaran dengan rencana sang ibu. 

Ibunya memang ibu rumah tangga, terkadang emosional tapi tidak bodoh. 

Wanita yang menggunakan pakaian peach, kulitnya sedikit keriput, walaupun wajahnya masih terlihat cantik itu meraih secangkir teh tawar. Pandangannya beralih ke arah putranya.

“Kalau ibu marah-marah, kemudian menyewa pengacara, ayahmu akan mewaspadai kita. Sudah pasti dia akan mencari cara untuk menyembunyikan hartanya di luar negeri. Lalu apa yang akan kita dapat? Dia tinggal pura-pura bangkrut, mengirim uangnya ke bank di negara lain. Lalu setelah proses peradilan selesai, Kita tidak mendapatkan apa-apa. Dia tinggal menjadi kaya di luar negeri bersama dengan wanita simpanannya.” 

Pandangan yang cukup bagus, ibunya tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. 

“Cerai boleh! Tapi hidup bahagia dengan pelakor, jangan harap..."

1
lyani 1984
makasih koh the best upnya banyak 👏👏👏
yesi yuniar
akhirnya... selesai sudah hubungan ayu dan dani
yesi yuniar
semangat ayu... ayo segera dilajut hubungannya dgn arkan
Nur Halida
iri..???/Tongue/
Fa'iqoh Siti Elok
iya aku udah punya si botak
Fa'iqoh Siti Elok
ditunggu aja ini mah
Fa'iqoh Siti Elok
dor
Fa'iqoh Siti Elok
mulai goyah
Fa'iqoh Siti Elok
di hotel
Fa'iqoh Siti Elok
Siska lagi asik goyang dumang
nur
akhirnya cerai juga
Nurminah
pelakor kan cuman modal ngangkang emang bisa yg lain
nur
jansen mah aslinya ogah jg itu
nur
syukurin km dan
nur
pusing2 dah dani
Nur Wahyuni
Siska membuka kedoknya sendiri di hadapan dani.. mesti abis ini dani tanya2 sama siska😄
Nur Wahyuni
naahhh apa kabar dani klo tau Siska punya banyak pacar😄😄
Nur Wahyuni
mesti Siska datang krn dani bawa tas baru buat dia 😄😄😄
Nur Wahyuni
jangan mau yu klo disuruh jaga mak Lampir lagi.. siapa dia..
Nur Halida
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!