NovelToon NovelToon
SANG NAGA PURBA

SANG NAGA PURBA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kausafiksi.id

Di Benua Canglan, kekuatan tidak diukur dari kerja keras—tapi dari kemurnian darah yang mengalir sejak lahir. Tian Xue, dibuang sejak bayi karena dianggap tak berdarah, dibesarkan di neraka tambang bawah tanah.
Namun altar itu tidak menolaknya. Ia hanya tak sanggup menampung keagungan Garis Darah Naga Purba yang telah lama dihapus dari sejarah.
Kini, dengan sekutu tak terduga di sisinya dan rahasia dunia yang jauh lebih luas dari yang pernah diketahui empat klan agung, Tian Xue melangkah menuju panggung yang akan mengguncang seluruh tatanan Benua Canglan—satu takhta sekaligus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kausafiksi.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman dari Kedalaman

​GHRRRRRRRR... KREK!

​Suara getaran tanah dari balik celah tebing terasa makin hebat. Tekanan aura yang menyergap udara mendadak melonjak, jauh lebih pekat dan berat hingga membuat paru-paru terasa terimpit.

​DRUGG... DRUGG...

​SHEEEEEEE! SHEEEEEEE!

​Raungan melengking yang memekakkan telinga bergema liar, memantul di antara dinding-dinding batu tebing. Suara itu begitu nyaring hingga membuat gendang telinga berdenting perih.

​Di detik berikutnya, batuan di mulut celah sempit itu hancur berantakan.

​Sesosok Void Beast raksasa berukuran empat meter merayap paksa keluar, memaksakan tubuh besarnya menembus celah yang tampak pas-pasan dengan ukuran fisiknya. Cangkang di sekujur tubuhnya mengkilap kelam bagaikan baja abadi, dengan sepasang mata merah menyala yang memancarkan pendar pembunuh. Rahang capit raksasanya bergerak mengerak, sanggup meremukkan batuan granit besar hanya dalam satu gigitan!

​Gelombang aura yang memancar dari tubuh Void Beast itu meledak dahsyat.

​Tian Xue menyipitkan mata keemasannya, dadanya berdesir dingin saat merasakan intensitas tekanan tersebut.

​"Peringkat 6..." gumam Tian Xue, suaranya sangat rendah.

​Ini bukan lagi sekadar serangga biasa atau kelas humanoid biasa. Induk Void Beast di depan mereka adalah entitas tingkat tinggi yang memiliki daya hancur mutlak!

​"Lu Shi, hati-hati!" teriak Tian Xue memperingatkan.

​Namun, hanya dalam satu kedipan mata, sepasang mata merah Void Beast raksasa itu telah terkunci rapat... tepat ke arah Lu Shi!

​WUSH!

​Tanpa memberikan jeda sedetik pun, Void Beast Peringkat 6 itu mengibaskan rahangnya, melepaskan tembakan gelombang suara bertekanan tinggi yang membelah udara murni secara brutal!

​Melihat Lu Shi yang berada di jalur lintasan maut, Tian Xue memicu tenaga penuh di kakinya. Bayangan tubuhnya melesat kilat, mendorong tubuh Lu Shi secara paksa ke arah samping!

​BOOOOOOOOOOMMMMMMM!

​Hantaman gelombang suara itu melesat mulus melewati tubuh mereka dan menghantam dinding tebing batu di belakang. Seketika, tebing granit itu hancur berantakan, menumpahkan puing-puing batuan raksasa ke atas tanah!

​"Hampir... hampir saja!" pekik Lu Shi seraya berguling dan mendarat di tanah, mengusap peluh dingin di dahinya.

​Namun, ketakutan mereka belum berakhir di sana.

​GHRRRR... KREK!

​Bagian perut bawah Void Beast raksasa Peringkat 6 itu mendadak terbelah dan bergetar hebat. Dari balik lipatan cangkangnya, ratusan Humanoid Void Insect melompat keluar secara beruntun!

​Satu, dua, lima, belasan... puluhan!

​Pasukan serangga humanoid terus bermunculan tanpa henti, dan yang lebih mengerikan, pendar aura yang dipancarkan oleh pasukan baru dari dalam perut sang induk ini jauh lebih kuat dibandingkan yang mereka tumbangkan sebelumnya!

​"Jumlah dan kekuatan mereka terus meningkat..." Tian Xue menggertakkan giginya, menyatukan kuda-kudanya. "Kita serang bersama, Lu Shi!"

​Lu Shi mengangguk tegas, binar matanya kembali membara oleh gairah bertarung. "Baik!"

​Srrr-CRACK!

​Tian Xue mengangkat kedua lengan cakarnya tinggi-tinggi ke udara. Pendar aura hitam keemasan bergejolak hebat, memadatkan Hukum Kekacauan Purba hingga ruang di sekitar tangannya terdistorsi parah.

​"Hantaman Gempa Naga!"

​Di sisi lain, Lu Shi memusatkan seluruh sisa energi jiwanya ke satu titik. Sembilan ekor energi di belakang punggungnya mengembang megah, membara oleh gumpalan energi berunsur api keperakan yang sangat pekat!

​WUUUUUUUUUSSSSSHHHHHH!

​Dua gelombang serangan pemungkas meledak bersamaan!

​Gelombang terdistorsi dari Hantaman Gempa Naga milik Tian Xue menyatu sempurna dengan gelombang badai api dari energi sembilan ekor milik Lu Shi. Gabungan dua kekuatan purba itu membentuk satu pusaran energi raksasa yang meluncur deras, membelah tanah dan mengincar lurus ke arah tubuh Void Beast Peringkat 6 tersebut!

BOOOOOOOOOOMMMMMMM!

​Pusaran energi gabungan meledak dahsyat tepat di dada Void Beast raksasa itu. Badai api dan getaran ruang menyapu area sekitarnya, menumbangkan puluhan serangga humanoid di sekitar lokasi ledakan.

​Namun, saat asap tebal perlahan terkikis angin...

​Tian Xue dan Lu Shi membelalak kaku.

​Cangkang hitam mengkilap milik Void Beast Peringkat 6 itu sama sekali tidak mengalami kerusakan. Jangankan hancur, bahkan bekas jelaga atau goresan tipis pun tidak berbekas di tubuh keras bagaikan baja abadi tersebut!

​"Bagaimana mungkin...?" bisik Lu Shi, suaranya tercekat oleh rasa tidak percaya.

​SHIIIIIIII! SHIIIIIIII!

​Tanpa memberikan waktu bagi mereka untuk mencerna keadaan, Void Beast raksasa itu meraung murka. Delapan kaki bertanduknya yang panjang dan tajam bagaikan tombak baja membuang tumpuan, melompat serentak menyerbu lurus ke arah Tian Xue dan Lu Shi!

​WUSH! WUSH! WUSH!

​Tebasan kaki-kaki tajam itu membelah udara dengan kecepatan luar biasa, mengincar titik-titik vital kedua pemuda tersebut.

​Tian Xue melenting ke udara, menghindari tusukan beruntun yang meretakkan batuan granit di bawahnya.

​"Lu Shi! Biarkan aku yang menahan Void Beast ini!" seru Tian Xue tegas dari atas udara.

​Lu Shi yang sedang menahan kibasan kaki musuh dengan bilah Pedang Sembilan Nyawa langsung berteriak jengkel. "Bodoh! Bahkan jika daya tempurmu jauh melampaui tingkat kultivasimu saat ini, kau tidak akan bisa mengalahkannya sendirian!"

​CRAAK! CRAAK!

​Gesekan baja pedang dan kaki serangga memercikkan bunga api di hadapan Lu Shi. Namun, saat gadis itu melirik ke arah Tian Xue, kata-katanya mendadak tertahan di tenggorokan.

​Tian Xue mendadak menyunggingkan sebuah seringai dingin.

​Sebuah ekspresi haus darah yang teramat pekat—raut wajah yang sama persis saat pemuda itu membantai para generasi muda Klan Ao di Hutan Purba. Binar keemasan di matanya berubah tajam bagaikan pemangsa puncak yang baru saja menemukan mangsa yang layak.

​Tatapannya murni memancarkan kegilaan bertarung.

​Lu Shi dibuat merinding sejenak oleh aura intimidasi yang keluar dari tubuh rekannya. "...Ba-baiklah!"

​WUSH!

​Lu Shi memutus tumpuan dan melompat mundur secara instan. Tepat di detik saat kaki depan sang induk Void Beast hendak memijak dan menerkam punggung Lu Shi dari atas, bayangan hitam melesat memotong jalur lintasan tersebut.

​Srrr-CRACK!

​Cakar Naga Purba milik Tian Xue terangkat kokoh, menahan secara langsung ijakan kaki raksasa itu!

​BRAAAAAKKKKK!

​"Lawanmu ada di sini, serangga bodoh!" raung Tian Xue dingin.

​Cakar Naga!

​SREEEEEEEKKKKK!

​Cakar naga hitam milik Tian Xue menggores keras permukaan cangkang musuh, menciptakan gesekan hebat berkecepatan tinggi!

​BOOOOOOOOOOMMMMMMM!

​Di detik yang sama, pendar aura di sekujur tubuh Tian Xue meledak liar. Gejolak Garis Darah Naga Purba di dalam pembuluh darahnya melonjak deras, menembus dan menekan hingga ke batas maksimal Garis Darah Tingkat 4!

​Langkah kakinya berubah menjadi bayangan samar. Tian Xue menyerang secara beruntun, bergerak jauh lebih cepat dan lebih brutal dibandingkan sebelumnya. Dentuman keras dan percikan bunga api berkali-kali meledak saat sepasang cakar naganya menghantam titik sambungan cangkang sang Void Beast.

​Di sisi lain, Lu Shi tidak membuang peluang.

​Dengan ayunan Pedang Sembilan Nyawa dan kepakan ekor energinya, gadis itu membalikkan badan dan membombardir ratusan anakan Humanoid Void Insect yang baru menetas dari perut sang induk. Lu Shi memuntahkan rentetan badai energi tanpa henti, membasmi mereka secara masif sebelum kekuatan dan cangkang anakan tersebut sempat mengeras sempurna!

------------

​📢 PENGUMUMAN PENTING UNTUK PEMBACA SETIA! 📢

​Halo semuanya! Untuk memberikan pengalaman membaca yang makin memuaskan dan bikin penasaran kalian makin terobati, ada PERUBAHAN JADWAL RILIS / UPDATE novel SANG NAGA PURBA mulai hari ini!

​Mulai sekarang, novel ini bakal update 3 KALI SEHARI pada jam-jam berikut:

⏰ Update 1: Jam 17:00 WIB

⏰ Update 2: Jam 17:30 WIB

⏰ Update 3: Jam 18:00 WIB

​Jangan lupa pasang pengingat, klik Simpan ke Rak Buku (Bookmark), dan beri dukungan berupa Like, Komen, serta Vote kalian agar Tian Xue makin ganas membantai musuh-musuhnya! 🔥🐉

​Terima kasih atas dukungannya, selamat membaca!

1
Septiana Athorid
Licik gue suka MC kayak gini
Septiana Athorid
kok bisa thor lushi membunuh mereka dengan mudah, harus nya tingkat 4 blodeline sama puncak qi tranformation sama bukan. apa karna pedang 9 nyawa 😁, pencerahan nya thor
Kausafiksi: ya benar, artefak pedang 9 nyawa lu shi bukan artefak biasa karna milik binatang suci rubah ekor 9.
total 1 replies
Septiana Athorid
hahaha kelakuan lushi konsisten, perut mulu😁
Kausafiksi: iya kan 😁
total 1 replies
Septiana Athorid
saran thor kasih sedikit romansa 😁🙏
Septiana Athorid
sudah jelas ada pihak ke 3, kalau tidak serangan mana mungkin teroganisir iya kan thor 😆
Kausafiksi: iya emang
total 1 replies
Day Chuk
lanjut🫢
Kausafiksi: 🫢
dabar
total 1 replies
Day Chuk
semakin luas worldbuilding nya thor
Septiana Athorid: malah makin penasaran 🫢🤣
total 2 replies
Day Chuk
bukan nya paksa sajah thor si tuan xue jarah sekalian 🤣
Kausafiksi: tian xue gak barbar buang 🫢
total 1 replies
Rosdianah 🌷
semangat kak author 💪🏻
Rosdianah 🌷
hallo kak ijin mampir
Rosdianah 🌷: siap kak
total 2 replies
Arni Arlinawati pratiwi
kabayang abrag na si lu shi!/Facepalm/
Arni Arlinawati pratiwi: apal ning.. 🤣🤣🤣
total 2 replies
Kausafiksi
🤣🤣🤣 sok atuh,
lumayan bandar siap nampung ceu
Arni Arlinawati pratiwi
yah peran utama na KO.. /Facepalm/
Arni Arlinawati pratiwi: silaing nu nyieun na teu eucreug! /Facepalm/
total 2 replies
Arni Arlinawati pratiwi
belewe silaing mah tian xue! /Facepalm/
Arni Arlinawati pratiwi: ajig jauh jauh teuing kahim tina bujur hayam kana cuhcur.. /Facepalm/
total 2 replies
Arni Arlinawati pratiwi
kade ah kalah jadi teu ka tempo! 🤣🤣🤣
Arni Arlinawati pratiwi
puas.. hayu karungan wang jual lah, butuh dudung yeuh... kr kismin, lumayan tengkorak harimau 🤣🤣🤣
Arni Arlinawati pratiwi
nya heueuh atuh.. lamun mundur, maneh nu ku emak di karungan kahim! /Curse/
Arni Arlinawati pratiwi
cekek cekek.. talian karungan, bikeun ka gc nu kr rame, yakin ngaburial.. 🤣🤣🤣
Arni Arlinawati pratiwi
heueuh atuh geus cicing we silaing mah, indung heula nanaon ge.. piomongeun wae silaing mah! /NosePick/
Arni Arlinawati pratiwi
di danau beku mah di mana mana wae ge milu beku sateh.. komo anclum mah, beku kabeh jng siki siki na sateh, kahim.. /Curse//Curse//Curse/
Kausafiksi: 🤣🤣🤣🤣🤣 jiga beton nangka nya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!